Surantang-surinting merupakan permainan tradisional yang familiar dan menjadi favorit anak-anak tahun 90-an di Banten. Permainan tradisional sudah tidak penting lagi bagi sebagian masyarakat modern saat ini. Orang tua memiliki peran besar untuk mengajarkan dan melatih anak-anak agar dapat mengenal permainan tradisional. Menariknya, permainan ini tidak dilakukan secara individu melainkan dilakukan oleh beberapa orang sehingga ramai dan seru. Surantang-surinting selain memiliki nilai kebersamaan di dalamnya, juga memiliki nilai pendidikan yakni memberikan pengetahuan baru bagi para pemainnya. Cara memainkan Surantang-surinting yaitu semua pemain duduk melingkar sambil meletakan telapak tangan masing-masing di depan, dan dipimpin oleh 1 orang sebagai pemandu permainan. Selanjutnya, permainan diawali dengan pemandu yang menguncupkan tangannya dan diletakan di atas tangan para pemain lain secara bergantian, dengan diiringi lagu permainan. Jika lagu berakhir maka dengan sendirinya...
Surantang-surinting merupakan permainan tradisional yang familiar dan menjadi favorit anak-anak tahun 90-an di Banten. Permainan tradisional sudah tidak penting lagi bagi sebagian masyarakat modern saat ini. Orang tua memiliki peran besar untuk mengajarkan dan melatih anak-anak agar dapat mengenal permainan tradisional. Menariknya, permainan ini tidak dilakukan secara individu melainkan dilakukan oleh beberapa orang sehingga ramai dan seru. Surantang-surinting selain memiliki nilai kebersamaan di dalamnya, juga memiliki nilai pendidikan yakni memberikan pengetahuan baru bagi para pemainnya. Cara memainkan Surantang-surinting yaitu semua pemain duduk melingkar sambil meletakan telapak tangan masing-masing di depan, dan dipimpin oleh 1 orang sebagai pemandu permainan. Selanjutnya, permainan diawali dengan pemandu yang menguncupkan tangannya dan diletakan di atas tangan para pemain lain secara bergantian, dengan diiringi lagu permainan. Jika lagu berakhir maka dengan sendirinya...
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Baduy Kalender Baduy adalah sistem kalender yang digunakan oleh Suku Baduy di daerah Banten . Kalender Baduy termasuk dalam kalender matahari dimana satu tahun rata-rata sama dengan satu tahun tropis (365 hari matahari 5 jam 48 menit 45.19 detik). Hal ini sangat berguna bagi masyarakat Baduy sebagai acuan dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pertanian. Selain itu Kalender Baduy juga termasuk dalam kalender astronomis dimana penentuan awal tahun dilakukan dengan memperhitungkan faktor pengamatan langit dan pengamatan musim; tidak hanya mengandalkan sistem penghitungan tertentu (kalender matematis). Daftar isi 1 Hari 2 Bulan 3 Tahun 4 Astronomi 5 Referensi Hari [ sunting | sunting sumber ] Sebagaimana...
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Urang_Kanekes Urang Kanekes, Orang Kanekes atau Orang Baduy / Badui merupakan kelompok etnis masyarakat adat suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak , Banten . Populasi mereka sekitar 26.000 orang, dan mereka merupakan salah satu suku yang mengisolasi diri mereka dari dunia luar. Selain itu mereka juga memiliki keyakinan tabu untuk didokumentasikan, khususnya penduduk wilayah Baduy Dalam. Daftar isi 1 Sensus Penduduk tahun 2010 2 Etimologi 3 Wilayah 4 Bahasa 5 Kelompok masyarakat 6 Asal usul 7 Kepercayaan 8 Pemerintahan 9 Mata pencaharian 10 Interaksi dengan masyarakat luar 11 Rujukan 12 Lihat pula 13 Pranala luar Sensus Penduduk tahun 2010 [ sunting | suntin...
