Cucuru Bayao adalah makanan khas tradisional yang berasal dari Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Jawa penganan ini lebih dikenal dengan nama Kue Cucur . Bahan-bahan: 25 gr tepung terigu protein sedang 25 gr kenari 10 kuning telur 3 tetes pewarna kuning Perendam: 300 ml air 250 gr gula pasir buah jeruk nipis, ambil airnya ¼ sdt vanili Cara Membuat: 1. Campurkan kuning telur dan pewarna kuning, aduk rata. Tambahkan tepung terigu, aduk rata. 2. Masukkan adonan ke dalam cetakan kue mangkuk yang telah diolesi sedikit minyak. Kukus di atas api kecil hingga setengah matang, hias dengan kenari lalu kukus lagi sampai matang. Angkat. 3. Perendam : didihkan air, gula, air jeruk nipis dan vanili. Sisihkan. 4. Lepaskan kue yang sudah dingin dari cetakan lalu masukkan ke dalam air perendam. Angkat lalu hidangkan. RM yang menyediakan: Rumah Makan Sulawesi Jl....
Cucuru Bayao adalah makanan khas tradisional yang berasal dari Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Jawa penganan ini lebih dikenal dengan nama Kue Cucur . Bahan-bahan: 25 gr tepung terigu protein sedang 25 gr kenari 10 kuning telur 3 tetes pewarna kuning Perendam: 300 ml air 250 gr gula pasir 1 buah jeruk nipis, ambil airnya ¼ sdt vanili Cara Membuat: 1. Campurkan kuning telur dan pewarna kuning, aduk rata. Tambahkan tepung terigu, aduk rata. 2. Masukkan adonan ke dalam cetakan kue mangkuk yang telah diolesi sedikit minyak. Kukus di atas api kecil hingga setengah matang, hias dengan kenari lalu kukus lagi sampai matang. Angkat. 3. Perendam : didihkan air, gula, air jeruk nipis dan vanili. Sisihkan. 4. Lepaskan kue yang sudah dingin dari cetakan lalu masukkan ke dalam air perendam. Angkat lalu hidangkan. ( https://dapur-teh-enur.blogspot.com/2016/08/resep-cara-membuat-kue-cucuru-bayao-khas-makassar.html)
Baroncong (Guroncong/Buroncong; bhs Bugis) adalah nama kue tradisional khas dari Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Bentuk penganan ini seperti busur atau setengah lingkaran, yang sekilas mirip dengan Kue Pukis. Bahan-bahan dari kue ini adalah tepung terigu, gula pasir, parutan kelapa muda, dan penambah aroma rasa. Bahan: 250 gr tepung terigu 250 gr kelapa muda, parut 100 gr gula 1 butir kuning telur 500 ml air Garam secukupnya Cara Membuat: 1. Campurkan terigu, kuning telur, dan air sedikit demi sedikit, aduk (boleh menggunakan mixer) hingga berbentuk adonan kental. 2. Masukkan gula dan garam, aduk rata. Tambahkan kelapa parut, aduk rata. 3. Adonan dapat ditambahkan sedikit air bila terasa sangat kental, tapi jangan sampai terlalu encer. 4. Panaskan cetakan. Tuang adonan ke dalam cetakan, tutup cetakan, biarkan hingga matang dan agak mengembang. .Angkat, taburi dengan gula pasir secukupnya dan sajikan selagi hangat. Sumber: https://dapur-teh-enur.b...
Bolu Peca adalah salah satu makanan khas dari daerah Makassar, Sulawesi Selatan. Kue ini biasanya muncul ketika masyarakat Bugis mengadakan hari spesial atau hari-hari resmi lainnya yang mengharuskan ada sajian kue Bolu Peca dihidangannya. Bahan utama pembuatan kue ini adalah gula merah dan tepung ketan yang diolah sehingga menghasilkan camilan yang sangat enak. Bahan-bahan: 500 ml air rebusan gula merah 2 butir telur bebek 2 butir telur ayam 1 sdt soda kue ½ cangkir tepung ketan putih ½ cangkir tepung beras Cara Membuat: 1. Campurkan tepung ketan dan tepung beras, aduk rata, sisihkan. 2. Kocok telur ayam dan bebek dengan wadah berbeda, tambahkan soda kue, aduk hingga adonan kaku 3. Tuang campuran tepung ketan dan beras kedalam adonan telur secara perlahan sambil di aduk. 4. Tuang adonan kedalam loyang. Kukus selama 25 menit atau hingga matang. 5. Angkat adonan dan potong-potong selagi masih...
