Buku ini berisi hasil kajian dan analisis naskah-naskah lama yang berasal dari daerah Lombok yang berjudul Hikayat Indrajaya. Isinya tentang keberhasilan seorang Pangeran yang bernama Indrajaya yang berasal dari negeri Darul Kiyam tanah Arab.rnNilai-nilai yang terkandung ·di dalam naskah ini adalah nilai moral dan ajaran agama. Pada hakikatnya nilai-nilai tersebut sangat diperlukan dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/8328/
Penerbitan buku "Unsur Sejarah Dalam Naskah Melayu" tulisan Dra. Yumsari Yusuf adalah usaha Museum Nasional mengetengahkan hasil kajian naskah-naskah Melayu dalam hubungannya dengan sejarah sebagian dari wilayah republik kita yang diharapkan akan bermanfaat bagi pengembangan penelitian selanjutnya. Pada dasarnya memang sulit untuk meneliti latar belakang suatu negara melalui sebuah karya sastra sejarah. Kita tidak mungkin mendapatkan fakta-fakta yang dapat dipercaya. Hampir sebagian besar isinya merupakan cerita mitologi dan dongeng setempat atau pemujaan secara berlebihan terhadap seorang tokoh atau sebuah negeri, sehingga banyak bercampur dengan cerita fantasi. Untuk dapat mengetahui nilai historis dari sebuah karya sastra sejarah, kita harus mengadakan penelitian terhadap catatan-catatan lokal dan membandingkannya dengan beberapa sumber asing. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/8283/
Dalam rangka menyambut imlek, femina akan mengeluarkan resep-resep klasik imlek mulai 23 - 28 Januari 2017. Resep-resep ini diambil dari buku Masakan Peranakan Tionghoa Semarang karya Hiang Marahimin yang diterbitkan oleh PT Gaya Favorit Press. Salah satunya adalah resep Mi Goreng Spesial berikut ini. Bahan 250 g mi segar 50 g jamur kancing 1 sdt angciu ¼ sdt gula pasir 4-5 sdm minyak goreng 2 siung bawang putih, cincang halus 50 g daging ayam tanpa tulang, iris tipis, potong persegi 2 x 2 cm 100 g kee kian siap pakai, iris tipis serong ½-1 cm 50 g udang kupas ukuran kecil/sedang, belah punggungnya 1 batang daun bawang, potong melintang 2 cm 100 g sawi hijau/pok cai, potong-potong 3-4 cm 75 g kol, buang bagian tengahnya, iris-iris 2 cm 125 ml kaldu Bahan Bumbu : campur jadi satu 1½ sdm kecap asin 1½ sdm kecap manis...
Tempe, bahan favorit keluarga Joanna Lasmono, penulis buku My Cookbook Diary, diolah secantik canape. Padat rasa walau mungil! Bahan: 200 g tempe, iris 0,5 cm Minyak sayur, untuk menggoreng Bumbu, haluskan: 100 ml air 3 siung bawang putih 1 sdt garam ½ sdt ketumbar ¼ sdt kaldu ayam bubuk Sautee beef: 150 g daging sukiyaki ½ sdt garam ¼ sdt merica hitam bubuk 2 sdm minyak sayur 50 g jamur kancing segar, iris tipis 1 sdt minyak wijen ½ sdt wijen putih Avocado smoked salmon: 200 g daging buah avokad, lumatkan 125 g bawang bombay, cincang halus 2 sdm daun ketumbar, cincang 1 sdm air jeruk lemon ½ sdt garam ¼ sdt merica hitam bubuk 100 g smoked salmon Tomato pesto: 150 g sun dried tomato 5 lembar daun basil segar 3 sdm pine nuts 2 siung bawang putih 1 sdm daun peterseli ½...
Ini merupakan resep dari Petty Elliott, penulis buku Papaya Flower - Manadonese Cuisine Provincial Indonesian food, Contemporary Indonesian Food, dan Jakarta Bites. Gunakan salmon dalam kualitas sashimi, yang berarti cukup segar dan prima disajikan mentah sekalipun. Jika sulit menemukannya, matangkan salmon dengan teknik pan-fried. Ini juga sedap! Bahan: 200 g fillet salmon 1 sdt garam laut Avocado dabu-dabu: 500 g (1 buah) avokad matang, potong kecil 300 g tomat merah, buang bijinya, potong kecil 9 sdm virgin olive oil 5 buah cabai rawit merah, iris halus 4½ sdm air jeruk nipis 4 butir bawang merah, cincang kasar ¾ sdt garam Garnish: Bunga Gomphrena, petik per kuntum (opsional) Cara membuat: 1/ Iris tipis salmon. Sisihkan dalam wadah tertutup di kulkas. Sisihkan. 2/ Dabu-dabu: Aduk rata semua bahan. 3/ Penyajian: letakkan beberapa lembar salmon di atas piring saji. Taburi dengan garam secukupnya...
