masyarakat adat
134 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Adat Tari Langga Gorontalo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Gorontalo

Tari Langga Tari Langga merupakan jenis tarian beladiri asal Gorontalo. Gerakan dalam tarian Gorontalo ini diperkaya dengan budaya gerak yang berkaitan dengan upacara adat serta beberapa aktivitas sehari hari seperti memanjat pohon kelapa, berkebun, menyabrang sungai dan lain sebagainya. Kekuatan dari tarian ini juga memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda beda untuk setiap wilayah Gorontalo. Selain sebagai tarian, tari langga juga menjadi olahraga tradisional masyarakat Gorontalo yakni adu ketangkasan untuk mengunci atau membuka kuncian yang disebut dengan walama. https://budayalokal.id/tarian-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Tidi Da’a Adat Gorontalo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Gorontalo

Tari Tidi Da’a Tari tidi merupakan tarian khas Gorontalo dimana kata tidi sendiri berarti tari. Dari mulai busana, formasi tarian dan properti yang digunakan semuanya mengandung nilai moral sehingga tarian ini tidak boleh diubah ubah. Tarian ini sudah ada sejak zaman pemerintahan Raja Eyato tahun 1672 sehingga semua unsur dalam tarian ini sangat kental dengan nilai nilai agama Islam dan nilai moral serta nilai didik. Tari tidi da’a yang merupakan salah satu jenis tari tidi ini tercipta tahun 1960. Lagu berjudul Chirna Monoarta diciptakan untuk memberi makna dalam gerakan tarian lewat syair lagu. Namun untuk yang masih ingin menampilkan tarian ini sesuai dengan aslinya, maka tetap menggunakan iringan musik namun tanpa lagu. Dulu, penari yang melakukan gerakan dalam tarian ini merupakan puteri raja yang menjadi pengantin perempuan dan didampingi juga dengan kerabat istana dengan busana biru dan juga emas yang merupakan warisan turun temurun. https://budayal...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Tidi Lo Tihu’o Gorontalo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Gorontalo

Tari Tidi Lo Tihu’o Tihu’o memiliki arti rangkaian yang terbuat dari manik manik dengan warna adat lianggo yakni merah, kuning, hijau dan juga ungu. Umumnya, tarian Gorontalo ini dilakukan oleh puteri bangsawan, wali wali mowali yang ketika itu juga berperan sebagai pejabat negeri didampingi dengan 2 hingga 6 orang lain. Sedangkan untuk busana yang dipakai adalah bili’u dengan huwo’o atau rambut yang akan dilambangkan dengan kotak terbuat dari perak bersepuh emas sebanyak 5 susun yang akan diberikan untuk pengantin wanita. https://budayalokal.id/tarian-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Tidi Tabongo Gorontalo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Gorontalo

Tari Tidi Tabongo Tari tidi tobango adalah tari Gorontalo dimana tabongo memiliki arti untuk mewaspadai sesuatu dalam rumah tangga atau negeri. Kendala yang dihadapi dan bagaimana cara mengambil jalan keluar akan terlihat dalam formasi dan juga gerakan. Tarian ini biasanya akan dilakukan oleh puteri raja atau bangsawan, wali mowali dan juga puteri tokoh masyarakat dengan jumlah penari sebanyak 3 orang. Sedangkan untuk busana yang akan dipakai dalam tarian adalah busana adat bili’u untuk pengantin wanita, madi pungu untuk penari lain dengan lima tangkai sunthi atau bunga seruni di atas konde. https://budayalokal.id/tarian-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal Usul Terjadinya Burung Kokokuk, Kuouw dan Koloket
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Gorontalo

Ada sebuah desa yang terletak di kaki gunung di sana tinggallah sepasang suami istri yang hidupnya sangat melarat. Mereka mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama Kaloku. Karena ia anak yang tunggal sehingga orang tuanya sangat sayang dan selalu memanjakannya. Ayahnya bernama Wengel dan ia sangat terkenal sebagai seorang yang paling malas di desa akan tetapi sebaliknya, si istri yang bernama Lingkama sangat terkenal sebagai seorang ibu yang paling rajin di desanya. Sepanjang hari istrinya si Wengel pekerjaannya hanya makan tidur saja. Sang istrinya dengan tekun mencari nafkah untuk keperluan hidup mereka sekeluarga. Setiap hari ia bekerja di ladang dan mencari kayu di hutan dan waktu pulang ke rumah ia tidak luput pula dari tugas-tugasnya di dalam rumah seperti, memasak nasi, mencuci piring dan baju, menyapu rumah dan halaman dan lain-lain. Selain itu untuk sekedar menambah penghasilan, pada malam harinya ia mengayam tikar dan hasilnya ditukar dengan bahan makanan....

