Hari Pendidikan Nasional
146 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Museum Negeri Banten
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Kamu gemar mengunjungi museum? Atau gemar mempelajari budaya daerah-darah di Indonesia? Apa kamu pernah berkunjung ke Banten? Buat kamu penggemar museum atau yang gemar belajar budaya, saat berkunjung ke Provinsi Banten jangan lupa untuk mengunjungi Museum Negeri ya.   Bangunan Museum Museum Negeri Provinsi Banten berada di Kota Serang, Banten. Kota Serang tak jauh letaknya dari Ibukota Jakarta, cukup ditempuh selama 2 hingga 3 jam saja. Jadi kalau ingin mencari tempat wisata baru, museum ini bisa dijadikan pilihan. Letak museum ini tepat di tengah kota, berdekatan dengan alun-alun Kota Serang. Bangunan yang berada di Jalan Brigjen KH Samun ini memiliki gaya arsitektur dutch colonial villa. Ketika kamu memasuki kawasan museum kamu pastinya akan merasakan suasana masa kolonial, karena bangunan ini memang peninggalan dari zaman Belanda. Pada zaman dulu bangunan ini difungsikan sebagai kantor residen Banten. Setelah Banten berubah menjadi provinsi, bangunan in...

avatar
Roro
Gambar Entri
Prasasti Kabantenan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Banten

Prasasti Kabantenan di Bekasi : Pendidikan, Kenegarawanan dan Leadership Janganlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal dari rakyat dan bukan berada di atas rakyat. [Bung Karno dalam Penyambung Lidah Rakyat, hlm. 69] Melanjutkan tulisan ‘Gemah Ripah loh Jinawi’ : Kemakmuran Negara diukur dari jumlah penduduknya yang banyak. Merupakan tantangan berat Tata Kelola perkotaan yang harus sudah sangat mumpuni, agar kota tersebut tidak berujung menjadi Kota ‘Tryanopolis’, yaitu kota yang banyak gejolak dan serba kekurangan sandang dan pangan. Atau bahkan ‘Nekropolis’, kota yang menuju kehancuran karena terjadi peperangan. Ternyata orang-orang tua Sunda seribuan tahun silam telah mengantisipasi itu dengan mengeluarkan perundang-undangan dan hukum ketat yang mengatur manusia dengan lingkungannya. Diantaranya saja begitu ketatnya aturan RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah), dengan tujuan melestarikan su...

avatar
Roro
Gambar Entri
Senjata yang digunakan oleh Jawara di Banten
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Banten

Gambar tersebut adalah senjata tradisional Banten, senjata tersebut diberi nama dengan nama senjata Golok, yang mana senjata golok ini sering digunakan oleh jawara-jawara di wilayah Banten. Selain kerap digunakan oleh para jawara-jawara Banten, senjata yang bernama bedog ini merupakan salah satu peralatan senjata yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi dari kegunaan bedog ini misalnya seperti menebang pohon, menebang bambu, membelah kelapa, keperluan dapur dan masih banyak kegunaan-kegunaan lainnya. Sumber : https://baabun.com/senjata-tradisional-banten/

avatar
Roro
Gambar Entri
Senjata untuk melindungi diri di Banten
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Banten

Parang  ini merupakan salah satu senjata tradisional dari daerah Banten, senjata yang bernama parang ini juga dapat digunakan sebagai peralatan untuk melindungi diri, selain untuk melindungi diri, parang ini dapat digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari penduduk di Banten. Biasanya, senjata yang bernama parang ini digunakan untuk membuat rumah-rumah warga yang berbentuk rumah panggung. Bahan-bahan dasar rumah panggung ini adalah bambu, yang mana parang ini biasa digunakan sebagai alat untuk memotong, dan membelah bambu sebelum dibangun menjadi rumah. Sumber :  https://dtechnoindo.blogspot.com/2018/05/senjata-tradisional-provinsi-banten.html

avatar
Roro
Gambar Entri
Kolenjer, Sistem Penanggalan Tradisional Masyarakat Baduy #DaftarSB19
Ornamen Ornamen
Banten

Hingga saat ini belum ada catatan sejarah khusus mengenai kapan awal mula kolenjer dikenal oleh masyarakat Kanekes, namun hal yang pasti bahwa kolenjer sudah digunakan sejak lama oleh masyarakat Kanekes. Hal ini sangat masuk akal karena kolenjer telah menjadi alat atau ilmu pengetahuan yang bersentuhan dengan kehidupan keseharian masyarakat Kanekes. Pengetahuan akan kolenjer menjadi penting bagi masyarakat Kanekes, sama halnya dengan kalender Gregorian di masyarakat kita pada umumnya. Dalam beberapa artikel yang ditulis mengenai masyarakat Kanekes atau Baduy, sering kali mengaitkan kolenjer dengan pengetahuan bahasa sunda kuno. Adapun dalam Peraturan Desa Kanekes nomor 1 tahun 2007 yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Lebak Banten, menyebutkan dalam Bab 1, pasal 1 (mengenai peristilahan), bahwa Kolenjer adalah kalender atau sistem penanggalan yang digunakan masyarakat adat Kanekes dan berlaku secara turun-temurun. Kolenjer adalah alat penanggalan. Fungsinya menentukan naptu t...

