Kemerdekaan Indonesia
423 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cah Daging - Bali - Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

1. BAHAN Daging sapi ¼ kg 2. BUMBU 1. Bawang merah 5 bh 2. Terasi 1 sdt 3. Bawang putih 2 siung 4. Garam 1 sdm 5. Lombok merah 3 bj 6. Minyak 2 sdm 7. Lada ½ sdt 3. CARA PEMBUATAN 1. Daging dicincang sampai halus. 2. Lombok terasi, lada dan garam dihaluskan lalu dicampur dengan daging yang telah dicincang. 3. Dibulatkan sebesar kemiri lalu direbus dengan air secukupnya (kalau ingin kuah banyak, airnya ditambah sampai masak). 4. Bawang merah dan bawang putih diiris tipis, digoreng. 5. Setelah daging masak, ditaruh piring cekung dan bulatan ditaburi bawang goreng.   RM/Toko yang Menyediakan :   Soto Daging H. Ali Zen Restoran Indonesia Alamat: Jalan Otista Raya No. 457 B, Kampung Melayu, Jatinegara, RT.2/RW.12, Kp. Melayu, Jakarta Timur, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13330   https://hobimasak...

avatar
Isni
Gambar Entri
Guling - Bali - Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan-bahan : babi umur 7 bulan 1 ekor kayu yang kuat 1 btg. panjang 2 m   Bumbu-bumbu : bawang merah 30 btr. bawang putih 25 siung lada 1/2 ckr. terasi 1 1/2 ons ketumbar 1/2 ckr. kunyit 4 rj. jae 5 rj. kencur 4 rj. isen/laos 4 rj. garam 1 ons daun kemuning 30 lbr.   Cara membuatnya : Babi disembelih lehernya supaya keluar darah. Setelah mati disiram dengan air panas, digosok-gosok supaya bulunya habis. Isi perut dikeluarkan dan dicuci bersih. Batang kayu ditusukkan dari pantat tembus ke mulut hingga keluar kira-kira 30 cm dari mulut. Bumbu diirisi dijadikan satu, kecuali garam ditumbuk halus dan diaduk-aduk sampai rata. Bumbu dimasukkan ke dalam perut babi, terus dijahit dengan benang atau kawat. Babi yang sudah berisi bumbu ditaruh di atas api yang membara sambil diputar-putar. Kulit merah menandakan matang betul-betu...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Komoh - Bali - Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan-bahan: darah 1 gls. jeruk sambal 1 bj. hati yang dipanggang 1 ons   Bumbu-bumbu: bawang merah 10 bh. lombok 1 bj. bawang putih 4 siung lombok merah 4 bh. lombok rawit 3 bh. lada 1/2 sdt. kencur 1/2 rj. laos 1 pt. terasi 1 sdt. garam 1/2 sdm.   Cara membuatnya: Darah yang sudah kental diremas dengan daun pisang yang telah dicabik-cabik sampai tak terdapat butiran lagi. Hati dipanggang dan diiris tipis-tipis dan kecil-kecil. Bumbu-bumbu dihaluskan, ditumis dengan minyak 3 sdm. Bahan dicampur dengan bumbu dan ditambah air panas, jeruk sambal dan ditaburi bawang goreng. Warnanya merah kekuning-kuningan dan berair.   Keterangan: Masakan ini tidak dimasak di atas api.     RM/Toko yang Menyediakan :   Smarapura Traditional Resto Restoran Indonesia Menghidangkan makanan tradi...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Batun Huki - Gianyar - Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Kepal-kepal tepung beras dengan air dan kukus hingga matang. Campurkan dengan ubi jalar halus sambal diuleni, tuangkan air dan garam. Uleni hingga tercampur rata dan terasa licin di tangan, lalu bentuk bulat dan pipihkan dan kukus hingga matang. Campurkan santan kental dengan gula pasir dan garam, masak hingga gula melarut, saring, dan kembalikan ke dalam panic. Didihkan, hidangkan dengan ubi kukus.   sumber: Mahakarya kuliner: 5000 resep makanan dan minuman Indonesia, hlm. 144

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Subak - Bali - Bali
Ritual Ritual
Bali

Subak adalah sebuah organisasi yang dimiliki oleh masyarakat petani di Bali yang khusus mengatur tentang manajemen atau sistem pengairan/irigasi sawah secara tradisional. Sistem subak telah menjadi salah satu kekhasan Provinsi Bali. Sistem pengairan yang berkembang dalam pengaruh nilai-nilai ajaran Hindu yang kuat ini menjadi sebentuk kearifan lokal yang membuat masyarakat petani dapat serasi dengan alam untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Diperkirakan sistem subak telah dikenal masyarakat Bali sejak abad ke-11 Masehi. Pendapat ini didasarkan pada temuan Prasasti Raja Purana Klungkung (994 Saka/1072 M) yang menyebutkan kata “kasuwakara”, yang diduga merupakan asal kata dari “suwak”, yang kemudian berkembang menjadi “subak”. Sumber sejarah lainnya adalah Lontar Markandeya Purana. Dalam naskah yang menceritakan asal muasal desa dan Pura Besakih ini terdapat cerita mengenai pertanian, irigasi, dan subak. Hal ini mengindikasikan eksis...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Barong
Tarian Tarian
Bali

