1
5.005 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kenduri
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Kenduri  dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia  (KBBI) berarti perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkah,dan sebagainya. [1]  Kenduri atau yang lebih dikenal dengan sebuatan Selamatan atau Kenduren (sebutan kenduri bagi masyarakat  Jawa ) telah ada sejak dahulu sebelum masuknya  agama  ke  Nusantara . [1] Dalam praktikya, kenduri merupakan sebuah acara berkumpul, yang umumnya dilakukan oleh  laki-laki , dengan tujuan meminta kelancaran atas segala sesuatu yang dihajatkan dari sang penyelenggara yang mengundang orang-orang sekitar untuk datang yang dipimpin oleh orang yang dituakan atau orang yang memiliki keahlian dibidang tersebut. [2]   [3] Seperti : Kiyai. [2]   [3] Pada umumnya, kenduri dilakukan setelah ba'da isya, dan disajikan sebuah nasi tumpeng dan besek (tempat yg terbuat darr anyaman bambu bertutup bentuknya segi empat yang dibawa pulang oleh seseorang dari acara selame...

avatar
Rakazis
Gambar Entri
Sego Gandul
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Sego Gandul Makanan khas Pati   RM/Toko yang Menyediakan :   Nasi Gandul Khas Pati Makan Malam Alamat: Jalan Haji Agus Salim No. 30 B, RT.2/RW.1, Kb. Sirih, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340 Telepon: 0812-3470-0304

avatar
Hasanudin albasri
Gambar Entri
Asal Usul Gunung Merapi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Pada jaman dahulu kala, pulau Jawa belum banyak daerah yang dihuni oleh manusia. Kebanyakan wilayahnya adalah hutan belantara yang dihuni oleh makhluk-maklhuk gaib dan binatang liar. Keadaan pulau jawa pada waktu itu miring, shingga mengkawatirkan kelangsungan makluk hidup yang menghuninya. Hanya ada beberapa bagian yang dihuni oleh sekelompok manusia yang hidup secara bergerombol dan suka berpindah-pindah karena keganasan alam dan serangan musuh. Para penghuni pulau jawa ini tidak menyadari kalau tanah yang mereka tempati itu sebenarnya miring, sehingga ada kekhawatiran akan meluncur dan tenggelam ke laut Selatan. Yang mengetahui keadaan ini adalah para dewa di kayangan yang peduli akan kelangsungan hidup para penghuni pulau Jawa waktu itu. Para dewa di kayangan akhirnya sepakat untuk membuat agar pulau Jawa tidak miring, sehingga para penghuninya bisa berkembang biak dan semakin maju peradabannya. . Ketakutan yang mereka alami tentu saja tidak bisa mereka elakkan lagi. Tidak hanya m...

