Kidung Megat Kung merupakan salah satu bukti bagi masyarakat Bali dan sebagai cermin dari budaya tradisional Bali, walaupun kidung ini belum begitu terkenal bagi pecinta sastra Bali tetapi dari segi isi dan mutu tidak kalah bila dibandingkan dengan kidung atau geguritan yang lainnya. Di dalam Kidung Megat Kung ini tercermin tentang kehidupan pengarang yang menyatakan bahwa dirinya tiada arti di dunia ini karena hidup penuh dengan penderitaan. Disamping itu pula karya bukan saja ditujukan kepada dirinya sendiri melainkan juga untuk orang lain dari semenjak lahir. Bila hal ini kita simak betapa kehebatan pengawi pada waktu itu, dalam keadaan menderita mereka marnpu menciptakan sebuah karya sastra yang bernilai. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/7792/
Tulisan ini akan mencoba menyingkap keberadaan satu di antara sekian banyaknya karya sastra Bali. Karya sastra yang akan disingkap dan dikaji ini adalah jenis sastra kidung yaitu Kidung Kaki Tuwa. Dipilihnya Kidung Kaki Tuwa (selanjutnya disingkat KKT) sebagai objek kajian analisis, bukan berarti bahwa KKT ini lebih berbobot dari segi makna, nilai dan fungsi dibandingkan dengan kidung-kidung lain dan juga naskah kakawin atau pun naskah geguritan. Kakawin dan geguritan sudah sering ditulis orang, sedang kidung baru sedikit yang sudah diteliti. Untuk mengulas semua jenis sastra kidung yang ada lagi ditambah dengan sastra kakawin dan sastra geguritan, memerlukan waktu yang cukup lama di samping biaya yang amat besar. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/7791/
Proyek penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Direktorat Jenderal Kebudayaan telah mengkaji dan menganalisis naskah-naskah lama di antaranya naskah kuno daerah Bali yang berjudul Tata Negara Mantricasana yang berisi tentang nasehat-nasehat dari unsur pendidikan serta pantangan-pantangan yang harus diketahui, dipahami oleh seorang pemimpin. Nilai-nilai yang terkandung di dalam naskah ini adalah nilai keperwiraan, kesederhanaan, budi pekerti, kesetiakawanan sosial dari lain-lain yang pada hakekatnya nilai-nilai tersebut dapat menunjang pembangunan, baik fisik maupun spirituil. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/7842/
Bahan-bahan 1 pasang dada ayam,rebus tiriskan lalu suir2 2 genggam bawang merah,iris halus (sesuai selera,lbh banyak lbh enak) 30 batang sere ambil bagian putihnya aja,rajang halus (lebih banyak makin enak) 5 jeruk limau Minyak kelapa dan minyak goreng biasa 1:1 (untuk menumis) Masako Garam Bumbu halus•••• 5 cabe merah 1 genggam cabe rawit (sesuai selera) 1/2 sdt ketumbar Trasi Kunyit...
Artinya sayur remas, sering hadir sebagai sayuran pendamping dalam nasi campur Bali. Bahan: 2 sdm minyak, untuk menumis 100 ml santan kental, dari ½ butir kelapa parut 50 ml kaldu ayam 1 sdt garam 600 g kacang panjang, potong 10 cm, blansir setengah matang ½ sdt terasi, bakar Bumbu, haluskan: 15 butir bawang merah 10 siung bawang putih 6 cm kencur 4 cm kunyit 1 buah kemiri Pelengkap: Bawang merah goreng Cara Membuat: 1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan santan, kaldu, dan garam, aduk rata. Masak hingga mengental. Angkat. Sisihkan. 2. Remas-remas perlahan kacang panjang bersama terasi. Masukkan bumbu kuning, aduk rata. Sajikan disertai pelengkap. (f) Untuk 6 porsi sumber: https://www.femina.co.id/sayur/jukut-bejek
Sajian khas Bali, sayuran dicampur dengan bumbu kuning menggunakan tangan. Bahan: 400 g daging kerang kampak 6 sdm minyak sayur 1 buah jeruk nipis, ambil airnya ¼ sdt garam ¼ sdt merica hitam bubuk 100 ml santan kental, dari ½ butir kelapa 50 ml kaldu ayam 1 sdt garam 600 g kacang panjang, potong 10 cm, blansir setengah matang ½ sdt terasi, bakar Bumbu, haluskan: 15 butir bawang merah 10 siung bawang putih 6 cm kencur 4 cm kunyit 1 butir kemiri Pelengkap: Mentimun Tomat ceri Bawang merah goreng Cara membuat: 1/ Panaskan wajan, masukkan kerang, masak hingga matang. Angkat. Sisihkan. 2/ Panaskan sisa minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan santan, kaldu, dan garam, aduk rata. Masak hingga mengental. Angkat. Sisihkan. 3/ Remas-remas perlahan kacang panjang bersama terasi. 4/ Masukkan bumbu halus, aduk rata. Tata di atas piring kacang panjang, k...
Bahan-bahan 1 buah tahu (400 gr), potong kotak kecil lalu goreng 15 biji telur puyuh rebus, kupas kulitnya, goreng 1 batang sereh, geprek 2 lembar daun jeruk 1 ruas lengkuas 1 sdt gula merah 1/2 sdm garam 1/4 sdt kaldu ayam bubuk 1 sdm air asam jawa 1 sdm saos bulgogi (bisa diganti saos tiram/teriyaki) Bumbu halus: 15 biji cabe merah 4 siung bawang merah 2 siun...
Palem Yuyu, kuliner masakan khas Bali, mempunyai citarasa pedas, sedap dan gurih. Keunikan dari kuliner palem yuyu berbahan dasar berupa ranjungan atau kepiting laut, dibungkus daun bayem dan daun pisang. Dalam upacara keagamaan jenis olahan ini termasuk piranti ulam segara yang dipakai pada banten Catur dalam Upacara Dewa Yadnya. Bahan Palem Yuyu Khas Bali : 1) 500 gr daging rajungan 2) 100 gr kelapa ½ tua, diparut 3) 100 gr daun bayam yang besar, seduh dengan air mendidih lalu tiriskan 4) 3 sendok makan minyak untuk menumis 5) 2 lembar daun salam 6) 1 butir telur ayam 7) Daun pisang untuk membungkus Bumbu Halus Palem Yuyu Khas Bali : 1) 50 gr cabe merah besar 2) 10 gr cabe rawit 3) 3 buah kemiri 4) 2 sendok makan gula merah 5) 2 sendok teh irisan bawang merah 6) 2 sendok teh irisan laos 7) 1 sendok makan irisan bawang putih 8) 1 sendok teh irisan kencur 9) 1 sendok teh irisan jahe 10) 1 sendok teh irisan kunyit 11) 1 sendok teh irisan kencur 12) 1 sendok teh garam 13) ½ sendok m...
Alat musik Genggong adalah alat musik bali dimana salah satu instrumen getarnya cukup unik. Suara yang ditimbulkan alat musik ini menimbulkan keunikan tersendiri bagi pendengarnya. Selain itu, keunikan lainnya pada Genggong ini yaitu cara memainkannya yaitu dengan memanfaatkan rongga mulut orang untuk membunyikan alat ini sebagai resonator. Genggong dibunyikan dengan cara mengulum (yanggem) di bagian yang disebut “palayah”nya. Jari tangan kiri memegang ujung alat sebelah kiri sedangkan tangan kanan menggenggam tangkai bambu kecil terhubung dengan tali benang dan ujung alat di sebelah kanan. Kegunaan alat musik ini sebenarnya hanya digunakan sebagai sarana hiburan, seperti acara pernikahan atau pesta lainnya.