tahun baru islam
1.487 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Boboyongan
Tarian Tarian
Jawa Barat

Boboyongan atau Surak ibra adalah seni tradisional berasal dari Desa Cinunuk Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, seni tradisional ini diciptakan pada tahun 1901 oleh Rd. Jaya diwangsa putra dari Rd. Wangsa Muhammad (pangeran papak), boboyongan merupakan seni tari yang melibatkan banyak orang. Pada seni tari ini seseorang menjadi objek untuk di lempar dan di arak oleh penari lainya dengan nyanyian dan iringan musik serta 2 obor, pada penciptaanya boboyongan berisi protes dari masyarakat terhadap penjajah, sehingga pada saat itu munculah keinginan dan pemikiran untuk mempersatukan masyarakat indonesia, supaya memboyong seorang tokoh yang adil dan bijaksana untuk menyatukan masyarakat dan melawan penjajah maka dari itu seni tradisional ini disebut dengan boboyongan karena simbol protes masyarakat terhadap penindasan, untuk sekarang boboyongan bisa di lihat pada prosesi upacara penyambutan dan festival seni khususnya di Garut. Boboyongan juga merupakan seni tradisional unik yang jarang di...

avatar
Roro
Gambar Entri
Kesenian Manorek
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kesenian Manorek asal Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.kesenian ini mirip seperti ketoprak dan wayang orang."Cerita manorek tidak terlepas dari kerajaan Goparman. Kendit Brayung menceritakan sebuah lakon untuk mempertahankan kerajaan.dinamakan manorek karena wajah wayangnya dicoreng-coreng (monoreng). konon, manorek ini dipertunjukkan sebagai penopang untuk penyebaran agama Islam. Sumber : http://kesenianciamis.blogspot.com/2015/11/15-kesenian-dari-kabupaten-ciamis.html?m=1

avatar
Roro
Gambar Entri
Prah-prahan
Ritual Ritual
Jawa Barat

Prah-prahan adalah istilah dari bentuk kegiatan Pajeg Sapar yang dilaksanakan pada setiap tanggal 4 bulan sapar dikasepuhan Ciptagelar. Menurut Baris Kolot , Prah artinya tidak dibeda-beda kan atau semuanya pajeg sapar ini dilaksanakan untuk keselamatan lahir batinnya warga kasepuhan. Prosesi Pajeg Sapar merupakan sebuah kegiatan ritual majeg Lembur, Majeg Imah, Majeg Cai. Ciri dan tanda yang ikut dalam kegiatan Pajeg Sapar ini adalah dengan peasangan sawen atas dipintu, menandakan bahwa telah dilakukannya prosesi Pamajegan Kegiatan Prosesi dilaksanakan pada sore hari menjelang Sande Kala atau sebelum waktu maghrib tiba, kegiatan utama di alun-alun Kasepuhan, dan setelahnya baru diikuti disetiap rumah dengan peasangan di atas pintu itu tadi. Pelaksana Kegiatan ini dipimpin oleh Rorokan Padukunan Kasepuhan, sejak mengumpulkan material bahan Sawen, hingga persiapan bahan utama dari kasepuhan untuk di distribusikan di 568 perkampungan lainnya, hingga selamatan besar nya...

avatar
Aze
Gambar Entri
Ngaruwat Imah Ki Putri
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ruwatan Imah ini adalah sebuah prosesi selamatan telah selesainya proses pembuatan bangunan, seperti halnya kata ruwat – rawat, bahwa pentingnya process ini dilaksanakan bagi kami warga adat adalah imah ( Rumah -ind) adalah umah yang mewadahi kita sebagai sosok manusia yang akan tinggal dan hidup didalamnya supaya di rawat dan di ruwat. Prosesi yang akan berlangsung dimaksud adalah Ruwatan Imah Ki putri, bangunan baru pengganti Imah Tihang Kalapa (yang dibangun pada tahun 2000 – hingga akhir tahun 2017) sebelumnya di bangun di Era kepemimpinan abah Anom AE Sucipta, imah ini merupakan tempat penting di kasepuhan sebagai ruang bertemunya abah sebagai pimpinan kasepuhan dengan para incu putu dan pekerja kasepuhan. penyebutan istilah yang berbeda untuk bangunan ini adalah Tiang bangunan, kalaulah yang sebelumnya menggunakan bahan pohon kelapa sehingga imah ini disebut sebagai imah tihang kalapa, sedang bangunan yang baru di Era kepemimpinan kasepuhan saat ini A.U Sug...

