bali
1.639 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tumpek Wayang #DaftarSB19
Ritual Ritual
Bali

     Tumpek Wayang merupakan hari raya suci umat Hindu, dimana dirayakan setiap 6 bulan sekali. Tumpek Wayang diadakan pada hari Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Wayang, dimana tumpek ini merupakan wujud syukur kepada Sang Hyang Iswara yang telah memberikan pencerahan kehidupan di dunia serta mampu membangkitkan daya seni dan keindahan.  Sang Hyang Iswara     Tumpek Wayang bisa juga dimaknakan sebagai "Hari Kesenian", dimana hari tersebut merupakan kelahiran dari berbagai jenis seni sebagai contoh yaitu wayang, gamelan, barong, topeng, dll.  Biasanya disimbolkan dengan upacara kesenian wayang kulit, karena ia mengandung berbagai unsur seni dan teater total. Bagi para pelaku seni, dilaksanakan upacara persembahan yang bertujuan untuk mendapatkan anugerah yang sungguh - sungguh dalam menciptakan majunya kesenian dan kesusastraan.      Banten yang dipersembahkan pada Tumpek Wayang adalah Suci, Peras, Ajengan, Sedah Woh,...

avatar
Made Yoga Pradnyana
Gambar Entri
Tumpek Krulut #DaftarSB19
Ritual Ritual
Bali

     Upacara ini merupakan tradisi yang secara rutin dilakukan oleh masyarakat Bali. Dalam satu tahun, mereka mengadakan upacara ini selama dua kali, tepatnya setiap 6 bulan sekali. Mereka mengadakan Tumpek Krulut setiap Saniscara Kliwon, wuku krulut. Secara khusus, perayaan Tumpek Krulut ini kerap disebut sebagai cara masyarakat Bali melakukan perayaan hari kasih sayang.      Kata krulut berasal dari kata lulut yang artinya ‘senang’ atau ‘cinta’ yang bisa disejajarkan dengan makna sayang. Makna Tumpek Krulut sebagai hari kasih sayang itu ditunjukkan dengan adanya sarana banten sekartaman yang dihaturkan saat Tumpek Krulut. Banten sekartaman merupakan bentuk ungkapan rasa sayang kepada siapa saja yang memunculkan energi positif dan bermanfaat bagi kehidupan umat manusia.       Sejatinya, Upacara Tumpek Krulut tidak terlalu berhubungan dengan perayaan hari kasih sayang. Pada perayaan upacara ini, masyar...

avatar
Made Yoga Pradnyana
Gambar Entri
Tumpek Kuningan #DaftarSB19
Ritual Ritual
Bali

     Hari Raya Kuningan diperingati setiap 210 hari atau 6 bulan sekali dalam kalender Bali tepatnya pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan. (1 bulan dalam kalender Bali = 35 hari).  Di hari suci diceritakan Ida Sang Hyang Widi turun ke dunia untuk memberikan berkah kesejahteraan buat seluruh umat di dunia. Sering juga diyakini, pelaksanaan upacara pada hari raya Kuningan sebaiknya dilakukan sebelum tengah hari, sebelum waktu para Betara kembali ke sorga.      Hari raya ini datangnya sepuluh hari setelah Galungan. Ini adalah hari raya khusus, di mana para leluhur yang setelah beberapa saat berada dengan keluarga sekali lagi disuguhkan sesajen dalam upacara perpisahan untuk kembali ke stananya masing-masing. Sedangkan di pedesaan ada beberapa Barong “ngelawang” beberapa hari diikuti sekolompok anak-anak dengan tetabuhan / gambelan.      Dalam Kuningan menggunakan upakara sesajen yang berisi simbul tamiang dan en...

avatar
Made Yoga Pradnyana
Gambar Entri
Upacara potong Gigi #DaftarSB19
Ritual Ritual
Bali

Upacara potong gigi merupakan cara orang Bali mengantarkan seorang anak menjadi dewasa. Mesanggih Upacara potong gigi ini disebut juga mepandes, matatah, atau mesanggih. Ini adalah salah satu acara yang wajib dilaksanakan oleh penganut Hindu Bali. Potong gigi di sini jangan dibayangkan memotong separuh gigi, ya. Yang dipotong hanya sedikit sekali, kok. Itupun hanya gigi taring saja, tidak semua gigi. Membersihkan diri Upacara potong gigi ini biasanya dilakukan oleh anak yang menginjak dewasa. tandanya, jika perempuan, maka dia sudah mulai mengalami menstruasi. Jika laki-laki, ketika suaranya sudah mulai berubah. Potong gigi ini bertujuan untuk membersihkan diri dari sifat-sifat raksasa, yang disimbolkan dengan memotong sedikit gigi taring. Selain itu, potong gigi ini juga bertujuan mengantarkan anak menuju niskala, yakni hidup sebagai orang dewasa. Perlengkapan Perlengkapan upacara potong gigi ini cukup banyak. ada pahat, kikir, batu asahan, tebu, kayu dadap, siri...

