Kemerdekaan Indonesia
143 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Filosofi di Balik Lagu Kadal Nongak
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Nusa Tenggara Barat

Kadal Nongak Kadal nongak leq kesambik Benang kataq setaqilan Adu dende Mun cempake sik kembang sandat Sak sengake jari sahabat Tajah onyah ndek ne matiq Nane rasaq kejarian Adu dende Mun cempake sik kembang sandat Sak sengake jari sahabat   Lirik di atas merupakan cuplikan lagu "Kadal Nongak" yang berasal dari pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sekilas bagi masyarakat awam, mungkin tidak paham dan merasa aneh terhadap lirik lagunya. Namun, jangan salah! Lagu di atas memiliki filosofi yang sangat dalam. Lagu ini berkaitan dengan cerita rakyat di daerah tersebut, yang menceritakan tentang seorang Putri dari Kerajaan Selaparang di Pulau Lombok yang angkuh dan bersikap tinggi hati terhadap tahta yang ia miliki. Lalu, diceritakan lah kakak dari sang putri yang memberikan nasihat kepada putri tersebut. Namun, sang putri acuh terhadap nasihat kakak nya, dan mendapatkan kualat atau malapetaka. Setelah itu, sang Ibu pun berusaha mengh...

avatar
OSKM_16218005_Erlina Margareta Suhendrik
Gambar Entri
Rumah Suku Sasak
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Barat

Suku Sasak berada di Lombok, Nusa Tebggara Barat. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Sasak. Tetapi, sebagian warga di suku sasak berbicaara bahasa Indonesia, bahkan mampu berbicara bahasa Inggris.   Suku Sasak memiliki rumah tradisional yang unik. Tak hanya itu, rumah tradisional tersebut memiliki makna filosofisnya. Pembangunannya dilakukan bersama dengan warga kampung tersebut, atau gotong-royong. Lantainya terbuat dari campuran tanah dan kotoran kerbau. kotoran kerbau digunakan sebagai pengganti semen. Setelah 2-3 hari, bau kotoran kerbau tidak akan tercium lagi. Lantai dibuat dari tanah memiliki arti bahwa manusia ketika sudah meninggal akan kembali ke tanah lagi. Dinding dan sekelilingnya terbuat dari kayu. Lalu atapnya terbuat dari anyaman alang-alang. Atap bagian depannya sengaja dibuat rendah. Hal tersebut dilakukan agar orang-orang sebelum masuk menunduk terlebih dahulu, sehingga terkesan sopan. Bagian dalamnya tidak terlalu besar. Dalamnya hanya berisi...

avatar
OSKM18_18103696_Ridwan Reynaldy
Gambar Entri
Kain Tenun Lombok, Harta Karun Terpendam Pulau Lombok
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Barat

Kalau mendengar kain tenun dari Indonesia, rasanya yang terlintas adalah Ulos, Sarung Bugih, dan sebagainya. Tapi pernahkah mendengar Kain Tenun Lombok? Rasanya kurang dikenal di kancah mancanegara, bahkan di Indonesia. Ya, sayangnya kebudayaan ini mulai ditinggalkan, bahkan oleh penduduk aslinya. Memang banyak yang kita kagumi dari Pulau Lombok. Pantainya, makanannya, adat istiadatnya, dan lain lain. Kain Tenun Lombok merupakan salah satu kerajinan tertua di Pulau Lombok, namun tidak diketahui banyak tentang sejarahnya. Bahkan penduduk asli Lombok, yakni suku Sasak hanya mengetahui bahwa Kain Tenun Lombok sudah ada sejak dahulu kala dan menjadi tradisi bagi rakyatnya. Bayi yang baru dilahirkan akan dibuatkan sebuah kain tenun yang disebut Tenun Umbaq. Tenun Umbaq ini akan digunakan untuk membungkus tubuh bayi tersebut, dan akan disimpan hingga ia tumbuh besar, bahkan sampai ia meninggal dunia. Di beberapa daerah Lombok, kain tenun masih digunakan dalam upacara-upacara adat sepe...

avatar
OSKM18_19918140_Kenny Sunjaya ITB_2018
Gambar Entri
Peresean
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

#OSKMITB2018 Indonesia memiliki banyak sekali keberagaman budaya, salah satunya adalah kesenian tari yang tidak kalah penting dengan budaya yang lainnya karena merupakan suatu unsur dari kesatuan budaya Indonesia sendiri. Di Nusa Tenggara bagian Barat, tepatnya di daerah Lombok, terdapat sebuah kesenian tari yang dinamakan Peresean. Peresean merupakan tradisi dari suku Sasak yang menceritakan tentang pertarungan antara dua lelaki. Senjata yang di gunakan da;am tarian yaitu  penjalin  (tongkat rotan) dan  ende  (perisai dari kulit kerbau yang bertekstur tebal dan keras). Dalam kesenian Peresean terdapat dua peran, ada pepadu (petarung) dan  pakembar  (wasit).  Peserta Peresean tidak dipersiapkan tetapi langsung dipilih acak dari deretan penonton. Peserta akan dinyatakan kalah ketika bagian tubuhnya ada yang luka sampai berdarah. Pertarungan akan dimulai ketika jumlah peserta sudah pas. Pakembar sedi  (wasit pinggir) men...

