4.516 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pintu Gebyok
Ornamen Ornamen
Jawa Timur

Pintu gebyok merupakan pintu kayu ala rumah tradiisional Jawa yang sangat megah dengan ukiran kayunya. Pintu gebyok bisa Anda beli  frame -nya dan dijadikan sebagai bingkai dari pintu utama Dengan kata lain, gebyok cuma jadi tempelan dan sebagai  aksen   saja. Kalau tetap ingin pilih punya satu panel gebyok yang lebar, Anda bisa menaruhnya sebagai salah satu latar belakang dinding.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
SAPE SONO’
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

saban taone madura latan te rame banya kelaban badana kerraban sape banya rang manca pada datang dari jau bade nenggu a kerraban sape madura e eeee sape menggir duli menggir e eeee sape menggir duli menggir   Sumber: https://madurabisa.wordpress.com/2012/01/20/lagu-lagu-daerah-madura/

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Olle Ollang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Olle ollang paraona alajara Olle ollang alajara ka madura Olle ollang mon lajar pon ebhabbharra Olle ollang ngalesser angen saghara   Olle ollang pon jau dari sorbaja Olle ollang aghuwar ka temor daja Olle ollang ngajerning aeng pon raja Olle ollang epengghir sereng ros baja   Adhu yalle’ mon amena sere se nalar Du adhu yalle’ ghambirrah ma’ ghambir jaba Adu yalle’ ethina rassa tak kellar Du adhu yalle’ ebhandhing tak nemo pada     Reff: Adu yalle’ mon olarra olar alengker Du adhu yalle’ Lajing daun ma’ nyenga’ dai Adhu yalle’ Mon tak kellar bula se neser Du adhu yalle’ Jagha tedung ma’ enga’ bhai   Olle ollang paraona alajara Olle ollang alajara ka madura Olle ollang mon lajar pon ebhabbharra Olle ollang ngalesser angen sorbaja   Sumber: https://madurabisa.wordpres...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Pajjar Lagghu
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Pajjar Lagghu arena pon nyonara Bapak tani se tedung pon jagha’a Ngala’ are’ so landu’ tor capenga   Reff: Ajalanaghi sarat kawajiban Atatamen mabannya’ asel bhumina Mama’morna gharana tor bhangsana   Sumber: https://madurabisa.wordpress.com/2012/01/20/lagu-lagu-daerah-madura/

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Cerita Rakyat Bangkalan Ke’Lesap
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Menurut Cerita dahulu di Bangkalan ada seorang Raja yang suka berkelana, Keluar masuk desa-desa. Suatu ketika Baginda Raja Pangeran Sosro Diningrat / Pangeran Tjokro Diningrat III / Pangeran Cakraningrat III (1707-1718) pergi ke desa Pocong. Ia pergi keluar masuk Desa bertujuan untuk mengetahui keadaan desa. Ketika sampai di suatu tempat, Beliau bertemu dengan gadis desa yang menjadi bunga desa di desa tersebut. Masyarakat Desa Pocong menyebutnya Nyi Pocong. Setelah Sang Raja tau rumah Nyi Pocong maka Sang Raja melamar Nyi Pocong kepada orang tuanya untuk di jadikan Istri (Selir) nya. Tentu saja Orang tua Nyi Pocong tidak berpikir panjang, Mereka langsung menerima lamaran Sang Raja yang tampan. Setelah beberapa lama Baginda Raja menjalani kehidupan suami istri dengan Nyi Pocong. Pada suatu hari ketika Nyi Pocong dalam keadaan hamil, Baginda Raja pergi kembali ke kraton. Tapi sebelum pergi Baginda Raja berpesan apabila Nyi Pocong melahirkan anak laki-laki agar di beri nama Ke’...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Gunung Geger Bangkalan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Beberapa literature tentang sejarah Madura baik yang dikupas sejarawan Madura, Zainal Fatah dan Drs.Abdurahman, secara lengkap memaparkan perjalanan lahirnya nama Madura ini. Kelahiran nama Madura berkaitan erat dengan dua tempat yang ada di pulau Garam tersebut. Yakni gunung Geger di Bangkalan dan hutan Nepa di Desa Batioh, kecamatan Banyuates, Sampang.   Dari dua tempat ini babak awal perjalanan sejarah Madura bermuara. Mengapa dimulai dari dua tempat ini? Sebab disanalah orang pertama Madura menginjakkan kaki, membentuk system pemerintahan social dan perjalan hidup yang mengandung epos.     Konon ceritanya, pada zaman purbakala di kaki gunung Semeru, berdiri kerajaan Medangkemulan yang dipimpin rajanya bernama Sang Hyang Tunggal. Di dalam keraton yang disebut Giling Wesi, Sang Hyang Tunggal hidup bersama permaisuri dan putrinya bernama Raden Ayu Ratna Doro Gung. Dibawah pemerintahan raja yang arif dan bijaksana itu, Medangk...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Bhuju’ Sara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sultan Abdul Kadirun adalah Pangeran di Keraton Bangkalan. Pada suatu hari Sultan berencana untuk membuat sebuah masjid di pusat Kraton Bangkalan. Nama masjid itu adalah Masjid Agung Bangkalan. Masjid Agung Bangkalan memiliki 16 menara berukuran 15 meter. Namun satu diantara menara tersebut tingginya kurang 1 meter. Sultan bingung memikirkan bagaimana cara agar menara tersebut tingginya sama dengan menara lainnya, tanpa menambal atau membongkar menara tersebut. Lalu pada suatu hari, Sultan mengumpulkan 44 orang dari Jawa dan Madura untuk membantu membuat menara tersebut agar ukurannya sama tanpa menambal dan membongkarnya. Namun diantara 44 orang tersebut hanya Sayyid Abdullah yang berani menyanggupinya. Sayyid Abdullah memulai pekerjaannya, ia meminta beberapa helai kain putih kepada Sultan Abdul Kadirun untuk menutupi menara tersebut. Setelah itu, Sayyid Abdullah mengajak 44 orang tadi termasuk dirinya untuk membaca Surat Al- Fatihah dan Surat...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Raden Ayu Siti Khotijah, Putri Raja Bali Pemeluk Islam
Alat Musik Alat Musik
Jawa Timur

