Tahun Baru
413 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bowoa Migö - Nias - Sumatera Utara
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Tempat daging babi yang hendak dibawa kepada orang yang dihormati, misalnya: orang tua (Sadono), paman (Sibaya), mertua (Matua) dsb. Terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan pasir halus dari sungai. Dibentuk dengan menggunakan satu batu bulat dan satu palu kayu sebagai pemukul. Setelah terbentuk baru dibakar dalam api sabut kelapa yang sudah kering. Tinggi 28,9 cm dengan lingkaran 31,85 cm.   Sumber: http://gabriellaia.blogspot.co.id/2008/12/peralatan-tradisional-nias.html

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Ulos
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Utara

Ulos Bintang Maratur  ini adalah jenis Ulos yang paling banyak digunakan di dalam acara-acara adat Batak. Menurut informasi, ada dua jenis Ulos Bintang Maratur. Atau lebih tepatnya ada dua jenis asal pembuat jenis ulos ini, yakni dari Tapanuli (Tarutung) dan Toba (Balige dan Samosir sekitarnya). Bisa dikatakan motif dan corak hampir sama, yaitu motif zigzag mirip gelombang nadi (turun-naik) atau lebih mirip dengan gambaran gelombang suara/ audio.  Ulos Bintang Maratur yang berasal dari Tapanuli Utara (Tarutung) itu memiliki motif tambahan yakni berupa gambar bintang besar di bagian kepala ulos atau di kedua bagian ujung ulos tersebut. Sementara yang berasal dari Toba tidak memiliki motif tambahan. Ulos ini sudah jarang sekali ditenun manual, hanya berapa saja yang bertahan bertenun manual dan hal ini masih ditemukan di daerah Tarutung saja. M akna dan fungsi Ulos Bintang Maratur ini memiliki fungsi yang berbeda juga sesuai dengan daerah masing-masing. ...

avatar
Anastasya12
Gambar Entri
MARSIBAHE
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Utara

MARSIBAHE Permainan tradisional merupakan permainan yang diperoleh dari pengetahuan yang turun temurun yang bentuk atau wujudnya menyenangkan dan menggembirakan anak karena berfungsi sebagai media permainan. Hampir di setiap daerah memiliki permainan tradisional, akan tetapi permainan itu sebagian besar hampir sama jenisnya hanya menyebutkan namanya saja yang berbeda, misalnya permainan di suku batak toba, bermain galasin disebut bermain margala, engklek disebut marsitekka, engrang disebut marjalengkat dan lain sebagainya. Untuk permainan tradisional batak toba marsibahe bisa dikatakan sedikit berbeda karena kemungkinan tidak ditemukan di daerah lain di nusantara ini. Permainan marsibahe adalah permainan yang dimainkan dengan cara berpasangan dan bergendongan serta melemparkan benda dari kayu yang harus saling mengenai sampai garis finish. Permainan ini sebaiknya dimainkan diluar ruangan karena membutuhkan tempat yang luas meskipun dapat juga dimainkan di dalam ruangan yang luasnya...

avatar
Yogiputra29
Gambar Entri
Mangokkal Holi
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Indonesia memiliki banyak sekali Budaya yang unik dan berbeda untuk setiap daerah. Indonesia yang memiliki Kekayaan Budaya yang beragam dari sabang sampai merauke merupakan suatu kebanggaan bagi kita. Dan kita sebagai penerus bangsa sudah sewajarnya melestarikannya dan selalu mengabadikannya untuk anak cucu kita nanti, dan mengenalkan kepada mereka identitas kita sebagai negara yang besar. Dalam kesempatan ini saya akan mengupas tentang salah satu Tradisi adat Batak toba yaitu Mangokal Holi (menggali dan memindahkan tulang belulang leluhur) sebagai bentuk cagar budaya, yang kita harapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya, agar kelak para generasi penerus kita tidak kehilangan identitas bangsa kita tercinta ini. Adapun Tradisi mangokkal holi atau menggali dan memindahkan tulang belulang leluhur Bagi masyarakat Batak Toba di Sumatra Utara, merupakan ajang untuk menghormati para leluhur. Lewat mangokal holi juga, orang Batak Toba berharap mendapat limpahan berkat, berupa banyak...

avatar
Yolandapatrisia
Gambar Entri
Nyi Roro Kidul sian Tano Batak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Dikisahkan, perjalanan etnis Batak dimulai dari seorang raja yang bernama Siraja Batak , yang turun di Pusuk Buhit dan mempunyai dua orang putra yaitu Putra sulung diberi nama Guru Tatea Bulan dan kedua diberi nama Raja Isumbaon. Guru Tatea Bulan mempunyai isteri yang bernama Si Boru Baso Bolon , dan mempunyai keturunan 5 orang putra dan 5 orang putri, Putra (sesuai urutan): 1. Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, Raja Sigumeleng-geleng), tanpa keturunan 2. Tuan Sariburaja (keturunannya Pasaribu) 3. Limbong Mulana (keturunannya Limbong). 4. Sagala Raja (keturunannya Sagala) 5. Silau Raja (keturunannnya Malau, Manik, Ambarita dan Gurning) Putri 1. Si Boru Biding Laut, (Diyakini sebagai Nyi Roro Kidul) 2. Si Boru Pareme (kawin dengan Tuan Sariburaja, ibotona) 3. Si Boru Anting Sabungan, kawin dengan Tuan Sorimangaraja, putra Raja Isombaon 4. Sinta Haumasan 5. Si Boru Nan Tinjo (tidak kawin). Ketika Sibaso Bolon hendak melahirkan Raja Uti, terjadi kejadian yang aneh, berki...

