Adat Nusantara
170 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ngumbai Lawok
Ritual Ritual
Lampung

Ngumbai Lawok Ngumbai Lawok adalah upacara adat Lampung yang bertujuan atau bentuk ungkapan syukur masyarakat pesisir atas hasil laut dan juga untuk memohon keselamatan kepada sang pencipta agar diberikan keselamatan saat melaut. Saat pelaksanannya dikorbankan kepala kerbau sebagai simbol pengorbanan dan ungkapan terima kasih kepada laut yang telah memberikan hasil lautnya kepada nelayan.   https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-lampung/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Upacara Lampung Balimau
Ritual Ritual
Lampung

Balimau Balimau adalah upacara adat Lampung yang berupa mandi yang dilakukan menjelang datangnya bulan ramadhan. Biasanya masyarakat Lampung akan menggunakan berbagai wangi-wangian alami dan campuran limau untuk membersihkan diri. Konon, upacara ini diangggap membersihkan diri menjelang masuknya bulan suci ramadhan. https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-lampung/

avatar
Roro
Gambar Entri
Nyuncun Pahakh
Ritual Ritual
Lampung

Nyuncun artinya meletakkan di atas kepala, Pahakh adalah satu peralatan rumah  tangga yang berbentuk bundar – selintas mirip piring – berdiameter kurang lebih 30  sentimeter. Pahakh (pahar) ada yang diletakkan di atas kepala dan ada yang di jinjing.  Isi pahakh ada yg berupa makanan, antara lain: nasi, sayur matang, kue, air minum  yang akan disajikan dalam acara adat. Ketika tiba di rumah tujuan, pahakh diletakkan  di ruangan, dan isi pahakh tersebut tetap tidak di turunkan, sehingga bagi sai batin ataupun masyarakat menikmati makanan yang dibawa tetap di atas pahakh.   Kegiatan nyuncun pahakh juga dilakukan pada kegiatan ngejalang atau bisa juga  diartikan “ziarah”, yaitu kegiatan adat di mana bebai (ibu-ibu) nyuncun (meletakkan pahakh) di atas kepala yang dibawa pada kegiatan berdoa di masjid (ngantak pelambakh), pernikahan, berdoa kematian di pemakaman (Ngelang Kubokh). Fungsi Pahakh dalam  kegiatan adat masyara...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Sebambangan
Ritual Ritual
Lampung

Menurut cerita dalam adat istiadat Pepadun, sekitar tahun 1896, istilah “Sebambangan”  sudah ada dan kebiasaan tersebut sudah dilakukan mulei dan mekhanai (gadis dan bujang)  Lampung Pepadun. Jadi sebambangan merupakan proses perkawinan adat lampung, yang  beradat Pepadun, dengan cara mengambil gadis dengan jalan pintas atas kemauan sendiri;  dengan kata lain Ngelakei (larian) Adapun prosesi sebambangan tersebut antara lain: Harus meninggalkan surat (penepik) atau uang sepeninggalan. Sebelum masuk rumah calon suaminya, gadis tersebut mencuci kakinya (cebuk  calok) dengan air Kembang 7 (tujuh) macam dengan tujuan: Supaya kembang itu menjadi buah Supaya rumah itu menjadi harum dengan kedatangan calon pengantin  perempuan Netek salah, yaitu pihak Laki-laki berkunjung ke tempat keluarga calon mempelai  wanita untuk ngantar salah Setelah satu atau dua hari, pihak laki-laki mengantar perdamaia...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Nyubuk Majeu
Ritual Ritual
Lampung

Tradisi nyubuk majeu dapat diartikan sebagai salah satu proses dari keluarga yang ingin melihat secara langsung kondisi sang gadis atau pengantin setelah sebambangan oleh mempelai pria atau sebelum dilakukan upacara adat. Arti dari sebambangan adalah membawa lari gadis dengan maksud untuk dinikahi dan bisa dibenarkan secara adat, jika ada kesepakatan dari dua belah pihak. Proses nyubuk biasanya dilakukan pada malam hari dan dilakukan oleh ibu-ibu dan/atau gadis. Pada waktu melakukan nyubuk majeu, setiap keluarga mempelai diharuskan memakai penutup wajah (sarung) yang hanya terlihat matanya saja. Nyubuk Majeu ini mempunyai makna di mana suatu momen yang dimanfaatkan oleh keluarga besar mempelai wanita maupun masyarakat yang datang secara kelompok, untuk melihat suasana batiniah dan lahiriah dari calon pengantin wanita selama di lingkungan keluarga besar mempelai pria. Dengan menggunakan sarung untuk menutupi wajah dan tubuhnya agar tidak diketahui siapa yang datang dalam proses i...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Tari Kiamat
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Lampung

