HARI PAHLAWAN
298 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Obat Tradisional Masyarakat Betawi
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Kudis termasuk penyakit menular. Orang yang kena penyakit kudis akan merasakan gatal terutama pada malam hari. Kudis menyerang daerah lipatan tubuhh, seperti lipatan jari tangan, suku, paha, dan bokong. Kudis dapat disembuhkan dengan ramuan daun kaca piring.Pertama ramuan daun kaca piring, caranya daun kaca piring direbus kemudian airnya diminum sesuai takaran dan juga dapat digunakan langsung untuk mandi. Atau bisa pula dengan menumbuk sampai halus daun kaca piring kemudian dioleskan pada kudis setiap hari sampai hilang dan sembuh. Sumber: ImajiNews

avatar
Karel
Gambar Entri
Obat Tradisional Masyarakat Betawi
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Demam atau bisa juga disebut meriang atau panas dingin. Penyakit ini merupakan karena kelelahan, sering terkena angin malam atau kurang istirahat. Demam atau meriang dapat disembuhkan dengan menggunakan daun jarak. Daun jarak ditempelkan pada bagian tubuh yang panas. Demam dapat disembuhkan pula dengan air rebusan daun nangka landa(sirsak) dan daun belimbing wuluh. Dengan cara merebusnya dengan dua gelas air dan air tersebut dijadikan satu gelas lalu air itu diminum setiap hari sampai sembuh. Sumber: ImajiNews

avatar
Karel
Gambar Entri
Obat Tradisional Masyarakat Betawi
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Tampek atau disebut juga dengan campak. Gejala penyakit ini antara lain: panas, lemas, batuk, selaput mata merah, bercak putih dimulut, panas lalu tumbuh bercak merah dibadan. Campak bisa diobati dengan ramuan daun jeruk, 7 helai daun jeruk dicampur dengan kunyit, lalu bahan-bahan itu ditumbuk dampai menjadi adonan. Oleskan adonan tersebut keseluruh badan setiap hari. Obat lain yang berupa ramuan adalah daun dan buah asam. Daun dan buah asam diremas dalam air matang lalu air remasan disaring dan sisa saringannya dibuat adonan. Air saringan diminum. Dan adonannya dioleskan pada badan. Lakukan setiap hari sampai sembuh. Sumber: ImajiNews

avatar
Karel
Gambar Entri
Pulau tidung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Pada tahun 1800 an pulau tidung sudah dihuni oleh penduduk walaupun jumlahnya pada waktu itu masih sedikit. Pulau tidung terdiri dari 2 pulau kecil yaitu: Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, konon menurut sumber cerita bahwa Pulau yang pertama dihuni penduduk adalah Pulau Tidung Kecil, dengan bertambahnya tahun demi tahun penduduk semakin bertambah dan barulah hijrah ke Pulau Tidung Besar. Penduduk Pulau Tidung Berasal dari bermacam-macam suku diantaranya suku Bugis, Mandar, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera, Sumbawa dan Banten bahkan ada dari Batavia. kala itu agama yang dianut oleh para penduduk setempat dan pendatang adalah agama islam, dan pada saat itu pula gunung Krakatau meletus sedang di-Pulau Tidung sudah dihuni oleh banyak penduduk terutama dari keturunan para pendatang. konon menurut cerita sebelum indonesia merdeka Pulau Tidung dipimpin oleh seorang BEK yang dikenal sebagai lurah, waktu lurah yang pertama memimpin PULAU TIDUNG adalah Bapak A.MUNDARI...

