Musik
211 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Othek
Alat Musik Alat Musik
Jawa Timur

Othek, Warisan Leluhur Budaya Suku Osing  Kota dengan julukan “Sunrise of Java” kembali menampilkan salah satu kekayaan budayanya, yakni othek. Othek merupakan salah satu alat musik khas dari lesung padi dari Banyuwangi. Alat musik unik tersebut sebenarnya diciptakan dari kebiasaan sehari-hari oleh warga Desa Kemiren, Banyuwangi. Saat para kaum wanita menumbuk padi, maka dengan memainkan alunan musik yang merdu menjadi hiburan bagi mereka sehingga munculkan kesenian musik othek. Alat musik othek merupakan lesung padi berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kayu dengan lubang dibagian tengah untuk menumbuk padi. Tak hanya bagian tengah yang dipukul dengan alu, bagian samping dan depan juga menjadi bagian yang dipukul. Dahulu tradisi ini dimainkan oleh Suku Osing pada saat panen padi atau pada saat hajatan. Meskipun kesenian musik ini tergerus jaman, Desa Kemiren rupanya masih berusaha untuk melestarikan othek. Hal ini terbukti dengan penyajian musik oth...

avatar
Lupi
Gambar Entri
2_Rending
Alat Musik Alat Musik
Jawa Timur

Rending merupakan salah satu alat musik masyarakat Madura yang sangat sederhana bentuknya. Terbuat dari silatan (kulit) bambu dengan ukuran panjang sekitar 12,5 cm. Silatan bambu ini tengahnya sebagian dikerat menjadi belahan memanjang sedemikian rupa halusnya sehingga dapat berfungsi sebagai alat penimbul getaran. Jika pangkal ujungnya ditarik dengan untaian tali yang terikat erat pada pangkal ujung tersebut, maka timbullah suara melalui proses rongga mulut sebagai ruang gema atau resonator. Kalau akan membunyikan, Rending ini ditempatkan diantara bibir atas dan bibir bawah dengan posisi mulut setengah terbuka. Iramanya ditimbulkan dari proses permainan lidah. Lagu Rending bersifat bebas dan spontan menurut selera si pemain. Alat musik rending ini hanya dimainkan oleh satu orang tetapi kadang-kadang dapat dimainkan lebih dari satu orang. Di Pulau Madura alat musik Rending digunakan sebagai hiburan oleh petani di desa, dimainkan saat waktu senggang di kala para petani sedang...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Kendang Kempul, Musiknya Lare Osing
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Banyuwangi kembali menampilkan musik populernya yang dikenal sebagai musik kendang kempul. Kendang Kempul telah menjadi identitas paten untuk masyarakat Osing. Seni Musik Kendang Kempul merupakan seni musik yang tumbuh dan berkembang dari kesenian Gandrung. Musik ini memiliki perpaduan musik yang khas dari kendang kempul Banyuwangi dengan irama dangdut khas Musik Melayu. Adapun instrumennya merupakan gabungan dari instrumen tradisional Banyuwangi (kendang keplak, kluncing, kethuk, gong, dan kempul) dengan instrumen barat (keyboard, gitar melodi, dan bass). Namun, musik yang satu ini mengalami perkembangan akibat berkembangnya zaman. Kendang Kempul pun dikolaborasikan dengan style musik yang lain seperti kroncong, reggae, dan koplo.  Lirik lagu dari Musik Kendang Kempul berupa Bahasa Osing, yakni bahasa identitas masyarakat Suku Osing Banyuwangi. Lagu-lagu dari Kendang Kempul menceritakan tentang kehidupan sehari-hari sehingga menjadi populer bagi masyarakat Osing bahkan mas...

avatar
Lupi
Gambar Entri
2_Dungkrek
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Dungkrek atau dongkrek merupakan salah satu jenis musik masyarakat Caruban-Madiun, yang sekarang sudah terkubur keberdaannya atau punah. Alat musik dungkrek terdiri dari : Bedug Keteg, terbuat dari perunggu. Kempul, terbuat dari perunggu. Kentongan, terbuat dari bambu. Gong beri. Kecer, terbuat dari perunggu. Dua buah korek-korek, terbuat dari kayu. Nama dungkrek diambil dari alat musik terakhir di atas yaitu korek-korek. Cara memainkan alat musik korek-korek yaitu ujungnya dipegang dan diputar, maka timbullah bunyi atau suara ‘krek-krek’. Adapun bunyi ‘dung’ nya ditimbulkan dari alat-alat ritmis lainnya seperti bedug. Pada hakekatnya fungsi bunyi-bunyian dungkrek ini adalah untuk mengiringi suatu tarian yang juga dinamakan tari dungkrek. Jadi nama dungkrek meliputi tarian maupun iringan musiknya.   Sumber :  budayajawa.id/seni-musik-tradisional-dungkrek/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
2_Seni Musik Tradisional Dungkrek
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Menurut mitos yang beredar, seni musik tradisional dungkrek ini adalah kesenian yang berfungsi untuk memuja seekor harimau putih yang berdiam di dalam gua. Pada saat Caruban dilanda banjir besar, tempat sekitar gua dimana harimau putih itu berada dapat terhindar dari banjir tersebut. Dari sini muncul kepercayaan bahwa harimau putih tadi dapat menolak banjir. Untuk menyatakan terima kasih kepada Sang Pencipta, diciptakanlah kesenian dungkrek ini. Dalam memainkan musik ini biasanya disertai dengan pengawal dua orang prajurit bersenjata. Mitos yang lain, seni musik tradisional dungkrek diceritakan sebagai hasil karya cipta dari seorang Palang bernama Sastrodipuro. Palang adalah jabatan yang menguasai 3/4 kelurahan.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Permainan Gedhogan atau Gendhongan #DaftarSB19
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Timur

