Buku
1.565 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kue Kelinca
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

Salah satu kue tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Betawi adalah kue kelinca. Penyajian kue kelinca biasanya dilakukan ketika hari raya lebaran. Hal tersebut merupakan salah satu tradisi turun temurun dikalangan masyarakat Betawi karena kue kelinca menjadi salah satu suguhan utama.   Resep Kue Kelinca Bahan: 250gr Gula jawa 50gr gula plastic 1 gelas air Bumbu: 2 buku jari jahe ¾ butir kelapa ½ sdt jinten hitam 1 jari kayu manis 5 bunga pe’chak 1 jari kayu manis 5 bunga cengkeh 1 bunga pe’chak ½ butir biji pala 5 lembar daun pandan 2 sdm mentega vanili secukupnya garam secukupnya Cara membuat: Tepung beras disangrai sampai kuning Kelapa kupas, parut sangria, sampai kuning dan gilling sampai ¾ halus Gula jawa + gula pasir + air + jahe parut masak sampai larut saring dan kembali masak sampai &f...

avatar
Nurmaihc
Gambar Entri
Tahu Sumedang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Hai Para penikmat tahu, kalian tahu tidak sejarah mengenai tahu sumedang ? Bertikut adalah sejarah mengenai tahu sumedang.. Tahu Sumedang adalah tahu  khas daerah Sumedang, Jawa barat . Jika dibeli dalam jumlah banyak, umumnya menggunakan bongsang, anyaman bambu yang dapat memuat 25–100 buah tahu goreng. Bermula dari kreativitas yang dimiliki oleh imigran Cina, Ong Kino dan istrinya yang menjadi perintis untuk memproduksi tahu di Sumedang yang awalnya dibuat dari kedelai lurik yang mirip telur puyuh. Tahun demi tahun, Ong Kino beserta istrinya terus menggeluti usaha mereka hingga sekitar tahun 1917, dan anak tunggal mereka bernama Ong Bung Keng untuk melanjutkannya. Ong Bung Keng kemudian melanjutkan usaha keduaorangtuanya yang memilih kembali ke tanah kelahiran mereka di Hokkian, Republik Rakyat Tiongkok. Melalui generasi Ong Bung Keng yang terus melanjutkan usaha yang diwari...

avatar
Danisapitaloka
Gambar Entri
Ketan Uwur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Resep ketan uwur Bahan: Ketan 500g Kedelai 100g kelapa 1/2 butir Cara membuat: Beras ketan dicuci dan direndam selama 3 jam kedelai disanggrai sampai harum, kulitnya dihilangkan hingga menjadi bubuk Ketan dihidangkan dalam sudi, ditaburi dengan bubuk kedelai dan kelapa parut.   RM/Toko yang Menyediakan:   Kedai Ketan Susu Cafe Kafe sederhana yg tertata rapi dan terdapat kebun dan ayunan cocok untuk family. Tersedia wifi. Address: Jl. Cilandak Tengah Raya No.3, Cilandak Barat, RT.3/RW.1, Cilandak Bar., Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430 Phone: (021) 7698447 sumber: buku kuliner yogyakarta pantas dikenang sepanjang masa karya Murdijati Gardjito Dkk

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kuluk Ketelang Petang
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jambi

Kuluk Keteleng Petang Kuluk ke umo (sawah/ladang)ini biasa dikenakan oleh wanita di daerah pegunungan maupun yang tinggal di daerah pantai. Biasanya mereka menyangkutkan ambung (keranjang rotan/bambu)dikepalanya, untuk membawa makanan pergi ke umo dan sekembali dari umo mereka membawa kayu dan hasil kebun. Fungsi kuluk ini untuk melindungi kepala dari sengatan matahari. Umumnya mereka menggunakan kuluk ini dilengkapi dengan baju kurung pendek yang bersiba, dibelah depan dengan kain sarung dipasungkan tergantung (3/4). Cara mengenakan: 1. Sehelai kain sarung batik pada sisi lebarnya diletakkan di tengkuk, kedua ujung dibawa ke depan. 2. Kedua ujung diikat ke kening (gambar no dan 3) 3. Kedua sisi panjang digulung ke tengah hingga selebar +/-30 cm. 4. Ujung kain kemudian dilipat dan disampirkan ke belakang kepala. Referensi: Dalam buku "Kuluk Penutup Kepala Warisan Luhur dari Jambi" Penggagas Ratu Munawwaroh Zulkifli Nurdin

avatar
Afifah Amirotul
Gambar Entri
Tutup Kepala Daun
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jambi

