Tari Yele Fulang Tari Yele Fulang, adalah tari yang diangkat dari mitologi suku "TOMINI LAUJE" Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah. Berkisah tentang seorang putri dari pasangan Saemandulang dan permaisuri Yele Lumut yang merupakan raja pertama Tinombo bernama Yele Fulang. Yele Fulang terkenal cantik, pemberani, serta dicintai oleh rakyatnya. Sejak remaja, dia berpisah dengan kedua orangtuanya dan mendirikan kerajaan kecil di sekitar Sungai Palasa. Yele Fulang memiliki pohon kesayangan yakni pohon kayu manis. Pohon yang tumbuh di dekat sungai ini menjadi tempat pelipur laranya. Karena terlalu cinta dengan pohon tersebut Yele Fulang berpesan bila ia meninggal dunia ia ingin agar jasadnya digantung dipohon tersebut. Akhirnya kematian Yele Fulang meninggalkan duka yang dalam bagi rakyat, sesuai pesannya, jasad Yele Fulang digantung dipohon kayu manis tersebut. Namun, berkat kekuasaan sang dewa jasad Yele Fulang berubah menjadi batu. Dahulu, batu tersebut di jad...
Sulawesi Tengah adalah salah satu provinsi yang ada di Indonesia. Di sana ada satu sukubangsa yang bernama Kaili. Di kalangan mereka ada satu jenis permainan yang disebut sebagai tilako, yaitu sebuah permainan berjalan menggunakan alat yang terbuat dari bambu dan pelepah sagu atau tempurung kelapa. Tilako disamping nama sebuah permainan juga sekaligus nama alat yang digunakan untuk permainan tersebut. Tilako itu sendiri merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “ti” dan “lako”. “Ti” adalah kata awalan yang menunjukkan kata kerja dan “lako” secara harafiah berarti “langkah/jalan”. Dalam permainan ini “tilako” adalah alat yang dipakai untuk melangkah atau berjalan. Permainan ini dalam dialek Rai disebut kalempa yang juga merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “ka” dan “lempa”. “Ka” adalah kata awalan yang menunjukkan kata kerja dan “lempa” berarti “langkah&rdqu...
Nobangan adalah sebutan bagi orang Kaili di Sulawesi Tengah untuk sebuah permainan melempar kemiri yang dijadikan gacu ke sebuah lingkaran yang di dalamnya terdapat kemiri lain sebagai taruhannya. Nobangan itu sendiri merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “no” dan “banga”. “No” adalah kata awalan yang menunjukkan kata kerja dan “banga”, yang secara harafiah berarti “tempurung kelapa”, dalam permainan nobangan berarti suatu kejadian pada saat gacu mengenai dan mengeluarkan kemiri taruhan dari dalam lingkaran. Saat itu para pemain akan berteriak mobanga. Jadi, kata mobanga sebenarnya hanya berhubungan dengan kena atau tidaknya gacu pada taruhan yang ada di dalam lingkaran. Pemain Permainan nobangan ini dapat dikategorikan sebagai permainan anak-anak, yang pada umumnya dilakukan oleh anak laki-laki usia 7--14 tahun. Jumlah pemainnya 2--6 orang. Tempat Permainan Permainan yang disebut...
Asal-usul Sulawesi adalah salah satu pulau yang ada di Indonesia. Dan, Kaili adalah salah satu sukubangsa asal yang ada di sana. Di kalangan mereka ada satu permainan yang disebut sebagai nojapi-japi. Meskipun namanya demikian, bukan berarti bahwa yang diadu adalah sapi yang sesungguhnya, tetapi sapi-sapian (mainan sapi). Kapan dan dimana permaian ini bermula sulit diketahui dengan pasti. Yang jelas nojapi-japi adalah bahasa setempat yang merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “no” dan “japi”. “No” adalah kata awalan yang menunjukkan kata kerja dan “japi”, yang berarti sapi. Dengan demikian, nojapi-japi dapat diartikan sebagai bermain sapi-sapian. Pemain Permainan nojapi-japi dapat dikategorikan sebagai permainan anak-anak. Pada umumnya permainan ini dilakukan dilakukan oleh anak laki-laki yang berusia 7--12 tahun. Jumlah pemainnya 2--6 orang. Tempat dan Peralatan Permainan Permainan yan...
