makanan
319 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tumbang Gadong - Singkil - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Makanan ini terbuat dari ubi yang dalam bahasa Singkilnya adalah gadong. Rasanya kurang lebih seperti getuk lindri dari Jawa. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah: 1. Ubi 2. Kelapa 3. Gula 4. Garam Cara membuat: 1. Kupas kulit ubi 2. Cincang ubi hingga berukuran kira-kira 5 cm agar mudah ditumbuk. 3. Rebus ubi yang telah dicincang. Tiriskan. 4. Parut kelapa hingga halus. Kemudian tambahkan gula dan garam sesuai selera. 5. Campurkan/buat adonan kelapa parut dan ubi tersebut hingga merata. 6. Bentuk parutan kelapa dan ubi yang telah direbus sesuai selera. 7. Makanan siap dihidangkan. Kue tradisional ini pun dapat digoreng dengan menambahkan tepung terigu pada adonan ubi dan kelapa tersebut.   Sumber:  https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=1635

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Njekhuk - Kutacane - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Njekhuk adalah salah satu jenis makanan yang sangat populer di Kutacane khususnya saat musim durian, karena kuliner ini terbuat dari durian. Cara pembuatan Njekhuk itu sendiri sangatlah mudah, yaitu durian yang telah matang dikupas dan diambil bagian dagingnya saja, kemudian masukkan pada wadah yang tertutup dan diinapkan selama 2 hari sehingga daging durian tersebut menjadi asam. Durian yang telah menjadi asam tersebutlah yang dinamakan dengan Njekhuk. Sumber:  https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6785

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Susur - Simeulue - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Susur adalah makanan wajib yang dibawa pada saat proses pinangan (oleh keluaraga pihak laki-laki). Susur berwarna putih yang berarti putih hati dengan maksud bahwa kedatangan pihak keluarga untuk meminang adalah di dasari dengan niat yang bersih. Susur biasanya disajikan dengan lemang. Jumlah susur pada saat meminang adalah 12 susur. Angka 12 adalah simbol dari niatan pinangan. Selain untuk pinangan, susur disajikan pada saat maulid dan Hari Raya Idul Fitri/ Idul Adha. Bahan makanan: - Beras (yang di tumbuk) - Gula (dari Nira) - Air perasan talas   Sumber:  https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6863

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Seumuleng - Aceh Selatan - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Dalam Bulan Ramadan, ada yang khas di pasar-pasar tradisional di Aceh Selatan, yaitu adanya penjual Seumuleng. Begini penampakan Seumuleng.    Seumuleng adalah tunas rotan yang dimanfaatkan sebagai makanan.   Seumuleng adalah istilah dalam Bahasa Aceh Selatan untuk tunas rotan. Ada sebagian yang menyebut Gu Seumuleng, tapi mayoritas hanya menyebut Seumuleng saja karena jika dilihat secara Bahasa, ‘Gu’ berarti tunas, dan ‘Seumuleng’ sendiri adalah tunas rotan. Jadi menyebut ‘Seumuleng’ saja sudah cukup tanpa perlu menyebut ‘Gu’ lagi.    Uniknya, Seumuleng ini hanya muncul selama bulan Ramadan saja. Padahal tunas rotan sendiri bukanlah tunas yang tumbuh musiman mengikuti musim Ramadan. Tetapi begitulah kebiasaan yang ada di Aceh Selatan secara turun temurun. Jika sudah mulai memasuki bulan Ramadan, para petani mulai berburu tunas rotan di hutan, kemudian menjualnya di pasar-pasar tradisona...

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Tenggoli - Subulussalam - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

TENGGOLI adalah sejenis manisan yang diolah dari air tebu. Di Kota Subulussalam manisan ini dinamai tenggoli dan sudah turun temurun dibuat secara tradisional oleh warga setempat. Manisan ini paling laris saat bulan Ramadhan pengganti gula. “Paling banyak dicari pada bulan puasa untuk membuat kue lebaran,” kata Jahar Kombih (41) warga Desa Panglima Sahman, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam kepada Serambi, Sabtu (13/8) lalu. Jahar yang didampingi Jaddam Basri tokoh masyarakat setempat, mengaku sudah menggeluti usaha pembuat manisan tebu sejak tiga tahun lalu. Sejauh ini, poses pengolahan tebu menjadi manisan dilakukannya secara tradisional yakni dengan mengandalkan air sungai sebagai motor penggerak pemeras tebu. Sepintas, alat penggerak tebu yang disebut ‘Ilangen’ dan terapung di atas sungai Souraya itu mirip dengan jamban, bedanya alat ini dilengkapi dengan kincir yang berputar. Menurut Jahar, usaha pembuatan tenggoli sebenarnya merupakan trad...

