budaya
4.809 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
TIGA TIPE BATIK
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Batik adalah salah satu budaya tradisional di Indonesia yang diakui oleh UNESCO sehingga pada tanggal 2 oktober diperingati sebagai hari batik. Pada kampus Institut Teknologi Bandung, setiap tanggal 2 oktober diwajibkan untuk memakai batik.akan tetapi tahukah kalian dari sekian banyak batik yang kalian kenal hanya ada tiga tipe batik. apa saja kah itu?   TIPE 1 Batik Keraton.  Pada awalnya batik hanya dipakai oleh kalangan para bangsawan dan kerajaan. zaman dahulu batik bersifat ekslusif. hanya orang-orang tertentu yang dapat memaikainya. zaman dahulu pula, setiap tingkatan raja, selir dan putra mahkota juga memiliki batik sendiri. contoh motif batik keraton ialah motif parang dan kawung. motif batik zaman dahulu juga mengandung nilai-nilai tertentu. seperti batik parang hanya boleh dipakai saat perang dan tidak boleh dipakai saat acara pernikahan karena mengandung arti yang berbeda saat situasi yang berbeda.   TIPE 2 Batik Pesisir...

avatar
Dwika Permata Sani
Gambar Entri
TEKNIK PEMBUATAN BATIK
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

tentunya kalian sudah tahu tentang batik yang merupakan salah satu warisan budaya yang diakui dunia dari indonesia. namun pernahkah kalian untuk mengetahui tentang bagaimana cara melakukan pembuatan batik?   ada beberapa cara membuat batik yaitu canting manual, cap dan printing. untuk teknik pewarnaan dapat dilakukan dengan pencelupan, colek dan canting.   TEKNIK PEMBUATAN  - CANTING MANUAL Batik zaman dahulu sebelum adanya bangsa asing masih dilakukan dengan cara dibuat secara manual. setelah batik digambar di kain, matif batik di canting oleh pembatik kemudian diberi pewarna. - CAP Ketika bangsa asing masuk, maka permintaan tentang batik mulai meningkat sehingga karena hal tersebut maka terciptalah teknik pembuatan batik dengan menggunakan cap. - PRINTING Teknologi pun ikut berkontribusi dalam hal pembuatan batik dengan mencetak motif batik pada kain.     TEKNIK PEWARNAAN - PENCELUPAN Setel...

avatar
Dwika Permata Sani
Gambar Entri
Sangga Buwana - Makanan Priyayi dari Keraton Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

“Mencintai kuliner Indonesia, menginspirasi dunia!” Oleh: Yolanda Victoria Rajagukguk, Marcellus Arnold, Tri Oktaviani, Emely, dan Rio Lawandra Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Ilmu Hayati, Universitas Surya, Tangerang 15810 Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, ada salah satu kuliner yang menarik yang harus Anda coba, yaitu Sangga Buwana. Sangga Buwana ini menjadi salah satu makanan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VIII (HB VIII). Makanan yang biasanya disantap sebagai makanan pembuka ini terdiri dari kue sus, rogut daging, telur ayam rebus, selada, mayones, dan acar. Sangga Buwana terdiri dari kata “Sangga” yang artinya menyangga, dan “Buwana” yang artinya bumi/alam semesta. Secara harafiah makanan ini dapat diartikan sebagai simbol penyangga dunia beserta segala isinya. Bahan makanan yang menyusun makanan ini memiliki arti tersendiri, misalnya kue sus sebagai simbol bumi, selada sebagai simbol tanaman yang menyangga bumi, dan r...

avatar
Marcellus Arnold
Gambar Entri
Pengertian Angklung
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

  Pengertian Alat Musik Angklung Asal Masyarakat Sunda Jawa Barat Penjelasan alat musik tradisional Angklung yang berasal dari masyarakat Sunda Jawa Barat. Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang terbuat dari bambu. Cara memainkannya cukup mudah hanya dengan menggoyangkannya. Bunyi yang dihasilkan disebabkan oleh benturan badan pipa bambu. Bunyi yang dihasilkan bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Dictionary of the Sunda Language karya Jonathan Rigg, yang diterbitkan pada tahun 1862 di Batavia, menuliskan bahwa angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu, yang dipotong ujung-ujungnya, menyerupai pipa-pipa dalam suatu organ, dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi. Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010   Asal Usul Angklung Belum ditemuka...

avatar
Dwikiusni5
Gambar Entri
Totopong(Iket), Ikat Kepala Khas Sunda
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

"TOTOPONG / IKET" Totopong (ikat kepala) mulai dikenal sekitar tahun 1450 Masehi atau pada masa Kerajaan Pajajaran. Awalnya, totopong dikenakan untuk melindungi kepala dari panas terik dan sebagai identitas diri.Pada masa perang kemerdekaan, totopong digunakan sebagai identitas para pejuang. Pada era itu pula, totopong menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan. Totopong juga menjadi simbol pemersatu dan pengobar semangat orang Sunda kala itu. Totopong merupakan ikat kepala terbuat dari kain polos atau kain batik. Ukuran kain pada umumnyasekitar 1 m2. Khusus totopong, memiliki ukuran setengah meter dan bentuk kain terbelah tengah secara diagonal atau sering dise-but setengah iket. Totopong biasanya memiliki motif batik khusus, misalnya batik kangkung, kumeli, sida mukti, kawung ece, seumat sahurun, gjringsing, manyingnyong, katuncar mawur, kalangkang ayakan, dan porod, eurih. Sebagaimasyarakat agraris, para leluhur Sunda memanfaatkan totopong sebagai pelindung dari sengatan matahar...

