Bahan-bahan 8 porsi 8 butir telur ayam 7 siung bawang putih 8 siung bawang merah 5 buah rawit merah 1 sdm petis Santan secukupnya (bumas) secukupnya Air Langkah Ceplok 8 buah telur, sisihkan Iris bawang putih, bawang merah dan rawit merah (iris bagi 2 untuk rawit). Lalu tumis hingga harum ...
Bahan-Bahan Bahan sambel urap: 1/2 Buah kelapa yang di kupas dan di parut 5 Buah bawang merah 3 Siung bawang putih 10 Buah cabai rawit pedas 5 Buah cabai merah keriting 1 Ruas kencur 2 lembar daun jeruk 2 Lembar daun salam 1 sdt garam 1 sdm gula putih 3 sdm Gula merah yang diiris Secukupnya penyedap rasa Minyak untuk menumis Untuk Sayuran: Secukupnya Tauge Kacang panjang Bayam Labu Daun pepaya muda Kol putih Langkah-Langkah Haluskan Bawang merah, bawang putih, cabai, dan kencur. Panaskan minyak di wajan, Lalu tumis bumbu yang sudah dihaluskan. Masukkan garam, penyedap rasa, gula putih, gula merah, daun jeruk, dan daun salam. Tumis dengan menggunakan api sedang sampai mengeluarkan bau harum. Masukkan kelapa yang sudah di parut. Aduk terus sampai bumbu merata, dan aduk terus sampai kelapa agak kering dan tidak basah. Janga...
Bahan-Bahan 1 kg ayam 1 bh serai (memarkan) 2 cm lengkuas (memarkan) 2 lbr daun jeruk 3 lbr daun salam 1 sdm gula merah 500 ml santan 1 sdt air asam jawa secukupnya garam dan merica secukupnya air secukupnya minyak untuk menumis bumbu halus: 10 bh bawang merah 6 bh bawang putih 8 bh kemiri (sangrai) 1/4 sdt jinten (sangrai) 1 sdm ketumbar (sangrai) 1 cm kunyit (bakar) 1 cm jahe Langkah-Langkah Tumis bumbu halus dan rempah hingga harum kemudian tambahkan ayam, aduk, ungkep hingga ayam berubah warna. Masukkan santan, secukupnya air, gula merah, garam, merica, air, dan asam, masak hingga bumbu meresap dan santan menjadi areh(menjadi kental dan pekat). Angkat lalu bakar bolak balik sambil diolesi oleh bumbu. Hidangkan dengan lalapan dan sambal terasi. Sumber: https://cookpad.com/id/resep/265446-ayam-bakar-klaten
Bahan-Bahan 20 biji tahu 3 lembar daun salam 1 ruas lengkuas geprek 1/4 Gula jawa 1 sashet kecap bangau kecil secukupnya Air secukupnya Minyak Bumbu halus : 7 siung bawang putih 6 siung bawang merah 1 sdm ketumbar 2 kemiri secukupnya Garam dan penyedap rasa Langkah-Langkah Tumis bumbu halus sampai harum, msukan lengkuas dan daun salam. Jika sudah harum msukkan tahu lalu masukkan air, gula merah dan kecap.Tutup supaya lebih meresap,masak dengan api sedang saja. Sampai air menyusut maka bacem tahu sudah mateng. Jika mau digoreng juga tak apa malah tambah enak. Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3748116-bacem-tahu-wonogiri%F0%9F%8D%83
Bahan-Bahan 1/2 kg kacang tanah 1 ons gula merah secukupnya garam 1 ons cabe merah besar 10 biji cabe rawit(bila suka pedas boleh lebih) 1/2 sdt asam jawa (buang bijinya) 6 biji kencur yang ukuran besar 10 lembar daun jeruk purut (buang tengahnya) 5 siung bawang putih 2 sdm gula pasir Langkah-Langkah Sangrai kacang tanah sampai kecoklatan/matang, angkat buang kulit arinya setelah selesai, haluskan. Goreng cabe merah dan bawang putih. Haluskan semua bumbu setelah halus campur dengan kacang yang sudah halus menggunakan sepatula sampai rata. Keterangan: Bumbu ini bertahan -+ 1 bulan, dan sehat karena tidak menggoreng kacang dengan minyak serta tidak memakai MSG. Sumber: https://cookpad.com/id/resep/789234-sambal-pecel-blora