avatar
Yolandapatrisia
Gambar Entri
Asal Mula – Tungkot Tunggal Panaluan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Asal Mula - Tungkot Tunggal Panaluan Tungkot Tunggal Panaluan adalah salah satu seni dari suku Batak yang sudah terkenal diseluruh dunia, yang diukir menurut kejadian sebenarnya dari kayu tertentu yang juga memiliki kesaktian. Inilah kisah singkat tentang asal mula Tungkot Tunggal Panaluan. Zaman dahulu di huta Sidogordogor Pangururan tinggallah keluarga yang sudah lama tidak mempunyai keturunan 7 tahun lamanya, Guru Hatahutan dan istrinya Nasindak Panaluan. Akhirnya keluarga inipun dikaruniai keturunan setelah selama 7 tahun penantian berdoa kepada Ompu Mula Jadi Na Bolon. Setalah 13 bulan lamanya mengandung lahirlah anak dari mereka Linduak (=kembar) laki-laki dan perempuan. Kemudian diadakanlah pesta Martutu Aek (memberi nama) kepada kedua anak itu yang saat itu upacara atau pesta ini dipimpin oleh Agama Parbaringin. Setelah diadakan ritual untuk dalam acara Martutu Aek tersebut, dinamailah anak laki-laki Aji Donda Hatautan dan anak perempuan itu Siboru Tapi Nauasan. Penat...

avatar
Rohotmualtamba
Gambar Entri
Mamaholi
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Mamoholi disebut manomu-nomu yang maksudnya adalah menyambut kedatangan (kelahiran) bayi yang dinanti-nantikan itu. Disamping itu juga dikenal istilah lain untuk tradisi ini sebagai  mamboan aek ni unte  yang secara khusus digunakan bagi kunjungan dari keluarga hula-hula/tulang. Pada hakikatnya tradisi mamoholi adalah sebuah bentuk nyata dari kehidupan masyarakat Batak tradisional di bona pasogit yang saling bertolong-tolongan (masiurupan). Seorang ibu yang baru melahirkan di kampung halaman, mungkin memerlukan istirahat paling tidak 10 hari sebelum dia mampu mempersiapkan makanannya sendiri. Dia masih harus berbaring di dekat tungku dapur untuk menghangatkan badanya dan disegi lain dia perlu makanan yang cukup bergizi untuk menjamin kelancaran air susu (ASI) bagi bayinya. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu, maka saudara-saudara sekampung akan secara bergantian dari hari ke hari berikutnya mempersiapkan makanan bagi si ibu berupa nasi, lauk daging ayam atau ika...

avatar
Iska129
Gambar Entri
Asal Mula Sihombing dan Naibaho Marpadan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada zaman dulu di sebuah desa , ada seorang perempuan yang sangat cantik jelita, karena kecantikannya banyak anak raja datang untuk melamarnya sebagai isteri . Di antara anak raja-raja tersebut hanya satu yang berhasil menundukkan hati perempuan tersebut , yaitu anak Raja Sinaga dari daerah Sirait .dan perempuan itu bernama Siboru Naitang. Untuk memeriahkan pesta perkawainan itu, Raja Sinaga membuat pesta yang sangat meriah selama tujuh hari tujuh malam. Jika dilihat dari segi ketampanan dan kegagahan memang anak Raja Sinaga pantas mendapatkan seorang istri yang cantik ,tetapi jika dilihat dari segi sifat dan tingkah laku memang mereka kurang serasi. Setelah mereka menikah, sering Siboru Naitang sering melamun, dan terbawa arus pikirannya , sudah sering anak Raja Sinaga memperingati isterinya supaya lebih terbuka menerima dirinya sebagai suami, namun hal ini tidak digubris oleh isterinya .Lama kelamaan sikap anak Raja Sinagapun berubah dan sering menjadi kasar dan akhirnya dia mulai...

avatar
Yolandapatrisia
Gambar Entri
Si Boru Tumbaga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Di desa Sisuga-suga tinggallah seorang tua bernama Ompu Guasa. Dia mempunyai seorang adik bernama Amani Buangga. Namun sang adik tidak seperti abangnya yang sudah lama memiliki banyak harta. Konon pada masa mudanya Ompu Guasa rajin berniaga ke daerah Barus serta punya banyak kenalan. Sekarang uban mulai menjadi mahkota di kepalanya. Sehari-hari pun ia lebih suka berdiam di rumah untuk merenungkan perjalanan hidup. Tiba-tiba pikiran Ompu Guasa terantuk kembali pada kenyataan bahwa dirinya belum memiliki seorang anak lelaki untuk mewarisi semua hartanya. Istrinya pun sudah lama meninggal. Dua orang putrinya, bernama Siboru Tumbaga dan Siboru Buntulan, tak mungkin mewarisi semua harta kelak. Adat selama ini seperti memastikan hak waris hanya dapat diteruskan oleh anak laki-laki. Kenyataan itulah yang sering membuat Ompu Guasa gelisah meskipun adiknya mempunyai keturunan laki-laki Kegelisahan Ompu Guasa sangat terkesan dalam batuknya. Namun selalu beliau menyembunyikan perasaan dengan men...

avatar
Yolandapatrisia