Lomba Biduak atau Pacu Biduk adalah lomba balap perahu yang rutin diselenggarakan oleh masyarakat Sarolangun setiap tahunnya. Lomba ini dilaksanakan setiap hari raya Idulfitri maupun Iduladha. Peserta mengayuh perahu di sepanjang Sungai Batang Tembesi dan berakhir di Jembatan Beatrix. Uniknya, perahu dinaiki oleh 10-13 orang sekaligus. Peserta merupakan orang dewasa dengan rentang usia 19 tahun hingga 30 tahun. Perlombaan dilaksanakan selama 3 hari. Hari pertama merupakan babak penyisihan. Jumlah tim pada babak ini biasanya berkisar antara 40-50 tim. Hari kedua merupakan babak semifinal serta hari ketiga merupakan babak final. Tim yang mencapai finish duluanlah yang menjadi juara. Hadiah yang diperebutkan adalah Piala Gubernur Jambi. Untuk pendanaan, berasal dari swadaya masyarakat dan APBD Sarolangun. Selain untuk memeriahkan hari raya dan melestarikan tradisi, perlombaan ini dapat dijadikan wadah untuk mengembangkan potensi pemuda agar dap...
Upacara Lingkaran Hidup Manusia Upacara ini mulai dilaksanakan dari kelahiran manusia sampai dengan masa kematian. Tiap tahapan hidup ini diadakan upacara adat yang berbeda. Sacara umum penyelenggaraan upacara adat ini terbagi atas upacara masa kehamilan, kelahiran, dewasa, perkawinan, dan masa kematian. Pada masa kehamilan ada upacara Menuak/ Nuak . Upacara ini dilaksanakan saat usia kehamilan mencapai tujuh bulan. Upacara Menuak merupakan bentuk pemberitahuan resmi keluarga kepada dukun agar pada saat melahirkan dukun siap memberi pertolongan. Saat kelahiran tiba, dukun segera membantu kelahiran. Dukun wanita menyambut kelahiran bayi, sedangkan dukun pria di balik pembatas membaca mantra agar proses melahirkan berjalan lancar. Upacara ini disebut Menyambut . Tujuh hari kemudian diadakan upacara Mandi Kayik yaitu upacara memandikan bayi ke sungai. Pada saat bersamaan dilaksanakan upacara pemberian nama. ...
Gentala arasy merupakan jembatan untuk pejalan kaki agar dapat menyebrangi jembatan batang hari,jembatan ini memiliki panjang kurang lebih 500 meter dan lebar kurang lebih 4 meter. Disalah satu ujungnya terdapat sebuah menara yang memiliki tinggi 80 meter dan didalamnya terdapat semacam museum.menara maupun jembatannya memiliki arsitektur yang unik,dimana jembatannya memiliki jalan yang berbelok belok dengan sejumlah tali baja untuk membantunya menopang dan menaranya memiliki arsitektur bergaya arab. Tempat ini merupakan tempat yang asyik dan indah disaat matahari terbenam. Cocok sebagai tempat rekreasi bersama keluarga, sahabat, pacar maupun mantan. OSKMITB2018
Dahulu kala hiduplah seorang raja bergelar Pasak Kancing. Permaisuri raja tersebut telah meninggal. Sebelum sepeninggalan sang permaisuri dia dikaruniai dua orang anak, seorang putra dan seorang putri. Kerena kesedihan sang raja yang terus menerus, keadaan kerajaan menjadi kacau balau tak terurus, termasuk kedua anak raja tersebut. Keadaan yang tidak nyaman terus terjadi di dalam kerajaan. Setelah beberapa tahun berlalu dan sang putra beranjak dewasa, keadaan kerajaan tidak kunjung membaik. Sang putra pun memutuskan untuk meninggalkan istana. Pamitlah ia dengan adinda putri untuk merantau dan mencari rejeki ke negeri orang. Sebelum berpisah, kakak beradik membuat janji apabila keduanya mempunyai keturunan, maka keduanya akan menikahkan anaknya. Sang kakak merantau ke negeri Pusat Jalo dan kemudian menjadi raja di sana. Dari perkawinannya lahirlah seorang putra yang diberi nama Dang Bujang. Sementara adik...
Batik telah ditetapkan sebagai warisan Budaya Indonesia yang telah mendapat pengakuan dunia dengan ditetapkannya Batik sebagai warisan budaya Indonesia. Setiap tanggal 2 Oktober diperingati Hari Batik Nasional. Bicara tentang batik, yang kerap kali terlintas adalah kain batik yang berasal dari Pekalongan maupun yang berasal dari daerah yang terkenal di pulau Jawa. Banyak orang yang tidak tahu tentang batik Jambi. Dahulu kala batik Jambi hanya diperbolehkan untuk lingkungan keluarga sultan. Sehingga pada saat itu sangat jarang orang yang membuat kerajinan batik di Jambi. Karena hanya orang – orang bangsawan dan golongan tinggi lah yang mampu mendapatkan batik Jambi. Salah satu motif batik Jambi yang terkenal adalah motif durian pecah. Kulit durian yang memiliki kulit kasar dan tajam memiliki isi yang halus, lunak dan lembut. Ini menjadi alasan mengapa buah durian dijadikan motif pada kain batik. Motif batik durian pecah menggambarkan dua bagian kulit durian yang terbela...