Raja Pemecutan Denpasar memiliki seorang putri  cantik  yang amat disayangnya. Putri Raja Pemecutan bernama Gusti Ayu Made Rai. Raja Pemecutan begitu menyayanginya. Kecantikannya tersohor se-Bali. Sehingga tak sedikit pangeran dari kerajaan lain yang ingin mempersunting Gusti Ayu Made Rai. Saat beranjak remaja, musibah menimpa Gusti Ayu Made Rai. Ia terkena  penyakit kuning  (liver). Bertahun-tahun penyakit itu tak dapat disembuhkan meski sejumlah Balian (dukun) telah dipanggil untuk mengobati putri kesayangan raja. Pada suatu saat, ayah Gusti Ayu Made Rai melakukan tapa semedi untuk meminta petunjuk Tuhan Yang Maha Esa untuk kesembuhan putrinya. " Ayah Gusti Ayu Made Rai mendapat pawisik (bisikan dari Yang Maha Kuasa) agar beliau memerintahkan seluruh patih kerajaan untuk mempersiapkan pengumuman sayembara," kata Jro Mangku I Made Puger, juru kunci makam Raden Ayu Pemecutan alias Raden Ayu Siti Khotijah saat ditemui  Dream.co.id , Senin 6 Juni...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Tragis Ratu Madura, Tak Henti Menangis Sampai Wafat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Di Pulau Madura cukup banyak ditemukan peninggalan sejarah pada masa masuknya peradaban Islam. Salah satunya ialah keberadaan Situs Aer Mata di Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.   Komplek situs sejarah yang terletak di sisi utara, sekitar 30 kilometer dari arah Kota Bangkalan ini, menyimpan banyak fakta dan cerita sejarah, termasuk peninggalan berupa makam Islam kuno, yang disertai dengan arsitektur budaya Hindu-Budha.   Konon menurut legendanya, konstruksi bangunan situs itu didirikan pada abad ke-15 atau ke-16. Walau sudah uzur, tapi bentuk bangunan tersusun rapi meski dibangun tanpa alat perekat dari semen.  Mulai dari nisan, kerangka kuburannya, semuanya terukir indah yang terbuat dari batu putih mirip pualam yang diambil dari lokasi sekitar makam.   Keindahan yang menonjol dan bernilai seni tinggi tersebut terletak pada tiga cungkup utama makam yang berukuran 40 x 20 meter, yakni makam Ratu Ibu Syarifah Am...

avatar
Deni Andrian