4.516 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
2_Seni Musik Tradisional Dungkrek
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Menurut mitos yang beredar, seni musik tradisional dungkrek ini adalah kesenian yang berfungsi untuk memuja seekor harimau putih yang berdiam di dalam gua. Pada saat Caruban dilanda banjir besar, tempat sekitar gua dimana harimau putih itu berada dapat terhindar dari banjir tersebut. Dari sini muncul kepercayaan bahwa harimau putih tadi dapat menolak banjir. Untuk menyatakan terima kasih kepada Sang Pencipta, diciptakanlah kesenian dungkrek ini. Dalam memainkan musik ini biasanya disertai dengan pengawal dua orang prajurit bersenjata. Mitos yang lain, seni musik tradisional dungkrek diceritakan sebagai hasil karya cipta dari seorang Palang bernama Sastrodipuro. Palang adalah jabatan yang menguasai 3/4 kelurahan.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Jangan Uyah Asem
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Jangan dalam bahasa Indonesia berarti kuah, dan asem mempunyai arti asam. Jadi kalau digabung, jangan uyah asem artinya kuah yang asam namun pedas. Jangan uyah asem merupakan makanan kuno warga banyuwangi yang masih dilestarikan. Itu terbukti dari adanya makanan ini ketika upacara upacara adat suku osing. Bahan dasar dari jangan uyah asem adalah ayam kampung dan papaya muda. Ayam kampung dipilih karena teksturnya yang lembut dan rasanya lebih gurih dari ayam potong atau ayam horen. Untuk bumbunya cukup sederhana hanya cabai merah, cabai rawit, tomat, dan campuran gula dan garam yang telah dihaluskan. Untuk menambahkan rasa asam yang menjadi ciri khas dari makanan ini biasanya ditambah dengan irisan blimbing wuluh. Cara memasak Jangan Uyah Asem cukup mudah, ayam yang telah dipotong direbus hingga empuk, kemudian masukkan irisan papaya muda dan bumbu yang telah disiapkan. Aduk hingga merata dan tunggu sampai papayanya empuk. Makanan pun siap disajikan. Makanan ini paling e...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Sop Kesrut
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Sop kesrut merupakan makanan kuno yang mulai terlupakan. Makanan khas suku osing ini salah satu hidangan yang langka ditemukan, hanya di beberapa daerah saja yang masih membuatnya. Asal usul dinamakan sop kesrut, karena setiap menyantapnya, hidung akan terasa meler dan kesrut kesrut merasakan pedasnya makanan khas suku osing ini. Makanan khas suku osing kebanyakan mengandung cita rasa yang pedas.  Isi dari sop kesrut cukup sederhana. Hanya ada kuah kaldu kental dan belungan ayam kampung. Untuk menambah rasa segar pada kuahnya, sop kesrut ditambahi daun bawang. Bumbu dapur dari sop ini adalah daun bawang, cabe, tomat, blimbing wuluh, serta terasi. Meskipun terbilang sederhana, sop kesrut selalu bisa memuaskan penikmatnya. Ciri khas dari sop kesrut terletak pada rasa kaldunya yang gurih, sedikit asam dan pedas. Agar bisa membuat perut kenyang, sop ini disajikan dengan nasi berlauk ayam kampung goreng, atau pelasan ikan. Meski sudah terasa pedas. sop ini terkadang dini...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Permainan Gedhogan atau Gendhongan #DaftarSB19
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Timur

Banyuwangi kembali menunjukkan taringnya dalam kekayaan budaya. Budaya yang akan dibahas kali ini adalah Gedhogan atau Gendhongan . Dahulu wanita-wanita di Desa Glagah, Banyuwangi bekerja sebagai penumbuk padi. Banyaknya beras yang tersedia membuat pekerjaan cukup berat, membosankan, dan melelahkan tentunya. Sepanjang proses penumbuk padi tersebut untuk mengurangi kebosanan, mereka akhirnya menyanyikan lagu-lagu. Bukan hanya memainkan lagu, tanganpun memainkan pukulan-pukulan alu di permukaan gedhogan tersebut. Ritme yang dibuat secara spontan ini menciptakan permainan lagu yang nikmat didengar. Harmonisasi ditambah dengan pukulan sebatang logam terhadap logam lainnya serupa pisay kasar dan logam kecil penumbuk sirih sehingga menimbulkan dentingan lagu yang semakin asyik. Sungguh seni hiburan yang segar, bukan ?! permainan yang berupa seni hiburan ini saat ini sudah sering muncul sebagai sebuah seni per­tunjukan. Latar Belakang Sosial Budaya. Semula wan...

avatar
Lupi
Gambar Entri
1_Aksara Kwadrat Kediri
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Pada zaman kebudayaan klasik, Aksara merupakan unsur penting dalam berkomunikasi. Selain sebagai alat untuk berkomunikasi secara lisan, secara fungsional dapat kita lihat juga bahwa pada zaman sejarah kuno Aksara berfungsi sebagai media untuk menyampaikan dan mendokumentasikan berbagai informasi-informasi penting, diantaranya adalah silsilah raja-raja yang memerintah dalam satu wangsa, peristiwa-peristiwa besar yang terjadi, dan informasi waktu pembuatan sebuah situs besar baik itu tempat suci keagamaan maupun makam tokoh-tokoh besar pada waktu itu. Selain contoh-contoh di atas, tentu saja sebuah Aksara pun merupakan elemen penting dalam bidang kesusastraan kuno. Secara historikal, Aksara-Aksara yang dipakai di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara semuanya menginduk pada  Aksara Brahmi.  Aksara kuno ini kemudian berkembang menjadi  Aksara Pallawa  yang berkembang di India Selatan dan  Aksara Pranagari  serta  Dewanagari  yang berkembang di I...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Cing Kincing Kere’
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Cing kincing kere’ ka bara’ bun bun ka temor ka Paseyan kabala’a ka Kalebun apella ataeyan ta’ biyar nampes, mata bular kecek Cing kincing kere’ kere’ kaju lamapang paju maleng malengnga rek-seregan ka bara’ punpun ka temor Pasuruan se kemma kettheng gutto’ sapolo ebang ta’ biyer nampes mata bular kecek Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-timur.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Dipadhi Cemplo Lo’ling
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Diphadi cemplo lo’ling entara kana’ supang yang sayang embu’ ambang atutup pindhang alalap kacang nyang petis tis kontolir bui’ ayu dhadha’aran kundhang kalimansur jaran garegjeggan jaran garenneggan no’ lenno’ nyodhu tajin Dipadhi cemplo lelo entara kana’ subat hai sayang embu’ ambang atutup sindhang alalap kacang yang pettes lir kontolir bu’ ayu garegjeggan jaran garenneggan tamoy no’ lenno’ nyodhu tajin Dipadhi cemplo lelo entara kana’ subat hai sayang embu’ ambang atutup sindhang alalap kacang yang pettes lis-kantulis bu’ ayu garegjeggan jaran garenneggan tamoy no’ lenno’ nyodhu gahwe Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-timur.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Ba Baba Bulan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Ba baba bulan, bulanna sapa bulanna Watik ageleppar. Agelebber noro’ ompossa penang buru dha’ emma ana’ buru kagerrungnganna Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-timur.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Lelle Nareyo
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

lelle nareyo sang soroy me’ papotong sang gendhi’ me’ pabiru bang janggal le’ beyek bang malegel le’ jaggur mon bangal le’ ngangsek mon tako’ le’ mongkor Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-timur.html

avatar
Sobat Budaya