Wanita
2.366 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tandok
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Tandok dibuat dari pandan yang digunakan sebagai tempat beras atau pun padi. Biasanya wadah ini dijunjung di atas kepala seorang wanita Batak.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Hajut Manik-manik
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Tempat sirih wanita batik yang ornamennya merupakan hiasan manik-manik.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pakaian Perkawinan Dayak dari Kain Tenun
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kalimantan Tengah

Seiring dengan kemajuan zaman, pakaian adat perkawinan suku dayak di kalimantan Tengah menggunakan kain tenun. Kain tenun itu berupa benang bintik ataupun polos. bentuk pakaian model sanghai- atau lebih dikenal dengan model palembangan - untuk kostum pengantin laki-laki dan baju kurung untuk kostum pengantin perempuan. Model kostum pengantin tersebut merupakan pengaruh budaya Melayu. Ada pula kostum pengantin berupa kebaya bagi pengantin wanita. Model ini dipengaruhi budaya jawa. Model kostum ini dapat dipadu dengan model kostum Dayak ( baju sangkarut dan ewah). Aksesoris yang digunakan yaitu anting-anting, gelang, cincin, tusuk konde, ikat kepala (lawung) bagi laki-laki dan salutup bagi perembuan.

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Garantung
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Tengah

Garantung adalah sejenis "gong" masyarakat budaya tradisional Kalimantan Tengah. Namun bunyi yang di hasilkan oleh garantung berbeda dengan bunyi yang dihasilkan oleh gong dari pulau Jawa misalnya. Sebagai contoh bunyi yang dihasilkan oleh gong pada Gamelan Jawa terdengar getaran bunyi lebih panjang, namun pada Garantung getaran bunyi pendek. Sebenarnya kalau menilik pada ukuran Garantung, jumlah dan cara memainkannya, apabila di bandingkan dengan perangkat musik Gamelan Jawa, Garantung lebih merujuk pada instrumen Kempul. Namun dalam hal ini, Garantung lebih mendominasi permainannya untuk hal melodi pada ansambel ritual dan merupakan instrumen utama, dan Garantung dimainkan dengan tempo yang lebih cepat. Garantung dibunyikan dengan menggunakan pemukul atau stick (alat tabuh) yang terbuat dari bahan kayu. Tak ada yang khusus dari bahan pemukul Garantung, yang terpenting kayu tersebut kuat untuk dipergunakan sebagai alat pemukulnya. Pada ujung pemukul tidak dilapisi dengan kain, ka...

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
PERJANJIAN DALUNG KURIPAN
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Lampung

Setelah masyarakat adat Pugung memeluk ajaran agama Islam, selanjutnya berdiri Keratuan Darah Putih sebagai tempat penyebaran Islam di daerah Lampung yang pertama. Sesudahnya lambat laun secara berangsur-angsur orang-orang peminggir yang bertempat tinggal di sana, terutama di pantai selatan mulai memeluk agama Islam. Untuk membangun syiar Islam serta melakukan dakwah, maka antara Ratu Darah Putih dan Pangeran Sabakingking atau Maulana Hasanuddin mengadakan mufakat. Kata sepakat itu terkenal dengan Perjanjian Dalung Kuripan . Dalam perjanjian ini disebutkan: "Ratu Darah Putih linggih dateng Lampung. Maka dateng Pangeran Sabakingking, maka mufakat. Maka wiraos sapa kang tua sapa kang anom kita iki. Maka pepatutan angadu wong anyata kakak tua kelayan anom. Maka mati wong Lampung dingin. Maka mati mulih wong Banten ing buri ngongkon ning ngadu dateng pugung ing djero luang. Maka nyata anom Ratu Darah...

avatar
pandu sedya mada putera
Gambar Entri
Tari Ganjar Ganjur
Tarian Tarian
Kalimantan Timur

