Anak
401 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Serat Wulang Dalem
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Serat Wulang Dalem merupakan serat yang digubah oleh Paku Buwono (PB) IV, Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Serat ini menggunakan huruf Jawa, dan pernah diterbitkan oleh Penerbit Jonasportir di Surakarta pada tahun 1876.   Serat ini berisi ajaran PB IV kepada anak cucunya, tentang keselamatan, kesejahteraan dunia, dan akhirat. Nasihat tersebut antara lain: dalam bertindak harus ada tujuan, berbicara seperlunya, mempunyai tata karma, rukun dengan teman dan keluarga, harus beragama, tidak sombong, tidak lalai. Jangan lupa menjalankan perintah Tuhan, karena hidup di dunia ini adalah kehendak-Nya. Jika berbuat kesalahan, hendaknya cepat bertaubat. Waktu masih muda jangan lupa mengaji. Tuntutlah ilmu sejauh mungkin. Jika menjadi pemimpin jangan semena-mena terhadap bawahan.   Serat ini juga menekankan ajaran hidup yang utama, seperti mengaji, menjalankan perintah Tuhan, dan meninggalkan larangan-Nya. Mengaji adalah perbuatan terpuji. Jika mengaji tentu ada h...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Cemporet
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Karya besar pujangga Ranggawarsita memang banyak yang terkenal. Selain memiliki bobot yang berkualitas, kata-kata sastrawinya juga selaras dengan perkembangan zaman. Karya Ranggawarsita yang terkenal, antara lain: Jaka Lodhang, Pustaka Raja Purwa, Sabda Jati dan Hidayat Jati. Selain itu, ada juga Serat Cemporet.   Serat Cemporet lebih terkenal lantaran digubah memakai bahasa Jawa yang indah. Zaman dahulu, sebelum Jepang menjajah Indonesia, buku tersebut digemari banyak orang untuk bacaan, khususnya yang senang melantunkan  macapat . Namun demikian, juga tidak sedikit orang yang mencela kitab tersebut lantaran bahasa yang digunakan terlalu halus (bahasa sastrawi tinggi). Obrolan orang desa yang memakai bahasa tadi dianggap terlalu tinggi, sehingga terkesan dibuat-buat. Kesan itu pernah ditulis oleh Prof. Dr. R. Ng Purbacaraka dalam bukunya “ Kepustakaan Jawa ”. Tapi banyak juga orang yang setuju dengan pendapat tersebut karena karya sastra itu mempun...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Babad Tanah Jawi
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Cerita sejarah legendaris mulai dengan Nabi Adam dan anak keturunannya sampai dengan Nabi Muhammad, dan kemudian terus sampai raja-raja Pajajaran dan Majalengka ( Majapahit). Kemudian cerita Jaka Tarub dan kisah Seh Malaya (Sunan Kalijaga) dan para wali lainnya. Kemudian Kerajaan Demak didirikan dan akhirnya berhasil merebut kerajaan Majapahit. Pupuh terahir adalah tambahan yang tidak diambil dari babad atau buku sejarah, tetapi dari buku suluk atau piwulang yang memberi ajaran mengenai kehidupan moral dan keagamaan. Pupuh tambahan ini boleh dinamakan Suluk Abdul Jalil, mengambil nama Seh Abdul Jalil, tokoh utama yang mengutarakan masalah-masalah keagamaan didalamnya. Naskah ini mengandung beberapa macam informasi mengenai asal usulnya, tetapi banyak yang tidak cocok, sehingga tarigh penyalinan yang diberikan tidak dapat dijadikan pegangan. Si carik yang menyalin naskah ini menyebutkan namanya sebagai Kartasetiya (h.2) dari Tulas yang pernah belajar di pesantren di panaraga,...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Hantu Ilung Lanjang (Bawean)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sosoknya seperti kakek-kakek tua yang renta, ia bertubuh bungkuk seperti udang dan juga berambut putih. Nama Ilung  Ranjang  Lanjang ini juga diambil berdasarkan sosok tubuhnya yang memiliki hidung yang panjang dan menyeret ke tanah saat berjalan. Tapi bukan Pinokio, hidungnya yang panjang, bisa ia gunakan juga sebagai tongkat.   Oh iya, hantu ini digambarkan sebagai hantu paling senior yang berada di Pulau Bawean. Dia hanya akan datang untuk menghampiri adik-adik kecilmu yang masih terbangun saat malam hari, dengan suara gaduh yang berasal dari hentakan hidungnya. Konon, hantu ini juga menyukai jasad anak kecil karena ia akan menyedot sari pati milik jasad anak tersebut. Tapi ada kisah sedih juga yang dialami oleh Hantu Ilung Lanjang, dimasa lalu sosok penampakannya tak hanya ampuh untuk menakuti-nakuti anak kecil yang susah tidur.    Kehadiran Ilung Lanjang juga bisa menjaga desa dan mengusir para kawanan perampok yang berbua...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tradisi Liwetan Saat Hamil
Ritual Ritual
Jawa Timur

