1
5.005 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Aksara Jawa Kuna
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Aksara Jawa Kuno berasal dari  Aksara Pallawa  yang mengalami penyederhanaan bentuk huruf pada sekira abad VIII. Aksara Pallawa itu sendiri merupakan turunan  Aksara Brahmi  dan berasal dari daerah India bagian selatan. Aksara Pallawa menjadi induk semua aksara daerah di Asia Tenggara (e.g. Aksara Thai, Aksara Batak, Aksara Burma).   Secara lengkap aksara jawa bisa dilafalkan menjadi sebuah kalimat “Hanacaraka, data-sawala, pada jayanya, magha-batanga” . Secara terpisah aksara tadi bisa dijelaskan mulai dari  “Ha-Na-Ca-Ra-Ka”  yang mengisahkan tentang dua orang sakti,  “Da-Ta-Sa-Wa-La”  menceritakan kalau keduanya terlibat perselisihan hingga mereka berkelahi.  “Pa-Da-Ja-Ya-Nya” menyebutkan kalau keduanya sama – sama sakti, pada kumpulan aksara yang tersisa  “Ma-Ga-Ba-Tha-Nga”  menceritakan kalau akhirnya dua orang sakti tadi tewas be...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tradisi Yang Lestari
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Tradisi Yang Lestari Ini merupakan tradisi masyarakat Desa Traji, kecamatan Ngadirewjo, yang dilaksanakan setiap malam 1 Sura (1 Muharam). Dalam upacara ini, Kepala Desa (Lurah) Traji yang berpakaian pengantin dikirab dari rumahnya menuju Sendang sidukun yang berjarak sekitar 600 meter. Sesampai di Sendang tersebut diadakan acara kacar-kucur dan upacara sesaji. Acarakacar-kucur menyerupai prosesi pemandian calon pengantin menjelang perkawinan. Sedangkan sesaji berupa kupat sumpil (ketupat kecil) akan diperebutkan pengunjung, karena diyakini dapat dijadikan benda bertuah atau jimat.   Selanjutnya Lurah dikirab lagi dari Sendang Sidukun menuju Balai Desa  Traji. Ditempat inilah digelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. 

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Ritual Pendakian Sindoro
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Ritual Pendakian Sindoro Selain Pendakian biasa, ada ritual pendakian gunung sindoro yang berlangsung tiap malam 1 suro. Ini merupakan kegiatan yang menarik minat para pecinta alam untuk berpetualang mendaki gunung sindoro, serta melihat keindahan Telaga ajaib dan Bunga abadi edelweis di puncak gunung. Pendaki juga bisa melihat terbit dan tenggelamnya matahari di pergantian tahun islam itu. Ritual pendakian dilakukan melalui Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo.

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Wayang Madya
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Wayang madya  adalah  Wayang kulit  yang diciptakan oleh Mangkunegara IV sebagai penyambung cerita  Wayang Purwa dengan  Wayang Gedog . Cerita Wayang madya merupakan peralihan cerita Purwa ke cerita Panji. Salah satu cerita Wayang Madya yang terkenal adalah cerita Anglingdarma. Wayang madya tidak sempat berkembang di luar lingkungan Pura Mangkunegaran. Cerita Wayang madya menceritakan sejak wafatnya Prabu Yudayana sampai Prabu Jayalengkara naik tahta. Cerita Wayang Madya ditulis oleh R.Ngabehi Tandakusuma dengan judul  Pakem Ringgit Madya  yang terdiri dari lima jilid, dan tiap jilid berisi 20 cerita atau lakon. Tokoh dalam Wayang madya Anglingdarma Batik Madrim Anglingkusuma Gandakusuma Merusupadma Wil Maricikunda

