Wanita
2.366 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tonil, Seni Drama Tradisional Betawi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Tonil berasal dari bahasa Belanda yaitu "tooneel" yang artinya sandiwara. Tonil merupakan budaya kesenian dari suku Betawi namun jarang sekali diketahui oleh masyarakat itu sendiri di zaman modern ini. Tonil ialah pengembangan dari teater bangsawan yang dipadukan menjadi satu dari jenis kesenian lakon, tari, lawak, dan musik. Seni teater ini mulai muncul dan berkembang pada masa penjajahan Belanda di Indonesia dan menjadi sarana hiburan bagi masyarakat pada saat itu, dikarenakan pementasan Tonil yang dikemas dalam sandiwara atau teater yang tak lepas dari unsur komedi yang kental. Tonil juga dapat berupa kesenian musik orkes yang memang ditampilkan untuk memeriahkan sebuah perayaan atau acara penting. Pemain tonil mayoritas merupakan laki-laki karena menurut mereka hukumnya haram apabila wanita juga bergabung. Pertunjukkan Tonil biasanya menceritakan mengenai kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia sehingga penonton dapat menerima pesan yang ingin disampaikan dengan ba...

avatar
OSKM18_16718264_Thania Ervina Virginia
Gambar Entri
Tradisi Kelahiran Suku Mentawai
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Menurut Suku Mentawai, kelahiran merupakan momen yang tidaklah sakral, sehingga tidak banyak upacara adat yang dilakukan untuk memperingatinya. Selain itu, kelahiran bersifat amat duniawi bagi mereka. Oleh karena itu, Suku Mentawai mengadakan momen kelahiran di tempat yang bersifat duniawi pula. Tempat yang dimaksud adalah ladang. Ladang dianggap bersifat duniawi karena manusia mencari nafkah serta bercocok tanam di ladang. Wanita yang tengah hamil biasanya dibawa oleh suami dan ibunya menuju ladang seminggu sebelum melahirkan supaya tinggal di sana hingga saatnya melahirkan. Sumber :  https://eksotikamentawai2017.wordpress.com/2017/07/09/kelahiran-dan-kematian-di-suku-mentawai/

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Upacara Kematian Suku Mentawai
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Dalam adat suku Mentawai, kematian dikategorikan menjadi dua. Yang pertama ialah kematian  simaeru , yaitu kematian yang disebabkan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Sementara yang kedua adalah kematian  sikatai , yaitu kematian yang disebabkan oleh hal yang tidak terduga, misalnya tenggelam di laut, tertimpa kayu, dan dibunuh Ketika ada orang yang meninggal, maka berita duka disampaikan dengan bunyi  tuddukat  dengan irama  loiba . Tuddukat merupakan alat komunikasi tradisional suku Mentawai. Irama loiba yang digunakan akan menginformasikan tentang usia dan jenis kelamin orang yang meninggal. Pada saat melayat, tidak semua orang dibolehkan pergi melayat. Wanita hamil atau yang memiliki bayi beserta suaminya tidak diperbolehkan pergi melayat, karena diyakini bisa diganggu oleh roh orang yang meninggal ( ketcat ). Saat meratapi si mati, orang-orang suku Mentawai membungkus kepala mereka dengan kain warna-warni dan melepas seluruh perhiasan yan...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Lagu Katulampa
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Lagu Katulampa Lagu berjudul Katulampa ini diciptakan oleh Bapak Ade Suarsa S.Sn di Sanggar Edas, Kota Bogor. Lagu ini dibawakan oleh seorang laki-laki dan diiringi oleh suara latar wanita. Alat musik yang digunakan  di dalam lagu ini yaitu, gambang kentung, kencrong kecrek, jengglong awi, angklung kendang, kecrek, suling, kecapi, dan goong. Lagu ini menceritakan tentang Bendungan Katulampa yang ada di Bogor. Tentang aliran airnya yang mengalir melewati Kebun Raya Bogor dan menuju Kota Jakarta yang dalam lagu ini disebut dengan Batawi. Lagu ini juga menceritakan bagaimana indahnya Bendungan Katulampa itu sendiri dan keadaan sekitarnya yang menarik hati. Lirik lagu Katulampa sebagai berikut:   Katulampa kamashur ka mana-mana Cihaliwung ti girang mipir kadinya Katulampa ngais gawir nyendak jungkrang Tuturubun cai turun ti Cipayung   Endah mun usum katiga Cai cur cor estu matak narik ati Tirta ngalir ka jaladri  Ng...

avatar
OSKM18_16418089_[Muhammad] Shiddiq Abdussalam
Gambar Entri
Pangek Padeh Dagiang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Makanan ini merupakan salah satu makanan yang dibawa oleh keluarga pengantin wanita ke rumah orang tua pengantin pria. Makanan ini dibawa pada saat menjemput pengantin pria. Berikut cara membuatnya. Bahan-bahan : 1 Kg Daging Sapi 2 Lembar Daun Salam 2 Batang Serai 5 buah Asam Kandis 2 lembar Daun Kunyit Bumbu Halus : 5 siung bawang merah 5 siung bawah putih 100 gr Cabe Merah 1 ruas Jahe 2 Ruas Lengkuas 5 butir Kemiri Secukupnya Air Secukupnya Garam Langkah : â--Haluskan semua bumbu halus â--Cuci daging â--Masukkan bumbu halus dan daging â--Nyalakan kompor â--Tambahkan daun kunyit, daun salam, serai dan asam kandis â--Aduk sesekali, masak dengan api sedang â--Tambahkan garam secukupnya â--Tunggu hingga kisat â--Angkat...

