Di Indonesia, anak-anak sering bermain di waktu luangnya. Entah itu pulang sekolah, libur dan sebagainya. Permainan yang sering dilakukan antara lain bermain bola, masak-masakan, kelereng dan sebagainya. Salah satu permainan terkenal yang banyak dimainkan adalah kejar-kejaran. Kejar-kejaran dapat dimainkan oleh 2 orang atau lebih. Nah buat pembaca budaya-indonesia.org, di artikel ini saya akan menjelaskan beberapa permainan kejar-kejaran atau kaja-kajaan yang terkenal di Bukittinggi. Pacik Tiang Pacik Tiang dimainkan oleh 4 orang atau lebih pemain. Awalnya semua pemain menentukan siapa pemain yang jaga dengan cara undian atau bisa juga dengan gambreng. Setelah ditentukan, pemain yang tidak jaga menyebar lalu pemain yang jaga akan berusaha menangkap pemain lainnya. Pemain yang tidak jaga dapat berusaha lari atau pacik tiang (memegang tiang yang ditentukan). Jika kamu tertangkap, maka kamu akan jaga dan yang jaga tidak jaga lagi. Untuk lepas dari pacik tian...
Tugu ini terletak di jalan Dr.Soetomo Kecematan Padang Timur.Tugu ini memiliki sejarah panjang dan merupakan saksi bisu perkembangan Kota Padang. Tugu Simpang Haru ini didirikan pada tahun 1991. Tugu ini berbentuk seperti lidah api dan terdapat relief-relief perjuangan yang terdapat di dinding tugu tersebut. Disekitar tugu ini terdapat taman-taman dan rumput yang hijau. Nama lain dari tugu ini adalah Tugu Tali Nan Tigo Sapilin yang terdiri dari Niniak Mamak, Alim Ulama,dan Cadiak Pandai yang merupakan unsur pimpinan adat di Minangkabau. Hal ini merupakan gambaran dari tatanan adat Minangkabau itu sendiri. Menurut sejarah tugu ini dulunya merupakan tempat penyimpanan senjata ,bahkan ada yang mengatakan bahwa di tugu ini dulunya tempat peperangan rakyat indonesia melwan belanda pada masa penjajahan. Sebagai warga, kita harus selalu menjaga tugu ini karena tugu ini memiliki nilai-nilai budaya Minangkabau dan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.
Tugu ini terletak di jalan Dr.Soetomo Kecamatan Padang Timur.Tugu ini memiliki sejarah panjang dan merupakan saksi bisu perkembangan Kota Padang. Tugu Simpang Haru ini didirikan pada tahun 1991. Tugu ini berbentuk seperti lidah api dan terdapat relief-relief perjuangan yang terdapat di dinding tugu tersebut. Disekitar tugu ini juga terdapat taman-taman dan rumput yang hijau. Nama lain dari tugu ini adalah Tugu Tali Nan Tigo Sapilin yang terdiri dari Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai yang merupakan unsur pimpinan adat di Minangkabau. Hal ini merupakan gambaran dari tatanan adat Minangkabau itu sendiri. Menurut sejarah tugu ini dulunya merupakan tempat penyimpanan senjata ,bahkan ada yang mengatakan bahwa di tugu ini dulunya tempat peperangan rakyat indonesia melawan belanda pada masa penjajahan. Sebagai warga, kita harus selalu menjaga tugu ini karena tugu ini memiliki nilai-nilai budaya Minangkabau dan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. #OSKMITB2018...
Sebagai salah satu kelompok etnis terbesar di Indonesia yang menempati dataran tinggi barat pulau Sumatera, sebanyak empat juta jiwa beretnis Minangkabau, kelompok ini terkenal di Indonesia akan keunikannya yaitu menerapkan matriarki dalam kehidupan kesehariannya. Masyarakat ini terbentuk dari koeksistensi antara sistem matrilineal dan sebuah filsafat berdasar alam yaitu adat. Di dalam kelompok matrilineal Minangkabau ini aset-aset seperti tanah dan properti (bangunan tsb) diwariskan kepada perempuan dalam keluarga berdasarkan garis keturunan ibu, hal ini berbanding terbalik seperti sistem patriarki yang berdasarkan garis keturunan ayah. Dalam keluarga, figur perempuan tertua (nenek) dianggap menjadi pilar utama dalam keluarga , sementara figur paman (kakak atau adik laki-laki ibu) dari sudut pandang si cucu mempunyai tanggungjawab terhadap perkembangan dan pembinaan kepribadian, biaya hidup (jikalau ayah dari cucu tersebut kurang mampu), membimbing kemenakan,...