avatar
Capricorn
Gambar Entri
Legenda Buaya Putih Danau Setu Babakan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Setu Babakan adalah sebuah danau buatan yang awal nya digunakan sebagai tempat resapan air , namun sekarang juga dijadikan sebagai tempat wisata bagi warga sekitar setelah diresmikan sebagai pusat pelestarian warisan Budaya Jakarta. Danau yang memiliki luas 30 hektare ini memiliki legenda yang berkaitan dengan penampakan buaya putih oleh mansyarakat setempat dan berikut ini adalah cerita tentang Legenda Buaya Putih Setu Babakan. Pada suatu ketika disebuah Desa yang berada di pinggir danau  yang oleh warga sekitar disebut sebagai Setu Babakan hiduplah sepasang remaja yang saling mencinta namun kisah percintaan mereka tak disetujui oleh bapak si gadis. Sebab si pemuda, yang bernama Joko itu hanyalah seorang petani miskin. Pada satu hari, Joko berkata kepada kekasih nya, “Dik Siti, Bapak engkau sangat menolak hubungan kita berdua”, Pemuda itu menjelaskan, “Mungkin karena aku hanyalah dari keluarga petani yang tak berada.  Agar bapak, merestui hub...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
5_Sirih Kuning
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
DKI Jakarta

Kalau tidak, nona, karena bulan, sayang Tidaklah bintang, ya nona, tidaklah bintang ya nona meninggi hari Kalau tidak, nona, karena tuan, sayang Tidaklah kami, ya nona, tidaklah kami, ya nona sampai kemari Sirih kuning, nona, batangnya ijo, nona Yang putih kuning, ya nona, yang putih kuning, ya nona memang sejodo Ani-ani, nona, bukannya waja, sayang Dipakailah anak, ya nona, dipakailah anak. ya nona patah tangkainya Kami nyanyi, nona, memang sengaja, sayang Lagunya asli, ya nona, lagunya asli, ya nona pusaka lama Sirih kuning, nona, lagi ditampin, nona Kami menyanyi, ya nona, kami menyanyi, ya nona mohon berhenti Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-dki-jakarta.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Ronggeng Jakarta
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
DKI Jakarta

Takdir tak dapat aku pungkiri terserah Tuhan Khalikul Bahri Hanya kerjaku sepanjang hari merangkai madah di sanubari Aku menyanyi anda menari aku bersuara anda gembira Tetapi anda tak pernah m'rasa dalam menyanyi jiwa tersiksa Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-dki-jakarta.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Permainan Coko
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Permainan coko sudah berkembang di DKI Jakarta sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Permainan yang secara harafiah diartikan sebagai “perebutan” ini dahulu sering diselenggarakan oleh orang Belanda untuk memeriahkan pesta-pesta yang mereka adakan. Pesertanya adalah kaum pribumi yang menjadi buruh pekerja di perkebunan-perkebunan milik orang-orang Belanda tersebut. Hadiahnya berupa makanan (keju, gula, susu, roti) dan pakaian yang digantungkan di puncak batang pinang yang telah dilumuri minyak. (id.wikipedia.org)   Setelah Bangsa Indonesia merdeka permainan ceko berganti namanya menjadi lomba panjat pinang. Penyelenggaraannya pun dilakukan bertepatan pada hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Sedangkan tujuannya, selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, juga sebagai sarana hiburan pelepas rutinitas keseharian.   Pemain Permainan panjat batang pinang dapat dikategorikan sebagai permainan remaja dan dewasa yang umumnya...

avatar
Yeni27naibaho
Gambar Entri
Nyai Dasima
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Dalam khazanah cerita rakyat Betawi terdapat sebuah cerita yang terkenal yaitu “Nyai Dasima”. Ketenaran cerita ini dapat dibuktikan dengan kemunculan dalam berbagai bentuk : prosa (novel, bacaan anak – anak), puisi (syair, pantun), drama (Komedie Stamboel, Miss Riboet), film dan sinetron. Cerita ini semakin bertambah popular karena adanya lintas budaya. Cerita ini tidak saja terdapat dalam budaya Betawi dengan ditampilkan dalam pertunjukan lenong, misalnya, tetapi juga dalam budaya Sunda (Gending Karasmen), dan budaya Jawa (Rombongan Sandiwara Lokaria). Pada tahun 1896 G. Francis menerbitkan novel yang diberi judul Tjerita Njai Dasima . Henry Chambert – Loir dalam “Malay Literature in the 19th Century” menyebutkan bahwa di Leningraad terdapat cerita “Nyai Dasima” dalam koleksi Akhmad Beramka tentang syair nomor 68. Tidak disebutkan tahun penciptaan manuskrip ini, namun Akhmad Beramka aktif menulis antara tahun 1906 sampa...

avatar
Deni Andrian