Kue Akar Kelapa ini merupakan salah satu makanan tradisional khas Betawi;kue ini merupakan salah satu makanan yang wajib disajikan saat hari raya lebaran tiba oleh masyarakat Betawi,kerenyahan dan kegurihan yang diciptakan saat menggigit kue ini membuat kita terus terbayang-terbayang akan kenikmatan kue yang satu ini.Saya sendiri masih teringat akan rasa dari kue ini ketika saya diberikan oleh tetangga saya yang merupakan orang asli Betawi ketika hari lebaran,Menurut tetangga saya kue ini juga sering disebut dengan nama kue procot karena karena saat digoreng adonannya diprocotkan atau dikeluarkan secara perlahan menggunakan tabung yang sudah dilubangi bagian ujungnya.
Gambar 1. Ornamen Gigi Balang pada lisplang rumah adat Betawi Sumber: jakarta-tourism.go.id Kota Jakarta dipenuhi dengan beragam seni dan kebudayaan Betawi yang sarat akan makna dan filosofi. Hal ini tentunya juga tidak terlepas dari peran para pendatang di Jakarta yang turut mempengaruhi kekayaan seni dan budaya Betawi, baik dalam bidang musik, pertunjukan, makanan dan minuman, maupun arsitektur, yakni rumah adat Betawi. Pada rumah adat Betawi, kita akan menjumpai beragam ornamen, dengan berbagai warna maupun bentuk. Salah satu ornamen yang sering dijumpai pada rumah adat Betawi adalah Gigi Balang. Ornamen yang menghiasi lisplang pada rumah-rumah Betawi ini terbuat dari kayu yang dipotong membentuk lubang bulat dan ujung yang runcing pada salah satu sisinya. Tidak hanya sebagai hiasan belaka, gigi balang memiliki makna yang mendalam. Ornamen berbentuk segitiga berjajar yang menyerupai gigi belalang yang melambangkan sikap hidup belalang, yakni selalu jujur, ra...
Suku Betawi merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia dengan berbagai macam budaya, tradisi, dan kuliner. Suku Betawi memiliki kuliner yang beraneka ragam seperti soto Betawi, gado-gado, kue rangi, bir pletok, kerak telor, dan lain-lain. Beragam kuliner tersebut menunjukan bahwa suku Betawi memiliki kuliner yang khas dan sebagian masyarakat sudah mengetahui hal ini. Namun, ada beberapa orang yang belum mengetahui apa saja kuliner khas Betawi, salah satunya adalah nasi uduk. Nasi uduk adalah nasi khas Betawi yang memiliki rasa enak dan gurih. Nasi ini dibuat dengan cara merebus santan dan masukkan pula daun salam,cengkeh, serai, kayu manis, merica, dan garam. Kemudian aduk hingga mendidih. Setelah itu campurkan beras dengan santan tersebut kemudian kukus hingga matang. Nasi uduk...
Rumah adat Betawi sendiri terbagi menjadi tiga jenis menurut tata ruang dan bentuk bangunannya yaitu rumah Gudang, rumah Joglo, dan rumah Bapang atau yang lebih dikenal dengan rumah Kebaya. Tata letak ketiga rumah itu hampir sama, terdiri dari ruang depan (serambi depan), ruang tengah (ruang dalam), dan ruang belakang. Pada rumah gudang, ruang belakang secara abstrak berbaur dengan ruang tengah dari rumah sehingga terkesan hanya terbagi dalam dua ruang, ruang depan dan tengah. Bentuk ukiran pada rumah-rumah Betawi berbentuk sederhana dengan motif-motif geometris seperti titik, segi empat, belah ketupat, segi tiga, lengkung, setengah bulatan, bulatan, dan sebagainya. Ukiran biasanya diletakkan pada lubang angin, kusen, daun pintu atau jendela, dan tiang yang tidak tertutup dinding. Ukiran Tapak Dara Masyarakat Betawi dikenal pandai bercocok tanam. Di halaman rumah mereka selalu asri dengan tanaman mulai dari tanaman hias, buah, sayur, hingga obat-obatan. Dahulu, mereka memanfaatk...
Museum yang jarang sekali terdengar ditelinga masyarakat ini berisi barang dan foto peninggalan dari M.H.Thamrin. Gedung yang berlokasi di jalan Kenari II nomor 15, Menteng, Jakarta Pusat. Museum ini buka pada hari Selasa sampai hari Minggu pada pukul 9 pagi hingga 4 sore dan untuk masuk gedung cukup merogoh saku Rp.5000 untuk dewasa, Rp. 3000 untuk mahasiswa dan pelajar Rp.2000. Gedung ini memiliki fasilitas sperti aula yang luas yang dapat menampung 250orang dan halam depan yang luas dengan adanya patung M.H. Thamrin.Dan di gedung ini menyimpan peninggalan dari pahlawan kita M.H.Thamrin seperti kiprah perjuangannya, koleksi beliau,buku naskah, pidato dan koleksi lainnya.Dan Untuk lebih mengenal sejarah Museum ini, jadi gedung ini diresmikan tanggal 11 Januari 1986. Sebelumnya, bangunan di resmikan sebagai cagar alam pada tahun 1972. Museum ini memiliki nama M.H. Thamrin karena dulunya bangunan ini dimiliki oleh Mohammad Husni Thamrin. Namun pembangunan,bangunan ini dulu diba...
