Wanita
79 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Ratoh Duek
Tarian Tarian
Aceh

Assalammualaikum, jamee baro trok Tameung, tameung jak pioh u ateuh tika Karena, karena saleum  Nabi k heun Sunnah Jaro, Jaro ta mumat syarat mulia..   Penari-penari wanita mendendangkan lagu sembari menari; menepuk-nepukan dada, menjentik-jentikan jari, menggeleng-gelengkan kepala dan melakukan berbagai gerakan dalam posisi duduk berlutut sambil sesekali bangun dari duduk dan berdiri diatas lutut mereka, lalu kemudian sesekali pula membungkukan badan hingga kepala-kepala mereka nyaris menyentuh lantai. Kemudian penari-penari tersebut  bergerak dalam posisi duduk sambil menirukan gelombang air laut dan berdendang: Hai laot sa I e lam ombak meu alon kapai jih Ek tron meulumba-lumba Hai bacut tek… ds t Begitulah para penari wanita menarikan tarian Ratoh Duek    (duduk berbincang-bincang atau seperti yang disebut Keith Howard sebagai  women chattering ).  Jika ditilik dari unsur...

avatar
Oase
Gambar Entri
Celempong
Alat Musik Alat Musik
Aceh

Celempong adalah alat kesenian tradisional yang terdapat di daerah Kabupaten Tamiang. Alat ini terdiri dari beberapa potongan kayu dan cara memainkannya disusun diantara kedua kaki pemainnya. Celempong dimainkan oleh kaum wanita terutama gadis-gadis, tapi sekarang hanya orang tua (wanita) saja yang dapat memainkannnya dengan sempurna. Celempong juga digunakan sebagai iringan tari Inai. Diperkirakan Celempong ini telah berusia lebih dari 100 tahun berada di daerah Tamiang.

avatar
Rhefina
Gambar Entri
Tari Pho
Tarian Tarian
Aceh

Tari Pho  adalah tari yang berasal dari  Aceh . Perkataan Pho berasal dari kata peubae, peubae artinya meratoh atau meratap. Pho adalah panggilan atau sebutan penghormatan dari rakyat hamba kepada Yang Mahakuasa yaitu Po Teu Allah. Bila raja yang sudah almarhum disebut Po Teumeureuhom. Tarian ini dibawakan oleh para wanita, dahulu biasanya dilakukan pada kematian orang besar dan raja-raja, yang didasarkan atas permohonan kepada Yang Mahakuasa, mengeluarkan isi hati yang sedih karena ditimpa kemalangan atau meratap melahirkan kesedihan-kesedihan yang diiringi ratap tangis. Sejak berkembangnya agama  Islam , tarian ini tidak lagi ditonjolkan pada waktu kematian, dan telah menjadi kesenian rakyat yang sering ditampilkan pada upacara-upacara adat .   Adapun sejarah dari lahirnya Tarian ini adalah : Suatu Ketika di Blang Pidie, Aceh Selatan.  Si Malelang punya adik sepupu yang ibu dan ayahnya telah meninggal. Gadis itu dijodohkan deng...

avatar
Kusdear Rahmanda
Gambar Entri
Peusijuek
Ritual Ritual
Aceh

Peusijuek adalah sebuah prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh yang masih dipraktekan hingga saat ini. Tradisi peusijuek ini dilakukan pada hampir semua kegiatan adat dalam kehidupan masyarakat di Aceh. Misalnya ketika memulai sebuah usaha, menyelesaikan persengketaan, terlepas atau selesai dari musibah, menempati rumah baru, merayakan kelulusan, memberangkatkan dan menyambut kedatangan haji, kembalinya keluarga dari perantauan dan masih banyak lagi. Pada kalangan masyarakat pedesaan di Aceh peusijuek merupakan prosesi adat yang cukup biasa dilakukan bahkan untuk hal-hal yang kecil sekalipun misalnya ketika membeli kendaraan baru atau ketika hendak menabur benih padi di sawah. Sementara bagi masyarakat perkotaan yang lebih modern tradisi peusijuek ini hanya dilakukan dalam kegiatan-kegiatan adat saja misalnya dalam prosesi adat perkawinan. Ritual peusijuek ini mirip dengan tradisi tepung tawar dalam budaya Melayu . Di Aceh yang melakukan acara peusijuek adalah toko...

avatar
Publicrelationsb
Gambar Entri
pakaian adat aceh
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Aceh

Pakaian Adat Tradisional Laki-laki Aceh (Peukayan Linto Baro ) Pria memakai Baje Meukasah atau baju jas leher tertutup. Ada sulaman keemasan menghiasi kerah baju.Jas ini dilengkapi celana panjang yang disebut Cekak Musang . Kain sarung ( Ija Lamgugap ) dilipat di pinggang berkesan gagah. Kain sarung ini terbuat dari sutra yang disongket. Sebilah rencong atau Siwah berkepala emas/perak dan berhiaskan permata diselipkan di ikat pinggang. Bagian kepala ditutupi kopiah yang populer disebut Meukeutop . Tutup kepala ini dililit oleh Tangkulok atau Tompok dari emas. Tangkulok ini terbuat dari kain tenunan. Tompok ialah hiasan bintang persegi 8, bertingkat, dan terbuat dari logam mulia Taloe jeuem adalah seuntai tali jam yang terbuat dari perak sepuh emas. Tali ini terdiri dari rangkaian cincin-cincin kecil yang berbentuk rantai dengan hiasan ikan (dua ekor) dan satu bentuk kunci. Pada kedua ujung rantai terdapat kait berbentuk angka delapan. Cara memakai...

