Perjanjian Salatiga Perjanjian ini menghasilkan sebuah kesepakatan bahwa terjadi pembagian wilayah mataram menjadi 2 yakni Yogyakarta yang dipimpin oleh Hamengkubuwono I dan Surakarta yang dipimpin oleh Sunan Pakubuwono III yang merupakan akhir dari serangkaian konflik di kesultanan Mataram. Tetapi yang terjadi Pangerang Sambernyawa tetap melancarkan perlawanan dan menuntut wilayah Mataram dibagi menjadi 3, akhirnya muncul lah Perjanjian Salatiga . Sub tema yang akan kita bahas meliputi latar belakang, isi perjanjian, setelah perjanjian, dan generasi baru pasca pembagian wilayah mataram. Latar Belakang Perjanjian Salatiga Setelah dilaksanakan perjanjian Giyanti, ternyata pihak Pangeran Sambernyawa tetap melakukan perlawanan di bekas wilayah Mataram. Raden Mas Said atau dikenal dengan julukan Pangeran Sambernyawa kemudian melawan 3 pihak yang bersekutu yakni Sunan Pakubuwono III, Pangeran Mangkubumi dan VOC (Beland...
Daerah Kabupaten Klaten semula adalah bekas daerah swapraja Surakarta. Kasunanan Surakarta terdiri dari beberapa daerah yang merupakan suatu kabupaten. Setiap kabupaten terdiri atas beberapa distrik. Susunan penguasa kabupaten terdiri dari Bupati, Kliwon, Mantri Jaksa, Mantri Kabupaten, Mantri Pembantu, Mantri Distrik, Penghulu, Carik Kabupaten angka 1 dan 2, Lurah Langsik, dan Langsir. Susunan penguasa Distrik terdiri dari Pamong Distrik (1 orang), Mantri Distrik (5), Carik Kepanawon angka 1 dan 2 (2 orang), Carik Kemanten (5 orang), Kajineman (15 orang). Pada zaman penjajahan Belanda, tahun 1749, terjadi perubahan susunan penguasa di Kabupaten dan di Distrik. Untuk Jawa dan Madura, semua provinsi dibagi atas kabupaten-kabupaten, kabupaten terbagi atas distrik-distrik, dan setiap distrik dikepalai oleh seorang wedono. Pada tahun 1847 bentuk Kabupaten diubah menjadi Kabupaten Pulisi. Maksud dan tujuan pembentukan Kabupaten Pulisi ad...
Batik adalah kain khas Indonesia. Setiap daerah hampir pasti memiliki motif atau corak khas daerahnya sendiri. Di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, setidaknya terdapat 3 sentra pengrajin batik tulis, yakni di Desa Jemur, Desa Seliling, dan Dusun Tanuraksan. Sentra Batik Tanuraksan memiliki jumlah pengrajin yang cukup banyak. Di dusun ini, pembuatan batik sudah dilakukan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Konon, Batik Tanuraksan sendiri adalah turunan batik dari Keraton Yogyakarta. Penghulu Nusjaf namanya. Beliau adalah penyiar Agama Islam yang datang dari jogja dan menetap di timur Kali Lukulo. Seiring berjalannya waktu, Batik Tanuraksan pun mulai mengalami perkembangan. Ada beberapa pengrajin yang sudah menggunakan teknik cap ada pula yang masih mempertahankan teknik tulis. Ada pula yang memadukan teknik cap dan tulis. Mengenai motif, tidak seperti motif batik keraton yang sarat akan filosofi, Batik Tanuraksan lebih bersahaja. Para pengrajin b ati...
Permainan Tradisional Engklek Engklek adalah permainan tradisional yang sering dimainkan anak-anak yang berumur 6 - 12 tahun. Di beberapa daerah lain disebut juga permainan taplak (taplak gunung, taplak meja), teklek, ingkling, sundamanda, sundah mandah dll. Permainan ini dapat dimainkan dengan beberapa anak. Biasanya mencapai 5 anak dengan menunggu giliran masing – masing. Tempat bermain biasanya di halaman rumah yang membutuhkan lahan yang luas. Engklek biasa dimainkan pada waktu pagi sampai sore hari. Permainan engklek sangat baik untuk pertumbuhan anak. Anak menjadi sehat karena dalam bermain harus selalu aktif bergerak. Juga dapat mengasah kejelian saat melempar batu dan belajar menjaga keseimbangan saat melompat. Sosialisasi dengan kawan saat bermain juga dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan keceriaan. Langkah pertama, pemain membuat gambar kotak-kotak menyerupai robot, kira-kira setiap sisinya 30cm. Pemain biasanya menggambarnya di halaman den...