Tari Ganjar Ganjur Tarian Ganjar ganjur adalah tarian tradisi budaya asli Kutai Kartanegara yang biasanya ditampilkan hanya pada upacara-upacara besar sedangkan tarian ini dibawakan oleh kerabat kesultanan sendiri,dan tarian ini ditampilkan pada acara acara seperti : Upacara Penyambutan Tamu-Tamu Agung. Upacara Adat ERAU, Upacara Adat Penambalan Sultan Kutai Kartanegara atau penobatan Sultan yang baru dan lain-lain. Tarian ini dibawakan oleh penari pria yang disebut " Beganjar" adapun penari wanita nya disebut "Beganjur",. Kostum yang digunakan oleh penari pria disebut "Miskat" untuk bagian atas (baju) dan "Dodot" untuk bagian bawah (celana). Sedangkan untuk penariwanita menggunakan pakaian "Ta’wo" untuk bagian atas (baju) dan "Tapik" untuk bagian atas. Dalam pelaksanaan tarian ini masing-masing penari membawa aksesoris tari yang disebut "Gada" untuk penari pria dan "Kipas" untuk penari wanita. Musik pengiring tari Ganjar Ganjar adalah musik gamelan yang terdiri dari "Bonang" seba...

avatar
Ridzkiagusty
Gambar Entri
Kalung Uncal
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Timur

Menurut sejarah, kalung Uncal yang saat ini menjadi salah satu koleksi di Museum Mulawarman kemungkinan berasal dari India. Dalam bahasa India kalung ini disebut Unchele dan di dunia ini hanya terdapat 2 buah atau satu pasang, yakni sebuah untuk pria dan sebuahnya lagi untuk wanita. Terbuat dari emas 18 karat dengan berat 170 gram dan kalung ini dihiasi dengan relief cerita Ramayana.   Kalung Uncal yang saat ini ada di India hanya sebuah saja. Menurut keterangan salah seorang duta India yang berkunjung ke Tenggarong pada tahun 1954, kalung Uncal yang ada di Kutai ini sama bentuk, rupa dan ukurannya dengan kalung Uncal yang ada di India. Sehingga, ada kemungkinan bahwa Raja Mulawarman Nala Dewa merupakan salah seorang keturunan dari Raja-Raja India di masa silam dan membawa kalung Uncal tersebut ke daerah Kutai ini.     Kalung “Uncal“ yang berada di keluarga Bangsawan Kutai Kartanegara merupakan sebuah benda pusaka turun menurun yang di...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Lahirnya Aji Batara Agung Dewa Sakti (Raja Kutai Kartanegara Pertama)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Tersebutlah didalam hikayat Kutai, bahwasanya Petinggi Jaitan Layar dengan isterinya tinggal di sebuah gunung, di tempat mana mereka membuka sebuah kebun untuk keperluan hidupnya sehari-hari. Puluhan tahun mereka hidup sebagai suami isteri, namun Dewa di khayangan belum juga menganugerahkan seorang anak pun sebagai penyambung dari keturunan mereka untuk memerintah negeri Jaitan Layar ini. Sering Petinggi Jaitan Layar beserta isterinya bertapa, menjauhi kerabat dan rakyatnya, memohon kepada Dewata untuk mendapatkan anak. Pada suatu malam ketika mereka sedang tertidur dengan nyenyaknya, terdengar suara diluar rumah yang begitu gegap gempita hingga menyentakkan mereka dari tidur di peraduan. Mereka pun bangkit membuka pintu untuk melihat apa gerangan yang terjadi diluar rumah. Nampaklah oleh mereka sebuah batu besar yang melayang dari udara menghempas ke tanah. Suasana malam yang tadinya gelap gulita kini menjadi terang benderang seakan-akan bulan purnama sedang memancar. T...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Kelambu Kuning
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Timur

Berbagai benda yang menurut kepercayaan orang-orang tua mengandung magis ditempatkan dalam Kelambu Kuning ini yakni : a. Kelengkang Besi Pada suatu hariketika hujan panas, petinggi yang tinggal disungai bengkalang (kecamatan Long Iram) yang bernama Sangkareak mendengar suara anak kecil yang sedang menangis. Dicarinya dan kemudian diketemukan seorang bayi yang berada didalam suatu tempat/wadah yang disebut kelengkang besi. Oleh Petinggi tadi anak tersebut dibawahnya pulang kerumah bersama dengan kelengkang besinya. b. Tajau (Guci/Molo) Tajau atau tempayan ini bernama majan yang dipakai untuk mengambil air waktu permulaan hendak memandikan Aji Batara dewa Sakti (Raja pertama dari Kerajaan Kutai Karatanegara : 1300-1325). c. Gong Raden Galuh atau Gong Maharaja Pati Tempat Aji Putri Karang Melenu bersama Keris Burit Kang diketemukan/didapat. Aji Putri Karang Melenu dalah permaisuri dari Aji Batara Agung Dewa Sakti. Gong besar ini dinamai juga Gong Maharaja Pati....

avatar
Aldi Riandana