SELEMBAYUNG PENGERTIAN Selembayung disebut juga “ selo bayung “ dan “tanduk buang” adalah hiasan yang terletak bersilangan pada kedua ujung perabung bangunan.pada bangunan balai adat melayu ini setiap pertemuan sudut atap di beri selembayung yang terbuat dari ukiran kayu. Biasanya terdapat di perkantoran, gedung pemerintahan, dan juga rumah adat. Selembayung berasal dari kebudayan suku Melayu Riau yang kehidupannya sangat akrab dengan sungai dan air. Hiasan bersilang itu sendiri berasal dari kayu bersilang yang terdapat diperabung sampan guna menahan atap sebagai tempat bernaung. Diujung lentik atap itulah yang disebut selembayung. Kultur yang digunakan adalah kultur air. Dewasanya, selembayung kini digunakan di rumah-rumah adat sebagai suatu ciri budaya Riau. Dimana bumi di pijak, di situ langit di junjung. Pada saat ini, banyak terdapat modifikasi selembayung yang diubah karena di tuntut oleh disain arsitektur bangunan. Namun ternyat...
Sirih adalah tanaman asli Indonesia yang merupakan tanaman khas provinsi Kepualauan Riau. Masyarakat Kepulauan Riau sangat menjunjung tinggi budaya upacara makan sirih khususnya saat upacara penyambutan tamu dan menggunakan sirih sebagai obat berbagai jenis penyakit. Walaupun demikian tanaman sirih banyak dijumpai di seluruh Indonesia, dimanfaatkan atau hanya sebagai tanaman hias. Sirih ada dua, ada sirih merah dan sirih hijau. Kedua sirih tersebut memiliki manfaat yang sangat banyak antara lain untuk kecantikan, kesehatan tubuh, dan lainnya. Berikut adalah manfaat dari sirih merah dan hijau, Daun dan buahnya biasa dikunyah bersama gambir , pinang , tembakau dan kapur Dapat digunakan sebagai tanaman obat (fitofarmaka) Sangat berperan dalam kehidupan dan berbagai upacara adat rumpun Melayu Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gu...
Tugu Kemilau Songket Terpanjang Melayu Pekanbaru yang terletak di persimpangan bundaran Jalan SM Amin, menjadi ikon kebanggan Kota Pekanbaru yang kaya akan nilai-nilai luhur bersama Tugu Ikan Selais yang merupakan kenang-kenangan dari Wali Kota Pekanbaru Drs Herman Abdullah, MM. Pembangunan tugu ini bermula disaat Evie Meiroza mendapatkan hadiah Upakarti dari Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono tahun 2009 kemarin atas dedikasi dan kirpahnya dalam mengembangkan kerajinan tenun songket. Setelah menerima penghargaan itu, timbul suatu keinginan untuk melestarikan songket ini dalam bentu fisik yang diabadikan pada masyarakat Pekanbaru. Tugu Songket dirancang dan dibangun dengan lambang-lambang yang mengandung falsafah yang penuh dengan nilai-nilai luhur, adat dan budaya Melayu yang islami, sesuai dengan ungkapan; ‘’Adat bersendikan syara, syara bersendikan kitabullah’’. Makna yang terkandung dalam Tugu Songket ini adalah; Kubah yang...
Kerajaan keritang , berada di kabupaten indragiri. beberapa sumber mengatakan bahwa kerajaan ini berdiri pada abad ke-6, sementara itu beberapa sumber lain menyatakan keritang berada pada abad 12-14. asal mula kerajaan keritang belum diketahui jelas ,nama ini berasal dari akar itang,( itang adalah sejenis tumbuhan yang terdapat di sepanjang anak Sungai Gangsal). #OSKMITB2018 Sumber / Source – Sejarah kerajaan Keritang: http://ilmukesaktian.blogspot.co.id/2014/06/sejarah-kerajaan-keritang-indragiri.html – Sejarah kerajaan Keritang di Riaudaily: http://www.riaudailyphoto.com/2010/01/kerajaan-keritang.html – Sejarah kerajaan Keritang: http://wartasejarah.blogspot.co.id/2013/12/kerajaan-keritangindragiri.html – Kerajaan Keritang cikal bakal kerajaan Indragiri: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/2103/kerajaan-keritang-cikal-bakal-kerajaan-indragiri – Kesultanan Indragiri, Keritang:...
