Tari Reog Banjarharjo (https://fesbukerbrebes.blogspot.co.id) Tari Reog Banjarharjo adalah salah satu kesenian tradisional yang berkembang di wilayah tengah Kabupaten Brebes tepatnya di Kecamatan Banjarharjo yang nyaris punah. Berbeda dengan reog yang selama kita kenal dari Ponorogo, Jawa Timur. Dalam pertunjukan Reog Ponorogo ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai “Singa Barong”, raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa. Tapi reog asal Brebes, dimainkan dua orang bertopeng. Reog Banjarharjo dimainkan oleh dua orang, satu orang ditokohkan sebagai orang yang baik, dan satunya berwatak jahat. Tokoh yang baik mengenakan topeng pentul, dan yang jahat barongan. Dua lakon ini bertarung ketika pertunjukan berlangsung. Ceriteranya mengisahkan seputar mahluk halus yang menghuni sebuah tempat atau rumah. Manakala rumah itu akan ditempati, pentul datang untuk men...
Tari Ronggeng Kaligua (https://mabrurisirampog.wordpress.com) Merupakan tradisi yang dilakukan saat ulang tahun PTPN IX Kaligua. Dalam ulang tahun itu, selalu ditampilkan tarian ronggeng. Di mana tarian ronggeng ini, dulunya saat perkebunan Kaligua didirikan, dimaksudkan untuk menghibur para pekerja. Sehingga para pekerja waktu itu, tidak bosan dan malas-malasan dalam bekerja, karena sudah dihibur dengan tarian ronggeng. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/05/tarian-tradisional-brebes-jawa-tengah/
Hampir sama dengan Tari Wireng. Bedanya Tari Pethilan mengambil adegan atau bagian dari cerita pewayangan. Ciri-cirinya Tarian Tari boleh sama, boleh tidak Menggunakan ontowacono (dialog) Pakaian tidak sama, kecuali pada lakon kembar Ada yang kalah atau menang atau mati Perang mengguanakan gendhing srepeg, sampak, gangsaran Memetik dari suatu cerita lakon Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/05/tarian-tradisional-surakarta-jawa-tengah/
Seperti yang telah kita ketahui bersama, salah satu cerita menyebutkan, asal mula tombak Kanjeng Kyai Plered tercipta dari alat vital Syekh Maulana Maghribi yang ditarik oleh seorang gadis bernama Rasawulan karena ketahuan mengintipnya. Adipati Pragola yang lahir di Jambeyan dan kemudian berkedudukan sebagai Bupati di Pati, adalah putra Adipati Puger dari Demak, yang merupakan putera ke-3 Panembahan Senopati Mataram. Dia masih sedarah dengan Sultan Agung. Sayangnya, sewaktu Sultan Agung dinobatkan sebagai Raja di Mataram menggantikan Sinuhun Sedo Krapyak, Adipati Pragola melakukan pemberontakan. Dia menyatakan daerah Pati dan Pesisir Utara terlepas dari kekuasaan Mataram. Sultan Agung datang sendiri memimpin pasukannya untuk memadamkan pemberontakan di Pati ini. Kuat dugaan kalau dia tahu persis kalau Adipati Pragola ini sangat sakti. Salah satunya, dia tak mempan oleh senjata tajam dan pusaka apapun, selain dengan pusaka sakti bernama Tombak Kanjeng Ky...
Motif Nitik Karawitan (https://www.kaskus.co.id) Pada batik motif Nitik Karawitan mempunyai unsur motif ceplok, digunakan sebagai kain panjang (jarik), memiliki makna inti yaitu mengenai Kebijaksanaan. Dengan demikian, para pemakainya diharapkan akan menjadi orang yang bijaksana. Itulah mengapa orang-orang yang dituakan di lingkungannya banyak menggunakan batik motif ini. Motif Nitik Karawitan (https://pradika22.blogspot.co.id) Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2018/06/batik-motif-nitik-karawitan/
https://id.wikipedia.org/wiki/Jaka_Linglung Jaka Linglung Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jump to navigation Jump to search Jaka Linglung merupakan putera Aji Saka yang berwujud ular naga raksasa pada masa Kerajaan Medang Kamulan . Berbagai tempat dihubungkan dengan kisah perjalanan hidupnya hingga meninggal, salah satunya adalah Bleduk Kuwu . Daftar isi 1 Nama 2 Perjalanan hidup 2.1 Versi Serat Centhini 2.2 Versi lain 3 Lihat juga 4 Referensi Nama [ sunting | sunting sumber ] Nama "Jaka Linglung" memiliki arti "jejaka (pria muda yang belum menikah) yang kebingungan/ linglung". Terdapat beberapa versi bagaimana nama tersebut diperoleh Jaka Linglung. Versi per...
https://id.wikipedia.org/wiki/Kek_Lesap Kek Lesap Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jump to navigation Jump to search Ke' Lesap adalah putera Madura keturunan dari Pangeran Sosro Diningrat / Pangeran Tjokro Diningrat III / Pangeran Cakraningrat III (1707-1718) dengan isteri selir . Tokoh ini sering muncul dari cerita rakyat Madura. Daftar isi 1 Kehidupan awal 2 Pemberontakan 3 Bengkah La An 4 Pranala luar 5 Bacaan lanjut Kehidupan awal [ sunting | sunting sumber ] Pada suatu waktu Ke' Lesap diberitahu oleh ibunya tentang siapa sebenarnya ayahnya. Sebagai seorang pemuda ia merasa kesal dan berusaha untuk tampil ke depan dengan berbagai macam keahliannya....
Sri Tanjung Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jump to navigation Jump to search Ini adalah artikel tentang cerita rakyat dari Kabupaten Banyuwangi . Untuk kereta api milik PT Kereta Api Indonesia , lihat kereta api Sri Tanjung . Ini adalah artikel tentang taman yang terkenal. Untuk taman kota milik Kabupaten Banyuwangi , lihat Taman Sritanjung . Sri Tanjung atau juga dikenal dengan kisah Banyuwangi ( Bahasa Jawa untuk "air yang harum") adalah sebuah kisah dongeng dalam khazanah kebudayaan Jawa mengenai kesetiaan seorang istri kepada suaminya. Kisah ini populer sejak zaman Majapahit . Kisah ini dikenal dalam karya sastra berbahasa Jawa Pertengahan dalam bentuk kidung yaitu tembang yang dinyanyikan. Selain itu cerita ini juga terkenal karena biasa dibawakan dalam up...
Tawur Bubur Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jump to navigation Jump to search Tradisi Tawur Bubur Tradisi Tawur Bubur Tawur Bubur atau disebut juga Festival Tawur Bubur merupakan salah satu upacara tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Jepara , khususnya Desa Jinggotan . Tawur Bubur rutin digelar setiap pada tahun. Sejarah [ sunting | sunting sumber ] Asal usul [1] adanya Festival Tawur Bubur Dukuh Tretes adalah, dulu kala memiliki sumber air yang selalu menes, namun saat ini sudah hilang dan diharapkan dengan kesadaran warga dengan menjaga dan melestarikan alam dengan penghijauan kembali diwilayah sekitar. Agar nantinya sumber air tersebut bisa kembali di nikmati dan digunakan kemba...