Pakaian Tradisional
Pakaian Tradisional
pakaian kebaya Jawa Tengah jawa
kebaya
- 30 Agustus 2013
Pendeknya busana kebaya yang hampir tidak dimiliki oleh bangsa lain ternyata mampu membuat perempuan dalam ukuran apapun terlihat seksi dan elegan. Anda hanya perlu memperhatikan  pemilihan bahan, model yang tepat dengan postur tubuh dan warna kulit.
 
Kebaya yang dulunya hanya dipandang sebagai busana tradisional kini semakin mendapat tempat di hati kaum perempuan. Bukan hanya istri pejabat yang mengenakannya tapi juga kaum selebritis dan masyarakat awam. Bahkan banyak perempuan sekarang tidak hanya mengenakan kebaya sebagai busana formal tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kebaya tradisionalpun banyak diminati.
 
Namun apapun bentuk dan modelnya, kebaya tradisional maupun modern , satu yang tidak boleh ditinggalkan dari kebaya yakni soal pakem atau sileut yang membentuk bagian tubuh. Siluet ini merupakan dasar dari kebaya dan ada tiga macam yang melegenda di kalangan masyarakat Indonesia yakni Jawa, Sunda dan Kurung.
 
images?q=tbn:ANd9GcTFqyCj_Ayi71AEGU5v72gYEpVzTQ3rdI1HGfq2tEhoxWFBhAgKtgKonon berkat pakem nenek moyang ini pula, perempuan yang merasa perutnya terlihat besar tetap bisa tampil percaya diri. Memang semua tergantung rancangan busana tersebut tetapi sebaiknya kenakan puring sebagai bagian dalam kebaya. Warna korset atau tank top ketat dan bra sebaiknya sesuai dengan warna kebaya.
 
Untuk bahan saat ini sangat variatif dan untuk kebaya saat ini tidak lagi identik dengan brokat.  Bahan katun, sifon, shantung print, sutera Thailand dan bahan-bahan bermotif lainnya juga bisa dijadikan kebaya dan tidak kalah menarik dengan pilihan warna yang beragam.
 
Jika dulu kaum perempuan cenderung menggunakan kebaya dengan warna-warna tua seperti hitam, abu-abu, coklat, merah maroon, sekarang banyak perempuan memilih kebaya dengan warna-warna cerah seperti putih, kuning gading, sewarna kulit, kuning keemasan, perak dan warna pastel lainnya yang tak kalah elegannya. Apalagi ditambah dengan sulamat benang emas, hiasan payet, korsase maupun simpul modern lainnya. Anda bisa coba kenakan kebaya coklat muda dipadu dengan korset ketat yang menonjol dengan model lipit.
 
Berbusana dengan menggunakan kebaya putih gading sangat cocok dalam suasana dan cuaca apapun. Cobalah untuk aksen brokat sebagai lis sepanjang  lengan dan leher terbuka yang mengarah pada pakem Sunda sehingga membuat kebaya ini tidak hanya pas sebagai baju pengantin tapi juga pesta istimewa.  Apalagi dipadukan dengan kain batik motif kuno yang dimodifikasi ulang dengan kain payet.
sumber

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Cara Menutup/Menonaktifkan Kartu Kredit CIMB Niaga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga Anda

avatar
Cara Menutup Kartu kredit CIMB Cara Menonaktifkan Kartu Kredit CIMB Niaga
Gambar Entri
Cara Ajukan Penutupan Kartu Kredit CIMB Niaga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.

avatar
Cara Menutup Kartu kredit CIMB Cara Menonaktifkan Kartu Kredit CIMB Niaga
Gambar Entri
Cara Menonaktifkan Kartu Kredit CIMB Niaga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk mengajukan penutupan kartu kredit CIMB Niaga Anda

avatar
Cara Menutup Kartu kredit CIMB Cara Menonaktifkan Kartu Kredit CIMB Niaga
Gambar Entri
Cara Menutup Kartu Kredit CIMB Niaga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.

avatar
Cara Menutup Kartu kredit CIMB Cara Menonaktifkan Kartu Kredit CIMB Niaga
Gambar Entri
Genggong Bali
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd