Ikan asin jambal roti memberi rasa gurih dan aroma yang memancing selera makan. Bahan: 2 sdm minyak, untuk menumis 150 g ikan asin jambal roti, rendam, goreng 100 ml santan kental dari ½ butir kelapa parut 300 g bakso ikan, iris tipis 3 buah tahu bandung , iris 1x3 cm 200 g daun labu 150 buah tomat ceri merah, potong 2 150 g tomat hijau kecil, potong 2 Bumbu, tumbuk kasar: 4 butir bawang merah 4 siung bawang putih 5 buah cabai hijau 5 buah cabai rawit hijau 1 sdt gula merah sisir Cara Membuat: Panaskan minyak, tumis semua bahan bumbu hingga harum dan matang. Masukkan ikan jambal , aduk rata. Tuangi santan dan bakso, masak hingga mendidih. Besarkan api, masukkan sisa bahan. Aduk-aduk hingga tercampur rata dan panas. Angkat. Sajikan segera. (f) Untuk 6 porsi ...
Keripiknya memberi tekstur renyah, yang disukai orang Indonesia. Tersisa banyak daun poh-pohan? Sertakan dalam kesatuan sayuran urap ini. Bahan: Keripik poh-pohan: 100 g tepung beras 2 sdm tepung tapioka 180 ml susu cair 1 sdt garam ½ sdt merica hitam bubuk 16 lembar daun poh-pohan Urap: 200 g kelapa parut kasar 6 lembar kelopak bunga kecombrang, iris tipis 10 lembar daun jeruk, iris tipis 100 g daun kenikir, potong-potong 150 g wortel, potong bentuk korek api 100 g daun singkong, potong-potong 5 lembar kol, iris tipis 70 g kacang panjang, iris 3 cm 100 g taoge Bumbu, haluskan: 5 buah cabai merah keriting 3 siung bawang putih 3 buah cabai rawit merah 1 cm kencur 1 sdt garam ¼ sdt terasi bakar sdt gula pasir Cara membuat: Keripik: Campur semua bahan, kecuali pohpohan. Sisihkan. Panaskan minyak banyak hingga panas. Baluri poh-pohan d...
Salad khas Indonesia yang makin cantik berkat sentuhan bunga bawang. Bahan: 150 g tempe, potong dadu 1 cm 150 g tahu sumedang, potong dadu 1 cm Minyak sayur 100 g bunga bawang, potong 3 cm, blansir Bumbu: 200 ml air matang 1 siung bawang putih, haluskan 1 sdt ketumbar bubuk ½ sdt garam Sayuran: 150 g kacang panjang, potong 2 cm 100 g kol merah, iris halus 100 g taoge pendek, 50 g bunga bawang 25 g daun kemangi, ambil daunnya 2 buah terung bulat, iris bulat tipis 1 buah mentimun, iris bulat Sambal kacang, haluskan: 200 air matang 100 g kacang tanah, panggang 100 g kacang mete, panggang 75 g gula merah, sisir 4 buah cabai rawit merah 2 siung bawang putih 3 cm kencur, cincang halus 1½ sdt air asam jawa 1 sdt terasi bakar 1 sdt garam Cara Membuat: 1. Lumuri tempe dan tahu dengan bumbu, diamkan hingga bumbu meresap (± 5 menit). Goreng di dalam minyak banyak yang...
Cita rasanya hampir menyerupai kari dengan aroma jahe yang dominan. Jika tak ingin dipanggang, gunakan metode memasak kari atau gulai. Bahan : 800 g paha ayam bagian atas, cuci bersih, lumuri dengan air jeruk nipis hingga rata, bagi menjadi dua bagian 6 cm jahe, kupas, cincang halus 4 siung bawang putih, cincang halus 1 sdm cabai bubuk 25 g daun ketumbar, cincang halus 4 sdm air jeruk nipis 2 sdm minyak goreng 100 g bawang bombay, cincang halus 1 sdm kunyit bubuk 200 susu kedelai, siap pakai 200 ml santan dari ½ butir kelapa parut 3 buah cabai rawit merah, iris Cara Membuat: Lumuri ayam dengan jahe, bawang putih, bubuk cabai, setengah bagian daun ketumbar, air jeruk nipis, dan minyak. Simpan di dalam lemari es (± 30 menit). Sisihkan. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Tumis bawang bombay hing...
Di Indonesia sangat banyak kerajaan-kerajaan baik yang bercorak Islam, Hindu ataupun Buddha. Khusus untuk di pulau Jawa ada sebuah kerajaan setelah runtuhnya kerajaan Tarumanegara yang terletak di Jawa Barat yaitu kerajaan Sunda Galuh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Hindu terakhir di Tatar Sunda. Yang merupakan sebuah kerajaan kombinasi dari dua kerajaan besar disunda, yaitu kerajaan Sunda dan Galuh Raya. Kerajaan Sunda Galuh didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah. Berdirinya Kerajaan Sunda serta “merdekanya” Kerajaan Galuh, sekaligus pula merupakan pertanda berakhirnya era kekuasaan Kerajaan Tarumanegara. Berbeda dengan Kerajaan Galuh, Kerajaan Sunda pada masa awal berdirinya sama sekali tidak pernah menga...
