makanan
319 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Dapur - Suku Gayo - Nanggroe Aceh Darussalam - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Aceh

Masyarakat Gayo, NAD menyebut tempat memasak dengan kata dapur.   Kamus bahasa Aceh-Indonesia (Abu Bakar et. al., 2001:159) mengartikan kata dapu sebagai dapur sebagai ruangan untuk memasak dan tungku. Kata dapu sering digabungkan dengan kata rumoh sehingga menjadi rumoh dapu, yang berarti ruang dapur di belakang rumah Aceh.    Tulisan ini menggunakan kata dapur untuk menunjuk ruang yang digunakan untuk memasak sedangkan tungku merujuk pada perapian untuk mengolah makanan.   Masyarakat Aceh menganggap dapur sebagai ruang pribadi yang hanya boleh dimasuki anggota keluarga. Adalah hal yang tidak sopan jika ada seorang tamu yang masuk ke dapur. Bahkan, anggota keluarga pria yang baru, misalnya menantu, baru boleh masuk ke dapur bila sudah menjadi anggota keluarga selama bertahuntahun Atau paling tidak ketika pasangan suami istri tersebut sudah mempunyai dua atau tiga anak.    Fungsi Dapur: Tempat menyimpan peralatan...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Dapue - Suku Aneuk Jamee - Nanggroe Aceh Darussalam - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Aceh

Masyarakat Suku Aneuk Jamee, NAD menyebut tempat memasak dengan kata dapue.   Kamus bahasa Aceh-Indonesia (Abu Bakar et. al., 2001:159) mengartikan kata dapu sebagai dapur sebagai ruangan untuk memasak dan tungku. Kata dapu sering digabungkan dengan kata rumoh sehingga menjadi rumoh dapu, yang berarti ruang dapur di belakang rumah Aceh.    Tulisan ini menggunakan kata dapur untuk menunjuk ruang yang digunakan untuk memasak sedangkan tungku merujuk pada perapian untuk mengolah makanan.   Masyarakat Aceh menganggap dapur sebagai ruang pribadi yang hanya boleh dimasuki anggota keluarga. Adalah hal yang tidak sopan jika ada seorang tamu yang masuk ke dapur. Bahkan, anggota keluarga pria yang baru, misalnya menantu, baru boleh masuk ke dapur bila sudah menjadi anggota keluarga selama bertahuntahun Atau paling tidak ketika pasangan suami istri tersebut sudah mempunyai dua atau tiga anak.    Fungsi Dapur: Tempat men...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Dapur - Suku Tamiang - Nanggroe Aceh Darussalam - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Aceh

Masyarakat Suku Tamiang, NAD menyebut tempat memasak dengan kata dapur.   Kamus bahasa Aceh-Indonesia (Abu Bakar et. al., 2001:159) mengartikan kata dapu sebagai dapur sebagai ruangan untuk memasak dan tungku. Kata dapu sering digabungkan dengan kata rumoh sehingga menjadi rumoh dapu, yang berarti ruang dapur di belakang rumah Aceh.    Tulisan ini menggunakan kata dapur untuk menunjuk ruang yang digunakan untuk memasak sedangkan tungku merujuk pada perapian untuk mengolah makanan.   Masyarakat Aceh menganggap dapur sebagai ruang pribadi yang hanya boleh dimasuki anggota keluarga. Adalah hal yang tidak sopan jika ada seorang tamu yang masuk ke dapur. Bahkan, anggota keluarga pria yang baru, misalnya menantu, baru boleh masuk ke dapur bila sudah menjadi anggota keluarga selama bertahuntahun Atau paling tidak ketika pasangan suami istri tersebut sudah mempunyai dua atau tiga anak.    Fungsi Dapur: Tempat menyimpan pe...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Dapur Rumah Tangga - Aceh - Nanggroe Aceh Darussalam - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Aceh

Masyarakat Aceh membagi dapur ke dalam tiga tipe berdasarkan fungsi dan bentuknya. Ketiga tipe dapur tersebut adalah dapur rumah tangga, dapur umum dan dapur produksi.   Dapur rumah tangga  Dapur rumah tangga berfungsi sebagai tempat mengolah makanan yang diperlukan oleh anggota rumah tangga. Dapur rumah tangga hanya digunakan oleh anggota rumah tangga yang bersangkutan. Selain sebagai ruang untuk memasak makanan sehari-hari, dapur rumah tangga juga digunakan untuk memasak keperluan upacara yang diselenggarakan oleh rumah tangga.          Sumber: http://melayuonline.com/ind/culture/dig/2612  

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Dapur Produksi - Aceh - Nanggroe Aceh Darussalam - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Aceh

  Masyarakat Aceh membagi dapur ke dalam tiga tipe berdasarkan fungsi dan bentuknya. Ketiga tipe dapur tersebut adalah dapur rumah tangga, dapur umum dan dapur produksi.   Dapur produksi  Dapur produksi atau sering pula disebut sebagai dapur perusahaan bersifat komersial dan bernilai ekonomis. Dapur produksi digunakan untuk mengolah makanan atau bahan makanan dengan tujuan komersial. Tidak semua orang bekerja di dapur produksi. Alasan seseorang bekerja di dapur produksi bukan ikatan sosial sebagaimana dalam dapur umum, atau karena sebuah kewajiban seperti dalam dapur rumah tangga, melainkan untuk mendapatkan upah atau bayaran ketika bekerja di dapur tersebut. Eksistensi dapur muncul ketika manusia mulai menemukan api dan mulai mengolah bahan makanan.        Sumber: http://melayuonline.com/ind/culture/dig/2612  

