Uceng-uceng adalah salah satu penganan asli dari Banyuwangi. Makanan menjadi buruan masyarakat Banyuwangi dikarenakan rasanya yang khas dan nikmat. Tak percaya? Silahkan coba sendiri dengan mengikuti resep di bawah ini. Bahan-bahan: Tepung beras secukupnya Gula pasir secukupnya Kelapa parut secukupnya Pewarna makanan sesuai selera Air secukupnya Daun pisang Cara Membuat: 1. Siapkan semua bahan yang dibutuhkan untuk membuat uceng-uceng. 2. Berikutnya campurkan tepung beras dengan takaran sesuai yang diinginkan bersama air secukupnya dan juga pewarna. Bisa menggunakan warna merah muda, hijau, kuning atau apapun. 3. Aduk campuran tersebut hingga merata dan kemudian bentuk menggulung sampai adonan habis. 4. Setelah itu baru rebus hingga matang selama beberapa menit. Angkat dan taruh ke dalam wadah untuk menunggunya sampai agak dingin. 5. Selanjutnya, Anda bisa menatanya di piring saji yang sudah dilapisi daun pisang sebelumnya dan menaburi parutan kelapa di atasnya. 6. Lalu Anda...
Lemet adalah salah satu penganan dari Banyuwangi. Sekilas memang mirip kue Nagasari, tapi isiannya yang beda. Kue Lemet berbahan dasar singkong parut dengan isian unti. Lemet disajikan dengan cara dibungkus daun pisang, sama dengan nagasari. Bahan Untuk Kulit: 1 kg singkong parut ½ sendok teh vanili bubuk 1 ½ sendok teh garam Daun pisang secukupnya Bahan Unti: ¼ sendok teh garam 3 lembar daun pandan 100 ml air 150 gram gula merah, sisir halus 200 gram kelapa, diparut kasar Cara Membuat: 1. Persiapkan semua bahannya dengan lengkap lalu lakukan langkah pertama dengan membuat unti 2. Campur bahan-bahan unti yang sudah disebutkan di atas dan masak serta aduk hingga kalis. Sisihkan sebentar 3. Kemudian buat kulitnya dengan mengaduk rata semua bahan 4. Lalu siapkan daun pisang. Taruh adonan kulit di atasnya dengan cara menipiskannya dulu dan isi dengan unti tadi. Berikutnya tutup menggunakan kulit lagi 5. Setelah itu, bungkus dengan daun p...
Selain Kue Jemblem, ada satu lagi jajanan yang menjadi favorit warga Banyuwangi. Namanya Ketan Cemeng. Makanan ini sering dijadikan sarapan pagi oleh warga Banyuwangi karena rasanya yang nikmat. Bahan-bahan: 1 ½ ons gula merah ½ ong gula pasir ½ kg ketan hitam ½ kg ketan putih 1 buah kelapa sedang 1 gelas air putih 2 lembar daun pandan Selembar daun pisang Garam secukupnya Cara Membuat: 1. Campur ketan putih dan ketan hitam menjadi satu dan cuci sampai bersih. 2. Kemudian rendam campuran ketan tersebut selama kurang lebih satu malam atau sekitar 24 jam. 3. Setelah direndam, angkat dan kukus setengah matang. Lalu angkat kembali dan aduk sampai rata. 4. Tuangkan air panas secukupnya, santan kental dan garam. Aduk sampai rata dan kukus kembali hingga matang kurang lebih 30 menit. Setelah itu angkat dan dinginkan beberapa saat. 5. Buat icir-icir gula dengan menyisir gula merah sampai halus. Lalu mencampurkannya bersama dengan g...
Roti Bagiak merupakan salah satu camilan khas Banyuwangi. Kue ini terbuat dari tepung sagu yang dicampur kelapa parut. Rasanya yang gurih dan nikmat membuat kue ini cocok dijadikan teman camilan di sore hari. Bahan-bahan: 175 gram tepung sagu, sangrai. 150 gram kelapa, parut kasar dan sangrai. 75 gram gula pasir. 50 gram tepung larut atau arrowroot. 50 gram mentega. 20 gram susu bubuk. 1 butir telur. 1 sendok teh kayu manis bubuk. ¼ sendok teh vanili bubuk. Air secukupnya. Cara Membuat: 1. Campurkan kelapa parut yang sudah disangrai dan didinginkan bersama gula pasir. Lalu aduk sampai merata dan blender hingga berminyak. 2. Kemudian campurkan juga tepung sagu, tepung larut, telur, mentega, susu bubuk, garam, vanili bubuk, kayu manis bubuk, campuran kelapa yang sudah diblender tadi bersama air secukupnya hingga adonan bisa dicetak. 3. Perhatikan teksturnya dan air yang digunakan, jangan terlalu lembek 4. Kalau sudah, bentuk atau gulung adonan dengan panjang sesu...
Kue Apon-apon adalah salah kue dari Banyuwangi. Kue ini memiliki rasa yang manis dan harga murah. Bahan-bahan: 250 gram gula merah. 500 gram tepung tapioka. ½ potong kelapa. Vanili secukupnya. Gula pasir secukupnya. Pewarna makanan secukupnya. Air secukupnya. Cara Membuat: 1. Ambil 1 ons tepung tapioka dan larutnya dengan air panas. Air panasnya jangan terlalu banyak. 2. Lalu ambil lagi 4 ons tepung tapioka dan larutkan dengan air biasa. Aduk sampai menjadi satu adonan dengan menambahkan garam serta vanili juga. 3. Buat adonan dengan tekstur sedang, yang penting jangan terlalu encer dan terlalu kaku agar mudah dibentuk. 4. Kalau sudah merata, baru ratakan dan cetak sesuai selera. Beri pewarna makanan yang Anda inginkan, seperti merah muda atau hijau. 5. Lalu rebus adonan tersebut selama kurang lebih beberapa menit saja. 6. Angkat satu persatu. Jangan sampai adonan lengket dengan yang lainnya. Tiriskan dan sisihkan. 7. Parut kelapa yang sudah Anda...
