budaya
33 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sirih Pinang Sorong
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua Barat

Sirih Pinang merupakan salah satu yang khas dari papua.Cara memakan pinang: Mahkota pinang dikupas dengan tangan, kulit dikupas dengan gigi. Ini bisa menguatkan gigi. Usai dikupas, kunyah biji pinang hingga hancur dan halus.Pertama akan sangat mengejutkan. Ada rasa pahit dan sepat luar biasa yang menyeruak di mulut. Ini memicu air liur berproduksi terus-menerus dalam jumlah banyak, bercampur dengan sari pinang. Langkah selanjutnya adalah mencocolkan batang sirih ke kapur, untuk kemudian digigit dan dikunyah bersama pinang. Jangan sampai kapur menyentuh lidah, karena bisa membuat lidah terbakar. Kunyah,terus hingga warna pinang memerah. Sumber : https://dindawindy.wordpress.com/2015/06/12/tentang-kota-sorong-budaya-papua-makanan-khas-papua-dan-ciri-khas-papua/

avatar
Megaarsitath
Gambar Entri
Sirup Pala - Fakfak - Papua Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua Barat

Bahan-bahan 750 gram buah pala masak, kupas, buang biji lalu cincang kasar 750 ml air 500 gram gula pasir ¼ sdt citrunzuur   Cara membuat Campur buah pala cincang dengan 400 ml air lalu diblender. Tuang air blender pala ke dalam panci. Masukkan gula pasir, tambahkan 350 ml air lagi lalu rebus hingga mendidih. Buang buihnya, saring di baskom dan dinginkan. Hidangkan sebagai minuman segar dengan ditambah air dan es batu.   Tempat yang menyediakan: Nutmeg Cafe, Beside Fort Belgica , Banda Neira, Indonesia, +62 812-9605-5698 Sumber : https://www.bacaresepdulu.com/resep-sirup-pala/ http://liaviratamaladjahaya.blogspot.co.id/2015/12/budaya-makanan-dan-ciri-khas-kota-fak.html

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Manisan Pala Kering - Fakfak - Papua Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua Barat

Peralatan Pisau Wadah plastik, sebagai alat tampung Bahan-bahan Buah pala secukupnya Garam secukupnya Air putih secukupnya Langkah Membuat Cemilan Manisan Pala Kering Enak Butiran buah pala dilepas kulitnya lalu diredam dalam air yang sudah dicampur dengan garam sekitar satu malam lamanya. Buah pala yang sudah selesai direndam kemudian dibelah dan diiris (umunya dibentuk seperti bunga mekar, kipas atau ring). Taburi terlebih dahulu buah palanya dengan gula pasir secara merata agar buah palanya terasa manis. Ulangi menaburkan gula pasir pada buah pala hingga tiga kali pengulangan. Jemur buah pala sekitar 4-5 hari lamanya di bawah terik matahari langsung hingga benar-benar kering. Angkat dan kemas. Manisan pala kering siap dinikmati.   Sumber : http://liaviratamaladjahaya.blogspot.co.id/2015/12/budaya-makanan-dan-ciri-khas-kota-fak.html https://www.makanajib.com/resep-ce...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Manisan Pala Basah - Fakfak - Papua Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua Barat

Peralatan Pisau Wadah plastik, sebagai alat tampung Bahan-bahan Buah Pala secukupnya Garam secukupnya Air putih secukupnya Langkah Membuat Manisan Pala Basah Enak Seperti membuat pala kering, langkah awal membuat pala basah juga mengupas kulit buah pala terlebih dahulu kemudian merendamnya dalam air garam. Setelah itu, iris buah pala dengan bentuk sesuai selera dan cuci bersih. Taburkan gula pada irisan buah pala sampai beberapa kali pengulangan sampai meresap dan gulanya meleleh. Masukkan manisan pala basah ke dalam wadah seperti keler atau wadah dengan penutup. Manisan pala basah siap dinikmati.   Sumber : http://liaviratamaladjahaya.blogspot.co.id/2015/12/budaya-makanan-dan-ciri-khas-kota-fak.html https://www.makanajib.com/resep-cemilan-manisan-pala-kering-dan-basah/

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Papeda Khas Fakfak - Fakfak - Papua Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua Barat

Bahan: Tepung sagu 100 gr Air 1000 cc Garam 1/2 sdt Gula 1/2 sdt Cara membuat: Cairkan tepung sagu dengan sebagian air, kurang lebih 300 cc. Tambahkan pula garam dan gula. Rebus sisa air (700 cc) hingga mendidih. Tuangkan air mendidih ke dalam adonan tepung sagu secara perlahan-lahan sembari diaduk-aduk hingga sagu matang merata. Tanda sagu sudah matang adalah warnaya menjadi putih bening. Jika matangnya belum merata, adonan sagu bisa dimasak sebentar di atas api kecil sambil terus diaduk. Begitu matangnya sudah merata, segera angkat sagu dan sajikan hangat. Bila dingin tekstur dan rasanya bisa berubah. Hidangkan papeda dengan ikan kuah kuning dan tumis sayuran (biasanya kangkung atau bunga pepaya). Untuk mengambil adonan sagu yang lengket gunakan dua bilah sumpit yang dipegang kedua tangan. Masukkan sumpit dalam adonan lalu putar-putar dengan cepat. Masukkan adonan sagu ke dalam piring yang sudah di...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Selai Buah Pala - Fakfak - Papua Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua Barat

