Wanita
226 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tangga Emas-mu, untuk Tinggi Hormat-ku
Ritual Ritual
Jawa Barat

Rasa hormat yang hadir menyeruak pada tiap sanubari adalah wujud pengakuan kehadiran seseoraan di kehidupan kita dalam posisi yang tinggi karena sebuah kedudukan. Hal tersebut mendorong setiap orang untuk dapatt dihormati dalam suatu lingkup masyarakat yang luas. Di Indramayu misalnya, tak jarang orang-orang berssimpuh pada kehormatan seseorang lebih didominasi oleh kedudukan materil daripada non-materil. Unsur materil yang paling ketara adalah perhiasan emas. Tentuulah hal ini menjadi sorotan kedudukan dan pandangan eksistensi yang menjadi indikator kehormatan terutama di kallangan kaum wanita. Penilaiannya bisa berasal dari kualitas emas, maupun dari kuantitas perhiasan yang termaktub di tubuh kita itu sendiri. Emas dilambangkan kejayaan dan kesuksesan seeorang. Pada tahun 1960-an, pendapatan ekonomi yang didapat individnya itu dikumulatifkan untuk membeli sebuah emas. Di sisi lain esensi kejayaan, emas juga menjadi nafkah suami ke istri yang djberikan pada awal bulan denn...

avatar
OSKM18_19818131_Firyal Nabihah
Gambar Entri
Kesenian Bajidoran Budaya Sunda
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Antusiasme Bajidoran di Kabupaten Subang masih tinggi. Di era modern ini banyak bermunculan kesenian baru atau pengaruh ke budayaan luar di lingkungan masyarakat Jawa Barat. Hanya ada sedikit masyarakat yang masih mempertahankan kesenian tradisional peninggalan nenek moyangnya. Bajidoran adalah kesenian Sunda yang sudah ada sejak dulu dan sangat populer di Kabupaten Subang meskipun bajidoran identic dengan beberapa hal negative namu antusiasme masyarakat terhadap kesenian tradisional ini ternyata masih sangat kuat terbukti dari sebuah sebuah hajatan perkawinan di Desa Wantilan Kec. Ciepundeuy kab. Subang yang menggelar Jaipongan yang di hadiri oleh bajidor kahot yang di kenal dengan eksistensi di zamannya sampai sekarang. Biasanya Jaipong di gelar jika ada hajat perkawinan, khitanan atau karyaan anak laki-laki. Adapun yang memprakarsai jaipongan itu sendiri adalah pemangku hajat adalah orang yeng memfasilitasi tempat dan di gelarnya acara jaipong, sinden atau ronggeng adalah wanita...

avatar
Oskm18_16018328_rayhan
Gambar Entri
Wanita Sunda
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Diraksukan kabaya Nambihan cahayana Dangdosan sederhana Mojang priangan   Wanita Sunda dilukis dengan pastel (1907) Koleksi Tropenmuseum, Belanda Koninklijk Instituut voor de Taal-, Land-, en Volkenkunde (KITLV), lembaga pengkaji bahasa dan budaya dari Belanda, memiliki sejumlah dokumentasi berupa foto yang menggambarkan wanita Sunda. Dari foto tersebut tampak wanita Sunda berkulit agak kekuningan, hidungnya agak mancung, dan perawakannya cukup lenjang. Yang cukup membuat kita terkejut, adalah pakaian yang dikenakannya. Wanita tersebut dibalut kain samping batik, tetapi, balutan kain itu tidak menutup bagian dadanya ( no bra ).   Patut dicatat bahwa potret itu merupakan hasil jepretan juru potret kolonial, dan terjadi pada awal abad ke-20 atau masa kolonial juga. Bagaimana dengan potret wanita Sunda lalu berdasarkan kesak...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Ronggeng Ketuk
Tarian Tarian
Jawa Barat

Seni tradisional tari Ronggeng Ketuk merupakan tarian yang dimainkan penari wanita dengan pasangan pria. Menurut warga sekitar di desa Lelea, seni Ronggeng Ketuk ini dimaksudkan untuk ngabibita (menggoda) agar para jejaka dan gadis saling berpandang-pandangan, untuk selanjutnya saling jatuh cinta. Tarian ini biasanya rutin dilaksanakan saat menggelar adat Ngarot. Kata ronggeng pada dasarnya adalah sebuah julukan untuk menunjukkan suatu identitas seseorang, biasanya penari wanita, dalam suatu jenis kesenian tertentu, ketuk tilu, tayuban, misalnya. Akan tetapi, kata tersebut juga bisa berarti sebagai suatu identitas untuk menunjukkan kesenian tertentu, Ronggeng Gunung, Ronggeng Ketuk, Ronggeng Tayub, misalnya. Dengan demikian, maka kata ronggeng bermakna ganda, yakni berarti sebagai penari wanita, dan berarti suatu jenis kesenian. Perlu diketahui, bahwa tidak semua penari wanita bisa disebut ronggeng, dan tidak pula suatu jenis kesenian yang menyertakan penari wanita bisa serta-merta...