avatar
OSKM18_16318040_Ajeng Anasthasia
Gambar Entri
Tari Empar Semawa
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Empar Samawa adalah salah satu tari tradisional Indonesia yang khas dan unik. Empar berarti tameng sedangkan Samawa atau Tau Samawa adalah suku di Sumbawa. Tarian ini lahir dan berkembang pada masyarakat Sumbawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam gerak seni tari tradisional dari Sumbawa dikenal ciri khusus yaitu: linting sere, lunte, ngumang, tabe, geo polak, tanak eneng ujan dan tanak juran. Tari empar samawa memvisualisasikan gerak dinamik mengikuti alur kehidupan serasi, harmonis dan berazaskan kekeluargaan, yang mengacu pada motto daerah Kabupaten Sumbawa, Sabalong Samalewa. Tari Empar Samawa merupakan penggambaran masyarakat Sumbawa yang melindungi pandangan hidup dan nilai-nilai masyarakatnya. Pada mulanya tarian ini diiringi oleh perangkat musik Gong Genang yaitu alat musik yang terdiri dari gong, genang (kendang) dan serunai, yang kemudian dalam perkembangannya ditambahkan alat musik rebana rea (rebana besar), rebana ode (rebana kecil), palompong, santong srek,...

avatar
Oskm18_19918153_adiva
Gambar Entri
Cecenge
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Cecenge adalah makanan khas dari NTB, terutama Lombok Timur. Makanan ini seperti sayur lodeh, tapi terdapat perbedaan pada bahan yang digunakan. Makanan ini bukan merupakan makanan yang disajikan saat acara-acara adat atau acara penting lainnya, melainkan sebagai hidangan sehari-hari saja. Cara memasak Sediakan terung panjang/bulat, labu kuning, labu siam, kecipir, biji komak (biji komak di sini merupakan biji komak adalah bahasa Sasak, bukan komak bahasa Indonesia, saya tidak tahu bahasa indonesianya), cabai hijau, terasi, garam, bawang putih, cabai rawit hijau, santan kelapa dan bumbu penyedap lain. Cara memasak : Kupas terong, labu kuning, dan labu siam Potong terong,labu kuning, labu siam, kecipir, cabai hijau, dan cabai rawit hijau. Masukkan ke dalam panci bersama dengan biji komak. Haluskan  garam, cabai rawit, bawang putih, dan terasi. Kemudian masukkan ke dalam panci. Masukkan santan ke dalam panci yang berisi bahan. Kemudian mulail...

avatar
OSKM18_16718096_Olym Rifki Amali
Gambar Entri
Ratna Ayu Wideradin dan Monyet
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Promote Your Page Too   Koleksi Cerita dan Dongeng Rakyat â-¼  2011 (308) â-º  Maret (52) â-º  April (141) â-º  Mei (68) â-º  Juni (23) â-¼  Oktober (24) ASAL USUL SUKU MELAYU TIMUR DI KUALA TUNGKAL ASAL MULA BERDIRINYA KERAJAAN MORI ANAK GADIS NIINING KUBAEA LEGENDA ILE MAURAJA SI BUGU YANG PANDIR DANAU WALAIT YANG KERAMAT BUJANG KIRAI YANG PEMBERANI PENGORBANAN PUTRI KEMARAU TEMAN KECIL ALI TAUKE PEMBERANI DARI BATAVIA ASAL USUL ORANG BASAP TULAP DAN LELAKI TUA SESENTOLA DAN BURUNG GARUDA ASAL MULA BURUNG NTAAPO-APO SI PAHIT LIDAH PUTRI GADING CEMPAKA RATNA AYU WIDERADIN DAN MONYET RAJA LAKU LEIK YANG BENGIS BUAYA AJAIB SUNGAI TAMI BATU BERDAUN PUTRI RAINUN DAN RAJO MUDO KISAH TELU PAK PAK UDAK DAN GERGASI ASAL USUL NAMA GIRILAWUNGAN   Daftar Temans Dunia Aksesoris Unik Kaligrafi Center Pe...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Medak Api
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Orang Sasak di Lombok percaya bahwa nama yang tidak cocok akan mengundang nasib buruk. Maka dari itu, pemberian nama tidak dapat dilakukan sembarangan. Orang tua bayi biasanya berkonsultasi dengan Kiai atau Pemangku mengenai nama yang akan diberikan kepada buah hatinya. Tradisi pemberian nama atau Medak Api sendiri dilaksanakan setelah bayi berusia tujuh atau sembilan hari. https://www.orami.co.id/magazine/6-tradisi-merayakan-kelahiran-bayi-yang-hanya-ada-di-indonesia/

avatar
azizman
Gambar Entri
Bubus
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Nusa Tenggara Barat

Setiap orang tentu ingin untuk selalu hidup sehat, tak seorangpun menginginkan dirinya menderita penyakit apapun bentuknya. Ketika orang terkena suatu penyakit mereka rela menghabiskan banyak uang demi sebuah kesembuhan. Misalnya saja orang melakukan chek up kesehatan ke dokter biayanya bisa sampai ratusan ribu apalagi sampai menderita penyakit-penyakit berat. Namun ternyata tidak semua penyakit bisa disembuhkan oleh dokter dengan bantuan pengobatan modern, berbagai penelitian ilmiah terus dilakukan untuk menemukan solusi atas permasalahan tersebut. Pada akhirnya ilmu kedokteran moderan mendapatkan jawaban bahwa pengobatan yang terbaik adalah “ back to nature ”, dengan demikian para peneliti kembali menggali berbagai kandungan obat dari beragam jenis tanaman tradisional. Berbicara masalah pengobatan tradisional sebenarnya masyarakat indonesia kaya dengan beragam khazanah pengobatan tradisional. Pada suku sasak misalnya, salah satu pengobatan tradisional pada s...

avatar
Deni Andrian