Tutup Kepala Daun Kuluk ini juga dipakai dalam kegiatan sehari-hari oleh para wanita yang sudah menikah. Biasanya dikenakan bersama kebaya katun pendek yang kedua ujungnya diikatkan di perut. Pandanannya adalah sarung yang dikenakan betis. Fungsi penutup kepala ini adalah melindungi kepala dari sengatan matahari. Cara mengenakan: sehelai selendang batik (+/-2 meter)pada sisi panjang diletakkan di tengkuk sama panjang kiri kanan. Ditarik kedepan kening lalu disilangkan, dilipat ke belakang sampai tengkuk,kemudian disimpulkan dan bagian ujungnya dibiarkan tergantung seperti daun. Sumber Dalam Buku" Kuluk Penutup Kepala Warisan Luhur dari Jambi" penggagas Ratu Munawwaroh Zulkifli Nurdin

avatar
Afifah Amirotul
Gambar Entri
Kuluk Harian
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jambi

Kuluk Harian Tutup kepala ini dipakai wanita yang berumur untuk dirumah, pergi bertamu atau pergi ke kebun dan sawah. Cara Mengenakan: Sehelai Kain sarung Bugis dilipat-lipat hingga selebar +/- 45 . Biasanya di dalamnya diisi mukena. Diletakkan di kuduk dan kedua sisinya di bawa ke tengah kepala. Silangkan. Sumber: Dalam Buku" Kuluk Penutup Kepala Warisan Leluhur dari Jambi, penggagas Ratu Munawwaroh Zulkifli Nurdin.

avatar
Afifah Amirotul
Gambar Entri
Kuluk Duo Kain
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jambi

Kuluk Duo Kain Penutup kepala ini sangat sederhana dan biasa dikenakan oleh para wanita yang berada di seberang Sungai Batanghari ketika keluar rumah. Saat malam hari hanya bagian mata saja yang tampak. Sedangkan pada siang hari wajah boleh diperlihatkan. Cara menggunakan: 1. Sehelai Kain Batik Jambi ditutupkan di kepala. 2. Salah satu sisi lebar di selipkan di belakang bahu dengan ketat. 3. Tarik sisi yang lain ke depan menutupi wajah (kecuali mata) Sumber: Dalam Buku" Kuluk Penutup Kepala Warisan Luhur dari Jambi" penggagas Ratu Munawwaroh Zulkifli Nurdin

avatar
Afifah Amirotul
Gambar Entri
Kuluk ke Umo Kungkai (Anak Daro)
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jambi

Kuluk ke Umo Kungkai (Anak Daro) Kulok Selendang batik beribai dihias rumbai perak ini dipakai oleh anak gadis di daerah kecamatan Kungkai, Jambi. Kuluk ini digunakan untuk pergi ke sawah menuai padi, dipadankan kebaya pendek. Cara mengenakan: Sehelai kain batik diletakkan diatas kepala. Pelintir kedua sisinya. Putar kedua sisi tadi menggiling kepala sebanyak dua kali. Selipkan sisi ujung kain masing-masing di atas telinga dan biarkan kedua ujung tersebut melambai. Sumber: Dalam Buku " Kuluk Penutup Kepala Warisan Luhur dari Jambi" penggagas Ratu Munawwaroh Zulkifli Nurdin.

avatar
Afifah Amirotul
Gambar Entri
Kuluk Kungkai Kembali dari Ladang
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jambi

Kuluk Kungkai Kembali dari Ladang Kuluk selendang batik beribai ini dipakai penutup kepala anak gadis di kecamatan Kungkai pulang dari ladang. Cara mengenakan: 1. Sehelai selendang batik diletakkan diatas kepala dan pegang kedua ujungnya. 2. Silangkan di atas kepala. 3. Setiap sisi ujung kain dilipat dan di sampaikan di belakang kepala. Sumber: Dalam Buku " Kuluk Penutup Kepala Warisan Luhur dari Jambi, penggagas Retno Munawwaroh Zulkifli Nurdin.

avatar
Afifah Amirotul