Bahan-bahan 1 kg buntut sapi, potong dan cuci bersih 6-8 lbr daun jeruk 3 batang serai, memarkan 10 butir bawang merah, iris tipis 8 siung bawang putih, iris tipis 10 buah cabai merah keriting 10 buah cabai hijau keriting 6 buah cabai rawit merah 8 buah cabai rawit hijau Optional: cabai rawit utuh (jumlah cabai boleh ditambah atau dikurangi) 3-4 lbr daun salam 2-3 iris lengkuas, memarkan 3-4 papan petai, kupas dan belah dua...
Cara membuat "Caranggesing" Solo Bahan membuat kue caranggesing 10 buah pisang raja, pilih yang matang lalu potong bulat tipis 500 cc santan kelapa kental 150 grm gula pasir putih 5 butir telur ayam 2 lembar daun pandan, potong 4 bagian 1 sdt garam dapur halus Daun pisang untuk membungkus, secukupnya Lidi untuk menyemat, secukupnya Cara Membuat Kue Caranggesing Asli Yogyakarta Enak Siapkan wadah kemudian campurkan semua bahan pembuatan kue carang gesing aduk sampai rata, kecuali daun pandan Bila sudah dicampur dan menjadi adonan silahkan anda tuangkan kedalam daun pisang yang sudah disiapkan kemudian beri potongan daun pandan diatasnya Bungkus rapi adonan kue gesing ini, lalu semat menggunakan lidi yang sudah siap Silahkan sekarang anda kukus adonan kue gesing yang sudah dibungkus dan di semat tadi sampai matang Angkat kukusan yang sudah matang, dan kue gesing siap anda sajikan untuk anda...
ika ada nasi gudeg di Yogyakarta yang sudah terkenal, maka di Bukittinggi ada yang namanya nasi kapau, yang sama-sama menggunakan nangka. Namun bedanya, nasi kapau lebih lengkap, karena selain nasi dan sambal, ada juga gulai sayur nangka (cubadak) yang bisa ditambah dengan puluhan lauk lain. Gulai nangka yang digunakan juga berair, tidak seperti gudeg, karena dimasak dengan santan namun tidak terlalu kental. Biasanya para pedagang nasi kapau akan menyajikan makanan pokok khas Sumatera Barat ini lalu akan diberi aneka lauk berupa sayur dan daging, namun gulai nangka akan selalu menemani satu porsinya. Aneka lauk yang bisa dipilih oleh pembeli kebanyakan adalah daging, mulai dari rendang daging sapi, rendang ayam, ayam goreng, gulai ayam, dendeng balado, belut goreng, tongkol balado, teri balado, ayam panggang, gulai ikan, dan kikil. Itu masih kategori daging, karena masih ada lagi sayur-sayurannya, yakni rebung muda, kol, kacang panjang, dan kadang-kadang sayur pakis....
Kuliner khas Grobogan satu ini berasal dari Dusun Nunjungan, Desa Ketitang, Kecamatan Godong. Dari dusun ini, mi tek-tek menyebar ke berbagai daerah, baik di lingkup Kabupaten Grobogan hingga ke luar daerah seperti Semarang, Pati, Demak, Kudus, dan Rembang. Di sebuah buku berjudul “Peta Kuliner Semarang” terbitan sebuah penerbit di Yogyakarta, ada disebutkan Mi Tek Tek Godong. Kuliner ini hanya bisa dijumpai setiap malam, dimulai selepas maghrib hingga tengah malam. Ada yang berjualan keliling, ada juga yang mangkal. Yang khas dari kuliner ini karena proses pembuatannya tetap mempertahankan dengan menggunakan bara dari arang kayu, bukan dengan kompor gas. Sehingga cita rasa kuliner ini sungguh khas, nyampleng, dan enak bingit. https://www.kaskus.co.id/thread/5a1f98789e7404985a8b4569/9-kuliner-khas-grobogan-yang-enak-dan-bikin-klangenan/
Yangko yang banyak dikenal adalah penganan khas Yogyakarta. Tapi di Kabupaten Grobogan, juga ada Yangko yang merupakan penganan khas dari Godong. Sebagaimana yangko khas Yogyakarta , yangko khas Godong juga terbuat dari tepung ketan, namun dibentuk lonjoran, dibaluri tepung terigu, dan di tengahnya berisi campuran cincangan kacang dan gula. Lalu dihidangkan dengan dipotong-potong. Bentuknya lebih menyerupai jadah, namun teksturnya lebih lembut. https://jatengnyamleng.com/2017/03/26/9-oleh-oleh-khas-grobogan-yang-enak-dan-paling-populer/