Hampir di seluruh wilayah pulau Jawa, para ibu hamil ketika terjadi gerhana bulan akan melaksanakan sebuah ritual tradisi dengan keyakinan bahwa bila si ibu hamil tidak melakukan tradisi ini ketika terjadi gerhana bulan maka bayi yang lahir akan cacat. Dan salah satu tradisi menyangkut gerhana bulan yang cukup unik terdapat di wilayah Mojokerto dan sekitarnya.   Tradisi unik ini oleh warga di Kabupaten mojokerto di sebut sebagai tradisi liwetan yakni sebuah tradisi yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai tradisi menanak nasi, dan memang seperti namanya, pada malam menjelang gerhana bulan si ibu hamil dengan di bantu tetangganya akan menyiapkan perlengkapan menanak nasi di halaman seperti kompor, periuk, dan sebagainya. Disamping perlengkapan liwetan (menanak nasi) disiapkan juga perlengkapan lainnya seperti ranjang ukuran kecil sebagai salah satu perlengkapan yang akan dipakai dalam prosesi nanti.   Ketika perlahan-lahan bulan mulai m...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Arjuna Wiwaha
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Arjuna Wiwaha berarti “Perkawinan Arjuna”. Syair epis ini ditulis oleh Mpu Kanwa yg menurut dugaan, hidup pada zamannya Raja Airlangga, raja di Jawa Timur sekitar th. 1019-1042. Airlangga merupakan seorang raja yg tersohor yg merencanakan peperangan. Untuk mempersiapkan diri secara mental ia mengundurkan diri dari masyarakat dan bertapa. Kemudian hari dia kembali dari pertapaannya dan mengabdikan diri kepada kesejahteraan kerajaannya. Umum berpendapat, bahwa Mpu Kanwa mempersembahkan karyanya kepada raja Airlangga. Untuk menghormati raja itu ia melukiskan kekuasaannya dgn mengambil arjuna sebagai contoh. Hal ihwal Arjuna mencerminkan kehidupan Airlangga…   Sebetulnya Arjuna itu salah satu tokoh dari Maha Bharata. Di situlah di ceritakan, bagaimana Arjuna menjalankan tapa brata di salah satu bukit di pegunungan Himalaya dgn maksud untuk memperoleh kesaktian lalu memerangi para gandarwa.   Dalam kakawin pun kita berjumpa dgn seo...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Babad Cirebon versi Naskah Klayan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Pupuh pertama Dangdanggula, 13 Bait Pupuh ini diawali oleh kalimat Bismillahi ya rakhman nirakhim. Pupuh ini menceritakan lolosnya Walangsungsang—putra Prabu Siliwangi—yang berkeinginan mencari agama Nabi Muhammad. Walangsungsang –yang juga putra mahkota Kerajaan Pajajaran—berkeinginan untuk berguru agama Nabi Muhammad. Lalu, ia mengutarakan maksudnya kepada ayahandanya, Prabu Siliwngi. Namun, Prabu Siliwangi melarang bahkan mengusir Walangsungsang dari istana. Pada suatu malam, Walangsungsang melarikan diri meninggalkan istana Pakuan Pajajaran. Ia menuruti panggilan mimpi untuk berguru agama nabi (islam)kepada Syekh Nurjati, seorang pertapa asal Mekah di bukit Amparan Jati cirebon. Dalam perjalanan mencari Syekh Nurjati, Walangsungsang bertemu dengan seorang pendeta Budha bernama Sang Danuwarsi.   Pupuh Kedua Kinanti, 24 bait Pupuh ini menceritakan perjalanan Rarasantang –adik Walangsungsang yang juga berkeinginan u...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Adat Pernikahan Jawa
Ritual Ritual
Jawa Timur

Bagi masyarakat Jawa, seremoni pernikahan menjadi suatu hal yang amat penting dan bersifat sakral. Merupakan bentuk legalitas secara adat, antara calon pengantin pria dan wanita dalam ikatan perkawinan. Dan merupakan kebahagiaan bagi orang tua, di mana telah berhasil mengasuh putrinya, hingga menghantar ke gerbang hidup berumah tangga.   Ciri khas dari seremoni pernikahan dalam adat Jawa adalah waktu penyelenggaraan harus merupakan waktu yang terpilih, begitu juga dengan tempat dan para panitianya. Calon pengantin harus dalam keadaan bersih secara spiritual dan tidak boleh meninggalkan sesaji yang merupakan pelengkap upacara. Ciri-ciri yang merupakan persyaratan dari sebuah upacara ritual ini harus diikuti dengan cermat dan tertib, agar harapan-harapan yang terkandung dalam doa di belakang upacara tersebut bisa tercapai dengan selamat. Selain itu, bagian-bagian dari  adicara pernikahan adat Jawa juga merupakan permohonan agar dapat memberikan kebahagiaan hidup di m...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Benteng VOC Kalimo’ok
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Benteng VOC Kalimo’ok merupakan salah satu benteng yang berada di Pulau Madura. Benteng peninggalan Belanda ini terletak di Jalan By Pass, Dusun Bara’ Lorong, Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, atau tepatnya berada di belakang SDN Kalimo’ok I No. 17.   Benteng peninggalan Belanda ini tidak berada di pinggir jalan, sehingga tidak mudah untuk ditemukan bila baru pertama kali mengunjunginya. Harus tidak malu untuk bertanya berkali-kali bila ingin mengetahui keberadaan benteng tersebut. Sebagai patokannya adalah lokasi SDN Kalimo’ok I, karena untuk menuju ke benteng tersebut, di sebelah selatan sekolahan tersebut terdapat gang atau lorong yang banyak ditumbuhi rerumputan menuju pintu gerbang benteng tersebut.     Berdasarkan catatan sejarah yang ada, benteng VOC ini dibangun pada tahun 1785. Pembangunan benteng ini sebenarnya...

avatar
Arum Tunjung