Kaledo merupakan masakan khas daerah Palu, Sulawesi Tengah, yang dimana masakan ini menggunakan bahan dasar daging dan tulang kaki sapi. Nah ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari masakan ini, karena memang masakan ini menggunakan bahan dasar daging sapi dan tulang kaki sapi, diantaranya yaitu dapat mencegah anemia, mencegah diabetes, meningkatkan sel darah merah, meningkatkan kesehatan kulit dan dapat mencegah penyakit stroke dan serangan jantung. Jika anda ingin tahu cara membuat kaledo yang enak dan gurih ini, silahkan anda simak selengkapnya dibawah ini. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat resep kaledo : 1 kg Daging Sapi dan Tulang Kaki Sapi 20 buah Cabai Rawit Hijau 6 ruas Asam Jawa yang mentah 1 batang Serai 1 ruas Jahe Garam secukupnya 1 buah Jeruk Nipis Penyedap Rasa Nah setelah anda menyiapkan semua bahan-bahan yang diperlukan, silahkan anda simak bagaimana cara membu...
Asam-Asam Ikan Gabus Resep masakan Sulawesi Tengah : Resep selengkapnya memasak Asam-Asam Ikan Gabus adalah sebagai berikut, Bahan : 1 kg ikan gabus, potong 10 cm 1 sdm air jeruk nipis 1 sdt garam 2 liter air 3 sdm minyak untuk menumis Bumbu : 12 butir bawang merah, iris tipis 6 siung bawang putih, iris tipis 5 buah cabai merah besar, iris serong 10 buah cabai rawit merah, iris serong 1 buah tomat ukuran besar, potong-potong 3 batang serai, memarkan 5 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek 8 buah belimbing wuluh, potong melintang 1 sdt gula pasir 1 ½ sdm garam Cara Membuat Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam, biarkan selama 15 menit. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Tambahkan cabai merah cabai rawit, tomat, serai, dan daun jeruk purut. Aduk-aduk hingga layu. Masukkan air, belimbing w...
Uta Dada Uta dada merupakan menu populer dari Kota Palu. Mari kita mengenal masakan yang satu ini. Uta dada adalah sebuah makanan khas dari tanah kaili yang terbuat dari kuah santan dan daging ayam sebagai bahan baku utamanya. Masakan uta dada bisa dibilang mirip dengan opor, namun uta dada memiliki cita rasa khas dan pastinya sangat sedap untuk disantap bersama keluarga di rumah. Anda semakin penasaran, langsung saja mari kita intip cara memasak Uta Dada dari resep berikut ini, Pertama siapkan bahan dan bumbu, Bahan 1 ekor ayam kampung, potong 8 bagian 300 ml santan encer 400 ml santan kental 2 batang serai, memarkan 3 buah tomat mengkal, potong-potong Bumbu yang Dihaluskan 8 siung bawang merah 5 siung bawang putih 20 buah cabai rawit hijau 2 cm kunyit, bakar 3 cm jahe Cara Membuat Bakar ayam hingga setengah matang, angkat. Masukkan ayam baka...
Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia. Provinsi yang beribukota Palu ini memiliki banyak sekali kuliner. Salah satunya adalah Sop Kaledo. Sop Kaledo merupakan makanan khas kota Palu yang berbahan dasar daging sapi dan tulang kaki sapi. Sop Kaledo menjadi salah satu makanan wajib yang harus dicicipi saat berkunjung ke kota Palu. Sop Kaledo sendiri memiliki berbagai manfaat, yaitu mencegah anemia, mencegah diabetes, meningkatkan sel darah merah, meningkatkan kesehatan kulit, dan mencegah serangan jantung. Banyaknya manfaat yang didapat dari Sop Kaledo karena makanan ini bahan utamanya yaitu daging sapi dan tulang kaki sapi. Kuliner yang berbahan dasar potongan Kaki Sapi ini, merupakan ikon Kota Palu. Dibalik rasanya yang khas itu, terdapat rangkaian kisah yang menggambarkan perjalanan peradaban etnis Kaili, dari masa ke masa di Lembah Palu. Bagaimanakah perjalanan itu, berikut penuturan seorang budayawan dan pemerhati sejarah Sulawe...
Kaledo merupakan masakan khas daerah Palu, Sulawesi Tengah, yang dimana masakan ini menggunakan bahan dasar daging dan tulang kaki sapi. Nah ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari masakan ini, karena memang masakan ini menggunakan bahan dasar daging sapi dan tulang kaki sapi, diantaranya yaitu dapat mencegah anemia, mencegah diabetes, meningkatkan sel darah merah, meningkatkan kesehatan kulit dan dapat mencegah penyakit stroke dan serangan jantung. Jika anda ingin tahu cara membuat kaledo yang enak dan gurih ini, silahkan anda simak selengkapnya dibawah ini. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat resep kaledo : 1 kg Daging Sapi dan Tulang Kaki Sapi 20 buah Cabai Rawit Hijau 6 ruas Asam Jawa yang mentah 1 batang Serai 1 ruas Jahe Garam secukupnya 1 buah Jeruk Nipis Penyedap Rasa Nah setelah anda menyiapkan semua bahan-bahan yang diperlukan, silahkan anda simak bagaimana cara membuat...