Budaya Indonesia
595 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Puri Satrya
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Wilayah Bali, sebagaimana daerah di Jawa memiliki beberapa kerajaan. Beberapa peninggalan kerajaan seperti istana, puri, dsb tampak banyak yang masih terawat hingga kini. Sehingga menjadi lengkap ketika berwisata ke Bali dimana tak hanya ditemukan objek wisata alam yang selama ini menjadi daya tarik utama pariwisata Bali, namun juga objek wisata budaya seperti pura, istana kerajaan maupun puri sendiri yang biasanya berada di lingkungan istana.   Puri Satrya merupakan salah satu aset peninggalan sejarah yang pentingan dan urgen untuk tetap dilestarikan. Hingga kini perawatannya masih dilakukan karena selain dijadikan sebagai tempat tinggal para raja dan keluarganya juga menjadi objek wisata. Didalamnya terdapat beberapa bangunan yang diantaranya adalah beberapa buah bale tempat persembahyangan yang disebut dengan Pemerajaan Agung.   Puri Satrya ini dibangun sekitar tahun 1930, yang mana pada masanya tersebut puri ini difungsikan sebagai tempat menggelar pert...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Puri Jro Kuta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Puri merupakan tempat istirahat atau tempat bermainnya para istri, selir maupun anak raja. Bangunan yang indah, unik dan membetahkan tentu akan selalu menjadi ciri khas dari puri-puri itu. Salah satu puri di Bali yang hingga saat ini masih lestari ialah Puri Jro Kuta. Puri ini merupakan peninggalan kerajaan kecil di Bali yang hebatnya sampai sekarang masih tetap terawat dan bersih.   Puri Jro Kuta merupakan salah satu objek wisata budya di Bali yang didalamnya memiliki beberapa bangunan unik seperti ancak saji, semanggon, ranggu, sareng kangen, paeban, pemerajaan agung, dan pewaregan daren raja. Pura ini juga dilindungi oleh tembok yang tinggi yang dinamai denan Pekandelan sehingga dari luar sukar untuk melihat puri ini secara langsung. Puri Jro Kuta sendiri dibangun sekitar tahun 1808 dimana kala itu pemerintahan dipegang oleh Raja Ida Jro Kuta Kahuningan yang juga berfungsi sebagai pusat pemerintahan sekaligus tempat tinggal keluarga raja.   Masyarakat ya...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
7_ GOA GAJAH, PENINGGALAN SEJARAH HINDU DAN BUDHA
Ornamen Ornamen
Bali

Salah satu daya tarik wisata yang dimiliki Kabupaten Gianyar adalah wisata budaya berwujud situs-situs peninggalan yang sudah berusia sampai belasan abad. Satu diantaranya adalah Gua Gajah yang berada di Banjar Gua, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh. Di kawasan ini, bisa ditemukan 2 (dua) kompleks peribadatan dari 2 (dua) agama. Letak 2 (dua) kompleks peribadatan ini saling berdampingan. Keberadaan dari keduanya menjadi bukti bahwa kerukunan di dalam beragama sudah ada di Nusantara sejak berabad-abad yang lalu. Gua Gajah sendiri merupakan kawasan yang menyimpan peninggalan arkeologi dari masa perkembangan agama Hindu dan Buddha di pulau Bali. Keberadaan situs ini pertama kali diketahui oleh seorang pejabat dari pemerintah Hindia – Belanda, yaitu L.C. Heyting, pada tahun 1923. Heyting di dalam laporannya menyebutkan adanya sebuah gua dengan dinding luarnya yang penuh ornamen pahatan. Gua berornamen inilah yang menjadi sumber penamaannya, yaitu Goa Gajah. Gua Gajah mempun...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
1_Tari Cilinaya
Tarian Tarian
Bali

Khazanah seni tari Bali memang tidak pernah sepi dari kreasi baru para senimannya. Kreasi-kreasi kontemporer ini berdampingan dengan tari-tari klasik yang tetap lestari dalam tradisi masyarakat Bali. Sebagian di antaranya menghilang seiring perjalanan waktu, tapi ada pula yang tetap lestari dan diterima masyarakat sebagai salah satu kekayaan budaya yang harus dipertahankan. Tari cilinaya merupakan satu dari sedikit tari kreasi tersebut yang tetap bertahan dalam jangka waktu hampir dua puluh tahun. Tari cilinaya diciptakan oleh I Wayan Dibia, salah seorang maestro tari tradisional Bali pada tahun 1986. Tari ini awalnya diciptakan untuk dipentaskan oleh Sekaa Gong Patra Kencana Singapadu, Gianyar. Gagasan lahirnya tari ini terinspirasi dari ornamen cili. Cili merupakan salah satu ornamen khas dalam busana para penari ini. Cili berupa sehelai kain panjang dengan ujung yang melancip dengan motif yang berwarna-warni. Cili yang menjadi bagian busana para penari melambangkan k...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
1_Tari Barong Keris
Tarian Tarian
Bali