Paria Kambu (Paria Isi) adalah salah masakan khas dari Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini berbahan dasar yang memakai isian di dalamnya. Isian yang digunakan pada masakan Paria Kambu ini bisa bermacam-macam. Bisa diisi dengan daging, ikan ataupun ayam. Yang paing populer untuk isian biasanya adalah ikan. Salah satu yang lezat adalah ikan teri basah yang dicampur dengan kelapa yang disangrai sampai halus. Selain itu, jenis ikan lainnya juga bisa digunakan, sementara telur digunakan untuk mengikat adonan isian. Berikut cara pembuatannya. Bahan-bahan: 300 gr teri basah dengan ukuran jumbo. Ikan teri ini sebaiknya dibuang bagian tulang, kepala dan ususnya baru kemudian dihaluskan. 3 buah pare berukuran besar. Potong-potong menjadi 4 bagian. 2 buah putih telur 2 ruas lengkuas yang digeprek 2 lbr daun salam 1 sdm air asam 1.4 biji kelapa setengah tua yang sudah dikupas kulitnya kemudian diparut, disangrai dan dihaluskan 5 sdm minyak 200 ml santan kental 500 ml santan encer Bumbu...
Bandang adalah kue Tradisional Khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Kue Bandang ada dua jenis yaitu Bandang Lojo dan Bandang-bandang. Bandang Lojo merupakan kue bandang tanpa pembungkus yang ditaburi kelapa, sedangkan Bandang-bandang dibungkus daun pisang dan berbahan dasar pisang juga. Resep di bawah ini akan mengulas cara membuat kue Bandang-bandang atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama kue Nagasari. Bahan-bahan : 12 sendok makan kanji 4 liter tepung beras baru 4 sendok makan Garam 3 gelas gula pasir 3 liter santan Pisang secukupnya (Potong 1 buah pisang menjadi 4 bagian) Beberapa lembar daun pisang Cara Membuat : 1. Campur 1 liter santan dengan tepung, aduk rata hingga, tambahkan kanji lalu aduk lagi hingga rata. 2. Masukkan gula pasir dan adonan tepung tadi ke dalam 2 liter santan yang sedang mendidih. Aduk sampai kental, angkat 3. Letakkan 1 sendok adonan di atas daun, ratakan lalu isi dengan pisang. Bungkus lalu kukus sampai masak. ( https://dapur-teh-enur.blog...
Di Sulawesi Selatan, tepatnya di kabupaten Pinrang, terdapat satu masakan yang cukup digemari. Nassu Itik Palekko namanya. Masakan ini digemari karena sensasi rasa pedasnya yang menggigit dan daging itik yang memiliki rasa gurih dan berbeda dari daging ayam. Masakan ini juga menjadi salah satu menu favorit saat lebaran tiba. Makanan ini menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat dan juga proses pembuatan yang sangat praktis. Hanya saja untuk bahan utamanya yaitu itik, kita tidak bisa sembarangan dalam memilih itiknya. Itik yang dipilih adalah itik muda karena itik tua dagingnya cenderung bertekstur keras. Itik muda ini perlu untuk dicuci dengan air kemudian dicampur dengan air asam jawa untuk menghilangkan bau amis. Setelah bau amis pada itik hilang, tinggal memisahkan kulit dengan daging itik. Kulit itik perlu untuk dipisah karena kulit inilah yang kemudian akan digunakan sebagai minyak untuk menggoreng. Minyak dari itik inilah yang akan membuat masakan semakin gurih dan renyah. Da...
Roko-roko Cangkuning merupakan kue tradisional khas suku Bugis-Makassar. Orang Bugis biasa menyebutnya Doko-doko Cangkuning , sedangkan orang Makassar memanggil dengan sebutan Roko-roko Cangkuning . Kue ini identik dengan balutan daun pisang yang berbentuk kerucut. Bahan-bahan: 250 gram tepung ketan 100 cc air 75 cc air daun suji dari 10 lembar daun suji 50 gram tepung kanji 10 lembar daun pandan 1 sendok teh air kapur siri 1 sendok teh tepung beras ¼ sendok teh garam Secukupnya daun pisang (bahan pembungkus adonan) Bahan isi: ½ butir kelapa muda, diparut 250 gram gula merah, diiris. Cara Membuat: 1. Campurkan bahan untuk isi, masak hingga air habis. Bentuk bahan isi menyerupai kelereng. 2. Campur air kapur sirih, tepung kanji, tepung beras, dan ketan. Tuang air suji perlahan-lahan, adonan diaduk-aduk dengan tangan hingga dapat tergulung. . 3. Adonan...
Beppa Janda (kue janda) atau ada yang menamainya dengan Kalimbu adalah salah satu kue yang berasal dari Bugis-Makassar. Di Jawa, jajanan ini biasa disebut kue mata roda. Beppa Janda terbuat dari singkong parut yang di isi dengan pisang, kemudian di bentuk seperti lontong dan di kukus, lalu disajikan bersama kelapa parut sebagai cocolan. Bahan-bahan: 300 gram singkong parut 60 gram gula pasir 50 gram kelapa parut dan sedikit garam, campur lalu kukus untuk taburan 4 buah pisang raja yang matang 1/4 sendok teh garam 1/4 sendok teh vanili dan pewarna makanan sesuai selera Daun pisang secukupnya, untuk membungkus Cara Membuat: 1. Campurkan singkong, gula dan garam, aduk rata. 2. Taruh adonan di atas 2 lembar daun pisang, ratakan. Isi dengan pisang, lalu bungkus seperti lontong. 3. Kukus selama 30 menit atau sampai matang. Penyajian: Potong-potong adonan berbentuk bulat 2-3 cm, sajikan dengan...