Bahan: 6 butir telur ayam 150 g gula pasir halus 100 g mentega, lelehkan 1 sdt pasta pandan atau 1 sdm air daun suji pandan Ayak: 150 g tepung terigu Segi Tiga Biru 1/2 sdt baking powder Cara membuat: # Kocok telur dan gula hingga kental, putih, dan mengembang. # Masukkan campuran terigu secara bertahap bergantian denga mentega leleh agar bahan tercampur dengan baik. # Tambahkan pasta pandan atau air daun suji pandan. Aduk hingga rata. # Tuangkan ke dalam loyang bundar 20 cm yang sudah disemir mentega dan ditaburi sedikit terigu. Ratakan. # Panggang dalam oven panas 180 C selama 30 menit hingga matang. # Angkat, dinginkan. Alamat & Kontak Rumah Makan: Egen's Warung Jl. Pulau Ayu Gang 5 No.15 samping Hotel Amaris daerah Teuku Umar 081353306413 Facebook: Egen's Warung Sumber : http://www.smileambon.com/2012/04/bolu-pandan.html
Bahan-Bahan : 2 butir telur ayam 10 butir kuning telur 100 gram gula pasir halus 75 gram tepung terigu 1 sendok makan susu bubuk 100 gram mentega lelehkan Kertas roti Mentega untuk olesan secukupnya Bahan Selai Durian: 200 gram daging durian, serpih kasar dengan garpu 100 gram vla instan 30 ml susu cair, dinginkan Cara Mengolah : Membuat Selai Durian: 1. Kocok vla instan bersama susu hingga tercampur rata. 2. Tambahkan durian, Kocok sebentar, angkat. Membuat Bolu: 1. Siapkan loyang ukuran 23x23x3 cm, olesi mentega, selanjutnya alasi dengan kertas roti, oleskan mentega lagi diatas kertas roti, sisihkan. 2. Kocok telur dengan gula halus sampai mengembang dan kental. 3. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk rata. 4. Masukkan mentega leleh, aduk rata. 5. Tuang adonan kedalam loyang, ratakan, panggang kurang lebih 20 menit sampai matang. 6. Angkat, dan balikkan cake ke atas selembar kertas roti. 7. Olesi permukaa...
Bahan: 150 gr sagu mutiara berwarna merah 100 gr gula pasir 500 ml air 5 bh pisang raja 2 lbr daun pandan, ikat, simpulkan 250 ml santan dari 1 btr kelapa Pelengkap: 130 gr kacang tanah, sangrai 25 gr wijen, sangrai Cara Membuat: Rebus air sampai mendidih, masukkan sagu mutiara, dan daun pandan, masak dengan api sedang sampai mendidih. Kecilkan apinya. Potong pisang bulat ukuran 1 cm, taburi dengan gula pasir hingga rata, sisihkan. Masukkan potongan pisang ke dalam sagu mutiara yang telah bening, masak sampai pisang matang. Angkat. Saus santan: rebus santan bersama garam dan daun pandan masak sampai mendidih. Aduk-aduk supaya santan tidak pecah. Penyajian: taruh sagu dalam mangkuk, beri santan, taburi dengan kacang tanah cincang dan wijen sangrai. Sajikan. Alamat Penjual: Istana Roti Ambon Jln. Sultan Hasanuddin, Kot...
AMBON, KOMPAS.com - Melancong ke Provinsi Maluku , jangan hanya mengunjungi ragam wisata pantainya. Daerah yang dulu amat terkenal dengan rempahnya ini memiliki racikan kuliner yang juga istimewa. Melimpahnya hasil laut, membuat Maluku memiliki beragam olahan hasil laut. Beberapa yang favorit ialah ikan kuah kuning, dan rwbia. Bahan: Rwbia sendiri berasal dari kerang atau bia yang melimpah di berbagai pantai Maluku. Masyarakat mengolahnya dengan berbagai macam rempah dan mejadi panganan sehari-hari bersama papeda ataupun ubi kayu (singkong). KompasTravel menemukan kuliner Ambon , rwbia, di deretan tenda kuliner Pantai Natsepa, Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon. Di sana, rwbia dijajakan dengan singkong rebus dan kue talam sebagai pendampingnya. Saat KompasTravel pertama kali mencicipi rwbia, langsung teringat akan racikan rempah minang yang kaya. Bumbu rwbia juga kaya akan kelapa, aren, jintan, kunyit, dan rempah lainnya...