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Cimpe - Aceh Tenggara - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Cemilan yang satu ini sudah sangat populer sekali dikalangan masyarakat Aceh bagian Tengah/Tenggara, Tanah Karo, dan bahkan dikenal juga di Tapanuli Selatan (Mandailing). Makanan khas ini, cara pembuatanya agak sedikit berbeda bila dibandingkan dengan beberapa daerah yang menjadikan sebagai penganan khas. Demikian dalam persoalan penyebutan nama. Di Kalak Alas (Orang Alas) biasanya menyebut makanan ini dengan nama cimpe. Sementara di Gayo mengenal makanan ini dengan nama yang berbeda yakni gutel. di Karo disebut cimpa unung. Cara pembuatan dan menyajikannya agak sedikit berbeda baik untuk nama cimpe, cimpa unung, maupun gutel, tetapi bahan-bahannya tetap sama. Contoh perbedaannya saja sebelum dikukus cimpe akan dibalutkan pada daun pandan sedangkan pada cimpa unung dibungkus dengan daun pisang atau daun palma. Sementara di Gayo ada yang dibalut dengan daun pisang ada juga yang langsung dikukus, tanpa pembalut terlebih dahulu. Bahan-bahan yang perlu kita sediakan dan...

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Leugoek - Aceh Barat Daya - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Leugoek  adalah salah satu makan khas yang berada di Kabupaten Aceh Barat Daya. Makanan ini terbuat dari sagu rumbia. Proses pembuatannya sagu dimasak pakai air dengan takaran tertentu hingga mengumpal lalu dibulat-bulatkan pakai tangan dengan besar seukuran bola pimpong atau sedikit lebih kecil dari  godok-godok  ketila . Selanjutnya diaduk dalam kelapa parut. Lazimnya warga membuat leugoek ketika ada kegiatan  meuseuraya  (saling bantu) misalnya membuat atap dari daun rumbia, potong kayu, ceumeuloe pade (mengarit), memanen padi bersama-sama serta menanam padi. Sumber:  http://sumaterapost.com/berita1/Leugoek-Makanan-Tradisional-yang-Nyaris-Hilang-di-Aceh-Barat-Daya-34268

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Gegerip - Aceh Tengah - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Gegerip,  makanan yang satu ini sudah jarang ada dan dibuat atau dijual oleh masyarakat gayo yang dikarenakan jarangnya peminat makanan ini mungkin dikarenakan tekstur makanan ini yang sangat keras dan alot (liet-Gayo).   Gegerip terbuat dari nasi yang dijemur dan dikeringkan yang kemudian dicampur dengan gula merah baru dionseng-onseng sebentar.   Sumber:  http://seni-indonesia45.blogspot.co.id/

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Tenaruh Itik Dedah - Aceh Tengah - Nanggroe Aceh Darussalam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Tenaruh Itik Dedah atau bila kita Bahasa Indonesia-kan Telur Bebek Dedah ini adalah salah satu masakan khas daerah Gayo. Teksturnya seperti yoghurt atau lelehan keju dengan rasa lemak dan asam yang lembut di mulut. Masyarakat Gayo pada umumnya pasti sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Selain karena rasanya yang enak dan unik, bagi Orang Gayo pasti punya cerita tersendiri dengan Tenaruh Itik Dedah ini. Pada dasarnya telur lain selain telur bebek juga bisa diolah menjadi telur Dedah. Namun telur bebek-lah yang paling enak untuk diolah dengan Olahan Dedah ini. Cara Pembuatan Tenaruh Itik Dedah Bahan Bahan Telur Bebek Selembar daun pisang Jeruk Sayur (Asam Jantar) Garam Alat-alat Sendok makan Kuali (boleh pakai Teflon juga) Kompor gas atau alternatif lain untuk memasak. Pisau Cara pembuatan Setelah semua bahan dan alat-alat tersedia potong terlebih dahulu daun pisang dengan bentuk potongan b...

avatar
Naufalrasyid