Lebih ke daerah pedalamannya lagi, ada juga kisah tentang makhluk “ Gugua ” , yang mempunyai perawakan berbulu lebat, pemalu, dan suka menirukan tingkah laku dan perbuatan manusia. “ Uhang Pandak ” atau Orang Pendek , merupakan misteri sejarah alam terbesar di Asia. Keberadaan Orang Kerdil ini, telah memancing ahli binatang untuk mendaftarkan laporan kera misterius ini di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, Propinsi Jambi, lebih dari 150 tahun. Setiap daerah pasti memiliki kepercayaan tentang makhluk-makhluk “ Bunian ” . Di daerah Bengkulu, orang Bunian disebut " Sebabah " yang merupakan satu bentuk yang mirip dengan manusia, hanya saja mereka bertubuh kecil dan berkaki terbalik. Konon pada zaman dahulu, makhluk ini bisa ditangkap. Masyarakat dahulu menangkap makhluk ini dengan menyiapkan sebuah perangkap. Ada juga kisah tentang perkawinan makhluk ini dengan...
Ada lagi obat yang bisa Anda gunakan dan dipastikan aman karena merupakan bahan alami dan herbal. Daun pulai ini berkhasiat tinggi tak hanya sebagai obat disentri, tapi juga sebagai penurun demam, tekanan darah tinggi , solusi penyakit malaria , diare , hingga diabetes. Caranya : Siapkan 5 lembar daun pulai berikut 1 jari kulit batang cemara, 2 sendok makan madu, segelas air matang, ditambah juga sebutir gambair yang ukurannya sama seperti buah melinjo. Cucilah dahulu bahan-bahan tersebut hingga bersih sebelum Anda menumbuk gambir, kulit batang cemara dan daun pulainya. Setelah halus, tambahkan air dan madu, barulah Anda memerasnya dan menyaringnya. Konsumsi yang tepat adalah 2 sendok makan setiap 2 kali dalam satu hari. Sumber: https://halosehat.com/penyakit/disentri/obat-disentri
Pusako dalam bahasa indonesia sama dengan ‘pusaka’yaitu,apa-apa yang diterima dari nenek moyang,berupa harta benda dan lain-lain.Sedangkan sko berkaitan dengan pihak ibu baik berupa gelar kaum/suku/kelebu maupun berupa harta pusaka tinggi.Menurut adat Kerinci pusaka terbagi menjadi empat bagian,yaitu: 1. Pusaka yang datangnya dari bapak dinamai”harta”. 2. Pusaka yang datangnya dari ibu dinamai”sko”. Sko asal dari ibu terdiri dari dua macam: a. Sko tanah boleh di-ico (diolah,digarap,dimanfaat). b. Sko gelar boleh dipakai;yang mana sko gelar itu dihibahkan oleh ibu kepada mamak(saudara laki-laki ibu),sebagai penerima mandat. 3. Pusaka yang datangnya dari guru dinamai”ilmu”. 4. Pusaka yang datangnya dari orang banyak dinamai”gawe kerapat”atau”gotong royong”. kenduri sko adalah suatu acara adat yang dilaksanakan oleh masyarakat kerinci dalam melestarikan budaya yang sudah ada sejak za...
Hiduplah seorang raja di Jambi pada masa lampau. Sang Raja terkenal kejam dan sewenang-wenang perilakunya. Mudah pula Sang Raja menjatuhkan hukuman bagi seseorang yang dianggapnya bersalah, termasuk hukuman yang terhitung berat. Sang Raja juga dikenal bodoh. Karena kebodohannya, sang raja mudah ditipu atau dikelabui orang lain. Sang Raja banyak mempunyai kerbau. Kerbau-kerbau itu digembalakan oleh seorang anak remaja yang tidak lagi mempunyai bapak dan ibu. Si Yatim, begitu Si gembala itu biasa dipanggil. Setiap pagi Si Yatim menggembalakan kerbau-kerbau milik Sang Raja di padang penggembalaan. Hampir seharian penuh Si Yatim menjaga kerbau-kerbau itu. Menjelang senja Si Yatim akan menggiring kerbau-kerbau itu kembali ke kandangnya. Ia cermat menghitung jumlah kerbau-kerbau gembalaannya karena tidak ingin mendapat hukuman yang sangat berat dari Sang Raja jika kerbau gembalaannya hilang. Si Yatim mempunyai kegemaran ketika menggembala. Ia biasa menangkap ekor...