Permainan tepok nyamuk tidak memerlukan alat permainan. Tepok nyamuk adalah permainan masyarakat Betawi. Permainan tepok nyamuk tidak mengenal kalah atau menang. Permainan ini tidak ada hukuman. Mereka bermain di tempat terbuka, misalnya halaman atau lapangan. Permainan tepok nyamuk sedikitnya dimainkan oleh tiga orang anak. Lebih banyak pemainnya, permainan semakin seru. Waktu saya kecil, saat SD memang sering bermain tepok nyamuk ini. Terutama saat saya masih duduk di kelas 4 SD. Permainan yang populer di sekolah saya itu (Bunda Hati Kudus) yaitu tepok nyamuk. Biasanya saya bermain di dalam kelas dengan syarat kursi-kursi dan meja-meja dimundurkan sedikit ke belakang, agar lebih luas tempatnya. Tetapi, daripada saya repot-repot memindahkan ini-itu dan harus mengembalikannya lagi, akhirnya kebanyakan saya dan teman-teman bermain diluar kelas karena memiliki tempat yang lebih luas untuk bergerak. Saya bermain kebanyakan bersama teman-teman cowok saya, jarang ada te...
Soto Betawi adalah soto yang berbahan dasar daging sapi yang dipadu dengan kuah berbahan santan. Sesuai namanya, Soto Betawi merupakan warisan budaya betawi yang merupakan suku asli provinsi DKI Jakarta. Biasanya makanan ini cocok disajikan dengan nasi dan emping. Yap emping, makanan ringan menyerupai keripik yang berbahan dasar melinjo. Awal mulanya, Soto Betawi dikenal mulain tahun 1977. Pada tahun tersebut, ada seorang pedagang soto yang menamai dagangannya dengan “Soto Betawi”. Namun saat ini, Soto Betawi sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Karena makanan tersebut sudah tersebar luas di seluruh wilayah Nusantara. Soto Betawi adalah soto yang berbahan dasar daging sapi yang dipadu dengan kuah berbahan santan. Sesuai namanya, Soto Betawi merupakan warisan budaya betawi yang merupakan suku asli provinsi DKI Jakarta. Biasanya makanan ini cocok disajikan dengan nasi dan emping. Yap emping, makanan ringan menyerupai keripik yang berbahan das...
Budaya Makan Orang Indonesia Semua manusia pasti butuh makanan, karena makanan mengandung nutrisi yang dapat digunakan opeh tubuh kita yang nantinya diolah menjadi energi untuk aktivitas sehari-hari kita. Biasanya penduduk di luar Indonesia, makan makanan yang membuat mereka kenyang apapun itu. Namun yang menjadi ciri khas orang Indonesia adalah belum disebut makan apabila kita belum mengonsumsi nasi. Ya, hal ini sangat sering kita dengar, biasanya seperti "ah belom makan nasi berarti belom makan" atau "lu ga makan nasi? Itu mah ga makan, nyemil". Dan sepertinya hampir seluruh masyarakat Indonesia meyakini hal ini. Tapi apakah ini benar? Tidak mengonsumsi nasi bukanlah berarti kita tidak makan, karena bukan hanya nasi saja yang mengandung karbohidrat. Masih terdapat roti, jagung, sagu, dan lainnya yang dapat menggantikan posisi nasi sebagai makanan utama kita. Sehingga tidak memakan nasi bukan berarti kita belum makan. Tapi lucu juga ya kebudayaan kita yang satu ini, hehe...
Betawi atau lebih sering dikenal DKI Jakarta merupakan salah satu pusat pemerintahan negara kita tercinta, Indonesia. Ternyata, tidak hanya itu ciri khas Betawi lho! Betawi juga memiliki banyak kebudayaan yang spesial jika dibandingkan dengan daerah atau negara lain. Salah satunya adalah Rumah Kebaya. Apa itu Rumah Kebaya? Rumah Kebaya merupakan rumah adat suku Betawi. Rumah adat ini memiliki atap yang cukup unik. Atapnya menyerupai pelana yang dilipat dan apabila dilihat dari samping maka lipatan ini terlihat seperti lipatan kebaya. Bentuknya yang tak lazim akhirnya dijadikan ide untuk menamai rumah adat satu ini yaitu "Rumah Kebaya". Adapun ciri khas lain dari rumah adat ini. Rumah Kebaya memiliki teras yang luas bertujuan untuk menjamu tamu sekaligus menjadi tempat bersantai bagi keluarga. Dinding rumahnya terbuat dari panel-panel yang dapat dibuka dan digeser, bertujuan untuk memberi kesan luas pada rumah ini. Pada jaman dahulu, masyarakat betawi membuatsumur d...