Apam Barabai bentuknya bulat dan tipis, berwarna merah kecoklatan atau putih. Teksturnya sangat lembut, lanyap istilah kota ini, sehingga terasa enak dan empuk dilidah. Yang berwarna merah kecoklatan, gula yang digunakan adalah gula merah, sehingga rasanya sangat khas, gurih dan manis, aromanya pun memiliki aroma yang kuat dari gula aren. Yang warna putih pun tak kalah enak, rasanya manisnya menggunakan gula putih, orang yang kurang suka aroma dan rasa gula merah bisa memilih Apam yang warna putih ini. Kue basah ini berbahan dasar dari tepung beras, santan, dan gula merah alami diambil langsung dari pohon Hanau (enau/nira) selain itu juga ditambah tape singkong yang difermentasi dengan ragi, semua bahan yang ada dicampur sampai rata, kemudiaan ditempa agar adonan kue Apam ini mengental setelah itu didiamkan selama satu malam agar adonan mengembang setelah satu malam lalu kue ini dibuat tipis lalu di tuangan dalam cetakan yang di buat dari daun dadap. Ma...
Tari Kuda Alas, adalah sebuah tarian yang menggambarkan bagaimana binal dan liarnya kuda-kuda yang hidup di padang rumput terbuka atau di hutan–hutan yang lebat pepohonannya. mereka satu sama lain saling bersaing untuk mengusai padang rumput dan tak jarang terjadi perkelahian. Namun akhirnya kelompok–kelompok yang bertikai itu rukun bersatu. Karena mereka adalah satu jenis bernama kuda. Tarian ini adalah sebuah tarian kreasi baru yang diolah bersumber dari gerak-gerak tari rakyat atau tarian tradisional, seperti pada tarian wayang gong (wayang oarang) dan kuda gepang. Tarian ini kental sekali di dalam masyarakat Banjar. Tarian ini dipertunjukkan saat perayaan hari-hari besar baik daerah, nasional atau p[un acara hiburan lainnya.sebuah tarian yang menggambarkan bagaimana binal dan liarnya kuda-kuda yang hidup di padang rumput terbuka atau di hutan – hutan yang lebat pepohonannya. mereka satu sama lain saling bersaing untuk mengusai padang rumput dan t...
Terbang Mahidin merupakan alat musik khas Banjar dengan bentuk badan mengerucut ke bawah. Tarbang ini dimainkan sebagai pendukung kesenian Mahidin, yaitu seni sastra lisan yang dibawakan dengan lagu yang menarik hati. Alat musik ini secara berpasangan dengan saling berbalas pantun, isinya berupa sindiran dan ejekan bagi pasangan main, plesetan, humor, nasihat, dan lain-lain. Terbang Mahidin dibuat dari kulit kambing yang sudah dikeringkan, dan jangan lupa dibersihkan sebelum dikeringkan. Kulit kambing yang digunakan diberikan kerangka kayu dengan garis tengah sekitar 28cm-30cm dan pada bagian bawahnya 25 cm. Kayu untuk pembuatannya adalah batang pohon yang seperti pohon nangka, batang pohon Tiwadak Banyu dan nantinya akan dikencangkan dengan rotan yang sudah di serut. Alat musik tradisional Mahidin bisa dimainkan sendirian atau berpasangan atau mungkin juga anda ingin memperlombakannya Mahidin mana yang lebih bagus, nantinya penonton yang akan bertugas sebaga...
Pencipta: H. Anang ArdiansyahWayah pang sudah hari baganti musim Wayah pang sudah Kotabaru gunungnya Bamega Bamega umbak manampur di sala karang Umbak manampur di sala karang Batamu lawanlah adinda Adinda iman di dada rasa malayang Iman di dada rasa malayang Pisang silat tanamlah babaris Babaris tabang pang bamban kuhalangakan Tabang pang bamban kuhalangakan Bahalat gununglah babaris Babaris hatiku dandam kusalangakan Hatiku dandam kusalangakan Burung binti batiti di batang Di batang si batang buluh kuning manggading Si batang buluh kuning manggading Kacilangan lampulah di kapal Di kapal anak Walanda main komidi Anak Walanda main komidi Malam tadi bamimpilah datang Rasa datang rasa bapaluk lawan si ading Rasa bapaluk lawan si ading Kasiangan guringlah sabantal Sabantal tangan ka dada hidung ka pipi Tangan ka dada hidung ka pipi
Tersebutlah kisah sebuah kerajaan bernama Amuntai di Kalimantan Selatan. Kerajaan itu diperintah oleh dua bersaudara. Raja yang lebih tua bernama Patmaraga, atau diberi julukan Raja Tua. Adiknya si Raja muda bernama Sukmaraga. Kedua raja tersebut belum mempunyai putera ataupun puteri. Namun diantara keduanya, Sukmaraga yang berkeinginan besar untuk mempunyai putera. Setiap malam ia dan permaisurinya memohon kepada para dewa agar dikarunia sepasang putera kembar. Keinginan tersebut rupanya akan dikabulkan oleh para dewa. Ia mendapat petunjuk untuk pergi bertapa ke sebuah pulau di dekat kota Banjarmasin. Di dalam pertapaannya, ia mendapat wangsit agar meminta istrinya menyantap bunga Kastuba. Sukmaraga pun mengikuti perintah itu. Benar seperti petunjuk para dewa, beberapa bulan kemudian permaisurinya hamil. Ia melahirkan sepasang bayi kembar yang sangat elok wajahnya. Mendengar hal tersebut, timbul keinginan Raja Tua untuk mempunyai putera pula. Kemudian ia pun memo...
