HARI PAHLAWAN
97 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cerita Awal Kejadian Ntondori
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tengah

Galara adalah orang yang pertama memelihara manusia yang bernama Intondari, sewaktu Galara pergi dari kampung Vobo menuju Korue. Ketika dalam perjalanan tiba-tiba ada suara didengarnya, bertanya kepadanya. "Siapakah ini? "Jawab Galara, "Saya ini Galara."" "Ambillah saya ini." Demikian suara itu sedang orangnya tidak kelihatan. "Kalau mengambil saya, ambillah lima ruas bambu, bambu yang kuning." Kemudian diambilnyalah oleh Galara. Lalu suara itu berkata lagi, "Ambillah lima ruas, di bawah diambil dua ruas di tengahnya satu ruas, diatasnya dua ruas juga, kemudian barulah; saya diambil." Sesudah diambil bambu itu oleh Galara dibawanyalah berjalan. Tiba di suatu tempat malam pun telah hampir siang. Ketika itu berkatalah suara dari bambu kuning itu; "Bawalah saya pulang." Maka dibawa pulanglah ia. Ketika mereka datang di rumah Kampung voba, maka direndamlah bambu tersebut; dan ditempatkan ditempat yang baik. Lalu bambu kuning itu dipindahkan tempatnya ke sebuah tempat...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tari Raego
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Raego Tari Raego termasuk kategori tarian daerah Sulawesi Tengah. Tarian ini sejenis tarian untuk menyambut kepulangan para pahlawan perang dari medan pertempuran dengan membawa kemenangan. Sebagai tambahan, sebelum melakukan tarian, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu: Para penari meminta restu kepada pemangku adat, Setelah itu mencari wanita pasangan menari yang belum menikah. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Moraego
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Moraego Tari Moraego ialah tarian daerah yang berasal dari Sulawesi Tengah. Hampir sama dengan tarian lain, dimana fungsi seni tari ini untuk menyamput pasukan perang dari medan perang. Mereka yang pulang dari peperangan disebut sebagai pahlawan. Dan tarian ini juga berfungsi sebagai penghormatan kepada mereka. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal Mula Ikan Duyung, Cerita Sulawesi Tengah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tengah

Asal mula  ikan duyung  berdasarkan  cerita daerah  masyarakat  Sulawesi Tengah , pada mulanya adalah seorang ibu rumah tangga yang pergi meninggalkan keluarganya karena merasa sedih terus menerus dimarahi oleh suaminya.    Konon, dahulu kala di daerah Sulawesi, hidup sepasang suami istri dengan tiga orang anak. Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka mencari nafkah dengan mencari ikan di laut. Mereka juga menanam sayuran di ladang. Sebelum ayahnya pergi ke ladang, biasa mereka sarapan pagi bersama.   Di suatu pagi, seperti biasa sebelum ayahnya pergi ke ladang, mereka makan bersama. Kebetulan persediaan ikan keluarga tersebut cukup banyak sehingga tidak akan habis dalam satu kali makan. Sang Suami meminta istrinya agar menyisakan ikan untuk makan sepulang ia bekerja nanti.   Menjelang siang, si anak bungsu kelaparan karena seharian bermain. Ibunya kemudian memberikan sepiring nasi dengan lauk ikan. Seles...

avatar
Roro
Gambar Entri
Cerita Rakyat Tadulako Bulili
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tengah

Tadulako Bulili merupakan  cerita rakyat  dari daerah  Sulawesi Tengah . Mengisahkan keberanian serta kesaktian panglima perang di sebuah desa Sulawesi Tengah, bernama desa Bulili. Mereka adalah Bantaili, Makeku dan Molove. Tadulako dalam bahasa daerah Sulawesi Tengah berarti Panglima perang. Tugas Tadulako adalah menjaga keamanan desa dari serangan musuh.   Alkisah pada jaman dahulu, Raja Sigi tertarik dengan kecantikan seorang gadis yang tinggal di desa Bulili. Raja Sigi kemudian menikahinya. Setelah menikah, Raja Sigi kemudian tinggal selama beberapa hari di desa Bulili. Tak lama kemudian, Raja berpamitan pergi karena harus mengurus kerajaannya, sementara istrinya yang tengah mengandung ditinggalnya di desa Bulili.   "Maaf adinda, kanda tak bisa lama-lama tinggal disini. Kanda harus mengurus kerajaan." kata Raja Sigi pada istrinya.   "Tetapi aku tengah hamil kanda. Tak bisakah kanda menunggu hingga bayi kita lahir?" istri...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Tradisional Sulawesi Tengah - Tari Morego
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Morego adalah sejenis tarian untuk menyambut kepulangan para pahlawan dari medan perang dengan membawa kemenangan. Sebelum melakukan tarian ini ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para penari diantaranya meminta restu kepada pemangku adat, setelah itu mencari wanita pasangan menari yang belum menikah.   Sumber :  http://www.tradisikita.my.id/2016/09/10-tari-tradisional-sulawesi-tengah.html

