1 miljoen fc coins kopen Besuche die Website Buyfc26coins.com. Einfach fantastisch..iBra
1.757 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bakwan Geprek Sambel Kecombrang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan-bahan 10 porsi bakwan 1 bungkus bumbu bakwan 250 gr kol iris tipis 50 gr wortel iris tipis 2 btg daun seledri iris tipis 1 btg daun bawang iris tipis campur semua bahan dan ikuti petunjuk di bungkus bakwan sayur Untuk Sambel 1 ons cabe merah keriting 10 pcs cabe rawit 1 buah tomat 5 butir tomat hijau kecil 8 siung bawang merah 3 siung bawang putih 1 pcs kecombrang iris tipis 3 lbr dau...

avatar
Aze
Gambar Entri
Ikan Bawal Bakar Sambal Kecombrang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan-bahan 4 porsi Ikan Bakar : 2 ekor ikan bawal besar 1 buah jeruk nipis 1 sendok makan garam kasar Sambal Rias (Kecombrang) : 1 buah tomat 10 buah cabai merah 10 buah cabai rawit 5 siung bawang merah 3 butir kemiri 1 batang rias (kecombrang) secukupnya air masak secukupnya garam Langkah   Pertama bersihkan ikan. Setelah bersih gurat ikan lalu taburi g...

avatar
Aze
Gambar Entri
Sambal kecombrang udang kering
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan-bahan 1 mangkok kecil 2 bunga kecombrang iris tipis 2 sdm udang kering di goreng 3 siung bawang putih 5 butir bawang merah 12 cabe rawit/ sesuai selera secukupnya Trasi gula garam Minyak utk menumis seiris Jeruk nipis Langkah 15 menit Siapkan bahan..     Setelah udang kering digoreng dgn sedikit minyak...masukkan bumbu yg dihaluskan (cabe,duo bawang) tumis hin...

avatar
Aze
Gambar Entri
Kentang Semur Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan-bahan   2 kg  Kentang Minyak untuk menggoreng Bumbu Halus 100 gr  Lengkuas 50 gr  Jahe 1 Batang  Serai 5 bj  Bawang Merah 3 bj  Bawang Putih 7 bj  Kemiri 1 bj  Pala 15 bj  Cabe tiung 10 bj  Cabe merah 5 lbr  Daun jeruk 250 ml  air Bahan Tambahan 6 sdm  Minyak untuk menumis bumbu...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Legong Keraton Lasem
Tarian Tarian
Bali

Tari Legong Keraton Lasem merupakan ibu dari seluruh tari yang ada (khususnya tari perempuan). Tari Legong Keraton Lasem disebut sebagai ibu dari seluruh tari karena memiliki seluruh gerak tari dasar. Hal ini menjadi alasan mendasar bagi penari pemula, terutama kalangan anak-anak wajib mempelajari tari legong sebelum mempelajari tari lepas yang lain. Apalagi gerak tari seperti agem, tandang, tangkep dan tangkis pada tari pelegongan sangat berbeda dengan tari lainnya serta memiliki penjiwaan yang khas. Sebaiknya anak-anak mempelajari tarian ini mulai sejak kelas 1 SD mengingat badannya masih lentur.Karena memiliki seluruh gerak tari dasar maka Tari Legong memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan seluruh gerak tari dasar itu harus mampu dilakukan dengan sempurna. ila dibandingkan dengan tari yang ada pada umumnya, Tari Legong Keraton Lasem merupakan tari dengan durasi waktu yang paling panjang. Durasinya mencapai 28 menit, sehingga perlu fisik yang prima untuk menarik...

avatar
Aze
Gambar Entri
Banyu Pinaruh
Ritual Ritual
Bali

Sehari setelah Hari Saraswati, pada Minggu Paing Sinta umat Hindu melanjutkannya dengan malaksanakan prosesi Banyu Pinaruh . Secara filosofi Banyu Pinaruh bermakna menyucikan pikiran dengan menggunakan air ilmu pengetahuan. Demikian terungkap dalam sebuah artikel berjudul “Banyu Pinaweruh: Bersihnya Jiwa Dengan Air Pengetahuan” yang ditulis oleh Drs. I Wayan Astika, M.Si dan dipublikasikan dalam phdi.or.id . Banyu Pinaruh , berasal dari kata banyu (air) dan pinaruh atau pangewuruh (pengetahuan). Secara nyata, umat memang membersihkan badan, mandi, keramas di laut atau sumber-sumber air.  Sebagaimana diuraikan dalam pustaka Bagavadgita sebagai berikut: ” Abhir gatrani sudyanti manah satyena sudayanti .” Artinya, badan dibersihkan dengan air sedangkan pikiran dibersihkan dengan ilmu pengetahuan. Disebutkan dalam artikel tersebut bahwa Banyu Pinaruh diibartkan sebagai air ilmu pengetahuan. Pada hari ini umat Hindu membersihkkan di...