avatar
Anton
Gambar Entri
Terjadinya Selat Bali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Manik Angkeran adalah putra seorang Brahmana bernama Sidhimantra. Mereka tinggal di Kerajaan Daha, Bali. Waktu itu, Pulau Bali belum terpisah dengan Pulau Jawa. Manik Angkeran adalah anak yang cerdas. Sayangnya, dia mudah dipengaruhi oleh teman-temannya. Dia suka sekali menyabung ayam. Padahal, sudah berulang kali Sidhimantra menasihatinya.   Mereka tinggal di Kerajaan Daha, Bali. Waktu itu, Pulau Bali belum terpisah dengan Pulau Jawa. Manik Angkeran adalah anak yang cerdas. Sayangnya, dia mudah dipengaruhi oleh teman-temannya. Dia suka sekali menyabung ayam. Padahal, sudah berulang kali Sidhimantra menasihatinya. Semakin lama, ayamnya semakin sering kalah. Uang Manik Angkeran pun ludes. Dia bahkan harus berhutang untuk membayar kekalahannya. Namun, dia tak pernah kapok. Dia masih ingin terus menyabung ayam.   ”Anakku, kau tak akan pernah bisa kaya dari menyabung ayam. Berhentilah selagi belum terlambat,” nasihat Sidhimantra. Namun, Manik Angker...

avatar
Ariowibowo
Gambar Entri
DESA TRUNYAN DI BALI #DaftarSB19
Ritual Ritual
Bali

Ada sebuah tradisi unik yang ada di Desa Trunyan, yaitu meletakkan jenazah di atas pada alam terbuka, tradisi ini masih dilakukan secara turun-temurun sampai sekarang ini. Budaya serta tradisi unik orang Bali asli desa Trunya ini menjadi sangat menarik dan unik bagi wisatawan, bahkan bagi warga lokal Bali sekalipun, sehingga desa ini menjadi salh satu tujuan wisata unik di Bali.Penduduk Bali Aga ataupun Bali Asli, memang biasanya memiliki sejumlah keunikan yang tidak dimiliki desa lain pada umumnya di Bali, mereka memegang teguh berbagai budaya serta tradisi yang diwariskan oleh leluhurnya. Selain desa Trunyan di Kabupaten Bangli sejumlah penduduk Bali Aga juga bisa ditemukan di desa Tenganan Karangasem dan yang paling banyak terdapat di Kabupaten Buleleng yaitu desa Julah, Sembiran, Tigawasa, Cempaga dan Pedawa.Desa Terunyan berasal dari 2 kata yaitu Taru & Menyan artinya kayu dan wangi jadi desa terunyan diambil dari nama pohon yang tumbuh disekitar desa,...

avatar
Lutfiaadr
Gambar Entri
Tari Puspawresti #DaftarSB19
Tarian Tarian
Bali

Tari Puspawresti merupakan salah satu tarian yang berasal dari Bali. Tari ini terinspirasi dari tari pependetan yang ada di pura di daerah Bali yang mana tari pendet itu merupakan tari wali yang berfungsi sebagai tari penyambutan turunnya para dewa. Maka dari itulah, tari Puspawresti (Puspa = bunga ; wresti = hujan) diciptakan mengikuti gerak-gerik tari pependetan. Tari ini dibawakan oleh sekelompok penari pria dan wanita. Para penari wanita membawa bokor berisikan bunga yang berwarna-warni yang dikawal oleh penari pria yang membawa tombak. Tarian ini menggambarkan sekelompok muda-mudi yang dengan penuh rasa hormat dan ramah tamah menyambut kedatangan para tamu yang berkunjung ke desa mereka. Tarian ini merupakan ciptaan bersama dari I Wayan Dibia (penata tari) dengan I Nyoman Windha (penata karawitan) pada tahun 1981.

avatar
Akyko
Gambar Entri
Tari Kidang Kencana #DaftarSB19
Tarian Tarian
Bali

Tari Kidang Kencana merupakan salah satu tarian yang berasal dari Bali. Tari Kidang Kencana "merekam" keceriaan sekawanan kijang di keluasan belantara raya. Saat purnama bersinar penuh, satwa bertanduk indah itu menumpahkan kegembiraannya. Berlari, melompat dan saling bercengkerama sambil bermandi cahaya bulan. Namun, keceriaan mereka mendadak berubah gaduh lantaran ada seekor kijang bertingkah yang berujung pada kesalahpahaman. Teman-temannya sepakat untuk mencelakainya. Beruntung, kesalahpahaman itu cepat teratasi dan mereka kembali rukun. Pesona satwa kijang itu sukses ditransformasikan ke dalam "bahasa" gerak yang ritmis, dinamis dan estetis oleh koreografer I Gusti Agung Ngurah Supartha yang dipermanis dengan iringan gamelan gong kebyar yang ditata artistik oleh I Wayan Beratha dan sentuhan gegerongan oleh IGB Arsaja.

avatar
Akyko
Gambar Entri
Sejarah dan Asal Usul Tari Kecak Bali yang Penuh Pesan Moral #DaftarSB19
Tarian Tarian
Bali

  TARIAN YANG SAKRAL Tari Kecak biasa disebut Tari Cak atau tari api. Tarian ini merupakan tarian pertunjukkan hiburan masal yang menggambarkan seni peran dan tidak diiringi oleh alat musik atau gamelan. Namun, hanya diiringi oleh paduan suara sekelompok penari laki-laki berjumlah sekitar 70 orang yang berbaris melingkar memakai kain penutup kotak-kotak berbentuk papan catur. Tarian ini sangat sakral, terlihat dari penarinya yang terbakar api, namun mengalami kekebalan dan tidak terbakar. Tari Kecak juga sering disebut Tari Sanghyang yang dipertunjukkan sewaktu-waktu untuk upacara keagamaan. Penari biasanya kemasukan roh dan bisa berkomunikasi dengan para dewa atau para leluhur yang telah disucikan. Penari tersebut dijadikan sebagai media untuk menyatakan sabda-Nya. Saat kerasukan, mereka juga akan melakukan tindakan yang di luar dugaan, seperti melakukan gerakan berbahaya atau mengeluarkan suara yang mereka tidak pernah keluarkan sebelumnya. AS...

avatar
Fahira Shanin Nadifa