Bahan 1 ekor ayam kampung 3,5 liter air 1/2 pala, memarkan 3 butir cengkih 3 cm jahe, memarkan 3 batang serai, ambil bagian putih, memarkan 3 lembar daun salam 6 lembar daun jeruk Garam secukupnya 1 sdt gula pasir 1/2 sdt merica bubuk 2 batang daun bawang, iris 5 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus 15 buah bawang merah 6 siung bawang putih 6 butir kemiri, sangrai 2 sdt ketumbar, sangrai 3 cm kunyit, panggang Pelengkap Soun, rendam air dingin sampai lunak Tauge Daun bawang, iris halus Jeruk nipis Kecap manis Bawang putih goreng Cara Membuat Rebus ayam bersama pala, cengkih dan garam. Masak hingga empuk, angkat dan saring. Ukur kaldu sebanyak 1,8 liter. Suwir ayam, sisihkan. Panaskan kaldu dengan menggunakan api kecil, sisihkan. Panaskan minyak, tumis jahe, serai, daun salam dan daun jeruk hingga harum. Tambahkan bumbu halus dan tumis hingga matang. Angkat dan masukkan tumisan ke dalam kaldu. Aduk rata....
Dulu di kota kecil dan baru menjadi sebuah Kabupaten setelah memisahkan diri dari Kabupaten Ciamis, kini menjadi kota yang indah menawan dan terkenal dengan sejuta wisatanya yakni Kabupaten Pangandaran. Di kota kecil ini ada sebuah makanan yang pasti siapapun yang ada di Pangandaran ini tau dan sebagian besar sudah mencoba makanan ini yaitu orang Pangandaran biasa menyebutnya kue “Cocorot” atau dalam bahasa Indonesia biasa menyebutnya “Clorot”. Kue ini dapat ditemui disetiap acara hajatan, pedagang kue basah atau tukang pecel keliling yang ada di Pangandaran. Makanya kue ini dulu sering yang membeli dan memakannya. Rasanya tidak perlu ditanyakan lagi sudah tentu enak banget dan wadahnya yang sangat unik membuat semua orang tertarik untuk ingin mencoba kue ini. Tetapi sekarang ini sudah tidak pernah terlihat dan jarang ditemui lagi kue ini. Karena terkalahkan oleh makanan atau kue-kue modern atau sudah tidak ada lagi yang bisa membuatnya, karena orang yang membuatnya sudah meninggal...
Mochi merupakan salah satu makanan khas dari Sukabumi , Jawabarat . Sejarah menyebutkan bahwa makanan ini merupakan makanan yang dibawa oleh tentara jepang ketika menjajah Indonesia pada abad 20 lalu . Sedangkan ada juga yang menyebutkan bahwa mocha ini merupakan makanan yang diwariskan turun temurun dari warga keturunan tiong hoa yang sudah lama berada di Indonesia.tak heran , makanan ini banyak digemari oleh berbagai masyarakat ,Kini seiring berkembangnya zaman isi mochi terdiri dari berbagai varian rasa yang dapat di sesuaikan dengan penikmatnaya. Selain itu warnanya pun beranekaragam sehingga lebih memikat untuk memakannya , Bagi warga dan wisatawan asing mocha kaswari dan mocha lampion adalah makanan yang menjadi favorit untuk oleh – oleh dari sukabumi . Bagi anda yang ingin membuat makanan khas Sukabumi ini di rumah, berikut disajikan tatacara pembuatannya : Bahan ( untuk 10 porsi) 200 gram Tepung beras ketan 250 ml Air 10 gram Mentega putih 1/2 sendok teh Vanil...
Istilah buras berasal dari kata “bukan ras”, digunakan untuk menyebut semua jenis ayam yang bukan golongan ayam ras. Di Indonesia, jenis ayam buras lebih populer dengan sebutan ayam kampung. Padahal ayam buras tidak hanya ayam kampung, mencakup juga jenis-jenis lain seperti ayam arab, ayam bangkok, ayam kate dan jenis-jenis lainnya. Tidak ada literatur yang bisa menjelaskan asal-usul ayam buras dengan pasti. Jenis-jenis ayam buras diduga berasal dari ayam hutan (Gallus gallus) yang didomestikasi. Ada yang didomestikasi secara lokal, ada pula yang didatangkan dari negara lain. Dewasa ini banyak pula hasil silangan ayam buras. Ayam buras biasanya dipelihara secara subsisten. Dibanding ayam ras, jenis ayam buras memiliki pertumbuhan yang lambat dan bobot tubuhnya kecil. Sehingga tidak cocok dijadikan usaha ternak komersial. Ayam jenis ini lebih cocok dipelihara sebagai hobi atau usaha sampingan. Namun karena permintaan terhadap daging dan telur ayam buras yang tinggi, banyak pihak ya...