Kuliner di Banjarmasin memang tidak ada matinya , satu makanan yang wajib dicoba adalah Gangan asam kering . Gangan asam kering adalah salah satu masakan yang bebahan dasar ikan gabus , belimbing wuluh , kacang panjang dan kol ini dengan kuah santan .Rasanya selain nikmat, juga memiliki cita rasa tersendiri. Makanan ini sangat cocok dimakan siang hari karena bisa dibilang makanan ini terlihat segar. Bagi yang ingin membuat sendiri berikut ini resep pembuatanya : Bahan : - 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa parut - 3 ekor (450 g) ikan gabus, bersihkan, potong 3 bagian - 100 g kacang panjang, potong 2 cm - 250 g kol, potong-potong - 10 buah belimbing wuluh, belah 2 memanjang Bumbu halus: - 8 butir bawang merah - 4 siung bawang putih - 1 sdt terasi, goreng - 5 butir kemiri, sangrai - 2 cm kunyit, bakar - 2 cm lengkuas - 1 batang serai, ambil bagian putihnya, iris tipis - 2½ sdt garam - 2 sdt gula pasir...
Teater Mamanda adalah teater khas dari ranah Banjar Kalimantan selatan, teater ini bercorak istanasentris dan mirip dengan lenong karena pemain Mamanda kadang mengajak penonton untuk berdialog. Menurut Wikipedia Kesenian Mamanda terbentuk karena adanya persinggungan dari dua kesenia yang dibawa oleh Abdoel moeloek dari Malaka (1987) dan kesenia Komedi Indra Bangsawan. Sama dengan nasib teater tradisional lain nya teater ini nasib nya mulai terpinggirkan, banyak generasi Muda yang tidak berminat dengan kesenian ini, meski pemerintah sempat berusaha untuk mempromosikan teater tradisional ini dengan berbagai cara seperti mengisi event-event hari jadi kabupaten, namun itu tidak merubah nasib teater Mamanda ini.
Dahulu di pedalaman Kalimantan ada sebuah kerajaan. Rakyat kerajaan itu hidup dengan kemakmuran yang melimpah, tentram dan damai karena kerajaan itu diperintah oleh seorang raja yang adil dan bijaksana. Raja mempunyai 7 orang putri, Semuanya belum bersuami. Lalu raja mengadakan sayembara. Barang siapa dapat membangun istana megah di seberang sungai maka merekalah yang akan beroleh kesempatan menjadi menantunya. Pengumuman pun disebar ke pelosok negeri. Hasilnya luar biasa. Ada enam orang pemuda yang menyanggupi permintaan raja. Keenam pemuda itu bekerja keras siang dan malam, hasilnya luar biasa. Dalam tempo yang tidak terlalu lama berdirilah sebuah istana yang megah di seberang sungai, lengkap dengan isinya dan tanah lapang yang mengelilinginya. Karena istana tersebut letaknya berada di seberang sungai. Raja mengadakan sayembara kembali untuk dibuatkan jembatan agar orang yang hendak ke sana tidak usah naik perahu cukup berjalan kaki saja. Namun s...
Candi Agung Amuntai merupakan sebuah situs candi Hindu peninggalan Kerajaan Nagaradhipa (Nagara Dipa). Candi Agung Amuntai terdapat di Desa Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Candi Agung Amuntai dibangun oleh Ampu Jatmaka (Ampu Jatmika) abad ke-14. Menurut Hikayat Banjar, Ampu Jatmika berasal dari Keling. Ia tiba di tanah Banjar bersama armada Prabayaksa, sekitar tahun 1355 . Veerbek berpendapat bahwa Keling, yang termasuk kerajaan vasal dari Majapahit, terletak di barat daya Kediri, bukan Kalingga di India. Paul Michel Munos dalam Kerajaan-kerajaan Awal Kepulauan Indonesia dan Senanjung Malaysia (401 dan 435), menulis bahwa Ampu Jatmika mendirikan Nagaradhipa pada 1387 dan berasal dari Majapahit. Diduga Ampu Jatmaka menjabat sebagai mantri sakai di Nagaradhipa, bukan sebagai raja Nagaradhipa. Hal ini terjadi, seperti telah disinggung di atas, karena Ampu Jatmika bukan keturunan ba...