Musik koplo atau dikenal juga Dangdut koplo adalah sebuah sub aliran dalam musik Dangdut . Dengan ciri khas irama yang cepat dari gendangnya. Aliran ini dipopulerkan oleh grup musik orkes melayu atau yang biasa disingkat dengan OM. Grup musik ini merajai pentas panggung rakyat terutama di pulau Jawa, lebih spesifik lagi di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah bahkan Jawa Barat. Pada era tahun 2000-an seiring dengan kejenuhan musik dangdut yang asli, maka di awal era ini musisi di wilayah Jawa Timur di daerah pesisir Pantura mulai mengembangkan jenis musik dangdut baru yang disebut dengan musik koplo. Musik koplo merupakan mutasi dari musik dangdut setelah era Congdut (Dangdut Campursari) yang bertambah kental irama tradisionalnya ditambah dengan masuknya unsur seni musik kendang kempul yang merupakan seni musik dari daerah Banyuwangi (Jawa Timur) dan irama tradisional lainya seperti jaranan dan gamelan . Dangdut Koplo lahir di Indonesia lahir sejak tahun 2000 yang d...
Nyi Ageng Serang bernama asli Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edi lahir di Serang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada tahun 1762. Beliau adalah putri bungsu dari Bupati Serang, Panembahan Natapraja yang menguasai wilayah terpencil dari kerajaan Mataram tepatnya di Serang yang sekarang wilayah perbatasan Purwodadi-Sragen. Setelah ayahnya wafat, Nyi Ageng Serang yang juga salah satu keturunan Sunan Kalijaga menggantikan ayahnya. Meski merupakan putri bangsawan, namun sejak kecil Nyi Ageng Serang dikenal dekat dengan rakyat. Setelah dewasa dia juga tampil sebagai salah satu panglima perang melawan penjajah. Semangatnya untuk bangkit selain untuk membela rakyat, juga dipicu kematian kakaknya saat membela Pangeran Mangkubumi melawan Paku Buwana I yang dibantu Belanda. Yang sangat menonjol dari sejarah perilaku dan perjuangan Pahlawan Wanita ini antara lain ialah kemahirannya dalam krida perang, kepemimpinan yang arif bijaksana sehingga menjadi suri tauladan bagi penganut-p...
Irama lesung-alu yang terdiri dari dari seperangkat alat penumbuk padi. Permainan musik ini biasanya dimainkan pada saat musim panen. Permainan musik ini juga diperdengarkan dalam upacara numplak wajik. Sampai sekarang permainan musik ini masih dilestarikan oleh masyarakat pedesaaan untuk mensyukuri hasil panenan di daerah pedalaman Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah #SBJ
Dahulu, di pesisir pantai utara Pulau Jawa, tepatnya di daerah Pati, Jawa Tengah, tersebutlah sebuah desa nelayan bernama Teluk Cikal. Desa itu termasuk ke dalam wilayah Kadipaten Pati yang diperintah oleh Adipati Pragolo II. Kadipaten Pati sendiri merupakan salah satu wilayah taklukan dari Kesultanan Mataram yang dipimpin oleh Sultan Agung. Di Teluk Cikal, hidup seorang gadis anak nelayan bernama Rara Mendut. Ia seorang gadis yang cantik dan rupawan. Rara Mendut juga dikenal sebagai seorang gadis yang teguh pendirian. Ia tidak sungkan-sungkan menolak para lelaki yang datang melamarnya sebab ia sudah memiliki calon suami, yakni seorang pemuda desa yang tampan bernama Pranacitra, putra Nyai Singabarong, seorang saudagar kaya-raya. Suatu hari, berita tentang kecantikan dan kemolekan Rara Mendut terdengar oleh Adipati Pragolo II. Penguasa Kadipaten Pati itu pun bermaksud menjadikannya sebagai selir. Sudah berkali-kali ia membujuknya, namun Rara Mendut tetap menolak. Merasa dike...