Ikan Balobo, atau yang populer dengan sebutan ikan julung-julung memang menjadi favorit penduduk Kepulauan Aru. Nilai ekonomisnya bertambah ketika banyak pengunjung dari luar daerah yang membelinya sebagai buah tangan. Ikan yang memiliki ciri khas mata cerah, pupil hitam menonjol, dan insang berwarna merah tanpa lendir ini banyak ditemui di kawasan Aru Tengah Timur dan Aru Tengah Selatan. Tepatnya di Desa Karei, Beltubur, Siya, Salarem, Gomar Meti, Longgar dan Apara. Ikan Balobo mirip tuna atau peda. Tekstur dagingnya padat, lentur berwarna putih bersih. Tidak ada warna merah sepanjang tulang belakang. Panjangnya bisa mencapai 45 cm, namun umumnya 30 cm. Ia tergolong ikan pelagis (pelagic fish) yaitu ikan yang hidupnya bergerombol di permukaan laut sampai kolom perairan laut yang berkadar garam tinggi dengan kedalaman hingga 200 meter. Umumnya nelayan menangkap ikan-ikan ini dengan menggunakan jaring, seperti jaring insang berukuran 1-2 inc, jaring lingkar, pukat cincin, pay...
Pepeda ternyata bukan hanya ada di Papua saja, akan tetapi makanan yang terbuat dari sagu ini selain merupakan makanan khas dari papua ternyata papeda khas maluku juga ada. Makanan yang mempunyai tekstur lengket ini sangat terkenal di seluruh indonesia, pasalnya bentuk dari Papeda Khas Maluku ini sangat unik, kenyal dan mempunyai rasa yang tawar. Memang Papeda Khas Maluku yang merupakan makanan khas maluku ini sangat pas jika di sajikan bersama dengan mubara atau ikan tongkol bumbu kunyit. Banyak manfaat yang bisa kita ambil dari makanan khas maluku yang terkenal dengan nama Papeda Khas Maluku ini, yakni seperti misalkan saja makanan Papeda Khas Maluku ini kaya akan serat, mempunyai cukup nutrisi dan merupakan makanan yang rendah kolesterol. Alamat & Kontak Penjual: Egen's Warung Jl. Pulau Ayu Gang 5 No.15 samping Hotel Amaris daerah Teuku Umar 081353306413, Facebook: Egen's Warung Sumber...
Keladi rebus merupakan salah satu karbohidrat yangs ering di konsumsi oleh masyarakat maluku sebagai penganti nasi. Namun tidak hanya sebagai teman makan lauk pauk, keladi rebus juga kerap di jadikan jajanan di sore hari teman minum kopi bagi masyarakat Maluku. Umumnya keladi rebus ini hanya di konsumsi tanpa penambahan bahan lain sehingga terasa tawar, namum sebagian ada pula yang mngkonsumsinya dengan di cocol gula merah yang di cair maupun garam sebagai pelengkap. Bahan : 500 gr keladi 200 gram Gula aren Garam secukupnya Cara membuat : Kupas keladi hingga bersih Rebus keladi hingga matang kemudian sajikan dengan gula aren yang telah dicairkan Alamat & Kontak Penjual: Warung Ikan Bakar Khas Papua Plaza Atrium, Lantai 4, Food Colony, Jl. Senen Raya No. 135, Senen, Jakarta 021 3853985 Sumber : https://www.academia.edu/9683195/Jajan_pasar_maluku
Rujak Natsepa berada di daerah pantai Natsepa yang terletak di Kampung Suli, Maluku Tengah. Rujak ini mempunyai kelebihan yaitu pada penggunaan kacangnya, dimana untuk kacangnya dibuat dengan memakai kulitnya. Bahkan dalam cara pengulekannya, rujak ini hanya dihaluskan sebanyak enam kali ulekan saja. Sensasi kacang yang kasar jadi memiliki nilai utama dalam menyantap rujak Natsepa. Kehadiran rujak Natsepa ini sudah ada sejak tahun 1800an, dimana saat itu para tentara Portugis sering menikmati buah-buahan. Dari situlah penduduk Ambon menemukan gagasan guna memadukan buah-buahan dengan bumbu kacang yang dikasih rasa pedas di dalamnya. Selain itu kehadiran buah tomi-tomi juga menjadi ciri khas tersendiri dalam rujak Natsepa yang dapat menghasilkan asam yang lembut, sehingga pada saat dimakan akan terasa enak cocok sekali di lidah. Resep Rujak Natsepa Bahan: 100 gr mentimun, potong melintang tipis 200 gr daging mangga, iris tipis 100 gr nanas, iris tipi...
Bahan: 500 gram ikan puri mentah (semacam teri halus) 1 butir kelapa, parut 2 genggam daun kemangi, iris kasar 2 genggam tauge rebus 2 genggam kacang panjang rebus, iris kasar 30 buah lemon cina *) , ambil airnya Bumbu,haluskan: 5 siung bawang putih 15 butir bawang merah cabai merah secukupnya Cara membuat: Cuci ikan pari hingga bersih. Tiriskan. Campurkan bumbu halus dengan kelapa parut. Campurkan ikan puri dan air lemon cina. Campurkan semua sayuran dengan bumbu dan ikan puri hingga rata. Jika tidak ada ikan puri, bisa diganti dengan ikan asar (cakalang asap yang dipotong/disuwir kecil-kecil seperti flakes). Sajikan segar. Tempat yang menyediakan: Rumah makan Paradise, Jalan Said Perintah, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku Sumber : https://food.detik.com/resep-kuliner-pusaka/d-1499438/resep-ikan-kohu-kohu-ikan-puri