Dalam rangka menyambut imlek, femina akan mengeluarkan resep-resep klasik imlek mulai 23 - 28 Januari 2017. Resep-resep ini diambil dari buku Masakan Peranakan Tionghoa Semarang karya Hiang Marahimin yang diterbitkan oleh PT Gaya Favorit Press. Salah satunya adalah resep ikan coan-coan berikut ini. Bahan 1 ekor (500 g) ikan kakap putih ½ sdt garam ¼ sdt merica bubuk Minyak goreng 5 butir bawang merah, iris tipis 2 siung bawang putih, iris tipis 2 cm jahe, memarkan 1 sdm taoco (tanpa air perendam) 750 ml air 1 sdm kecap manis ½ sdt garam ½ sdt gula merah 1 sdt cuka 5% Pelengkap: 50 g jahe, kupas, potong bentuk batang korek api halus, 1 batang daun bawang iris halus Cara Masak: Bersihkan ikan, keringkan, lalu kerat-kerat serong badan ikan. Lumuri ikan dengan garam dan merica, diamkan selama 15 menit. Panaskan minyak goreng yang cukup ban...
Cita rasa bola-bola daging membawa Joanna Lasmono, penulis buku My Cookbook Diary, ke kenangan masa kecil di meja makan. Selain disantap langsung seperti ini, ia juga menggunakannya dalam spaghetti meatballs atau Semur Daging Bola. Bahan: Minyak sayur, untuk menumis 200 ml santan kental siap pakai 2 cm lengkuas, memarkan 2 sdm daun kari Bola daging, aduk rata: 1 kg daging sapi giling 350 g bawang bombay, parut 2 siung bawang putih, haluskan 2 butir telur ayam 1 sdm daun thyme segar 1 sdt merica hitam bubuk ½ sdt garam Bumbu kuning, haluskan: 6 butir bawang merah 5 cm kunyit 4 siung bawang putih 3 butir kemiri ¾ sdt garam ½ sdt merica putih bubuk Pelengkap: rocket salad Cara membuat: 1/ Bola daging: Ambil 2 sdm adonan, bentuk bulat. lakukan proses serupa pada sisa bahan. 2/ Susun bola daging di atas loyang yang sudah di...
Candi Tapan Kecamatan Talun Kabupaten Blitar merupakan salah satu daerah yang banyak memiliki situs peninggalan sejarah. Di daerah Kabupaten Blitar terdapat banyak candi seperti Sawentar, Kotes hingga yang paling terkenal dan menjadi icon Kabupaten Blitar yaitu Candi Penataran. Selain candi-candi yang sudah lama ditemukan itu pada tahun 2010 telah dilakukan penggalian Candi Tapan yang berlokasi di Dusun Bakulan Desa Bendosewu Kecamatan Talun. Nama Candi Tapan itu sendiri berasal dari cerita sejarah bahwa dahulu terdapat orang yang bertapa di candi tersebut. Berdasarkan data pada catatan Situs Tapan benda cagar budaya yang ada antara lain Yoni, Nandi, Arca Dwarapala dapat dipastikan bahwa pendirian Candi pada Situs Tapan dilatarbelakangi oleh agama Hindu karena Nandi adalah binatang yang menjadi kendaraan Dewa Siwa atau biasanya Nandi adalah simbol dari Siwa itu sendiri. Menurut informasi bahwa situs Tapan ini dibangun pada masa Kerajaan Majapahit akhir. Awalnya dae...
Di Indonesia sangat banyak kerajaan-kerajaan baik yang bercorak Islam, Hindu ataupun Buddha. Khusus untuk di pulau Jawa ada sebuah kerajaan setelah runtuhnya kerajaan Tarumanegara yang terletak di Jawa Barat yaitu kerajaan Sunda Galuh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Hindu terakhir di Tatar Sunda. Yang merupakan sebuah kerajaan kombinasi dari dua kerajaan besar disunda, yaitu kerajaan Sunda dan Galuh Raya. Kerajaan Sunda Galuh didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah. Berdirinya Kerajaan Sunda serta “merdekanya” Kerajaan Galuh, sekaligus pula merupakan pertanda berakhirnya era kekuasaan Kerajaan Tarumanegara. Berbeda dengan Kerajaan Galuh, Kerajaan Sunda pada masa awal berdirinya sama sekali tidak pernah menga...