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Raja Ilato (Ju Ponggola)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Gorontalo

Kira-kira pada tahun 1525, yang menjadi Raja di Limboto adalah Pilohibuta namanya. Kemudian Raja Pilohibuta memperoleh putra yang bernama Boibudu, putra tersebut pernah menjadi Wedono Limboto dalam riwayat hidupnya. Oleh karena topik cerita ini adalah Raja Ilato, yang bermaksud ingin menceritakan/memperkenalkan bahkan bagaimana sebenarnya sang Raja tersebut, khususnya menyangkut perangai perilaku beliau dalam masyarakat, maka baiklah secara silsilah perlulah kiranya diperkenalkan terlebih dahulu bahwa, Boibudu memperoleh seorang putra yang bernama Ilato, dan dialah yang bergelar Si Ju Panggola atau Si Du Panggola (Ju adalah penggilan penghormatan kepada seseorang, sedangkan Panggola artinya orang tua). sumber gambar : bunggo.ung.ac.id Kira-kira pada tahun 1663, Hato menjadi Raja di Limboto atas persetujuan dan permufakatan masyarakat. Bagaimana perangai dan perilaku beliau dalam masyarakat sejak menjadi Raja sungguh sangat positif untuk menjadi teladan bagi generasi selanj...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Terjadinya Selamatan Duduk Perut
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Gorontalo

Selamatan duduk perut yang selama ini dilaksanakan di Gorontalo, Limboto  bukanlah sekedar selamatan biasa saja, melainkan sudah menjadi adat kebiasaan disana bahwa setiap pasangan suami istri yang telah dilakukan dalam akad nikah yang sah, maka untuk hamil yang pertama diadakanlah selamatan duduk perut, yang mulanya berasal dari Raja Zulkarnain. Sekedar pengantar, baiklah kiranya dikemukankan terlebih dahulu tentang siapa dan bagaimana sebenarnya si Zulkarnain tersebut sebelum menjadi raja, dan sekaligus menjadi pengantar  kita untuk memahami isi cerita yang sebenarnya. Sebelum Zulkarnain menjadi raja, para pemangku adat memang memegang peranan yang penting dalam masyarakat pada waktu itu, sehingga pada suatu ketika Zulkarnain didatangi oleh salah seorang pemangku adat dan meminta kesediaannya untuk diangkat menjadi raja di tempat itu. Mendengar permintaan yang demikian, seraya Zulkarnain menjawab dan berkata, "Saya belum bersedia diri untuk diangkat menjadi ra...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Arti dari Tarian Saronde di Gorontalo
Tarian Tarian
Gorontalo

Tari Saronde adalah tari pergaulan keakraban dalam acara resmi. Tarian ini diangkat dari tari adat malam pertunangan pada upacara adat perkawinan daerah Gorontalo. Saronde sendiri terdiri dari musik dan tari dalam bentuk penyajiannya. Musik mengiringi tarian Saronde dengan tabuhan rebana dan nyanyian vokal, diawali dengan tempo lambat yang semakin lama semakin cepat.     Dalam penyajiannya, pengantin diharuskan menari, demikian juga dengan orang yang diminta untuk menari ketika dikalungkan selendang oleh pengantin dan para penari. Iringan rebana yang sederhana merupakan bentuk musik yang sangat akrab bagi masyarakat Gorontalo yang kental dengan nuansa religius.   Sumber : http://jeankiraniatangahu.blogspot.com/p/blog-page.html

avatar
Roro
Gambar Entri
Arti dari Tari Dana-Dana di Gorontalo
Tarian Tarian
Gorontalo

  Selain Tari Saronde, Tari Dana-danamerupakan salah satu dari seni budaya asli Gorontalo. Tari ini menampilkan gerakan yang harus diikuti oleh seluruh anggota badan dan menggambarkan pergaulan keakraban remaja. Salah satu tarian khas gorontalo yang biasanya ditarikan pada saat hajatan berupa acara perkawinan atau pesta rakyat dan pagelaran seni budaya. Keunikannya tari ini didominasi oleh gerakan-gerakan yang dinamis mengikuti irama musik gambus dan rebana serta lagu berisi pantun bertemakan percintaan, atau nasehat – nasehat yang berhubungan dengan pergaulan remaja.   Tarian Dana-dana merupakan Tarian pergaulan remaja gorontalo yang berkembang dari masa kemasa, tarian ini melambangkan cinta kasih dan kekeluargaan. Tari dana-dana sendiri terbagi dua, yaitu untuk tari penyambutan dan tari perayaan. Tari penyambutan biasanya ditampilkan ketika menyambut tamu, atau kunjungan dari daerah lain, sedangkan tari perayaan adalah untuk merayakan sesuatu, mis...

avatar
Roro