Sebelum dikenal sebagai Kampung Rawa Tembaga, kampung yang berada di Kelurahan Pekayon jaya itu disebut Kampung Pekayon Bulak. Hingga saat ini, sebuah rawa masih bisa ditemui di sana. Berdasar keterangan warga setempat, Rawa Tembaga melintas dari Jatiasih hingga Pondok Ungu. Misin (66) salah seorang warga setempat mengatakan, awal mula penyebutan Kampung Rawa Tembaga karena di daerah sana di temukan sebuah rantai kapal yang terbuat dari tembaga di dalam rawa tersebut. Tempat penemuan rantai kapal itu, saat ini berdiri sebuah perumahan bernama Villa Pekayon. “Lantaran munculnya rantai kapal ini sering dan mengundang perhatian warga maka, rawa ini menjadi tempat plesiran,” kenang Misin. Ditambahkan pria yang tinggal di gang Gayor, Pekayon jaya, di sekitar rawa ditumbui pepohonan yang lebat yang didominasi pohon karet. Pernyataan Misin, tentang asal usul Kampung Rawa Tembaga juga dikuatkan oleh Demplek (70). Menurut pemilik sanggar kesenian jaipong...
Gekbreng (Teater Tradisional Jawa Barat) Sukabumi adalah salah satu kebupaten yang ada di Jawa Barat. Di sana ada teater khas yang bernama “Gekbreng”. Kesenian yang berupa drama tari ini bersifat humor yang menceritakan tentang kehidupan masyarakat sehari-hari. Nama gekbreng itu sendiri merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “gek” dan “breng” yang artinya “duduk seketika”. Dengan demikian, gekbreng dapat diartikan ketika seseorang duduk, saat itu pula riuh rendah bunyi gamelan memulai aksi pementasan. Kesenian gekbreng diciptakan oleh Abah Ba’i pada tahun 1918, setelah tamat berguru pada seorang seniman longser yang bernama Abah Emod alias Abah Soang di Kampung Situ Gentang Ranji, Sukabumi. Konon, kesenian ini timbul dari reaksi masyarakat atas ketidak-adilan yang dilakukan oleh para penguasa waktu itu. Dengan daya kekreatifannya, Abah Ba’i menangkap keluhan-keluhan masyarakat terhadap penguasa...
Dodol Pidada merupakan olahan makanan alternatif yang dibuat dari campuran daging buah pidada dan gula putih yng diberi santan kemudian dipanaskan beberapa jam. Bahan baku yang digunakan untuk dodol pidada berasal dari buah mangrove jenis Sonneratia caseolaris. Ibu-ibu di sekitar Desa Pantai Bhagia Muaragembong Kabupatenb Bekasi membuat panganan ini untuk mengisi waktu senggang mereka. Dodol ini bertahan minimal 6 bulan setelah proses produksi. Berikut cara membuat dodol pidada: Cara memisahkan daging pidada Bahan buah pidada 2 kg air 2 liter Alat Kompor Panci enamil/teflon solet kayu saringan kain baskom plastik kranjang plastik cara pemisahan buah pidada dikupas tipis-tipis buah yang sudah dikupas direbus dalam panci enamil air yang digunaka...
Pumamasari merupakan seorang putri Raja Pajajaran dari istri ketujuh yang dikenal sebagai sosok pemberani yang berhasil mengalahkan Jaya Antea yang telah memporak-porandakan kerajaan Pajajaran. Keberanian Pumamasari inilah yang diangkat menjadi gerakan-gerakan dalam tari Purmamasari, sebuah tarian yang memadukan gerakan-gerakan peperangan Pumamasari dan Jaya Antea dengan iringan tetabuhan kendang dan gamelan yang energik sebagai musik pengiringnya. Tari ini diawali dengan masuknya 8 penari yang terdiri dari 4 orang penari perempuan dan 4 orang penari laki-laki. Mereka melakukan gerakan berputar-putar seperti ingin menyerang satu sama lain. Tidak lama mereka pun saling berhadapan dan ingin menunjukan siapa yang lebih kuat. Gerakan-gerakan saling berhadapan ini menarik di simak karena di atas pentas kita seperti disajikan jual beli gerakan tari yang dilakukan 2 kubu penari ini. Uniknya, tata rias para penari ini dibuat secantik dan setampan mungkin dengan tujuan untuk mempertegas...
