2.282 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kue Talam Udang
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

...

avatar
OSKM18_19918096_NAURADINKA
Gambar Entri
Penggunaan Bahasa Hongkian bagi Pasar dan Bahasa Gaul di Indonesia
Ritual Ritual
DKI Jakarta

Tentu hampir semua orang suka berbelanja. Pernahkah saat anda berbelanja dan menanyakan harga si penjual mengatakan goceng, ceban, gocap? Istilah ini sangat sering digunakan apalagi di daerah perkotaan. Darimanakah asal kata kata tersebut? Tentu sangan mudah bagi kita untuk mengetahui bahwa bahasa tersebut adalah bahasa cina. Memang bahasa ini sudah sangat melekat bagi daerah daerah belanja apalagi di jakarta. Apalagi istilah istilah ini sudah dipakai sejak jaman dahulu. Bahkan istilah ini dipakai oleh orang orang india, arab, dan cina bahkan sudah dipakai oleh orang betawi dan  beberapa orang jawa.   Mengapa bahasa ini jadi terkenal? Bahasa ini jadi terkenal dikarenakan  banyaknya masyarakat tionghua yang menjadi pengusaha yang sukses. Semakin lama bahasa ini semakin populer dan menjadi bahasa gaul sehari hari. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16018023_Gilbert F. Y.
Gambar Entri
Kue Gaplek Betawi
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

Bahan - bahan yang diperlukan untuk membuat kue geplak : 1. Kelapa yang sudah diparut 500 gr. 2. Tepung beras sebanyak 750 gr. 3. Daun pandan secukupnya, disobek atau diiris. 4. Tepung beras yang telah di sangrai 4 sdm, untuk topping. Bahan - bahan yang diperlukan untuk membuat sirup gula : 1. Air 500 ml. 2. Gula pasir 800 gr. 3. Air jahe pekat 25 ml. 4. Garam 1/2 sdt. 5. Bubuk vanilla 1/2 sdt. Langkah - langkah membuat kue geplak khas Betawi asli : 1. Pertama, kelapa yang telah disiapkan disangrai dengan api ukuran kecil hingga warna kelapa tersebut berubah menjadi kecoklatan, sembari mengaduk - adukan kelapa tersebut ketika disangrai. 2. Lalu , tumbuk kelapa yang telah disangrai tersebut selagi masih panas hingga halus. 3. Kemudian, siapkan tepung beras serta daun pandan yang telah disobek untuk disangrai juga. Sangrai tepung beras dan daun pandan sekaligus bersamaan hingga daun pandan kering, lalu angkat. 4. Tahap selanjutnya adalah menyaring hasil sangraian tepung beras dan...

avatar
OSKM18_16418228_[Muhammad] Aldino
Gambar Entri
Patung Pahlawan atau Tugu Tani
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Patung Pahlawan atau Tugu Tani Patung Pahlawan atau yang dikenal dengan Tugu Tani mempunyai warna hitam pekat dengan figur wanita yang mengenakan kebaya memberikan perbekalan kepada figur pria yang berdiri tegap menggunakan caping dan memegang senjata berlaras panjang lengkap dengan belati. Tetapi Patung Pahlawan ini mempunyai sejarah yang banyak tidak diketahui oleh orang-orang yang sering melewatinya, padahal daerah Patung Pahlawan adalah salah satu daerah yang selalu menjadi titik kemacetan setiap jam pulang kerja maupun saat jam pergi kerja. Sejarah pembuatan patung pahlawan dimulai saat Ir. Soekarno mengunjungi Uni Soviet pada Mei 1959. Presiden Ir. Soekarno berkunjung ke Uni Soviet untuk bertemu dengan Pemimpin Uni Soviet yaitu Nikita Kruschev. Pada saat berjalan-jalan Ir.Soekarno melihat patung patung bertema komunis yang tersebar di seluruh penjuru kota dan ia menyukainya. Oleh karena itu, ia bertemu dengan Matvey Manizer (Ketua USSR Academy for Arts) dan Ossip Man...

avatar
Oskm18_19718084_dhammasaputra
Gambar Entri
Pasar Baru Jakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Passer Baroe Jakarta, atau yang biasa dikenal juga dengan sebutan Pasar Baru Jakarta , merupakan salah satu warisan budaya Indonesia dari masa kolonial Belanda. Kawasan yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat ini terkenal sebagai wisata berbelanja multikultural yang telah diakui secara internasional menurut SK Gubernur No. 3048 Tahun 2000. Hal ini dikarenakan banyaknya pengaruh kebudayaan yang diimplementasikan dalam pembangunan kawasan Pasar Baru pada abad ke-18 oleh Belanda. Kebudayaan yang berperan berasal dari India, Tionghoa, Belanda, dan Indonesia.  Toko dan barang yang dapat dijumpai di Pasar Baru sangat beragam, dari peralatan makan, alat elektronik, makanan, pakaian hingga tekstil. Dulu Pasar Baru terkenal karena mayoritas pedagangnya adalah masyarakat India yang kemudian menetap di Indonesia untuk menjual kain (seperti Toko Bombay). Selain pedagang India, Pasar Baru juga terkenal dengan toko-toko Tionghoa. Bahkan di dalam kawasan Pasar Baru terdapat Kelenteng...

