HARI PAHLAWAN
142 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Wo’u dan Wolai
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Pada suatu hari ada dua ekor hewan yang bersahabat yaitu seekor kera yang dalam bahasa Tou-lour disebut  Wolai  dan seekor penyu yang disebut  Wo’u . Kedua hewan yang sangat bersahabat ini sedang berjalan-jalan di tepi aliran sebuah sungai yang pada waktu itu sedang meluap. Tiba-tiba  Wolai  melihat ada sebatang pohon pisang yang hanyut terbawa arus di sungai itu. Lalu berkatalah Wolai yang suka makan pisang kepada Wo’u, “Hai sahabatku, Wo’u, lihatlah batang pohon pisang yang hanyut itu.”. “Ya, ada apa temanku Wolai?”, sahut Wo’u kepada Wolai. “Begini”, kata Wolai. “Kalau batang pisang itu kita tanam bersama-sama, maka dalam beberapa waktu batang pohon pisang itu akan bertumbuh dan berbuah, dan nanti kita dapat berpesta dengan buah pohon pisang itu. “Ya, kau betul Wolai.”, kata Wo’u kepada Wolai, “Tetapi saya tidak pandai berenang, sebaiknya kau saja yang berenang dan m...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
LEGENDA APAPUHANG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Di sebelah timur kaki gunung Awu, berdiamlah sekelompok masyarakat primitif dengan cara hidup yang sangat tradisional. Mereka hidup dengan damai pada sebuah lembah bernama Balang Apapuhang, di pulau Sangihe. Aktifitas kehidupan sehari-hari didominasi oleh kegiatan berburu dan pemenuhan kebutuhan lainnya, seperti mencari buah di hutan. Di lembah tempat mereka hidup masih diliputi oleh hutan yang sangat lebat, banyak pepohonan besar. Dari keadaan seperti itu memungkinkan hidup banyak binatang yang kemudian merupakan binatang buruan sebagai makanan sehari-hari. Pada suatu masa, wilayah perburuan mereka semakin meluas dan sampailah mereka di pantai yang kini merupakan bagian dari pantai Naha. Setibanya di pantai, mereka langsung menceburkan diri di air. Tanpa sengaja salah seorang dari mereka membuang-buang ludah. Yang terjadi adalah, mulut orang tersebut kemasukan air asin. Rasa asin merupakan hal yang baru menyentuh lidah mere...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Asal-usul Burung Moopoo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Minahasa yang dahulu dikenal dengan Malesung adalah salah satu nama kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Di kabupaten ini hidup beragam jenis binatang langka dan khas Minahasa. Salah satu binatang khas Minahasa adalah burung moopoo. Konon, burung moopoo ini merupakan jelmaan seorang anak laki-laki. Mengapa anak laki-laki itu menjelma menjadi burung moopoo? Kisahnya dapat Anda ikuti dalam cerita rakyat Asal Usul Burung Moopoo berikut ini.   Alkisah, di sebuah daerah di Minahasa, Sulawesi Utara, hiduplah seorang kakek bersama dengan cucu laki-lakinya yang bernama Nondo. Mereka tinggal di sebuah rumah kecil di tepi hutan lebat. Untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, sang Kakek pergi ke hutan mencari hasil hutan dan menjualnya ke pasar. Sementara Nondo hanya bisa membantu kakeknya memasak dan membersihkan rumah, karena kakinya pincang. Kedua orang tua Nondo meninggal dunia ketika ia masih kecil. Sejak itu, Nondo diasuh oleh kakeknya hingga dewasa. &nbs...

