Di Bengkulu, biasanya untuk mengenang kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib, diadakan suatu upacara yang sakral sekaligus mengandung nilai sejarah dan sosial, yang disebut dengan Upacara Tabot atau Tabut. Kata tabut ini berasal dari bahasa Arab yang artinya kotak kayu atau peti. Inti dari upacara tersebut adalah untuk mengenang usaha para pemimpin Syi'ah dan kaumnya yang berupaya mengumpulkan bagian-bagian dari jenazah Husein. Setelah semua bagian tubuhnya terkumpul kemudian diarak dan dimakamkan di Padang Karbala. Seluruh upacara berlangsung selama 10 hari, yaitu dari tanggal 1 - 10 Muharram. Adapun tahapan dari upacara Tabot adalah sebagai berikut: Mengambil Tanah, berlangsung pada malam tanggal 1 Muharram, yaitu sekitar pukul 22.00 WIB. Tanah yang diambil merupakan tanah yang dianggap memiliki nilai magis dan terdapat pada lokasi tertentu, yaitu di Keramat Tapak Paderi dan Keramat Anggut. Duduk Penja, penja adalah benda yang berbentu...
Tempoyak merupakan makanan tradisional khas beberapa daerah di Indonesia yang berumpun melayu. Tempoyak terbuat dari durian. Biasanya durian yang rasanya kurang manis. Tempoyak teksturnya seperti sambal cabai botolan. Tempoyak biasanya dijadikan lauk teman makan nasi. Tempoyak dibuat dengan memisahkan daging dengan biji durian. Setelah itu beri sedikit garam. Taruh suatu wadah tertutup, biarkan selama 3-5 hari. Dalam proses ini daging durian akan mengalami fermentasi. Diusahakan untuk disimpan dalam suhu ruangan. Bisa juga dimasukkan ke dalam kulkas, namun fermentasi akan berjalan lebih lambat. Setelah selesai masa fermentasi akan dihasilkan tempoyak yang memiliki aroma dan rasa yang asam. Tempoyak biasanya disajikan dalam bentuk gulai atau balado. Karena apabila tempoyak ditambahkan kedalam sebuah gulai atau balado, akan ada cita rasa dan aroma berbeda daripada gulai atau balado pada umumnya. Aromanya ini juga yang menjadi sebagai penggugah selera makan. Tempoyak juga baik...
ALKISAH pada zaman dahulu, di daerah Bengkulu Tinggi, pernah berdiri sebuah kerajaan bernama Kerajaan Sungai Serut. Ratu Agung, seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit, merupakan pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Sungai Serut. Konon, ia merupakan penjelmaan dewa dari Gunung Bungkuk yang bertugas mengatur kehidupan di bumi. Ratu Agung memerintah Kerajaan Sungai Serut dengan arif bijaksana. Ia sangat disegani oleh rakyatnya, meskipun rakyat yang dipimpinnya adalah bangsa Rejang Sawah yang memiliki perawakan tinggi besar. Ratu Agung mempunyai enam orang putra dan seorang putri. Keenam putra Ratu Agung adalah Kelamba Api atau Raden Cili, Manuk Mincur, Lemang Batu, Tajuk Rompong, Rindang Papan, Anak Dalam, dan yang paling bungsu adalah seorang putri bernama Putri Gading Cempaka. Menurut cerita, kerajaan Sungai Serut menjadi terkenal hingga ke berbagai negeri bukan saja karena kepemimpinan Ratu Agung, tetapi juga oleh kecantikan Putri Gading Cempaka. Meski usia Putri...
Di sebuah dusun di Renah Sekelawi ada seorang pemuda yang bernama Sutan Indah, ayahnya bernama Ratu Panjang, seorang kepala dusun yang di segani dan dihormati oleh rakyatnya. Sutan Indah dikenal sebagai sosok yang sangat pemalas, ia tidak pernah membantu ayahnya berkerja di sawah dan di ladang, oleh karena itu ia tidak diacuhkan oleh ayahnya, meskipun ia adalah anak tunggal. Hanya kepada ibunya Sutan Indah berani mengadu, ayahnya sibuk dengan sawah dan ladang serta sibuk memikirkan kesejahteraan kampungnya. Setiap hari Sutan indah menelusuri tebing sungai memperhatikan ikan-ikan yang berenang dalam air, ia duduk di atas batu, memperhatikan burung-burung meloncat dari dahan ke dahan di atas ranting dan di dalam semak belukar di sekelilingnya. Ia mengamati bajing (tupai) jantan dan betina bergelut di buluh (bambu), yang ujung daunnya menjuntai menyapu air yang deras dan mengalir di sela batu-batu. Jika hari terasa panas Sutan Indah terjun ke dalam air berenang ke sana ke...