avatar
Oase
Gambar Entri
Legenda Ratu Kidul
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Kanjeng Ratu Kidul [Ratna Suwinda] Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian. Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaa...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Kota Tua Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Jika di Jakarta ada Kota Tua di sekitar kawasan Stasiun Kota, di Semarang ada di seputaran Gereja Blenduk, maka Yogyakarta juga memiliki kawasan Kota Tua. Kota Tua di Yogyakarta berada di sekitar Benteng Vredeburg.  Berbeda dengan kawasan Kota Tua di kota lainnya, Kota Tua di Yogyakarta tidak terpusat dan terbagi atas beberapa loji. Loji pertama biasa disebut dengan loji kebon, atau sekarang sering disebut dengan Gedung Agung. Gedung ini sempat digunakan sebagai istana kepresidenan saat Yogyakarta menjadi Ibukota Republik Indonesia.  Tidak jauh dari Benteng Vredeburg, terdapat Kantor Pos Besar, Bank Indonesia, dan Gedung BNI yang masih mempertahankan bentuk gedung aslinya. Gedung-gedung ini terlihat eksotis di malam hari. Karenanya, setiap malam kawasan Kota Tua Yogyakarta selalu diramaikan oleh wisatawan. Selain itu, masih ada beberapa gedung peninggalan Belanda yang tersebar di berbagai lokasi. Gedung-gedung bersejarah tersebut antara lain Gedung SM...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Pesta Baratan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Pesta Baratan  adalah alah satu tradisi karnaval masyarakat  Jepara  yang erat kaitannya dengan  Ratu Kalinyamat [1] . Kata “baratan” berasal dari sebuah kata Bahasa Arab, yaitu “baraah” yang berarti keselamatan atau “barakah” yang berarti keberkahan. Tradisi Pesta Baratan dilaksanakan setiap tanggal 15 Sya’ban (kalender Komariyah) atau 15 Ruwah (kalender Jawa) yang bertepatan dengan malam nishfu syakban. Kegiatan dipusatkan di Masjid Al Makmur Desa Kriyan Kecamatan Kalinyamatan. Ritualnya sederhana, yaitu setelah shalat maghrib, umat islam desa setempat tidak langsung pulang. Mereka tetap berada di masjid / musholla untuk berdo’a bersama. Surat Yasin dibaca tiga kali secara bersama-sama dilanjutkan shalat isya berjamaah. Kemudian memanjatkan doa nishfu syakban dipimpin ulama / kiai setempat, setelah itu makan (bancaan) nasi puli dan melepas arak-arakan. Kata puli berasal dari Bahasa Arab : afwu lii, y...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Chambeng Welahan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Festival Qingming  ( hanzi tradisional : æ¸...明節;  sederhana : æ¸...明节;  pinyin : qÄ«ng míng jié) atau di Indonesia lebih dikenal sebagai  Cheng Beng  ( bahasa Hokkien ) adalah ritual tahunan etnis  Tionghoa  untuk bersembahyang dan ziarah ke kuburan sesuai dengan ajaran Khonghucu. Festival tradisional Cina ini jatuh pada hari ke 104 setelah titik balik Matahari pada musim dingin (atau hari ke 15 dari hari persamaan panjang siang dan malam pada musim semi), pada umumnya jatuh pada tanggal 5 April, dan setiap tahun kabisat, Qing Ming jatuh pada tanggal 4 April. Secara astronomi, ini juga merupakan terminologi matahari. Dalam terminologi matahari, Festival QÄ«ngmíng adalah pada hari pertama dari 5 terminologi Matahari, yang juga dinamai  QÄ«ngmíng . Nama yang menandakan waktu untuk orang...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Jembul Tulakan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Jembul Tulakan [1]  adalah tradisi budaya di Desa  Tulakan  Kecamatan  Donorojo  Kabupaten  Jepara Setahun sekali, setiap bulan Apit hari Senin Pahing, sebagai tanda rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang dilimpahkan pada penduduk Kademangan Tulakan, Ki Demang Barata mengadakan upacara syukuran yang kemudian dikenal dengan sedekah bumi. Arti kata sedekah bumi adalah sedekah (amal) dari hasil bumi yang diwujudkan dengan berbagai macam makanan kecil. Sebagai langkah untuk mengingat laku tapa brata yang dilakukan oleh Nyai  Ratu Kalinyamat  dalam menuntut keadilan atas kematian suaminya, Sunan Hadiri, yang dibunuh oleh Arya Panangsang. Sebelum sedekah bumi pada hari Senin Pahing, didahului manganan dipunden Nyai Ratu Kalinyamat, yaitu bekas pertapaan. Pada hari Jumat Wage sesuai dengan riwayat yang menyebutkan bahwa kedatangan Ratu Kalinyamat untuk bertapa adalah Jumat Wage. Sebagai tanda bukti dan setia murid-mur...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Kisah Petruk Gareng Bagong dan Semar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Desa Tumaritis yang permai. Hiduplah sebuah keluarga dengan ayah bernama semar dengan tiga anaknya bagong, gareng, dan petruk. Diantara tiga bersaudara ini si bungsu Petruk dikenal yang paling cerdik. Sedang dua saudaranya yang lain bagong dan gareng biasa-biasa saja. Suatu hari Semar ayah yang bijaksana ini ingin menikahkan bagong dengan seorang gadis yang paling cantik di desanya. Niat ini tentu membuat iri gareng dan petruk. Mereka berdua merasa keberatan, sebab mereka berdua pun sama-sama menginginkan gadis itu. Disampaikanlah ke ayah mereka semar. Semarpun menjadi serba salah. Dia sangat menyayangi ketiga anaknya ini. Maka dibuatlah suatu kuis oleh ayah semar, ketiga anaknya ini dipanggil. Semar berkata barangsiapa yang berhasil menjawab kuis ini dengan benar maka dialah yang akan menikahi gadis itu. Pertanyaannya adalah bersediakah gadis itu menikah dengan bagong? Bagong, Gareng dan Petruk agak aneh dengan pertanyaan kuis ini, tapi demi menghormati sang ayah mereka p...

avatar
Oase