Indonesia adalah negara yang banyak pulaunya. Sebagian telah banyak dikenal orang dan tidak sedikit yang tidak dikenal. Salah satunya adalah Pulau Sawu, yaitu pulau yang diduduki suku Sawu atau Sabu. Sedikit yang menarik dari masyarakat Suku Sawu adalah mengenai kematian atau upacara kematian. Tidak dapat disangkal bahwa terdapat bermacam cara untuk upacara kematian yang terdapat di Indonesia. Menurut Suku Sawu, terdapat dua jenis kematian, yakni made nata (=mati manis/mati wajar) dan made haro (=mati asin/mati tidak wajar). Klasifikasi kematian itu didasarkan pada cara terjadinya. Kematian wajar dan melewati proses berangsur-angsur seperti menderita penyakit, misalnya, tergolong mati manis atau mati wajar. Sebaliknya, yang tiba-tiba dan dianggap belum saaatnya, tergolong mati tidak wajar, misalnya saja disambar pertir, jatuh dari pohon, tenggelam, terkena benda tajam, dan bunuh diri serta lain sebagai nya. Kedua jenis kematian itu menyebabkan adanya perbedaan upacara. T...
Sasando berasal dari kata sari (petik) dan sando (bergetar). Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang laki - laki bernama Sanggu Ana di Pulau Dana bersama anaknya yaitu Nale Sanggu. Pulau kecil dekat pulau Rote Nusa Tenggara Timur. Waktu itu pulau tersebut masauk ke dalam daerah kekeasaan Raja Taka La'a. Sanggu adalah warga Nusa Ti'i di Pulau Rote Barat Daya. Di tempat tinggalnya Sanggu di kenal sebagai nelayan yang ulung dan seorang pemusik yang hebat. Pada suatu hari ia dan teman - temannya pergi menangkap ikan di laut. Di tengah laut mereka di hadang oleh ombak besar yang menghantam perahu mereka sehingga pecah berkeping - keping. Akhirnya ia dan teman - teman terdampar di sebuah pulau yaitu pulau Dana. Seorang Raja yang berkuasa di sana menahan Sanggu dan kawan - kawannya. Raja Dana memiliki seorang Putri yang sangat cantik. Setelah beberapa lama Sanggu dan kawan - kawannya di tahan, sang Putri Raja mengetahui jika Sanggu seorang pemusik yang hebat. Dan meminta di buatkan al...
Setiap daerah memiliki tradisi budaya yang beraneka ragam. Salah satunya yang kali ini saya bahas adalah adat dari Kabupaten Rote Ndao yaitu Tu'u. Selama beratus tahun, di Pulau Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur prosesi kematian dan pernikahan dilakukan dengan tu’u belis atau sumbangan bersyarat, yakni memberikan uang sejumlah 20 juta rupiah atau bahkan ratusan juta sebagai biaya kawin. Tentu saja hal ini adalah pesta pora dan bukan pesta biasa. Dalam ritual ini masyarakat minum dan makan daging selama berhari-hari. Puluhan hingga ratusan domba, babi, sapi, atau kuda juga disumbangkan untuk dikorbankan. Kemeriahan pesta adalah mutlak, tak peduli si kaya atau miskin karena kemeriahan tak mengenal status ekonomi bagi masyarakat Rote. Masalahnya adalah sumbangan bersyarat tersebut dicatat sebagai hutang. Nama penyumbang dan sumbangan disimpan rapi untuk pengembalian. Biasanya dicatat di buku oleh sang empunya hajatan dan juga dicatat masing-masing oleh set...
Taman Nasional pun Memiliki Sejarah ! Taman Nasional Kelimutu adalah taman nasional yang berada di pulau Flores, kabupaten Ende, kecamatan Kelimutu, Moni. Di sebut Taman Nasional Kelimutu karena, didalamnya terdapat berbagai macam keanekaragaman hayati, dan yang lebih khususnya lagi terdapat danau tiga warna yang biasa di sebut KELIMUTU. Di lihat dari segi sosial-budaya dipercaya bahwa terjadinya danau kelimutu akibat pertengkaran yang terjadi antara ata bupu dan ata polo. Dulunya ata bupu dan nua muri saling bersatu karena ata polo marah sehingga nua muri dan ata bupu terpisah, itu karena ata bupu ingin melindungi nua muri dari ata polo. Dalama pembagiannya, Danau Kelimutu di bagi menjadi tiga bagian, yaitu Tiwu Ata Bupu (Danau Orang Tua), merupakan danau yang diyakini bahwa jika ada orang tua yang meninggal akan pergi dan bersemayam di danau ini. Kondisinya ialah luas 4,5 hektar dengan kedalaman 67 meter, selain itu danau ini berwarna biru langit. Selanjutnya, ada Tiwu Nuwa M...