Tari barong keris merupakan salah satu dari sekian banyak varian tari barong yang berkembang dalam masyarakat Bali. Tari ini telah dikemas menjadi tontonan yang menarik perhatian masyarakat awam, khususnya para wisatawan (baik domestik maupun mancanegara). Tari ini ditampilkan secara reguler di daerah Batu Bulan, Gianyar, setiap pagi hari pada pukul 9.30-11.30 WITA. Meski menjadi pertunjukan massal yang dinikmati banyak orang, nilai kesakralan tari ini tetap terjaga. Seperti tari barong pada umumnya, tari barong keris mengisahkan perseteruan abadi antara sosok Barong yang menjadi simbol kebaikan dengan Rangda yang memanifestasikan keburukan. Kedua tokoh ini terlibat pertarungan imbang yang tidak berkesudahan, satu sama lain tidak dapat saling menjatuhkan. Pertarungan abadi tersebut memiliki filosofi bahwa dalam kehidupan, kebaikan serta keburukan akan selalu hadir berdampingan dan saling menyeimbangkan. Tari barong keris mengemas filosofi tersebut dalam cerita yan...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Pura Mangening
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Pernahkah Anda mendengar atau bahkan mengunjungi Pura Mangening? Atau jangankan berkunjung, mendengar saja baru kali ini. Tapi, jangan khawatir baca saja artikel ini sampai tuntas baru akan ditemukan apa saja kelebihan pura dan karenanya Anda bisa menilai sendiri apakah Pura Mangening layak masuk daftar kunjungan jika ke Bali atau tidak. Yang jelas kami menyarankan sesekali untuk mengetahui dan menghormati peradaban dan peninggalan budaya masa lampau maka mengunjungi situs-situs purbakala yang sarat nilai sejarah menjadi keharusan sebagai bahan fikir dan merenung.   Lingga-Yoni   Konon yang menjadi daya tarik Pura Mangening adalah keberadaan Lingga-Yoni yang merupakan peninggalan sejarah yang  tinggi nilainya. Selain Lingga-Yoni, terdapat pula arca-arca kuno yang sudah rusak sehingga tak lagi dapat dikenali dan diketahui ihwal umur dan pembuatnya. Lingkungan pura ini terletak tak jauh dari sebelah utara lingkungan Pura Gunung Kawi Tampak Siring, dan se...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Candi Gunung Kawi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Mendengar kata “Gunung Kawi” barangkali ingatan kita akan melayang ke sebuah gunung cukup kesohor di Jawa Timur yang sering dijadikan tempat pesugihan untuk mencari kekayaan. Iya, Gunung Kawi yang terletak di dekat Gunung Butak tersebut terkenal sampai ke seantero negeri ini. Namun, bukan Gunung Kawi itu yang dimaksud melainkan Candi Gunung Kawi yang terletak di Tampaksiring, Bali.   Siapa yang tak mengenal Bali, kota sejuta wisata dan merupakan sumbernya keindahan yang sangat terkenal sampai ke mancanegara. Candi Gunung Kawi merupakan bukti bahwa keindahan Bali tak hanya terletak pada alamnya yang menawan dan asri, namun pada peninggalan sejarahnya yang juga kental. Adalah Candi Gunung Kawi inilah yang bisa dijadikan lokasi wisata sejarah yang layak untuk dikunjungi.   Makna Etimologi   Tak ada yang tahu pasti mengenai asal mula kata “Gunung Kawi”. Namun, berdasarkan tinjauan etimologi, Gunung Kawi berasal dari dua gabu...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
1_Sejarah Pura Tirta Empul
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Dikisahkan dalam Lontar Usana Bali bahwa Tirta Empul atau Tirta Ri Air Hampul diciptakan oleh Bhatara Indra ketika ia sedang berperang dengan raja Mayanadenawa dari Bedahulu, raja tersebut diceritakan amat sakti dan memiliki kemampuan dapat menghilang. Karena kesaktiannya tersebut Mayanadenawa menganggap dirinya sebagai Tuhan, untuk alasan itulah kemudian Bhatara Indra memeranginya. Pada sebuah pertempuran yang terjadi di sebuah daerah, Mayanadenawa dan pasukannya terdesak, kemudian mereka berjalan dengan telapak kaki miring, maka dari itu, daerah tempat pertempuran tersebut kemudian dinamakan Tampaksiring. Dalam keadaan terdesak, Mayanadenawa menciptakan sebuah mata air beracun (Yeh Cetik) untuk menghancurkan pasukan Bhatara Indra. Ternyata taktiknya berhasil, karena kelelahan akibat berperang terus-menerus, akhirnya banyak pasukan Bhatara Indra yang meminum Yeh Cetik. Tak sedikit pasukan Bhatara Indra yang keracunan akibat meminum air beracun tersebut. Imbas dari taktik licik...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Sapi Gerumbungan
Ritual Ritual
Bali

Tradisi unik di kawasan Bali Utara ini memperlombakan sepasang sapi yang pada lehernya dipasangi sebuah genta besar yang dinamakan “Gerumbungan” kemudian sapi dihiasi berbagai aksesoris agar terlihat gagah dan indah, pada kedua leher kedua sapi itu saling dikaitkan dengan sebatang kayu melintang bernama “uga” kemudian di tengahnya sebuah kayu melintang sepanjang 3 meter untuk seorang sais atau joki mengendalikan sapi tersebut. Yang dipilih adalah sapi jantan saja itupun yang berbadan kekar. Kriteria pemilihan pemenang dan penilaian bukan berdasarkan ada kecepatan, penilaian berdasarkan keserasian gerak seperti gerak kaki yang seragam, ekor sapi yang melengkung ke atas dan kepala sapi yang mendongak ke atas. Sebagai budaya warisan leluhur agar tetap lestari, maka sapi Gerumbungan digelar setiap HUT kab. Buleleng di Bulan Agustus.   Sumber: http://www.balitoursclub.net/tradisi-unik-di-bali/

avatar
Sobat Budaya