Es sekemu ini adalah minuman khas Banten yang bahan utamanya terdiri dari buah kelapa muda dan buah sawo yang pastinya sangat cocok untuk dinikmati saat siang hari. Rasa dari Es ini sangat manis dan segar. Tak heran bila banyak yang suka dengan Es ini. Berikut cara membuat Es sekumu yang nikmat ini : bahan-bahan 1 buah kelapa muda, keruk lebar 5 buah sawo matang, kupas, potong-potong 1 sendok makan selasih, rendam 350 ml air kelapa 400 gram es batu Bahan sirop pandan 150 gram gula pasir 150 ml air 2 lembar daun pandan 2 tetes warna hijau tua Cara membuat Rebus gula pasir, air, daun pandan, dan pewarna hijau dengan api kecil sampai mendidih. Angkat dan dinginkan. Tuang sirop ke dalam gelas. Tambahkan kelapa, potongan sawo, dan selasih. Tambahkan air kelapa dan es batu. Sajikan. https://resepnusantara.id/resep-es-sekumu-khas-banten/
Archaeological remains of banten lama -, - (1998) Archaeological remains of banten lama. Other. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Text archeological remains of banten lama.pdf Download (3MB) | Preview Item Type: Monograph (Other) Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan > Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Depositing User: Mrs Murnia Dewi Date Deposited: 27 Nov 2017 03:24 Last Modified: 27 Nov 2017 03:24 URI: http://repositori.kemdikbud....
Persenjataan bagi masyarakat suku baduy merupakan keharusan, karena suku ini suka sekali berkelana dari satu pulau ke pulau lain, dari satu hutan ke hutan yang lain, sehingga dalam sebuah perjalanan tak akan mungkin pemuda baduy tidak mengikut sertakan. Suku baduy hingga kini masih menjaga berbagai elemen adat seperti halnya Bedog . [ ][1] Senjata Bedog baduy Ada dua kampung di Baduy Luar yang terkenal pembuatan perkakas tajam, yaitu kampung Batu Beulah dan Cisadane . Kedua kampung ini letaknya tidak berjauhan, dan berada di sebelah Selatan Baduy (Kanekes). Tukang membuat perkakas tajam ini dinamakan Panday Beusi . Yang dibuatnya antara lain Bedog , Kujang , dan Baliung . Kampung yang sangat populer bedognya yaitu dari panday beusi Batu Beulah dan Cisadane. Sejak dahulu kedua kampung yang berdekatan ini sudah terkenal buatan bedognya yang sangat hebat (karena kekuatan, ketajaman, dan pamornya). Bahkan tersebutlah nama seorang panday beusi Daenci (sekarang sud...
http httpKIKIPING Bahan : 300 gram beras ketan, cuci bersih 125 ml santan dari 1/2 butir kelapa 1 sdt garam 75 gram kelapa setengah tua, dikupas lalu parut kasar 5 sdm bawang goreng Daun pisang untuk membungkus Bumbu halus: 3 sdm bawang goreng 1 siung bawang putih diiris goreng 1 sdt ketumbar sangrai 1 sdt serai, diiris tipis 1 sdt garam 3/4 sdt gula pasir Bahan isi: 150 gram daging ayam rebus disuwir-suwir 50 gram kelapa setengah tua kupas, diparut kasar disangrai kering lalu dihaluskan 100 ml air CARA MEMBUAT : Kukus beras ketan 20 menit. Sementara itu rebus santan dan garam sampai mendidih. Masukkan ketan kukus dan kelapa parut dalam rebusan santan. Aduk sampai meresap. Kukus lagi sampai matang. Panas-panas ditumbuk hingga halus. Sisihkan. Isi: aduk ayam suwir, kelapa sangrai, bumbu halus, dan air. Masak sambil diaduk hingga kering. Ambil 2 sdm ketan tumbuk. Pipihkan lalu sendokkan isi. Bentuk lonjong. Tutup dengan daun pisang yang di letakkan melintang. Sendokk...
Pais Mentog Khas Banten ini sekilas mirip sekali dengan lontong mie. Bahan-bahan digunakanpun mirip. Makanan ini merupakan makanan khas Banten. Pais Mentog ini cocok digunakan untuk makan pagi apalagi untuk bekal makan setiap hari ke sekolah. Banyak orang banten yang lagi mengembara atau diluar daerahnya ketika membuat Pais Mentog ini pasti akan teringat masa kecil, teringat kampung halaman, dan teringat ibunya yang tentu sering membuat makanan ini. Bahan-bahan 2 bungkus mi telor (indomi, stidak pakai bumbunya) 50 gram daging yang sudah direbus dan empuk (potong kecil2) 3 siung bawang merah, dicincang halus 1 siung bawang putih, dicincang halus 1/4 sdt lada halis1/8 sdt pala halus (bisa diskip) 100 ml santan kental (bisa pakai kara) 1 sdt garam 1 sdt masako 1/4 sdt gula pasir 1 buah tomat (kecil dan iris kasar)1 batang daun bawang, diiris) Langkah Siapkan bahan dan bumbu. iris bawang merah dan bawang outih dan daun bawang. didihkan air lalu ma...