Kuda Renggong adalah salah satu jenis kesenian helaran yang terdapat di kabupaten Sumedang, majalengka dan karawang. cara penyajiannya yaitu, seekor kuda atau lebih dihias warna-warni, budak sunat di naikan keatas punggung kuda tersebut dengan dihias seperti seorang raja atau satria, bisa juga meniru pakaian para Daleum Baheula , memakai bendo, taqwa dan kain serta selop.
Tari Jaipong atau sering dikenal jaipongan adalah tarian yang diciptakan pada tahun 1961 oleh Gugum Gumbira. pada masa itu, ketika presiden Soekarno melarang musik rock and roll dan musik barat lainnya diperdengarkan di indonesia, seniman lokal tertantang untuk mengimbangi aturan pelarangan tersebut dengan menghidupkan kembali seni tradisi. Tari Jaipong merupakan perpaduan gerakan ketuk tilu, tari topeng banjet dan pencak silat (bela diri). pada awal kemunculannya, Jaipong merupakan tarian modern yang berbeda dari tarian-tarian tradisional sunda sebelumnya yang mengedepankan sopan santun dan kehalusan budi para penarinya. penari (yang biasa perempuan) bahkan menundukan pandangannya, dan tak boleh menatap pasangannya. lain dengan jaipong saat itu terpengaruh juga oleh tarian dansa barat di ball room , penari diharuskan fokus menatap pasangannya sebagai bentuk komunikasi visual. tari jaipong mulai ditampilkan di depan umum pada 1974 dalam Hong Kong...
Angklung adalah alat musik yang terbuat dari ruas-ruas bambu, cara memainkannya digoyangkan serta digetarkan oleh tangan, alat musik ini telah lama dikenal di beberapa daerah di indonesia, terutama di jawa barat, jawa tengah, jawa timur dan bali. sejarah angklung sangat erat kaitannya dengan seni karawitan sebagai media upacara penghubung antara manusia dan Tuhannya yang mahakuasa. Bukti tertulis penggunaan Angklung tertua yang ditemukan terdapat pada prasasti Cibadak bertahun 952 Saka atau 1031 SM, di daerah sukabumi, jawa barat. pada prasasti tersebut, diterangkan bahwa raja sunda, Sri jayabhupati, menggunakan seni Angklung dalam upacara keagamaannya. kita juga dapat menemukan bukti lain dalam nuku Nagara Kartagama tahun 1359, yang menerangkan penggunaan Angklung sebagai media hiburan dalam pesta penyambutan kerajaan. kata Angklung diambil dari cara alat musik tersebut dimainkan. Kata Angklung berasal dari cara alat musik tersebut Bahasa Sunda Angk...
Tahu Boen Keng telah ada di sumedang, jawa barat, sejak hampir 100 tahun lamanya. awalnya, Ong Kino membuat tahu sekadar untuk menyenangkan istri tercintanya. belakangan, tahu itu juga disukai teman-temannya. Ong Kino pun memutuskan menjajakn tahu yang dalam bahasa cina tersebut "daging tak bertulang" itu di sumedang. tahu itu kemudian menjadi cikal bakal tahu sumedang yang kita kenal sekarang. Dari tangan Boen Keng, usaha ini kemudian beralih kepada salah seorang dari lima anaknya, yakni Ukim. sejak tahun 1995 hingga sekarang, usaha tersebut dipegang Suriadi, salahseorang dari tujuh anak Ukim. jadi boleh dikata, Suriadi adalah generasi keempat pengelola Tahu Boen Keng. Suriadi yang lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Maranatha, Bandung. mengelola usaha ini dengan cara yang tidak jauh berbeda dari leluhurnya. dia tidak berambisi untuk mendirikan cabang-cabang usaha dikota lain.
Bajigur merupakan salah satu minuman khas dari daerah Jawa Barat. minuman yang satu ini memiliki rasa manis dan gurih karena terbuat dari santan dan gula merah. minuman ini biasanya menjadi teman ketika santai dan senggang dan dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan. kepulan asap bajigur yang berbaur aroma daun pandan menyajikan sensasi tersendiri dari menu minuman tradisional ini. terlebih lagi ketika mengalir malalui kerongkongan dan berakhir dalam lambung. rasa hangat menjalari tubuh, dan ada irisan kolang-kaling yang ngerekes saat dilumat gigi. bahkan bajigur menjadi sensasi yang pas jika dipadukan dengan ubi, pisang atau kacang rebus.