Utri adalah makanan yang terbuat dari singkong. Bentuk utri sekilas mirip dengan lontong, utri dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus. Makanan ini memiliki tekstur kenyal dan empuk. Utri memiliki rasa manis karena di dalamnya terdapat gula merah. Berikut adalah cara membuat utri Bahan bahan: 1. 4 singkong ukuran sedang 2. Daun pisang secukupnya untuk membungkus 3. 3 buah gula merah 4. 6 sdm gula pasir 5. 1 sdm garam 6. Lidi secukupnya 7. Air secukupnya 8. ý kelapa parut utuh yang masih agak muda Langkah langkah: 1. Parut singkong yang telah dicuci dan dikupas. 2. Campurkan parutan singkong, gula pasir, kelapa parut, dan garam. 3. Siapkan kukusan. 4. Tempatkan adonan di daun pisang. 5. Masukkan gula merah ke tengan adonan. 6. Agar daun tidak terbuka gunakan lidi untuk menguncinya di ujung ujung . 7. Masukkan ke kukusan. 8. Tunggu hingga matang (30 - 45 menit). sumber : https://cookpad.com/id/resep/5454110-utri-lemet-ketimus-singkon...
Soto Daging ini berisi daging sapi, nasi, tauge, seledri, bawang daun dicampur dengan kuah yang gurih dan sedikit manis Kuah yang disajikan adalah kuah bening Tanpa tambahan saus apapun rasa kuah sudah nikmat di lidah Sangat nikmat disantap ketika masih panas Porsi tersedia dalam mangkuk besar dan kecil Soto ini cocok disantap dengan berbagai macam tambahan seperti; kerupuk, tempe, tahu, dan berbagai macam sate. Soto Daging ala Soto Sedaap Boyolali Hj. Widodo ini dapat ditemui di jalan Buah Batu no. 149, Kota Bandung atau kunjungi website http://sotosedaapboyolali.com Untuk info lebih lanjut.
Sate Otak Sapi ini sedikit berbeda, karena sate Otak Sapi ini dibalut dengan telur. Sehingga Otak Sapi ini digulung dengar telur yang sudah digoreng. Rasanya enak. Gurih, bila digigit langsung hancur di mulut. Teksturnya lembut dan mudah ditelan. Rasanya menurut saya seperti rasa ikan. Tentunya dengan ada campuran rasa telur goreng. Cocok dimakan sebagai lauk pauk bersama nasi, soto, makanan lain yang berkuah, dengan sambal, ataupun dimakan langsung. Sate Otak Sapi dibalut telur ini bisa ditemukan di Soto Sedaap Boyolali di jalan Buah Batu no. 149, di Kota Bandung. Atau bisa mencari informasi lebih lanjut di website http://sotosedaapboyolali.com
Tingkeban, Prosesi Memohon Keselamatan Ibu dan Bayi Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya, meninggalkan berbagai adat pada setiap aktivitas yang dilakukan ataupun hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Tidak terlepas ketika seorang wanita sedang mengandung, berbagai ritual telah turun menurun dilakukan demi kebaikan dan keselamatan ibu dan calon bayinya. Berasal dari adat Jawa, tradisi ibu yang sedang mengandung salah satunya disebut Tingkeban atau Mitoni. Tingkeban atau mitoni adalah tradisi adat Jawa dimana ketika kandungan kehamilan sudah memasuki usia tujuh bulan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” atau tujuh dalam bahsa Jawa. Pitu sendiri dapat diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan untuk keselamatan dan memohon kelancaran persalinan nantinya. Untuk melaksanakan r...
Bakmi Jawa Bakmi Jawa sering disebut juga Mie Jawa adalah olahan Bakmi Rebus (Jawa : Bakmi Godhog) yang dimasak dengan racikan bumbu-bumbu khas Masakan Jawa. Disebut Bakmi Godhog karena kebanyakan bakmi Jawa diolah dengan di rebus atau dengan kuah, di luar negeri khususnya di Malaysia dan Singapura dikenal dengan sebutan Mie rebus. Namun sebenarnya ada variasi mi goreng dari bakmi Jawa. Bakmi Jawa atau Bakmi Godhog diolah dengan dimasak di atas tungku tanah liat atau anglo dengan bahan bakar api arang. Ciri khas dari Bakmi Godhog ini adalah Juru Masak tidak pernah memasak banyak pesanan dalam satu wadah, akan tetapi setiap pesanan dimasak dengan racikan bumbu satu persatu. Satu kali masak untuk satu porsi yang dimasak dalam wajan kecil. Ciri khas yang lainnya adalah tambahan daging ayam kampung suwir serta telur bebek ke dalam Bakmi Godhog. Satu lagi yang paling penting pembuat bakmi atau penjual bakmi tidak pernah memberitahukan resep...