avatar
Aze
Gambar Entri
Tutup Nyambut dan Haraka Huma
Ritual Ritual
Jawa Barat

Kegiatan adat Tutup Nyambut adalah acara salamet tutup pamakayaan sebagai penanda berakhirnya musim penanaman tahun ini. Sementara kegiatan Haraka Huma adalah acara salamet menyambut hasil tanaman selain padi di huma, yaitu tanaman tumpang sari seperti kacang, jagung, hanjeli, haremut, dan gandrung yang biasanya dipakai untuk menu prosesi acara salametan Tutup Nyambut. sumbe r: https://ciptagelar.info/events/acara-adat-tutup-nyambut-dan-haraka-huma/

avatar
Aze
Gambar Entri
Nganyaran
Ritual Ritual
Jawa Barat

Masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar kembali melaksanakan kegiatan Nganyaran yang akan diselenggarakan pada Jumat, 21 Juli 2017. Aktivitas ini merupakan bagian dari rangkaian prosesi pesta panen untuk musim tanam yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Seperti biasanya, kegiatan Nganyaran tahun ini diawali dengan kegiatan Nutu Nganyaran yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Juli 2017. Nutu atau menumbuk padi untuk prosesi Nganyaran biasanya dilakukan secara kolosal oleh para ibu di wilayah kasepuhan yang menjadi perwakilan setiap kampung. Kegiatan ini menggunaka sekitar 13 lisung atau wadah menumbuk padi yang ada di Kampung Ciptagelar. Kegiatan ini biasanya dihadiri oleh sekitar 800 ibu-ibu yang berasal dari kampung di sekitar wilayah kasepuhan. Salah satu puncak prosesi Nganyaran ditandai dengan kegiatan Ngabukti, yaitu mencicipi nasi dari hasil panen tahun. Adapun keseluruhan rangkaian prosesi Nganyaran terdiri dari beberapa aktivitas yang diantaranya adalah Ngisikan (mencuci beras),...

avatar
Aze
Gambar Entri
Ngunjal
Ritual Ritual
Jawa Barat

  Acara Ngunjal di Kasepuhan Ciptagelar akan berlangsung pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 8-9 Juni 2016. Prosesi Ngunjal adalah kegiatan memindahkan padi dari tempat pengeringan (Lantayan) di pesawahan ke dalam lumbung padi (Leuit) dengan cara dipikul dan atau diangkut dengan menggunakan Rengkong, yaitu alat pikul berbahan bambu yang dapat menghasilkan bunyi tertentu. Rangkaian kegiatan Ngunjal akan dilaksanakan mulai hari Kamis, tanggal 8 juni 2016, dimulai dari dari Kampung Ciptarasa menuju Kampung Ciptagelar dengan jarak tempuh sekitar 9 km. Rangkaian acara akan dimulai sejak pukul 19.00 WIB sampai selesai. Kegiatan akan dilaksanakan secara serentak dari beberapa tempat lainnya, termasuk belahan Banten Parakan Daray, Jeruk Mipis dan Palanggaran pada malam hari. Dalam tradisi masyarakat Kasepuhan, acara Ngunjal atau memikul padi harus dilakukan secara manual dan tidak boleh menggunakan kendaraan. Jumlah padi yang diangkut pada tahun ini berjumlah sekitar 6000 pocong...

avatar
Aze
Gambar Entri
Turun Nyambut
Ritual Ritual
Jawa Barat

Prosesi Turun Nyambut adalah selamat dan sukuran akan dimulainya kembali menggarap lahan pertanian untuk tahun Pamakayaan di kasepuhan. Prosesi ini berlangsung setiap hari selasa malam rabu pada kegiatan akhir Serentaun kasepuhan Ciptagelar, Untuk memaknai prosesi dari kegiatan ini  ada  catur rangga   baris kolot yang menjadi kehidupan dan  cara pandang warga kasepuhan bahwa Ibu Bumi Bapa Langit ,  yang turun di sambut, membuat prosesi penyambutan Sang Bapa yang turun dari atas (langit)  untuk bertemu Sang Ibu ( Bumi). maka Selamatan dan sukuran dilaksanakan karena ketika Sang Bapa bertemu dangan Sang Ibu, maka kehidupan akan lahir. Konsep keseimbangan dikasepuhan salah satunya  diterapkan pada pemaknaan dari setiap kegiatan adat yang berlangsung, keseimbangan atas- bawah, siang- malam, kanan- kiri dst, adalah Kasepuhan Ciptagelar yang menggunakan dua salam dengan tangan utun mempertemukan kanan dan kiri nya kehidupan, ibaratkan ju...

avatar
Aze
Gambar Entri
Motong Kebo dan Salamet Pare Nyiram
Ritual Ritual
Jawa Barat

warga Kasepuhan Ciptagelar kembali melaksanakan acara rutin bulanan Salamet Opatbelasan yang biasanya dilaksanakan tepat pada malam bulan purnama. Selang 1 hari setelah Salamet Opatbelasan. Warga Kasepuhan Ciptagelar melaksanakan prosesi menyembelih kerbau ( motong kebo ) dalam rangka selamatan turbin mikro hidro Cibadak. Prosesi ini sekaligus menjadi acara selamatan penggunaan turbin mikro hidro yang dibangun pada masa kepemimpinan Abah Ugi Sugriwa selaku pemangku adat Kasepuhan Ciptagelar. Prosesi menyembelih kerbau biasanya dilaksanakan sebagai bagian dari sebuah hajatan besar. Dalam beberapa hal, pemotongan kerbau juga pada umumnya dilakukan untuk memenuhi hajat atau “ carek ” untuk sebuah nazar atau ucapan di kala suatu maksud atau tujuan tertentu telah tercapai. Prosesi pemotongan kerbau di turbin kali ini merupakan rangkaian selamatan untuk hajat turbin Kasepuhan Ciptagelar di era kepemimpinan yang sekarang. Sebelumnya pesta hajat turbin juga dilakukan di...

avatar
Aze