avatar
Deniandrian
Gambar Entri
Upacara Adat Jangkrik Genggong
Ritual Ritual
Jawa Timur

Jangkrik Genggong berasal dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo yang terletak di pesisir pantai yang mayoritas penduduknya adalah nelayan. Upacara Adat Jangkrik Genggong merupakan upacara perayaan untuk anak laki-laki sebagai tanda bahwa anak tersebut telah beranjak dewasa. Usai dilaksanakan upacara adat ini, anak tersebut boleh turun ke laut untuk berlayar. Yang unik dari salah satu kekayaan wisata budaya Pacitan ini selalu ada ikan kakap merah sebagai hidangan wajib yang harus disajikan. Menurut mitosnya, Sang Ratu Penguasa Pantai Selatan selalu meminta Gendhing Jangkrik Genggong kepada sesepuh desa (dukun). Itulah sebabnya, upacara adat ini disebut Jangkrik Genggong. Ritual Jangkrik Genggong ini dianggap sebagai ritual sedekah bumi yang berkaitan dengan mitos penguasa laut selatan. Upacara ini dilaksanakan dari siang hingga malam hari. Pada puncak acara di malam hari, dilaksanakan paguyuban seni Tayub. Tujuh sumur tua dikeramatkan. Dipercaya mempunyai kekuatan gaib dan ada m...

avatar
Oase
Gambar Entri
Naskah Sunda
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

1)Karangan yang masih ditulis dengan tangan; 2)Karangan seseorang sebagai karya asli; 3)Bahan-bahan berita yang siap untuk dicetak; 4)Rancangan. Tulisan tangan (benda karet) yang menyimpan berbagai ungkapan pikiran dan perasaan sebagai hasil budaya masa lampau (Baried dkk; 1985:54)

avatar
Ditaanggraeniy
Gambar Entri
Aksara Jawa - Sekilas Sejarah Awal Mula Munculnya
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sekilas Sejarah Awal Mula Munculnya Aksara Jawa Aksara jawa merupakan aksara turunan dari aksara Kawi (aksara Jawa Kuno),  dimana aksara Kawi adalah turunan dari aksara Pallawa. Meskipun aksara Jawa turunan dari aksara Kawi tetapi mempunyai ciri khas tersendiri yang berbeda dengan aksara sebelumnya, antara lain dalam hal bentuk dan urutan. Di jawa, khususnya di Jawa Tengah, ada dua aksara turunan Kawi, yaitu aksara Budha di wilayang sekitar gunung merapi-Merbabu yang mempunyai bentuk yang relatif hampir tak berubah banyak dari aksara Kawi, dan aksara Jawa di wilayah Demak-Pajang-Mataram-Kartosura-Surakarta-Yogyakarta yang mempunyai bentuk yang sudah berubah banyak dari aksara Kawi. Aksara Budha mempunyai urutan 'kaganga' seperti Kawi, sedangkan aksara jawa mempunyai urutan 'hanacaraka' sehingga sering disebut juga 'carakan'. Setelah pudarnya kejayaan majapahit maka pusat budaya juga bergeser ke kerajaan baru yaitu Demak yang dibidani oleh para Wa...

avatar
Iqrahanacaraka
Gambar Entri
Aksara Jawa dalam Seni Kaligrafi Bertuliskan Bismillah
Ornamen Ornamen
Daerah Istimewa Yogyakarta

Aksara Jawa dalam Seni Kaligrafi  Bertuliskan Bismillah Aksara Jawa yang direka menjadi tulisan indah ataupun bentuk tertentu yang indah merupakan salah satu kekayaan budaya nusantara dalam hal ini budaya Jawa berupa aksara Jawa. Karya-karya kaligrafi aksara Jawa kontemporer akan memperkaya aset budaya nusantara. Berikut ini adalah contoh kaligrafi aksara Jawa berbentuk sosok setengah badan kawula jawa yang memakai blangkon dengan tulisan "Kanthi Asma Allah" pada media papan tulis dengan kapur sebagai alat tulisnya.   Selain pada media papan tulis kapur, juga bisa dilukiskan pada media kanvas.   Bagi anda yang berminat kaligrafi aksara Jawa sebagai koleksi, maka bisa menghubungi kami . Isi tulisan dan gambar bisa sesuai yang diinginkan pemesan. Karya tersebut merupakan kreasi orisinal dari Sanggar Aksara Iqra Hanacaraka yang berkedudukan di Yogyakarta. ꦆꦐꦿ ê¦...

avatar
Iqrahanacaraka