Kue Apon-apon adalah salah kue dari Banyuwangi. Kue ini memiliki rasa yang manis dan harga murah. Bahan-bahan: 250 gram gula merah. 500 gram tepung tapioka. ½ potong kelapa. Vanili secukupnya. Gula pasir secukupnya. Pewarna makanan secukupnya. Air secukupnya. Cara Membuat: 1. Ambil 1 ons tepung tapioka dan larutnya dengan air panas. Air panasnya jangan terlalu banyak. 2. Lalu ambil lagi 4 ons tepung tapioka dan larutkan dengan air biasa. Aduk sampai menjadi satu adonan dengan menambahkan garam serta vanili juga. 3. Buat adonan dengan tekstur sedang, yang penting jangan terlalu encer dan terlalu kaku agar mudah dibentuk. 4. Kalau sudah merata, baru ratakan dan cetak sesuai selera. Beri pewarna makanan yang Anda inginkan, seperti merah muda atau hijau. 5. Lalu rebus adonan tersebut selama kurang lebih beberapa menit saja. 6. Angkat satu persatu. Jangan sampai adonan lengket dengan yang lainnya. Tiriskan dan sisihkan. 7. Parut kelapa yang sudah Anda siapkan tadi dan j...
Ada satu lagi referensi penganan dari Banyuwangi. Kue Satuh Ketan Gula Merah bisa dijadikan teman camilan bersama segelas kopi atau teh di saat kepenatan rutinitas sehari-hari. Bahan-bahan: 1.000 gram ketan putih. 1.000 gram gula merah. Gula pasir secukupnya. Cara Membuat: 1. Siapkan bahan serta alat-alat yang digunakan. Alat-alat tersebut antara lain adalah penggorengan, sendok, cetakan satuh. 2. Cuci ketan sampai bersih kemudian meniriskannya. 3. Lalu sangrai ketan tersebut sampai kecoklatan dan angkat. Diamkan beberapa saat. 4. Haluskan atau tumbuk ketan yang sudah disangrai tadi atau bisa menggunakan jasa selep ketan jika ingin lebih mudah. 5. Siapkan gula merah atau gula Jawa, kemudian sisir sampai halus. 6. Campurkan gula merah tersebut bersama ketan yang telah halus. Aduk dan uleni sampai rata. 7. Kalau sudah rata, siapkan cetakan dan cetak satu ketan dengan bentuk sesuai selera. 8. Jika semua sudah tercetak, taburkan gula pasir di atasnya. Secukupnya saja, jangan ter...
Selain rujak soto, ada satu lagi rujak banyuwangi yang cukup unik: Rujak Cemplung. Seperti rujak soto yang memadukan dua jenis kuliner, rujak cemplung memadukan dua macam rujak yaitu rujak sayur dan rujak buah. Dalam bahasa Indonesia, cemplung berarti masuk atau dimasukkan karena rujak ini cara penyajiannya dengan memasukkan buah-buahan dan sayur;sayuran yang sudah dicacah ke dalam kuah. Makanan ini memiliki rasa yang unik, yakni asam dan sedikit kecut serta segar. Bahan-bahan: Bengkoang secukupnya, iris tipis. Nanas secukupnya, potong kecil. Jambu air secukupnya potong sesuai selera. Kol secukupnya, iris tipis. Timun secukupnya. Tauge secukupnya. Ebi secukupnya. Kacang tanah secukupnya. Gula Jawa secukupnya. Cabai merah secukupnya. Cuka secukupnya. Garam secukupnya. Cara Membuat: 1. Cuci buah-buahan dan sayur-sayuran lalu memotonginya sesuai selera seperti yang telah diinstruksikan di atas. 2. Lalu cuci juga udang keringnya dan kemudian campur dengan cabai merah dan garam secu...
Bila di Jepara punya kue Horok-horok, maka di Banyuwangi punya kue bernama kue Orok-orok. Kedua kue ini punya citarasa yang sama enaknya, yang membedakan hanya bahannya saja dimana kue Horok-horok memakai tepung aren sedangkan kue Orok-orok memakai tepung beras. Bahan-bahan: Tepung beras secukupnya. Gula Jawa secukupnya. Kelapa secukupnya. Cara Membuat: 1. Sebelum membuat orok-orok, siapkan alat seperti pemarut kelapa dan pengukus. 2. Setelah itu baru mengambil tepung beras untuk dikukus selama kurang lebih seperempat jam. Angkat dan kemudian biarkan selama 24 jam atau satu hari. 3. Sesudahnya, kukus kembali selama seperempat jam juga. Angkat dan dinginkan selama beberapa saat. 4. Siapkan kelapa untuk diparut secukupnya. Lalu Anda harus menyisir atau mengiris gula Jawa. 5. Ambil piring dan sajikan orok-orok khas Banyuwangi bersama parutan kelapa serta gula Jawa yang sudah disisir tadi. Orok-orok siap dinikmati. Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/11/resep-membuat-orok-...