avatar
Roro
Gambar Entri
Upacara Adat Balia
Ritual Ritual
Sulawesi Tengah

Upacara adat Balia masyarakat Kaili di kec. Parigi, dengan iringan musik suling Lalove dan irama gendang, merupakan upaya penyembuhan bagi orang yang sakit. Ritual ini bisa diadakan secara individu maupun secara berkelompok. Kadang ritual ini juga dilakukan setelah upaya medis tidak berhasil menyembuhkan suatu penyakit. Prosesi bisa berlangsung hingga tujuh hari tujuh malam, tergantung berat ringannya jenis penyakit. Pada masa silam, upacara adat Balia ini adalah hal yang lumrah dilakukan, terutama bagi kalangan ningrat. Prosesi dimulai dengan penyiapan bahan-bahan upacara mulai dari pedupaan, keranda, buah-buahan hingga hewan kurban yang bisa berupa ayam, kambing, atau kerbau, tergantung kasta orang yang mengadakan hajatan. Biayanya ditanggung oleh yang punya hajat ditambah dengan ongkos lelah bagi peritual. Jika semua sudah siap, pawang yang harus laki-laki mulai beraksi dengan mantra-mantranya, memanggil arwah penguasa panutannya. Sejumlah sesajian yang berbeda setiap proses...

avatar
Widra
Gambar Entri
Permainan nogarata atau nogalasa garata
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Tengah

Permainan nogarata, nogalasa garata atau juga yang sering disebut sebagai galasa adalah nama tumbuhan yang berduri dan bijinya bundar seperti kelereng. Permainan ini mempunyai alat pelengkap lainnya selain biji-bijian garat atau galasa yaitu sebuah kayu yang berbentuk persegi empat dengan ukuran panjang +- 60-75 cm dan lebar +- 30-40 cm dan tebal +- 5-7 cm. Kayu ini diberi lobang sebelah menyebelah masing-masing 6 buah menurut panjang dan 2 buah lobang pada ujung lebar kayu tersebut. Warna permainan ini tidak tentu karena tergantung dari warna kayu yang dipakai, dan membuat warna garata / galasa yang kelihatannya keabu abuan. Permainan garata / galasa ini mempunyai makna sebagai alat penghibur, untuk kesenangan atau perintang waktu. Namun pada mulanya permainan hanya biasa dimainkan pada saat duka, biasanya apabila ada raja atau keluarga raja yang meninggal. Alat, bahan dan cara membuat Garata/Galasa Memilih buah/biji garata diperlukan perhatian yang serius, sebab ada beberapa jeni...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Sulawesi Tengah : Legenda Putri Duyung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tengah

“Nyam, ikan ini lezat sekali,” kata si Sulung. Ibu tersenyum mendengar ucapan anaknya. Mereka sekeluarga memang jarang makan ikan. Sehari-hari, suaminya hanya menanam ubi dan jagung di ladang, itulah yang mereka makan. “Bu, boleh aku tambah ikannya lagi?” tanya si Tengah. “Boleh saja, Nak. Makanlah sampai kenyang,” jawab Ibu sambil menyuapi si Bungsu. Sang Ayah diam saja. Ia tak menduga anak-anaknya begitu suka pada ikan hasil tangkapannya itu. Nanti ia akan pergi lagi ke laut, siapa tahu ia mendapat ikan lagi. “Bu, aku pergi dulu ya. Sisakan satu ekor ikan untuk makan siangku nanti. Sesudah ke ladang, aku akan ke laut sebentar. Siapa tahu aku bisa mendapatkan ikan,” pamitnya pada ibu. Ibu mengangguk mengiyakan dan berangkatlah ayah ke ladang. Setelah Ayah pergi, Ibu membereskan rumah. Ia menyimpan sisa ikan dan nasi ke lemari makan. Ketiga anaknya asyik bermain. Mereka berkejar-kejaran dan berteriak-teriak dengan riang. Ibu itu tersenyum melihat tingkah laku anak-anaknya. Dalam h...

avatar
Sri sumarni