Barong, dari katanya saja mirip dengan Barongsai ya? Tapi tarian ini bukan dari negara China. Indonesia sendiri memiliki tari Barong yang diwariskan jauh hari sebelum keberadaan agama Hindu. Tarian ini menceritakan tentang perseteruan antara kebajikan yang disimbolkan dengan barong, dan kejahatan yang digambarkan dengan sosok rangda. Menurut beberapa literatur, kata Barong berasal dari asal kata “Bahruang” yang memiliki arti beruang. Walaupung begitu, wujud dari binatang yang digambarkan bisa beragam tergantung dari jenis tari Barong yang dibawa, ada Barong Bangkal, Barong Macan, Barong Asu, Barong Gajah, Barong Blasblasan, Barong Landung dan yang paling terkenal, yaitu Barong Keket atau Barong Ket yang menggambarkan perpaduan antara macan, singa dan sapi. Tarian ini biasa ditarikan oleh 2 orang laki – laki, yang satu memainkan bagian kepala dan yang lain berada di bagian ekor. Badan Barong yang digunakan untuk menari pada umumnya terbuat dari bahan kul...

avatar
Lung
Gambar Entri
Mengenal Asal Usul Raja Batak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Hingga kini sejarah asal usul suku Batak sangat sulit untuk ditelusuri dikarenakan minimnya situs peninggalan sejarah yang menceritakan tentang suku Batak.  Dengan mengutip dari berbagai sumber termasuk tulisan diberbagai blog dan juga buku2 yang menulis tentang Batak, secara sederhana dikatakan bahwa suku Batak adalah salah satu dari ratusan suku yang terdapat di Indonesia, suku Batak terdapat di wilayah Sumatera Utara. Menurut legenda yang dipercayai sebahagian masyarakat Batak bahwa suku Batak berasal dari Pusuk Buhit daerah Sianjur Mula Mula sebelah barat Pangururan di pinggiran danau Toba. Ada sejumlah versi yang mencoba menelusuri asal usul si Raja Batak ini. Berdasarkan mitologi seperti yang ditulis oleh W.M. Hutagalung,  dalam bukunya: “PUSTAHA BATAK: Tarombo dohot Turiturian ni Bangso Batak” (1926), bahwa si Raja Batak merupakan keturunan dari Raja Ihatmanisia yang merupakan anak dari Si Borudeak Parujar dalam perkawinannya den...

avatar
Johanvedrik3
Gambar Entri
Tari Topeng Tua
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Bali

Tari topeng merupakan bagian drama tari tradisional Bali. Selain dipentaskan sebagai pertunjukan hiburan, ada pula jenis tari topeng yang menjadi pelengkap dari upacara keagamaan. Salah satu tari topeng yang memiliki fungsi dalam kedua hal tersebut adalah tari topeng tua, yang disebut juga tari werda lumaku. Tari topeng tua menampilkan seorang penari dengan busana yang megah dan mengenakan topeng kayu dari kayu ylang-ylang. Dari raut wajahnya, terlihat tokoh yang diperankan adalah pria berusia senja. Saat pertunjukan, sang penari akan berjalan mengelilingi panggung dan menari dengan gerakan yang lambat. Sesekali, sang penari menghela napas putus-putus dan membuat gerakan menyapu keringat dari topengnya dengan gaya jenaka. Koreografi yang dibawakan penari menggambarkan sang pria tua sedang terkenang akan masa mudanya. Sebagai tari yang memiliki nilai kesakralan, tari topeng tua biasanya dipentaskan dalam ritual peringatan piodalan. Pada peringatan yang diadakan...

avatar
Dhika Try Marthadi Nugroho
Gambar Entri
Ukiran Kayu Gianyar - Bali
Ornamen Ornamen
Bali

Gianyar dikenal sebagai daerah penghasil kerajinan dengan nilai seni tinggi. Satu di antaranya adalah kerajinan ukiran kayu tradisional yang reputasinya telah tersebar hingga ke mancanegara. Ukiran kayu asal Gianyar dikenal karena rancangan yang khas, detail ukiran yang rapi, dan jenis bahan baku yang berkualitas tinggi. Tak heran jika harga jualnya pun dapat menembus belasan dan bahkan puluhan juta. Kerajinan ukiran kayu asal Gianyar memang bukan souvenir sembarangan. Proses pembuatan sebuah patung berkisar antara 1-4 bulan, melalui beberapa tahapan. Lamanya proses pengerjaan ini bergantung pada besarnya patung atau pahatan yang dibuat, jenis kayu, dan banyaknya detail ukiran dalam patung atau ukiran yang dibuat. Selain itu, karena sentuhan dari setiap seniman pematung memiliki kekhasan tersendiri, lama pengerjaan pahatan atau patung dari tiap seniman amat bervariasi. Untuk sebuah patung kuda kayu dengan tinggi sekitar 2 meter dari kayu suar (trembesi), dibutuhkan wa...

avatar
Arum Tunjung