avatar
Aze
Gambar Entri
Brata Saraswati
Ritual Ritual
Bali

Hari Saraswati atau disebut juga Piodalan Sang Hyang Aji Saraswati yang jatuh pada hari Saniscara (Sabtu) Umanis wuku Watugunung sering dikaitkan dengan adanya larangan untuk membaca dan menulis selama satu hari (24 jam). Larangan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Brata Saraswati .Demikian terungkap dalam sebuah  artikel ilmiah berjudul “Motivasi Belajar dan “Beasiswa Dewi Saraswati di Tengah Perayaan Hari Saraswati” yang ditulis oleh  Ketut Sumadi dari Fakultas Dharma Duta IHDN Denpasar dan dipublikasikan pada Jurnal Guna Widya, Volume 3, No.1, tahun 2011. Ketut Sumadi menuliskan sebelum pemujaan Saraswati dilaksanakan dan sebelum lewat tengah hari tidak boleh membaca atau menulis mantra dan kesusastraan. Bagi orang yang melaksanakan brata saraswati secara penuh dengan melakukan meditasi, yoga, samadhi , tidak diperkenankan membaca dan menulis selama 24 jam. Dalam mempelajari segala ilmu pengetahuan agar senantiasa dilandasai...

avatar
Aze
Gambar Entri
Ngusaba Padi
Ritual Ritual
Bali

Petani di Bali khususnya di subak Uma Utu Desa Adat Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan memiliki cara unik untuk menyampaikan bentuk rasa syukur atas keberhasilan panen padi yaitu melalui upacara ngusaba padi .Makna upacara Ngusaba Padi yang dilaksanakan di Pura Subak Uma Utu Desa Adat Babahan ialah sebagai bentuk rasa syukur terhadap Dewi Sri atau manifestasi Tuhan Sebagai Dewi kemakmuran atau kesuburan. Para peneliti I Made Krisna Dinata, I Nyoman Sueca, dan Ni Nyoman Mariani dalam artikel berjudul “Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Ngusaba Padi D i Pura Subak Uma Utu , Desa Adat Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan” menuliskan bahwa rasa syukur adalah ungkapan untuk merefleksikan suatu rasa terimakasih kepada Tuhan atas pencapaian yang telah diperoleh, jika dalam konteks Upacara Ngusaba Padi , rasa syukur tersebut adalah ketika mendapati hasil panen sesuai yang diharapkan. Rasa syukur tersebut dicurahkan oleh masyarakat Desa B...

avatar
Aze
Gambar Entri
Ngeraksakin
Ritual Ritual
Bali

Ngeraksakin yaitu sebuah ritual yang dilakukan oleh para warga subak setelah proses membajak sawah dan membuat tempat menanam padi. Ngeraksakin merupakan ritual yang secara simbolis bermakna penolak bala atau mrana (peyakit dan hama). Peneliti dari Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar yang terdiri dari I Made Krisna Dinata, I Nyoman Sueca, dan Ni Nyoman Mariani dalam sebuah artikel ilmiah berjudul “Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Ngusaba Padi di Pura Subak Uma Utu, Desa Adat Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan” yang dipublikasikan dalam Jurnal Penelitian Agama Hindu, Volume 2, Nomor 1 tahun 2018 menuliskan bahwa ritual ngeraksakin identik dengan upaya pembersihan kotoran secara niskala. Ritual ini dilakukan dengan menghaturkan bebek atau ayam hitam, dan membuat tempat penanaman padi disawah. Ritual ngeraksakin bertujuan agar bibit-bibit padi yang ditanam nanti mampu tumbuh subur dan memiliki kualitas yang bagus. Dalam upac...

avatar
Aze