avatar
OSKM18_19918027_Marsha Nadhira
Gambar Entri
Gedung Joang '45
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Gedung Joang '45 merupakan sebuah bangunan yang memiliki banyak nilai bersejarah. Gedung ini sekarang beroperasi sebagai salah satu museum di daerah Jakarta. Gedung ini terletak di depan Sekolah SMP dan SMA Kolese Kanisius, tepatnya di Jalan Menteng Raya 31, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Gedung ini diresmikan pada zaman orde baru sebagai sebuah Museum oleh Presiden pada masa itu, yaitu Presiden Soeharto, setelah dilakukan renovasi. Gedung yang terletak di daerah selatan Batavia tersebut sempat berfungsi sebagai sebuah hotel pada tahun 1920, dan memiliki reputasi yang cukup baik sebagai sebuah hotel. Nama hotel tersebut pada saat itu adalah  Schomper,  sesuai dengan nama orang Belanda yang membangunnya yaitu  L. C. Schomper . Beberapa kamar yang masih ada sampai sekarang, digunakan sebagai perpustakaan, tempat bermain anak-anak, dsb. Ketika Jepang masuk ke Indonesia, hotel tersebut diambil alih oleh Jepang dan digunakan sebagai ka...

avatar
Oskm18_19718211_josua
Gambar Entri
Damdas 3 Batu
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Damdas tiga batu merupakan salah satu permainan tradisional asal Betawi yang terletak di DKI Jakarta. permainan yang dapat dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan tersebut sangat mudah untuk dimainkan. Permainan ini juga tidak membutuhkan banyak bahan untuk memainkannya. Cukup siapkan papan kayu, karton, tanah, atau alas kertas lalu buat garis sesuai gambar yang tertera dibawah. Siapkan juga batu kerikil sebanyak tiga butir dan letakan sesuai gambar. Selain menggunakan batu kerikil kita juga dapat menggunakan barang lain sebagai pengganti batu yaitu kelereng, biji-bijian, pecahan genting, atau plastisin yang sudah dibentuk bulat. Damdas tiga batu hanya dapat dimainkan oleh dua orang dan dapat dimainkan dimana saja(diluar maupun didalam rumah).  Damdas tiga batu biasanya diawali dengan suten atau lebih dikenal dengan suit untuk menentukan urutan pemain yang berjalan terlebih dahulu dan dimainkan secara bergantian dengan menjalankan batu kerikil per satu garis hingga b...

avatar
Oskm18_19918195_felix Widjaja
Gambar Entri
Alasan Tari Ondel-Ondel Selalu Ada!
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Seringkali kita melihat ondel-ondel yang ada di jalan ibukota bahkan saya sebagai warga depok sering melihat. Terkadang kita bertanya-tanya mengapa ondel-ondel sangat sering ditampilkan.   sumber : bamusbetawi.id   Rasa penasaran tersebut dipecahkan oleh jawaban teman saya , yang telah berpengalaman dalam dunia tari tradisional selama 17 tahun.   "Ondel-Ondel termasuk bagian dari Tari Betawi. Tari betawi memang tarian yang ramai. Memiliki gerakan yang lincah dan centil, begitu pula dengan pembawaannya yang diiringi  oleh musik yang meriah. Jadi penonton tidak akan bosan."   Bagaimana dengan pendapat mu? #OSKMITB2018

avatar
OSKM_16818174_Revilia Sastradiredja
Gambar Entri
Tanjidor
Alat Musik Alat Musik
DKI Jakarta

Tanjidor adalah salah satu grup musik tradisional Betawi yang sangat terkenal. Seni musik yang dimainkan secara berkelompok ini sangat banyak dipengaruhi oleh musik Eropa. Musik Tanjidor dikembangkan oleh masyarakat Betawi yang banyak tinggal di daerah Bekasi dan Karawang. Daerah ini memang berdekatan dengan Jakarta sehingga budaya Betawi, termasuk Tanjidor, juga sangat kental dalam kehidupan sosial budaya masyarakat setempat. Tanjidor merupakan ensambel musik yang namanya lahir pada masa penjajahan Hindia Belanda. Kata "tanjidor" berasal dari bahasa Portugis yaitu “tangedor” yang berarti "alat-alat musik berdawai". Dalam kenyataannya, kesenian “tangedor” di Portugis cukup berbeda dengan kesenian Tanjidor di masyarakat Betawi, meskipun sistem tangga nadanya sama-sama diatonik. Tanjidor yang dikembangkan masyarakat Betawi justru lebih didominasi oleh alat musik tiup. Alat-alat musik yang dimainkan dalam kesenian Tanjidor terdiri dari klarinet (tiup), p...

avatar
OSKM18_16518356_Daffa Haritsa Maulana