avatar
Roro
Gambar Entri
Abo Mamongkuroit dan Raksasa
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Hiduplah sepasang suami istri pada masa lampau. Sang suami bernama Abo Mamongkuroit dan istrinya bernama Monondeage. Keduanya telah lama berumah tangga, namun belumjuga dikaruniai anak.   Abo Mamongkuroit setiap hari pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Kayu-kayu yang didapatkannya akan dijualnya ke pasar. Monondeage memelihara ayam-ayam di rumahnya. Ia kadang menjual telur dan juga sebagian ayamnya itu ke pasar untuk menambah penghasilan. Meski suami istri itu telah bekerja keras, namun hidup mereka terbilang miskin. Abo Mamongkuroit pun berencana untuk pergi merantau ke negeri seberang untuk mencari peruntungan baru. Keinginan itu disampaikan Abo Mamongkuroit kepada istrinya.   Semula Monondeage ingin mengikuti suaminya itu untuk pergi merantau. Namun, Abo Mamongkuroit melarangnya. Katanya, “Sebaiknya engkau tetap tinggal di rumah kita ini sambil mengurus ayam-ayam kita. Jika rumah ini kita tinggalkan, niscaya Tulap Si raksasa yang tinggal di hu...

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Senjata Pedang Bara Sangihe Sulawesi Utara
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sulawesi Utara

Pedang Bara Sangihe Sulawesi Utara Masyarakat Sulawesi Utara mempunyai senjata tradisional yang di sebut dengan pedang Bara Sangihe. Senjata ini berasal dari suku Sangihe. Senjata ini mempunyai bentuk yang mirip dengan bentuk. Bentuk pegangan dari senjata ini bercabang dan gagang dari senjata ini terbuat dari kayu.  Senjata ini dahulunya juga di gunakan oleh Hengkeng U Nang, yaitu salah satu pahlawan nasional yang lahir pada 1590 dan di kenal dengan orang yang ahli pedang. https://moondoggiesmusic.com/senjata-tradisional/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Adat Minahasa Bajang Sulawesi Utara
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Utara

Pakaian Adat Minahasa Bajang Bukan tanpa sebab  suku Minahasa  memiliki pakaian adat yang menjadi ciri khas dari daerah provinsi Sulawesi Utara. Rupanya suku Minahasa mendiami wilayah di sekitar semenanjung Sulawesi Utara (Sulut). Berdasarkan laporan sejarah, suku tersebut dikenal memiliki peradaban lebih maju daripada suku lainnya pada masa lampau. Beberapa bukti menunjukkan hal tersebut, seperti dari aspek pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memintal kapas menjadi kain yang lebih nyaman dipakai untuk busana sehari-hari. Pakaian inilah yang disebut dengan nama Bajang. https://www.silontong.com/2018/10/14/pakaian-adat-tradisional-sulawesi-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Adat Bolaang Mangondow Sulawesi Utara
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Utara

Pakaian Adat Bolaang Mangondow Berdasarkan informasi dari sejarah, Bolaang Mangondow adalah suatu etnis suku di Sulawesi Utara (Sulut) dan pernah membentuk sebuah kerajaan pada zaman dahulu. Karena kemajuan kebudayaannya dikala itu, beraneka ragam jenis pakaian adat Sulawesi Utara pun hadir dan menjadi warisan budaya sampai saat ini. Busana yang dipakai sehari-hari oleh penduduk suku Bolaang Mongondow adalah kulit kayu atau pelepah nenas yang diambil seratnya. Serat yang disebut oleh penduduk di sana dengan nama “lanut” ini lalu ditenun menjadi kain. Lantas dijahit menjadi busana sehari-hari. https://www.silontong.com/2018/10/14/pakaian-adat-tradisional-sulawesi-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Paree
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Utara

Paree Alat musik Paree termasuk sebagai alat musik tradisional Sulawesi Utara yang terbuat dari bambu kering yang bisa didapatkan dari para petani. Untuk mengeringkan bambu, biasanya dilakuakn penjemuran saat matahari menyinari disiang hari. Paree dimainkan dengan cara dipukul-pukul memakai tangan orang yang memainkannya. Pada zaman dahulu, alat musik ini dimainkan sebagai alat seni hiburan guna mengisi waktu luang. https://www.silontong.com/2018/10/23/alat-musik-tradisional-sulawesi-utara-gambar-penjelasan/

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Utara

Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara "Wanua Paksinata", Manado Openingstijden:   Senin – Kamis 08.30-15.30, Jumat: 08.30-11.30, Sabtu: 09.00-14.00 Plaats:   Manado Provincie:   Sulawesi Utara Land:   IND Type organisatie:   Museum...

avatar
Roro