avatar
Publicrelationsb
Gambar Entri
Tangis Dilo
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Aceh

Tangis Dilo [1]  adalah salah satu kesian asli dari  Suku Alas  yang berada di  Kabupaten Aceh Tenggara . kesenian ini biasa   Pakaian adat suku alas disenandungkan pada acara-acara adat seperti tepung tawar, penyambutan, dan perkawinan. Tangis Dilo sendiri memiliki arti  Tangisan Pengantin perempuan Sebelum Menikah di Waktu Subuh , Tangis artinya Ratapan/Menangis dan Dilo artinya Waktu Subuh ( Bahasa Alas ), kesenian ini sendiri hampir sama dengan kesenian  Sebuku , dari Dataran Tinggi Gayo, namun ada sedikit perbedaannya, kesenian Sebuku  biasanya berisikan  ratapan yang mengandung nasehat yang dilantunkan oleh ibu dari mempelai wanita, sedangkan pada Tangis Dilo biasanya ratapan mempelai wanita tentang penyesalan dan permohonan maaf jika selama dia bersama ibunya banyak menyusahkan kedua orang tuanya sekaligus meminta izin untuk menikah.   Cara Melantunkan Syair Tangis Dilo di...

avatar
Riduwan Philly
Gambar Entri
Upacara Adat Perkawinan Aceh
Ritual Ritual
Aceh

Ada beberapa tahapan dalam Adat Perkawinan Aceh, yaitu: Tahapan melamar (Ba Ranup) Ba Ranup (ba-membawa ranup-sirih) merupakan suatu tradisi turun temurun yang tidak asing lagi dilakukan dimana pun oleh masyarakat Aceh, saat seorang pria melamar seorang perempuan. Untuk mencarikan jodoh bagi anak lelaki yang sudah dianggap dewasa maka pihak keluarga akan mengirim seorang yang dirasa bijak dalam berbicara (disebut seulangke) untuk mengurusi perjodohan ini. Jika seulangke telah mendapatkan gadis yang dimaksud maka terlebih dahulu dia akan meninjau status sang gadis. Jika belum ada yang punya, maka dia akan menyampaikan maksud melamar gadis itu. Pada hari yang telah disepakati datanglah rombongan orang-orang yang dituakan dari pihak pria ke rumah orangtua gadis dengan membawa sirih sebagai penguat ikatan berikut isinya. Setelah acara lamaran selesai, pihak pria akan mohon pamit untuk pulang dan keluarga pihak wanita meminta waktu untuk bermusyawarah dengan anak gadis...

avatar
Novalprahara putra
Gambar Entri
Peusijuk
Ritual Ritual
Aceh

Peusijuek adalah sebuah prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh yang masih dipraktekan hingga saat ini. Tradisi peusijuek ini dilakukan pada hampir semua kegiatan adat dalam kehidupan masyarakat di Aceh. Misalnya ketika memulai sebuah usaha, menyelesaikan persengketaan, terlepas atau selesai dari musibah, menempati rumah baru, merayakan kelulusan, memberangkatkan dan menyambut kedatangan haji, kembalinya keluarga dari perantauan dan masih banyak lagi. Pada kalangan masyarakat pedesaan di Aceh peusijuek merupakan prosesi adat yang cukup biasa dilakukan bahkan untuk hal-hal yang kecil sekalipun misalnya ketika membeli kendaraan baru atau ketika hendak menabur benih padi di sawah. Sementara bagi masyarakat perkotaan yang lebih modern tradisi peusijuek ini hanya dilakukan dalam kegiatan-kegiatan adat saja misalnya dalam prosesi adat perkawinan. Ritual peusijuek ini mirip dengan tradisi tepung tawar dalam budaya Melayu . Di Aceh yang melakukan acara peusijuek adalah tokoh...

avatar
Fauzan Mufid
Gambar Entri
Tari Pho
Tarian Tarian
Aceh

Pho berasal dari kata peuba-e yang artinya meratap. Pho adalah panggilan/sebutan penghormatan dari rakyat kepada Yang Maha Kuasa yaitu Po teu Allah. Tarian ini dibawakan oleh para wanita. Dahulu biasanya dilakukan pada saat kematian orang besar dan raja-raja. Tarian ini didasarkan atas permohonan kpd Yang Maha Kuasa, mengeluarkan isi hati karena ditimpa kemalangan yang diiringi tangis. Namun seiring perkembangan agama Islam, tarian ini tidak lagi dipertunjukkan pada saat kematian dan telah menjadi kesenian rakyat yang sering ditampilkan pada saat upacara adat.

avatar
Kriscahyani