Pacu Jalur merupakan sebuah perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu panjang yang terbuat dari kayu pohon. Panjang perahu ini bisa mencapai 25 hingga 40 meter dan lebar bagian tengah kir-kira 1,3 m s/d 1,5 m, dalam bahasa penduduk setempat, kata Jalur berarti Perahu. Setiap tahunnya, sekitar tanggal 23-26 Agustus, diadakan Festival Pacu Jalur sebagai sebuah acara budaya masyarakat tradisional Kabupaten Kuantan Singingi , Riau bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia . Pacu jalur biasanya dilakukan di Sungai Batang Kuantan . Hal ini tak lepas dari catatan panjang sejarah, Sungai Batang Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu dan Kecamatan Cerenti di hilir, telah digunakan sebagai jalur pelayaran jalur sejak awal abad ke-17. Dan, di sungai ini pulalah perlombaan pacu jalur pertama kali dilakukan. Sedangkan, arena lomba pacu jalur bentuknya mengikuti aliran Sungai Batang Kuantan , dengan panjang lint...
Gulai Tempoyak Riau Gulai tempoyak ikan patin adalah satu dari sekian banyak makanan khas Riau yang sangat banyak digemari, selain rasanya enak tentunya hal lain yang itu daging ikan patin juga bisa membuat tubuh kita menjadi sehat. Gulai tempoyak ikan patin sebaiknya dibuat dengan menggunakan ikan patin segar sehingga masakan yang dibuat bisa menghasilkan masakan yang mempunyai cita rasa yang tinggi. Berikut saya akan membantu ibu-ibu di rumah untuk memasak gulai ikan patin dengan resep bumbu tradisional yang pastinya sangat aman untuk kesehatan dan yang lebih penting supaya ibu-ibu dirumah tambah disayang lagi sama suami dan anak-anaknya, berikut ini resepnya Bahan: 1 kg ikan patin 2 batang serai (dimemarkan) 100 gram tempoyak 4 cm lengkuas, memarkan Gula pasir secukupnya Garam secukupnya Penyedap rasa...
Senjata Tradisional Pedang Jenawi Senjata tradisional Riau yang pertama dan yang paling populer bernama pedang jenawi. Pedang ini adalah senjata yang dahulunya kerap digunakan oleh para panglima perang kerajaan Melayu saat menghadapi musuh-musuhnya. Ukurannya yang cukup panjang, yakni sekitar 1 meter membuat ia digunakan dalam perang tanding jarak dekat. Secara sekilas, pedang jenawi nampak seperti samurai khas Jepang. Oleh karenanya, banyak ahli sejarah dan budayawan yang berpendapat bahwa senjata ini berasal dari budaya Jepang kuno yang mengalami akulturasi dengan budaya melayu. Terlepas dari pendapat-pendapat tersebut, yang jelas saat ini pedang Jenawi telah dianggap sebagai identitas masyarakat melayu Riau di kancah nasional. Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2017/03/senjata-tradisional-riau-gambar-dan.html Disalin dari Blog Adat Tradisional.
Senjata Tradisional Keris Bila Anda sebelumnya sering menganggap bahwa keris hanya ada di Jawa, maka sebaiknya Anda coba menjelajahi dan berkeliling ke daerah Sumatera atau negeri Jiran Malaysia. Pasalnya, dalam budaya masyarakat daerah tersebut Anda juga akan menemukan keris sebagai warisan dari leluhur mereka. Oleh karenanya, dalam hal ini keris juga dapat ditemukan dalam budaya masyarakat Riau. Kendati demikian, keris Riau memiliki keunikan, yaitu jumlah luk (lekukan) yang sedikit serta ukiran pada gagang dan sarungnya yang lebih banyak bermotif flora. Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2017/03/senjata-tradisional-riau-gambar-dan.html Disalin dari Blog Adat Tradisional.
Beladau merupakan senjata jenis tusuk yang ditemukan dalam budaya masyarakat Riau. Senjata ini berupa pisau belati yang tajam di satu sisi. Bedanya dengan pisau belati pada umumnya, beladau cenderung memiliki kelngkungan di pangkal pegangannya, sehingga gagang lebih mudah dipegang dan didorong saat digunakan. Sesuai dengan panjangnya yang hanya 24 cm, senjata tradisional Riau satu ini kerap digunakan sebagai sarana perlindungan diri dari serangan jarak dekat. Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2017/03/senjata-tradisional-riau-gambar-dan.html Disalin dari Blog Adat Tradisional.