avatar
Bugy54
Gambar Entri
Lewatin Dulu Palang Pintunye!
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Setiap daerah di Indonesia mempunyai ciri khas dan tradisi tersendiri dalam melaksanakan prosesi pernikahan, salah satunya adalah tradisi kesenian Palang Pintu yang berasal dari Betawi. Palang Pintu berasal dari kata palang yang artinya penghalang dan kata pintu artinya tempat masuk, yang mana jika keduanya digabungkan maka akan memiliki arti menghalangi sesuatu yang akan masuk. Palang Pintu sendiri adalah sebuah tradisi yang dilakukan sebelum diselenggarakannya akad nikah di mana salah satu kerabat dari mempelai pria dan wanita beradu pantun dan silat yang akan harus dimenangkan oleh keluarga dari mempelai pria karena nantinya keluarga dari mempelai wanita harus memberikan jalan masuk untuk mempelai pria. Tidak hanya adu pantun ataupun silat, ada juga yang melakukan adu sholawat serta baca Qur’an di dalam tradisi Palang Pintu. Adu pantun, silat, maupun baca Qur’an ini dilakukan bukan hanya untuk hiburan semata, tetapi terdapat makna tersirat dari pelaksanaan tradisi Pal...

avatar
OSKM_19718269_Galuh Ardhya_Kirana
Gambar Entri
Arti lagu Esa Mokan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sulawesi Utara

Lagu Esa Mokan merupakan lagu yang sederhana, tetapi mempunyai makna yang sangat dalam. "Esa Mokan" sendiri mempunyai arti "Hanya Satu". Lagu daerah yang bertema cinta ini merupakan pencurahan kekhawatiran yang sudah biasa terjadi di dalam hubungan antar pria dan wanita yang saling mencintai. Lagu ini memiliki arti bahwa seseorang yang sedang mempunyai kekasih tidak ingin pasangannya mendua (selingkuh) dan tetap berada dalam pelukannya. Dalam kata lain, arti lagu ini adalah permintaan untuk saling menjaga dan setia. Selain itu, lagu ini juga memiliki aspek religius karena terdapat pengharapan kepada Tuhan agar diberi umur panjang dan diberkati seumur hidup agar terhindar dari hal-hal yang buruk.  Berikut lirik dan terjemahan : Esa mokan (Hanya Satu) Genangku wia niko (Harapanku padamu) Tia mo mah zua-zua genang (Jangan mendua hati) E karia (E kekasih) Mengaley - Mengaleyuman (Senantiasa berdoa/meminta) Wia Si Opo Walian (Pada Tuhan) Pakatuan, Pak...

avatar
OSKM18_16918011_Stephanus Misasnan Dewangga
Gambar Entri
Busana Pengantin Kepangeranan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pernikahan, bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dianggap sebagai suatu hal yang sakral. Hampir seluruh suku bangsa di Indonesia memiliki adat pernikahannya sendiri dengan berbagai proses dan rangkaian acara yang cukup rumit. Masing - masing upacara adat pernikahan tentunya memiliki ciri khas tersendiri, yang membedakan satu suku dengan suku yang lain. Salah satunya ialah busana adat dari para calon pengantin. Busana Kepangeranan merupakan busana adat pengantin yang berasal dari daerah Cirebon, Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, busana ini bergaya "kepangeranan" atau "mirip seperti pangeran (atau bangsawan)", karena diadaptasi dari pakaian para bangsawan dari Keraton Kasepuhan yang berada di Cirebon. Busana Pengantin Pria Pengantin pria menggunakan jas takwa berwarna hijau dengan corak keemasan, dan bawahan berupa kain batik khas Cirebon. Bagian kepala dihiasi dengan semcam mahkota atau blangkon dengan roncengan melati di satu sisi kepala. Untuk alas kaki, menggunakan...

avatar
OSKM18_16118046_Natasya
Gambar Entri
Pangek Padeh Dagiang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Makanan ini merupakan salah satu makanan yang dibawa oleh keluarga pengantin wanita ke rumah orang tua pengantin pria. Makanan ini dibawa pada saat menjemput pengantin pria. Berikut cara membuatnya. Bahan-bahan : 1 Kg Daging Sapi, 2 Lembar Daun Salam, 2 Batang Serai, 5 buah Asam Kandis, 2 lembar Daun Kunyit Bumbu Halus : 5 siung bawang merah, 5 siung bawah putih, 100 gr Cabe Merah, 1 ruas Jahe, 2 Ruas Lengkuas, 5 butir Kemiri, Secukupnya Air, Secukupnya Garam Langkah : Haluskan semua bumbu halus Cuci daging ___|Masukkan bumbu halus dan daging \ _ |Nyalakan kompor Tambahkan daun kunyit, daun salam, serai dan asam kandis Aduk sesekali, masak dengan api sedang Tambahkan garam secukupnya Tunggu hingga kisat Angkat dan sajikan atau kemas OSKMITB2018

avatar
Oskm18_19818073_bugy