Tari kiamat adalah tarian penutup dari ruwah atau syukuran tujuh hari tujuh malam perkawinan Keratuan Darah Putih yang disebut nuhot. Tari kiamat ditarikan oleh lima orang penari putri, dengan gerak dan kostum yang sama, dan hanya ratu saja yang memakai talam atau nampan untuk dipakai sebagai lapisan kaki – melambangkan bahwa penari tersebut adalah perwakilan dari marga ratu. Tari kiamat diperkirakan dibuat pada tahun 1938. Kegiatan tari kiamat yang sudah dilaksanakan tercatat: (1) Tahun 1938 pada pernikahan Muhammad Yakub Gelar Dalom Kesuma Ratu Gusti Raden Inten III; (2) Tahun 1968 pada pernikahan Muhammad Hasan Basri Gelar Khatu Batin Raden Inten IV; (3) Tahun 1998 pada pernikahan Erwin Syahrial S.Sos Gelar Dalom Kesuma Ratu Raden Inten IV. Tari ini hanya ditampilkan atau dilaksanakan maksimal 30 tahun sekali, karena tarian ini untuk pernikahan pihak Keratuan Darah Putih. Tarian ini akan ditampilkan pada saat pernikahan putra sulung Erwin Syahrial yaitu Aji Batin Ratu G...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Mekhatin
Ritual Ritual
Lampung

Mekhatin adat adalah musyawarah mengenai urusan yang berkenaan dengan adat, yang dilakukan oleh para penyimbang adat dan dipimpin oleh penyimbang adat tertinggi (penyimbang marga, Bandar) atau penyimbang yang ditunjuk mewakili. Menurut sebagian penyimbang adat, Perwatin diartikan sebagai pelaksana musyawarah adat; sedangkan Merwatin diartikan sebagai warga non-penyimbang sbg pelaku musyawarah. Pendapat ini juga dapat diterima kebenarannya sesuai dengan pemahaman maknanya bagi kepenyimbangan adat dan para kelompok masyarakat setempat (lokal). Merwatin juga dapat diartikan sebagai tokoh/pemimpin/jakhu/pimpinan warga di luar struktur adat yang melakukan (me=kata kerja, predikat) kegiatan musyawarah. Pada dasarnya istilah Merwatin menunjukkan pada kegiatan peppung/buhippun (musyawarah), baik dari para penyimbang adat, maupun dari tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sedangkan mekhatin warga di luar struktur adat dalam kehidupan sosial sehari-hari sering diartikan sebagai kegiatan peppun...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Sambal Seruit Asam Manis Lampung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Lampung

Sambal Seruit Sambal yang berasal dari Lampung ini memiliki cita rasa yang cenderung asam dan manis. Rasa asamnya berasl dari mangga kuini yang dicincang halus, sementara manis didapat dari campuran gula. 10 buah cabai merah 3 siung bawang merah 1 sdt terasi yang telah dibakar 1 sdt gula pasir 2 buah mangga kuini, cincang kasar Cara membuat; cabai, bawang merah, dan terasi diulek kasar lalu diberi garam dan gula. Masukkan cincangan mangga kuini, aduk rata. http://mahligai-indonesia.com/ragam-kuliner/sejarah-sambal-khas-nusantara-4458

avatar
Roro
Gambar Entri
Cerita Asal Usul Mattok (Asal Usul Menenun Kain Lampung)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Lampung

Pada zaman dahulu, tersebutlah seorang pertapa yang bergelar Pangeran Wironegoro. Salah satu kekuatan yang dimiliki hasil dari pertapaannya itu ialah kekebalan. Pada suatu ketika, Pangeran Wironegoro berunding dengan bajak laut diatas sesaat (rumah adat). Karena kekebalannya, Pangeran Wironegoro mengamuk, menyerang orang-orang Bugis yang ada disaat itu, sehingga orang-orang yang ada saat itu menjadi bingung dan kucar-kacir. Salah seorang temannya yang bernama Pangeran Becahyo telah terbunuh. Salah seorang dari bajau orang Bugis bersembunyi diatas sesaat. Ia tidak mengikuti teman-temannya yang lain. Kemudian bajau Bugis yang bersembunyi tadi, melihat sebilah tombak dan tanpa pikir panjang diambilnya tombak itu dan dilemparkannya ke arah Pangeran Wironegoro. Pangeran Wironegoro tidak menyangka akan mendapat serangan yang tiba-tiba, hingga ia terluka oleh tombak itu. Sambil memegangi lukanya Pangeran Wironegoro bersumpah, bahwa seluruh keturunannya yang mempunyai ilmu kebal, se...

avatar
Admin Budaya