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Blangong Sudu - Aceh - Nanggroe Aceh Darussalam - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Aceh

Salah satu perkakas dapur yang juga memegang peranan penting dalam kebutuhan dapur rumah tangga disebut blangong sudü.  Pengertian yang umum yang dapat disamakan dengan pengertian wajan (penggorengan) yang terdapat di dalam kamus Bahasa Indonesia. Bentuknya ada dua macam. Ada yang berbentuk wajan yang dibuat dari besi atau dari alumanium dengan menggunakan dua buah telinga kiri dan kanan yang berfungsi sebagai tempat pegangan. Ada satu macam lagi yang bentuknya mempunyai sebuah tangkai yang juga berfungsi sebagai pegangan. Bahan baku yang dipergunakan untuk membuat blangong sudu dipergunakan tanah liat dengan menggunakan teknik putar seperti membuat periuk atau belanga seperti yang telah dijélaskan. Dewasa ini penggunaan blangong sudu di dapur-dapur tradisional sudah mulai tidak dipergunakan lagi atau sudah mulai ditinggalkan. Kedudukannya telah mulai digeser dengan wajan-wajan yang dibuat dari besi atau alumanium. Blangong sudi mempunyai fungs...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Ditelan Batu Ajaib
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Di desa Penurun di Tanah Gayo, hidup keluarga petani yang sangat miskin dengan dua anaknya. Setiap hari, Pak Tani berburu di hutan dan menangkap belalang di sawah. Belalang-belalang itu disimpannya dalam lumbung untuk diolah Bu Tani menjadi makanan. Suatu hari, Pak Tani belum juga pulang dari berburu. Kedua anaknya merengek kelaparan. Di dapur sudah tidak ada makanan apapun. Bu Tani kemudian menyuruh anaknya untuk mengambil belalang di lumbung dekat rumah mereka. Ternyata, ketika berada di lumbung, si anak lupa menutup pintu lumbung sehingga semua belalang beterbangan. Ia kembali ke rumah sambil menangis tersedu. Ia berterus terang kepada Bu Tani. Ya Tuhan! Bu Tani amat terkejut. Ia tahu Pak Tani akan marah besar. Pak Tani pun pulang tanpa membawa seekor hewan buruan. Bu Tani lalu berterus terang apa yang terjadi dengan mengatakan semua itu karena kecerobohannya. Mendengar hal itu, Pak Tani sangat murka dan mengursi Bu Tani. Sambil menangis Bu Tani pergi menuju ke Atu Be...

avatar
dans suha
Gambar Entri
Ditelan Batu Ajaib
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Di desa Penurun di Tanah Gayo, hidup keluarga petani yang sangat miskin dengan dua anaknya. Setiap hari, Pak Tani berburu di hutan dan menangkap belalang di sawah. Belalang-belalang itu disimpannya dalam lumbung untuk diolah Bu Tani menjadi makanan. Suatu hari, Pak Tani belum juga pulang dari berburu. Kedua anaknya merengek kelaparan. Di dapur sudah tidak ada makanan apapun. Bu Tani kemudian menyuruh anaknya untuk mengambil belalang di lumbung dekat rumah mereka. Ternyata, ketika berada di lumbung, si anak lupa menutup pintu lumbung sehingga semua belalang beterbangan. Ia kembali ke rumah sambil menangis tersedu. Ia berterus terang kepada Bu Tani. Ya Tuhan! Bu Tani amat terkejut. Ia tahu Pak Tani akan marah besar. Pak Tani pun pulang tanpa membawa seekor hewan buruan. Bu Tani lalu berterus terang apa yang terjadi dengan mengatakan semua itu karena kecerobohannya. Mendengar hal itu, Pak Tani sangat murka dan mengursi Bu Tani. Sambil menangis Bu Tani pergi menuju ke Atu Be...

avatar
dans suha
Gambar Entri
Sangkar Emas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Ada seekor raja burung parkit yang hidup beserta rakyatnya di sebuah hutan di Aceh. Mereka hidup damai. Tetapi kedamaian itu terusik oleh kedatangan seorang pemburu yang berhasil menaruh perekat di sekitar sangkar-sangkar burung parkit. Mereka berusaha melepaskan sayap dan badan mereka dari perekat tersebut. Namun, upaya tersebut gagal. Burung-burung parkit menjadi panik, keculi si Raja Parkit. “Tenang, Bila pemburu itu datang, kita berpura-pura mati. Setelah melepaskan perekat, pemburu itu akan memeriksa kita. Kalau ia melihat kita mati, ia akan membuang kita. Tunggulah sampai hitungan ke seratus, sebelum kita bersama-sama terbang kembali,” pesannya. Keesokan harinya, pemburu itu datang. Setelah melepaskan perekatnya, ia mengambil hasi tangkapannya. Betapa kecewanya ia mengetahui burung-burung parkit sudah mati tidak bergerak lagi. Namun sebelum hitungan ke seratus, tiba-tiba pemburu tersebut jatuh terpeleset hingga mengejutkan para burung parkit. Karena terkeju...

avatar
dans suha