Setiap daerah di Indonesia memiliki rumah adat yang beragam jenis dan bentuknya. Di Sumatera Barat, rumah adat minangkabau yang terkenal adalah Rumah Gadang. Rumah Gadang memiliki beberapa bentuk dan jenis sesuai dengan letak dan daerahnya, penamaan dari rumah adat Minangkabau ini berdasarkan kajian bentuk bangunan yang sudat disepakati oleh tukang tuo dan penduduk nagari agar semua tahu apa bentuk Rumah Gadang yang akan di bangun. walaupun penamaan juga ada yang berasal dari nama pemilik Rumah gadang tersebut yang juga dianggap wajar. Terdapat dua keselarasan suku (dasar pemerintahan menurut adat) di Minang, Bodi Caniago yang demokratis dan Koto Piliang yang aristrokasi. Sebuah pendapat mengatakan bahwa Bodi Caniago memiliki arti bahwa budi nurani manusia adalah sumber kebajikan dan kebijakan. Sedangkan Koto Piliang memiliki arti segala sesuatu bersumber dari karma atau dharma. Pada rumah adat Bodi Caniago, bentuk arsitekturnya bercirikhaskan dengan tidak adanya anjuang pad...
Karupuk Lado Masik atau dalam bahasa Indonesia Kerupuk Cabe Kering merupakan salah satu makanan khas daerah Saning Bakar, Solok, Sumatera Barat. Makanan ini bermula karena turun nya harga cabe pada saat musim panen sehingga petani lebih memilih menyimpan cabe dibanding menjual nya. Oleh karena itu, Cabe dikeringkan supaya dapat bertahan lama. Untuk kebutuhan makanan sehari hari akhirnya dibuatkalah Karupuk Lado Masik. Saat ini, Karupuak Lado Masik dijadikan ciri khas di setiap acara, salah satunya acara Baralek (pernikahan). Bahan Karupuk Lado Masik : Cabe yang sudah dikeringkan Bawang Merah Kerupuk Udang Kecil atau Ikan Bada (Teri) Cara Membuat : Pertama, Gorenglah bawang merah Lalu goreng kerupuk hingga mengembang Gorenglah udang kecil atau ikan bada (Teri) Panaskan cabe kering dengan cara doreng tanpa minyak Tumbuk hingga halus cabe yang telah dipanaskan, beri garam secukupnya Gorenglah cabe terse...
Motif Batik Itiak Pulang Patang ini merupakan salah satu karya yang patut dilestarikan dari budaya Minang Kabau,Sumatera Barat,mengapa demikian? Yuk kita simak beberapa ulasannya! Berdasarkan namanya, motif Itiak Pulang Patang termasuk kategori motif yang terinspirasi oleh nama hewan yaitu 'Itiak'. Nama motif ini terdiri atas tiga kata yaitu 'Itiak', 'Pulang' dan 'Patang'. 'Itiak' adalah itik, 'Pulang' adalah 'kembali dari perjalanan atau suatu daerah tujuan' dan 'Patang' memiliki dua arti yaitu kemarin dan senja hari. Dalam konteks ini, 'Patang' artinya adalah senja hari. Jadi secara harfiah, Itiak Pulang Patang berarti itik yang baru kembali dari perjalanannya di waktu senja. Motif Batik Itiak Pulang Patang ini memeliki keunikan yakni terletak pada penamaan motif itu sendiri. Sebuah pertanyaan yang mungkin muncul adalah mengapa harus menggunakan kata 'Itiak' dan tidak menggunakan kata 'Ayam'? Jawaban dari pertanyaan ini merujuk kepada sifat yang dimiliki oleh kedua hewan tadi. It...
Minangkabau merupakan salah satu suku bangsa yang ada di Indonesia. Suku ini dimiliki oleh masyarakat Sumatera barat atau yang lebih dikenal dengan sebutan orang Padang . Masyarakat Padang sangat terkenal akan masakan nya yang enak dan memiliki cita rasa tersendiri. Buktinya aja kita sering menjumpai rumah makan Padang diberbagai daerah . Sambalado Tanak merupakan salah satu makanan khas Minang yang banyak dijumpai dirumah makan Padang . Didaerah Minang sambalado Tanak memiliki berbagai varian rasa dan cara memasak nya tersendiri, tergantung didaerah mana masakan itu berasal . . Sambalado Tanak lado diolah dari berbagai bahan masakan , mulai dari santan kelapa , cabe merah giling , rempah-rempah , lengkuas , serai , daun salam , daun kunyit , daun jeruk , kentang , petai , telur puyuh , teri , dan bumbu dapur lainnya . Kemudian bahan tersebut dimasak dikuali yang menggunakan bahan bakar kayu sehingga menambah kenikmatan cita rasa dari sambalado Tanak tersebut. Setelah itu di...
Rendang atau randang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan r empah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan. Rendang dapat dijumpai di R umah Makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di I ndonesia dan negara-negara A sia Tenggara lainnya. Di daerah asalnya, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan m asakan tradisional Minangkabau, masing-masing daerah di Minangkabau memiliki teknik memasak serta pilihan dan penggunaan...