avatar
Roro
Gambar Entri
Seni Tari Sumedang
Tarian Tarian
Jawa Barat

Atraksi Seni Tari yang ada di Kabupaten Sumedang terdiri dari berbagai jenis seni tari, yaitu : Pancawarna . Tarian ini menggambarkan tentang seseorang yang baru mendapatkan ilmu kesempurnaan hidup. Jayengrana . Asal kata dari Jaya ing rana. Sebuah tarian yang menggambarkan kegembiraan Raja Amir Hamzah ketika ditolong oleh dua putri cantik: Dewi Sirtupulati dan Ratu Sudarawerti untuk dapat melepaskan diri dari tahanan Raja Banu. Tari Jayengrana Tarian ini diciptakan  tahun 1942  ketika masyarakat Indonesia sedang mempersiapkan Revolusi yaitu menggambarkan potensi kekuatan wanita dalam berjuang jika bersatu akan membuahkan kekuatan yang besar, karena pada waktu itu masih banyak wanita-wanita yang dipingit. Gandamanah . Menggambarkan seorang patriot bangsa yang memiliki sikap tidak angkung dan sombong. Ibarat ilmu padi makin berisi makin merunduk. Gatotkaca Gandrung . Sebuah tarian yang menggambarkan ketika Gatotgaca cinta kepada Dewi Pergiwa Per...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Merak Priangan
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Merak Priangan (https://astyulianti.wordpress.com) Tari Merak merupakan tarian kreasi baru dari daerah Pasundan, Jawa Barat. Tarian ini diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri, seorang koreografer tari Sunda pada tahun 1950-an. Pada tahun 1965, tarian ini kembali diperkenalkan dengan kreasi gerak baru oleh Irawati Urban, seorang wanita pecinta seni tari yang berasal dari daerah Bandung, Jawa Barat. Di daerah Pasundan, tari Merak seringkali dimainkan ketika menyambut kedatangan tamu kehormatan dalam sebuah acara. Dalam sebuah pesta pernikahan adat Sunda, Tari Merak seringkali menjadi tari menyambut kehadiran pengantin lelaki yang hendak berjalan menuju pelaminan. Dalam sebuah pertunjukan, tari Merak umumnya dimainkan oleh seorang atau beberapa orang penari wanita. Ketika pertunjukan, mereka mengenakan kostum yang penuh warna, seperti merah, kuning, serta hijau. Konon, warna itu menggambarkan pesona warna dari burung merak. Untuk menambah kesan menarik, mereka juga me...

avatar
Roro
Gambar Entri
Ambil-ambilan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Ambil-ambilan:  (sumber: E-book Permainan Rakyat Jawa Barat Dalam Dimensi Budaya. Alif, M. Zaini. 2013. Jawa Barat.)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Batik Indramayu Motif Kembang Betah
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

  Batik Indramayu Motif Kembang Betah Batik Indramayu seringkali disebut juga sebagai batik Dermayon atau batik Paoman. Keindahan alam dan berbagai fenomena yang terjadi di Indramayu telah mendorong lahirnya kreativitas pembatik Indramayu dalam menciptakan motif batik. Latar belakang kehidupan nelayan dan petani menjadi ciri dan identitas batik Indramayu. Ciri khas yang terlihat dari Batik Indramayu adalah ragam flora dan fauna diungkap secara datar, dengan banyak lengkung dan garis-garis yang meruncing atau riritan, latar putih dan warna gelap dan banyak titik yang dibuat dengan teknik cocolan jarum, serta bentuk isen-isen atau sawut yang pendek dan kaku. Sentra kerajinan batik di Kabupaten Indramayu umumnya berada di pesisir meliputi Kelurahan Paoman, Desa Pabean Udik, Karang Song, Terusan, Sindang dan Dermayu. Batik Indramayu tersedia dalam beragam jenis produk mulai dari bahan belum jadi (kain) sampai produk siap pakai seperti kemeja pria dan pakaian wanit...

avatar
Roro
Gambar Entri
Batik Motif Buroq
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Sebagai salah satu daerah tempat pusat perkembangan agama Islam di Jawa adalah Kota Cirebon yang kaya dengan tradisi-tradisi bernuansa Islami. Salah satu keseniaan yang sampai sekarang masih sering dipertunjukkan adalah kesenian Buroq. Satu bentuk seni yang awalnya diperkenalkan oleh Sunan Gunung Jati sebagai sarana silaturahmi ketika beliau mengajak masyarakat berkumpul sambil memberikan dakwah Islam. Buroq adalah “hewan bersayap” yang disebut dalam Al Quran sebagai tunggangan Nabi Muhammad SAW ketika melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj. Cerita mengenai buroq ini dikembangkan dalam imajinasi berupa hewan berbentuk kuda bersayap dengan kepala wanita cantik yang berkerudung. Dalam perkembangannya, kesenian buroq ini menjadi sebuah pagelaran untuk kirab diyakini mulai dikembangkan pada tahun 1934 oleh seniman bernama abah Kalil di Desa Kalimoro, kecamatan Babakan, Cirebon. Kesenian buroq digunakan sebagai arak-arakan untuk acara khitanan, khata...

avatar
Roro