Bahan-Bahan 2 ekor ikan mas 7 biji cabai rawit merah 2 siung bawang merah 2 siung bawang putih 1 ruas kunyit 3 butir kemiri sedikit terasi 1 jeruk nipis 1 1/2 bungkus asam jawa yg gopean di warung penyedap rasa lada secukupnya gula pasir Langkah-Langkah Bersihkan ikan dan belah jadi 2 bagian, lumuri jeruk nipis (diamkan setelah itu bilas lagi). Haluskan semua bumbu, kecuali asem. Rebus air secukupnya setelah mendidih masukkan bumbu, tunggu sebentar kemudian masukkan ikan, juga penyedap rasa (koreksi rasa). Setelah matang dan empuk, Hidangkan. Tempat yang menyediakan: Warung Makan Mrico Restaurant Address: Tasikagung, Rembang Sub-District, Rembang Regency, Central Java Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3787607-jangan-merico-sayur-merica-khas-rembang-tmpt-kecilku%F0%9F%98%81
Moho adalah salah satu kue tradisional yang dibuat oleh warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Jajanan tradisional ini diproduksi oleh warga dan tersedia di pasar-pasar tradisional. Harganya sangat terjangkau, jika dihitung per bijinya dihargai Rp500,-, tetapi untuk pembeliannya biasanya dipaket satu bungkus yang berisi 10 biji dengan harga kurang lebih Rp5.000,-. Bahan dasar yang dipakai untuk membuat jajanan Moho ini sangatlah sederhana yaitu tepung terigu, tepung beras, gula pasir, pewarna alami, dan air. Jajanan tradisional Moho biasanya dinikmati menggunakan minuman seperti kopi, teh, susu, bahkan sangat cocok sekali untuk teman makan bubur kacang hijau. Daya tahan produk ini lumayan lama, dapat bertahan sampai empat hari tanpa pembungkusan yang khusus atau kedap udara. Sumber: http://potensijateng.com/newface/moho-jajanan-tradisional-khas-pati/
Lanthing adalah salah satu makanan khas yang ada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Makanan kecil yang bahan bakunya berasal dari pohon ketela ini lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar karena yang membuat makanan tersebut adalah para warga di Dukuh Sanggrahan, Desa Meles, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Lokasi desa pembuat lanthing ini berada di sebelah selatan Pasar Karanganyar. Bahkan, sebagian besar toko yang menjual lanthing ini di Karanganyar, karena itu lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar. Makanan ringan ini terasa renyah dan gurih. Kekhasan lanthing ini adalah warnanya, ada dua warna yakni Lanthing Merah dan Lanthing Putih. Ada yang mengatakan kalau saat dimulainya pembuatan makanan tersebut terjadi saat Indonesia menjelang Kemerdekaan. Untuk itu ada suatu niat menanamkan rasa cinta pada Bendera sang Merah Putih yang diwujudkan secara samar dalam sebuah makanan kecil yang kemudian diberi nama Lanthing ini. Lanthing ini juga ada kualitasnya...
Gula merah atau gula Jawa biasanya diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapa, aren, dan siwalan. Bunga (mayang) yang belum mekar diikat kuat (kadang-kadang dipres dengan dua batang kayu) pada bagian pangkalnya sehingga proses pemekaran bunga menjadi terhambat. Sari makanan yang seharusnya dipakai untuk pemekaran bunga menumpuk menjadi cairan gula. Mayang membengkak. Setelah proses pembengkakan berhenti, batang mayang diiris-iris untuk mengeluarkan cairan gula secara bertahap. Cairan biasanya ditampung dengan timba yang terbuat dari daun pohon palma tersebut. Cairan yang ditampung diambil secara bertahap, biasanya 2-3 kali. Cairan ini kemudian dipanaskan dengan api sampai kental. Setelah benar-benar kental, cairan dituangkan ke mangkok-mangkok yang terbuat dari daun palma dan siap dipasarkan. Gula merah sebagian besar dipakai sebagai bahan baku kecap manis....