Bahan dan Peralatan Untuk Membuat Selai Buah Pala Berikut beberapa bahan dalam pembuatan selai buah pala; Bahan Buah pala matang. Gula pasir putih bersih yang sudah dihaluskan, sehingga menghasilkan tepung gula. Senyawa pektin. Tepung agar-agar. Asam sitrat, asam asetat, atau cairan asam dari perasan buah jeruk nipis. Peralatan Pisau dan landasan. Mesin penggiling. Wadah pemasak bubur. Kompor atau tungku. Botol kaca atau plastik es batu. Alat pemasang segel plastik. Cara Pengolahan Buah Pala Menjadi Selai Berikut cara-cara pengelolahan selain dari buah pala; Kupas lapisan terluar dari buah pala setipis mungkin, lalu cincang atau potong kulit buah pala menjadi kecil-kecil dan segera rendam dalam larutan natrium bisulfit hangat dengan suhu antara 70 – 80 selama 20 menit. Tiriskan cincangan atau potongan kulit pala yang direndam tadi, selanjutnya haluskan menggunakan al...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tari Wutukala
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Wutukala adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Suku Moy di Papua Barat. Tarian ini menggambarkan aktivitas masyarakat saat berburu ikan. Biasanya tarian ini dilakukan secara berkelompok atau berpasangan antara penari pria dan penari wanita. Tari Wutukala merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Papua Barat, khususnya daerah pesisir Sorong dimana masyarakat Suku Moy tinggal. Tarian ini biasanya ditampilkan di berbagai acara seremonial adat di sana.   Sejarah Tari Wutukala Tari Wutukala ini merupakan tarian yang menggambarkan aktivitas masyarakat Suku Moy saat berburu ikan. Suku Moy sendiri merupakan salah satu suku yang tinggal di wilayah pesisir Sorong, Papua Barat. Sejak dulu sebagian besar masyarakat di sana memang berprofesi sebagai nelayan atau pemburu ikan. Menurut sejarahnya, pada zaman dahulu masyarakat Suku Moy hanya menggunakan tombak sebagai alat untuk mencari ikan.   Namun seiring dengan semakin susa...

avatar
Regina Berliani
Gambar Entri
Tari Suanggi
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Suanggi salah satu tarian dari Papua tepatnya di Papua Barat, sejarah singkatnya tarian ini menceritakan tentang suami yang ditinggal mati oleh istrinya. Konon tarian tradisional yang satu ini sangat bernuansa magis karena seperti ritual. Terlihat dari namanya ‘Suanggi’ yang mengandung arti roh jahat, konon roh tersebut memiliki janji yang belum ditebus semasa ia hidup, dan ketika mati ia akan menjadi roh penasaran. Roh tersebut akan memasuki jiwa perempuan yang masih hidup dan mencelakakan orang lain. Tidak banyak orang yang mengetahui asal usul tarian tersebut, hal ini terlihat dari info yang sangat sedikit didapat mengenai tarian ini. Bila kamu melihat gerakan tariannya, seperti seorang dukun yang akan menyembuhkan penyakit pasiennya. Didalam kepercayaan magis masyarakat Papua Barat, Suanggi merupakan roh jahat (kapes) karena belum ditebus dan belum mendapatkan kenyamanan di alam bakanya. Roh-roh ini biasanya akan merasuki tubuh wanita. Wanita yang meninggal...

avatar
Regina Berliani
Gambar Entri
Tari Magasa
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Magasa adalah tarian tradisional masyarakat Suku Arfak di Provinsi Papua Barat. Tarian ini biasanya akan dibawakan secara masal oleh para penari pria dan penari wanita. Mereka akan menari dengan saling bergandengan tangan serta membentuk barisan memanjang layaknya seperti ular, sehingga banyak yang menyebut tarian ini dengan   Konon Tari Magasa telah ada sejak zaman dahulu kala. Tarian ini merupakan salah satu tradisi adat dari masyarakat Suku Arfak. Suku Arfak sendiri merupakan suku asli yang telah lama mendiami wilayah Pegunungan Arfak di Manokwari, Provinsi Papua Barat. Tarian ini dulunya dilakukan untuk merayakan kemenangan ataupun keberhasilan dalam melakukan sesuatu. Selain itu juga Tari Magasa sering ditampilkan dalam menyambut para tamu kehormatan yang sedang datang ke sana.   Tarian ini dilakukan untuk ungkapan rasa syukur serta kebahagiaan masyarakat atas apa yang telah mereka dapatkan. Seiring dengan berjalannya waktu, Tari Magasa ini masih...

avatar
Regina Berliani