Alkisah, tersebutlah seorang raja yang bertakhta di daerah Teluk Dalam. Raja Simangolong namanya . Sang Raja mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik wajahnya yang bernama Sri Pandan. Sri Pandan tidak hanya cantik jelita wajahnya . Namun juga terampil pula ia bekerja, ia pandai menenun, menganyam tikar dan terbiasa pula menumbuk padi. Kecantikann Sri Pandan begitu tersebar . Tidak hanya diketahui rakyat , melainkan para pemuda dari negeri lain. Raja Simangolong sangat berharap, putrinya itu akan menikah dengan pangeran dari negeri lain . dengan demikian hubungan persahabatan dengan negeri lain akan dapat terjalin dengan baik. Raja simangolong amat gembira ketika akhirnya datang lamaran dari kerajaan Aceh. Raja aceh meminang Sri Pandan untuk dinikahkan dengan pangeran Aceh yang telah dinobatkan sebagai putra mahkota. Namun demikian Raja Simangolong tidak serta mertamenerima lamaran itu sebelum meminta pendapat putrinya terlebih dahulu. Oleh karena itu ia meminta wakt...
Pada zaman dahulu kala, di kaki sebuah gunung di daerah Bengkulu hidup seorang janda tua bersama dengan tiga orang anaknya. Mereka hidup sangat kekurangan di sebuah gubug tua berdinding anyaman bambu dan beratap daun rumbia. Untuk dapat menyambung hidup sang janda beserta anak-anaknya menjual buah-buahan hasil kebun mereka yang tidak seberapa luas. Suatu hari sang janda tua itu sakit keras. Ia lalu dibawa berobat ke orang pintar yang ada di desanya. Kata sang orang pintar, dia harus diberi ramuan khusus berupa daun-daunan hutan yang dimasak secara gaib dari bara yang ada di puncak gunung. Apabila hal itu tidak segera dilakukan, maka penyakitnya semakin bertambah parah dan akan berujung pada kematian. Alangkah sedihnya anak-anak sang janda mendengar berita tersebut. Mereka menjadi sedih karena konon bara yang ada di puncak gunung itu dijaga oleh seekor ular gaib bernama n’Daung. Ular itu dipercaya oleh penduduk sekitar akan memangsa siapa saja yang mencoba mendekati bara....
Pada Zaman dahulu kala, di suatu negeri tersebutlah seorang raja bernama Api. Raja api ini tinggal di istana yang sangat indah. Hidupnya sangat senang karena negerinya aman, makmur, dan sentosa. Di setiap halaman istananya terdapat pengawal bersenjata lengkap. Tetapi, anehnya, di istana itu tidak tampak seorang wanita pun. Semuanya laki-laki, kecuali permaisuri yang sedang hamil tua dan para dayang. Hewan yang amat disenangi oleh raja adalah seekor burung gagak buta. Raja menyenanginya karena burung gagak itu sangat setia, jujur, dan pandai berbicara. Pada suatu hari, berkatalah Raja Api kepada permaisurinya yang bernama Putri Hijau, "Permaisuriku tercinta, aku akan berangkat ke luar kota melaksanakan kunjungan kerja. Jika engkau sudi, ada tiga hal yang aku minta kepadamu." "Apakah tiga hal yang hendak engaku minta kepadaku, wahai Kanda? Katakanlah terus terang, mungkin aku bisa membantu," sahut sang permaisuri. "Baiklah. Dengarkan baik-baik! Pertama, jagalah dir...
Menjelang malam 27 Ramadhan di Bengkulu terdapat tradisi membakar batok kelapa yang dibuat seperti tusuk sate. Batok kelapa disusun layaknya sate menggunakan kayu. Selanjutnya batok kelapa yang telah tersusun setinggi 1,5 meter itu dipancang di tepi jalan dan depan rumah warga. Saat malam hari, maka warga secara serentak membakar batok kelapa itu secara serentak. Pemandangan indah dari api yang menyala tampak menerangi sepanjang jalan di desa. Sumber: https://travel.kompas.com/read/2017/06/22/160500927/tradisi.opoi.malem.likua.dan.api.jagau.di.bengkulu
Menceritakan tentang seekor anak kucing pemalas dan ibunya. Alkisah zaman dahulu, di sebuah hutan lebat, hidup seekor induk kucing dengan anaknya. Si induk kucing sangat menyayangi anaknya, karenanya ia selalu memanjakan anaknya. Setiap hari ia selalu mencari makan untuk anaknya, bahkan ketika anaknya sudah mulai besar. Akibatnya, si anak kucing tumbuh menjadi seekor kucing pemalas. Suatu hari si induk kucing jatuh sakit. Ia kelelahan karena selalu bekerja keras untuk mencari makan keluarganya. Si induk kucing lalu memanggil anaknya. Induk kucing memberi tahu bahwa ia tengah sakit. Ia kemudian menasehati anaknya agar belajar mencari makan sendiri. “Anakku, Engkau telah beranjak dewasa. Belajarlah mencari makan sendiri agar mampu hidup mandiri. Ibu saat ini sedang sakit keras nak. Ibu tidak sanggup lagi mencarikan makan untukmu.” kata induk kucing. Anak Kucing Pergi Meninggalkan Ibunya Si anak kucing yang telah terbiasa hid...