Pasti sudah tak asing lagi terdengar di telinga kita ragam makanan olahan jagung berikut ini. Jagung bakar? Jagung rebus? Popcorn? Tapi tunggu dulu. Mungkin nama olahan jagung yang satu ini belum semua pernah mendengarnya. " Jagung Bose ". Jagung bose adalah suatu olahan jagung unik yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Jagung bose memiliki tekstur yang lembut menyerupai bubur. Jagung bose juga sering disajikan dengan dicampur daging se'i. Daging se'i adalah daging asap yang dimasak dengan kayu bakar. Biasanya untuk hidangan jagung bose, jenis daging se'i yang digunakan adalah daging sapi Jagung bose juga dapat dihidangkan dengan campuran kacang hijau, kacang merah , dan pepaya untuk menambah cita rasa Proses pembuatan jagung bose cukup repot dan jenis jagung yang digunakan juga tertentu. Jenis jagung yang digunakan biasanya adalah jagung putih. Kulit biji jagung harus dibuang dengan cara ditumbuk dan dicampur sedikit air sampai teksturnya mudah untuk dimasak. Terdapa...
Maumere adalah ibu kota Kabupaten Sikka , Nusa Tenggara Timur . Memiliki bandar udara terbesar di pulau Flores , Maumere menjadi pintu gerbang wilayah timur pulau. Produk ekspor dari daerah ini antara lain kelapa kopra , pisang , kemiri , dan kakao . Selain keindahan kotanya, Maumere juga terkenal dalam produksi kain tenunnya yang sangat khas “Maumere”. Usaha kerajinan tangan kain tenun ikat dengan beragam motif ini telah mendunia. Desa Sikka, sebagai salah satu sentra penghasil tenun di Maumere, berada di wilayah selatan Kabupaten Sikka. Kain tenun Maumere ini dihasilkan sendiri oleh para warga setempat dengan alat tenun yang masih tradisional. Kain ini bernilai seni tinggi dan memiliki berbagai macam corak yang khas. Warnanya pun beragam dan menarik. Sangat menunjukkan rasa etnik di dalamnya. Harganya bervariasi, berkisar dari 400 ribu hingga 15 jutaan. Semakin rumit corak dan metode pewarnaan yang digunakan...
Bila kita telisik dari segi kekayaan alam, bahasa, dan adat, kita tidak dapat menyangkal bahwa Indonesia diwarnai keragaman budaya dari Sabang hingga Merauke. Namun, ada kalanya pemahaman dan daya tahan fisik masyarakat dalam menguasai dan mengungkapkan rahasia-rahasia alam negara Macan Asia yang tertidur ini sangatlah terbatas. Oleh karena itu, budaya antar suku yang melimpah ruah ini sayangnya belum disadari oleh segenap bangsa Indonesia. Dapat kita angkat sebuah kepulauan bagian tenggara Indonesia sebagai salah satu lambang keindahan dan kebudayaan yang unik ini: Nusa Tenggara Timur, kepulauan jajahan Portugis dan Belanda. Terdiri dari beberapa pulau, antara lain Flores, Sumba, Timor, Alor, Sabu, Adonara, Solor, dan Komodo, Nusa Tenggara Timur terdiri dari sekitar 550 pulau. Meski provinsi beribukota Kupang ini kini didominir oleh Agama Kristen, dapat kita lihat dari cara mereka membangun rumah dan perkampungan, menyelanggarakan kegiatan dan upacara, serta mengu...
Bagi kebanyakan masyarakat Indonesia mungkin rasanya kurang nikmat kalau kita menikmati makan siang atau malam tanpa sambal. Tak terkecuali masyarakat Nusa Tenggara Timur, tentu saja rasa sambal mereka memiliki cita rasa yang unik sehingga mampu menjadi salah satu kuliner khas tanah Timor. Tak dapat dipungkiri lagi, racikan sambal ini akhirnya menjadi incaran bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Nusa Tenggara Timur. Rasa khas sambal lu'at muncul dari perpaduan pedasnya rawit, aroma dan masam jeruk nipis, segarnya daun kemangi, dan yang paling penting adalah daun siba. Daun siba bisa dibilang pembeda sambal lu'at dengan sambal lainnya. Daun ini banyak ditemukan di daerah Nusa Tenggara Timur. Daging se'i dan nasi panas menjadi sahabat utama sambal lu'at karena rasa khas daging sapi atau babi asap yang dipadukan sambal lu'at menjadi sangat meriah dilidah. Bahan: 100 gram cabai rawit 5 buah jeruk nipis, iris tipis-tipis Segenggam daun siba Segenggam daun kemang...
Indonesia ini negara yang besar dan mempunyai banyak budaya budaya yang unik. Budaya merupakan ciri bangsa yang harus kita jaga kelestarianya. Indonesia memiliki beberapa kebudayaan yang sangat unik seperti Pasola yang berasal dari Sumba, NTT. Pasola artinya lembing kayu yang digunakan untuk melempar. Pasola berarti melemparkan lembing kayu sambil memacu seekor kuda. Tradisi ini biasanya diadakan setiap setahun sekali tepatnya di bulan Februari. Pasola ini seperti sebuah permainan perang-perangan, silsilahnya sebagai wujud kesedihan seseorang yang telah kehilangan istrinya. Prosesi upacara diawali dengan adat nyale, berupa syukuran dengan datangnya musim panen dan kedatangan banyak cacing dipinggir pantai. Cacingnya pun dijadikan sebuah pertanda, bila cacing itu gemuk warna-warni maka akan medapatkan kebaikan, dan sebaliknya maka akan dapet malapetaka. Dengan datangnya cacing-cacing tersebut, proses pasola akan dimulai. Beberapa orang seperti ksatria akan turut ber...