avatar
Citrakartini
Gambar Entri
Situs Sibedug, Banten #DaftarSB19
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Banten

 Banten memiliki banyak situs peninggalan zaman batu besar atau megalitukum. Sebut saja situs megalitikum Batu Ranjang (Pandeglang), Patapan (Serang), Lebak Kosala (Lebak), dan Sanghyang Dengdek (Pandeglang). Situs-situs tersebut masih terjaga dan menjadi destinasi wisata sejarah di Banten. Salah satu situs megalitikum cukup terkenal di Banten, tepatnya di Kabupaten Lebak yaitu situs megalitikum Sibedug. Situs ini menjadi terkenal karena menyerupai piramida. Situs Sibedug diperkirakan dibangun pada 500 tahun SM. Situs Sibedug merupakan peninggalan kebudayaan megalitikum berbentuk punden berundak atau  stepping pyramid.  Punden berundak Situs Sibedug memiliki 9 teras ke arah penjuru angin. Teras pertama berdenah bujur sangkar dengan panjang 115 meter. Punden berundak merupakan tempat pemujaan arwah leluhur. Di sini, punden berundak menegaskan fungsi pemujaan terhadap arwah leluhur dengan struktur tempat tertinggi di puncak. Situs Sibedug tepatnya...

avatar
Sayyidazakiah
Gambar Entri
Seren taun #DaftarSB19
Ritual Ritual
Banten

Seren taun adalah upacara adat panen padi masyarakat Sunda yang dilakukan setiap tahun. Upacara ini berlangsung khidmat dan semarak di berbagai desa adat Sunda. Upacara adat sebagai syukuran masyarakat agraris ini diramaikan ribuan masyarakat sekitarnya, bahkan dari beberapa daerah di Jawa Barat dan mancanegara. Istilah Seren taun berasal dari kata dalam Bahasa Sunda seren yang artinya serah, seserahan, atau menyerahkan, dan taun yang berarti tahun. Jadi Seren taun bermakna serah terima tahun yang lalu ke tahun yang akan datang sebagai penggantinya. Dalam konteks kehidupan tradisi masyarakat peladang Sunda, seren taun merupakan sarana untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala hasil pertanian yang dilaksanakan pada tahun ini, seraya berharap hasil pertanian mereka akan meningkat pada tahun yang akan datang. Lebih spesifik lagi, upacara seren taun merupakan acara penyerahan hasil bumi berupa padi yang dihasilkan dalam kurun waktu satu tahun untuk disimpan ke dalam lum...

avatar
Puputkurniawati
Gambar Entri
Kesenian Dog Dog Lojor #DaftarSB19
Alat Musik Alat Musik
Banten

Dogdog Lojor merupakan untaian dua kata, yaitu dogdog dan lojor. Dogdog merupakan alat musik tabuh yang terbuat dari batang kayu yang berongga dengan bulatan berdiameter 15 cm dan ujungnya mengecil berdiameter antara 12-13 cm, sedangkan panjangnya lebih kurang 90 cm hingga 100 cm. Pada ujung bulatan yang berdiameter 15 m itu ditutup dengan kulit kambing yang telah dikeringkan, kemudian diikat dengan tali bambu dan dipaseuk / baji untuk mengencangkan kulit tersebut, sehingga kalau dipukul Akan mengeluarkan suara dog.. dog.. dog. Akhirnya disebutlah alat musik itu dogdog. Sedangkan lojor (bahasa Sunda dialek Banten) berarti `panjang'. Biasanya dogdog yang ;mum panjangnya berukuran antara 30 -- 40 cm. Dogdog lojor mempunyai panjang 90 -- 100 cm. Jadi, dogdog lojor adalah dogdog yang panjang. Fungsi Upacara Seren Taun, Upacara Sedekah, Upacara Ruwatan, syukuran 40 hari bayi lahir, dan Upacara Ngabaladah `pembukaan' ladang baru dan upacara perkawinan, adalah upacara yang selalu diiringi...

avatar
Kamilahmeilanny
Gambar Entri
Seren Taun #DaftarSB19
Ritual Ritual
Banten

Masyarakat adat di Kasepuhan Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, memiliki prinsip 'Kudu Bisa Ngigeulan Jaman'. "Kalau misalkan kita tidak akan pernah bisa menampik modernisasi dengan media sosial dan media komunikasi. Kalau kita tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, maka kita punah. Semua harus dilakukan sesuai keseimbangan adat," ucap Abah Usep, Ketua Adat Desa Kasepuhan Cisungsang, Lebak, Banten, Minggu (28/8/2016). Ramuan itulah yang bisa membuat warga Kasepuhan Cisungsang bisa terus bertahan selama 700 tahun lebih tanpa menghilangkan adat dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak zaman leluhur. Salah satunya Prosesi Adat Seren Taun yang masih ada hingga saat ini. Di mana, Seren Taun adalah menyimpan padi hasil tani ke dalam lumbung yang bisa digunakan oleh seluruh warga di saat terjadi kesulitan bahan pangan. Dengan demikian, masyarakat terhindar dari kelaparan. Prosesi ini berjalan selama tujuh hari tujuh malam. Di mana, pada mal...

avatar
Sivarisya08