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Wayang Gedog
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Wayang Gedog  atau Wayang Panji adalah wayang yang memakai cerita dari serat Panji. Wayang ini mungkin telah ada sejak zaman  Majapahit . Bentuk wayangnya hampir sama dengan wayang purwa. Tokoh-tokoh kesatria selalu memakai tekes dan rapekan. Tokoh-tokoh rajanya memakai garuda mungkur dan gelung keling. Dalam cerita Panji tidak ada tokoh raksasa dan kera. Sebagai gantinya, terdapat tokoh Prabu Klana dari Makassar yang memiliki tentara orang-orang Bugis. Namun, tidak selamanya tokoh klana berasal dari Makassar, terdapat pula tokoh-tokoh dari Bantarangin (Ponorogo), seperti Klana Siwandana, kemudian dari Ternate seperti prabu Geniyara dan Daeng Purbayunus, dari Siam seperti Prabu Maesadura, dan dari negara Bali. Wayang gedog yang kita kenal sekarang, konon diciptakan oleh  Sunan Giri  pada tahun  1485  ( gaman naga kinaryeng bathara ) pada saat mewakili raja Demak yang sedang melakukan penyerbuan ke Jawa Timur (invasi Trenggono ke Pasuruan). Waya...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Wayang Menak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Wayang Menak  atau disebut juga  Wayang Golek Menak  merupakan wayang berbentuk boneka kayu yang diyakini muncul pertama kali di daerah  Kudus pada masa pemerintahan Sunan Paku Buwana II. Sumber cerita Wayang Menak berasal dari Kitab Menak, yang ditulis atas kehendak Kanjeng Ratu Mas Balitar, permaisuri Sunan Paku Buwana I pada tahun 1717 M. Babon induk dari Kitab Menak berasal dari Persia, menceritakan Wong Agung Jayeng Rana atau Amir Ambyah (Amir Hamzah), paman Nabi Muhammad SAW. Isi pokok cerita adalah permusuhan antara Wong Agung Jayeng Rana yang beragama Islam dengan Prabu Nursewan yang belum memeluk agama Islam. Tokoh dalam Wayang Menak   Wong Agung Jayeng Rana / Amir Ambyah Prabu Nursewan Umar Maya Umar Madi Dewi Retna Muninggar

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Telur Asin
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

elur asin adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan (diberikan garam berlebih untuk menonaktifkan enzim perombak). Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik , meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Telur asin baik dikonsumsi dalam waktu satu bulan (30 hari ). Di Indonesia, terutama di pulau Jawa telur asin biasanya diproduksi dash telur bebek pelari ( Anas platyrhynchos domesticus ) yang memiliki ciri khas cangkang telur yang berwarna hijau-kebiruan. Panganan ini bersifat praktis dan dapat dipadukan dengan berbagai masakan misalnya nasi jamblang , dan nasi lengko , bahkan dapat pula dimakan tanpa nasi . Nelayan yang melaut atau orang yang bepergian untuk waktu lama biasa membawa telur asin untuk bekal. Di Jawa Tengah , daerah Brebes dikenal sebagai penghasil utama telur asin. Industri telur asin di Brebes cukup meluas hingga tersedia berbagai pilihan kualitas telur asin. M...

avatar
Aisahadah
Gambar Entri
Getuk
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Getuk  ( bahasa Jawa :  gethuk ) adalah  makanan ringan  yang terbuat dengan bahan utama  ketela pohon  atau singkong. Getuk merupakan makanan yang mudah ditemukan di  Jawa Tengah  dan  Jawa Timur . Pembuatan getuk dimulai dari singkong di kupas kemudian kukus atau perebusan, setelah matang kemudian ditumbuk atau dihaluskan dengan cara digiling lalu diberi pemanis gula dan pewarna makanan. Untuk penghidangan biasanya ditaburi dengan parutan buah  kelapa . Getuk dikenal ada dua macam, Getuk, pada saat singkong yang sudah masak pada waktu suhu masih panas ditaburi potongan-potongan kecil gula jawa sehingga berwarna coklat tidak merata tumbukan getuk ini bentuknya kasar. Getuk lindri, adalah dengan cara singkong masak digiling halus dengan gula pasir, dibubuhi pewarna makanan dan vanili dan setelah itu dicetak kecil-kecil memanjang dan dirapatkan memanjang ini serupa dengan mie hingga berbentuk memajang dengan ketebal...

avatar
Ginafitriarian
Gambar Entri
Tari serimpi
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Serimpi   Tari Serimpi  adalah tari klasik dari Jogjakrta yang selalu dibawakan oleh 4 penar karena kata serimpi berarti 4 yang melambangkan 4 unsur dunia yaitu : api, angin, udara dan bumi (tanah). Tari serimpi diperagarakan oleh 4 orang putri ddengan nama peran Batak, Gulu, Dhada dan Buncit yang melambangkan 4 buah tiang pendopo. Tari serimpi dikaitkan dengan kata impi atau mimpi karena gerak tari yang lemah gemulai membuat penontonnya merasa dibuati ke alam mimpi.   Konon, sejarah  Tari Serimpi  berawal dari masa antara 1613-1646 Sultan Agung memerintah Kerajaan Mataram. Pada 1775 Kerajaan Mataram pecah menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta dan berimbas terhadap tari serimpi. Di Kesultanan Yogyakarta digolongkan menjadi Serimpi Babul Layar, Serimpi Dhempel, Serimpi Genjung. Sedangkan di Kesultanan Surakarta digolongkan menjadi Serimpi Anglir Mendung dan Serimpi Bon...

avatar
Suciasyifa