Banyuwangi kembali menunjukkan taringnya dalam kekayaan budaya. Budaya yang akan dibahas kali ini adalah Gedhogan atau Gendhongan . Dahulu wanita-wanita di Desa Glagah, Banyuwangi bekerja sebagai penumbuk padi. Banyaknya beras yang tersedia membuat pekerjaan cukup berat, membosankan, dan melelahkan tentunya. Sepanjang proses penumbuk padi tersebut untuk mengurangi kebosanan, mereka akhirnya menyanyikan lagu-lagu. Bukan hanya memainkan lagu, tanganpun memainkan pukulan-pukulan alu di permukaan gedhogan tersebut. Ritme yang dibuat secara spontan ini menciptakan permainan lagu yang nikmat didengar. Harmonisasi ditambah dengan pukulan sebatang logam terhadap logam lainnya serupa pisay kasar dan logam kecil penumbuk sirih sehingga menimbulkan dentingan lagu yang semakin asyik. Sungguh seni hiburan yang segar, bukan ?! permainan yang berupa seni hiburan ini saat ini sudah sering muncul sebagai sebuah seni per­tunjukan. Latar Belakang Sosial Budaya. Semula wan...

avatar
Lupi
Gambar Entri
Sejarah Candi Penataran Blitar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Candi Penataran dibangun Raja Kerajaan Kediri  bernama Raja Srengga pada tahun 1194 M. Raja Srengga memiliki gelar Sri Maharaja Sri Sarweqwara Triwikramawataranindita Çrengalancana Digwijayottungadewa. Beliau berkuasa d Kerajaan Kediri pada tahun 1190 – 1200 M. Pada awal pembangunannya, sejarah Candi Penataran difungsikan sebagai sarana upacara pemujaan Hindu. Tujuan dari upacara ini salah satunya adalah untuk menangkal bahaya dari Gunung Kelud yang saat itu sering meletus. Di tahun 1286, Candi Naga dibangun di dalam komplek Candi Penataran. Di Candi Naga ini, Anda bisa melihat relief 9 orang yang menyangga naga. Naga sendiri merupakan lambang candrasengkala atau tahun 1208 Saka. Saat Pemerintahan Jayanegara, candi Penataran kembali mendapatkan perhatian. Pemimpin selanjutnya, yakni Tribuanatunggadewi dan Hayam Wuruk juga memberikan perhatian terhadap candi ini hingga menjadi candi negara resmi berstatus dharma lepas. (Baca Juga :...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Mbah Buyut Gangsar Roomo Gresik
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Diantara makam bersejarah di desa Roomo hanyalah makam Mbah Buyut Gangsar yang paling ramai di ziarahi orang, terutama pada hari jum’at wage. Mereka datang dari berbagai daerah di kawasan Gresik dan sekitarnya Makam ini terletak tepat ditepi selatan jalan raya umum, yang pada pelebaran jalan raya tahun 2010 hampir mengenai dinding cungkup makamnya. Makam ini masih tetap di rawat dan terpelihara dengan baik oleh juru kuncinya yang bernama ibu Rukani, warga desa Roomo RT 3 RW 2. Menurut cerita, makam ini dulu berada di utara jalan raya karena ada pembuatan jalan raya oleh Herman William Daendels, sekitar tahun 1808, maka makam ini di pindahkan ke selatan jalan agar tak merintangi jalan raya yang akan di buat oleh Daendels tersebut. Pada evakuasi jenazahnya ternyata mereka melihat kalau jasad ini masih segar dan utuh layaknya baru di makamkan. Tentu saja muncul banyak spekulasi masyarakat bahwa jenazah tersebut tentu orang yang keramat, sebab jasadnya utuh. Kalau memang benar ker...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Gua Ngerit
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada jaman dahulu, konon menurut yang empunya cerita, adalah seorang puteri yang cantik jelita, yang tinggal di tengah-tengah hutan belantara, di tepi sebuah sungai yang sangat jernih airnya. Sang putri rupawan itu, Putri Ngerit namanya. Konon kabarnya sang putri nan can­tik jelita ini berasal dari desa Pucung, daerah Kediri. Demikianlah kata sahibul hikayat, sang putri rupawan ini adalah putera seorang raja dari Kediri.   Sang putri mempunyai saudara berjumlah empat orang, di antara saudara-saudaranya, dia adalah satu-satunya putera raja Kediri yang dilahirkan sebagai seorang wanita. Sedangkan saudaranya yang lain ke­semuanya adalah pria.   Saudaranya yang sulung oleh sang ayahanda raja, dinobatkan menjadi raja yang akan menguasai tanah Jawa bagian utara. Saudaranya yang nomor dua dinobatkan menjadi raja yang menguasai tanah Jawa bagian sebelah timur. Sedangkan yang nomor tiga dinobatkan menjadi raja yang menguasai tanah Jawa bagian sebelah barat....

avatar
Deni Andrian